Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

A. Pengertian Konseptual Ideologi

No description
by

Andralisa Febriani

on 18 August 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of A. Pengertian Konseptual Ideologi

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
Pengertian Konseptual Ideologi
Pancasila Sebagai Ideologi Negara Indonesia
Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Ideologi Negara
Ideologi yang diterapkan dalam suatu negara membuat kita bisa mempelajari karakteristik dan dasar negara serta kepribadian bangsa dapat terlihat dengan jelas dan dihayati nya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Kronologis Perumusan Pancasila
Rumusan Definitif Pancasila
Pengertian Ideologi Tertutup dan Terbuka
Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila sebagai ideologi terbuka artinya ideologi yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa mengubah nilai dasarnya.
Penafsiran
Ideologi adalah pengucapan atau pengutaraan terhadap sesuatu yang terumus di dalam pikiran. Ideologi itu harus berasal dari pemikiran mendasar dan rasional.
Ideologi secara Fungsional dan Struktural
Ideologi secara fungsional dapat diartikan dengan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau mengenai masyarakat dan negara yang dianggap paling baik. Ideologi secara struktural diartikan sebagai sistem pembenaran, seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa.
Macam-Macam Pengertian Ideologi
Wikipedia Indonesia
Ideologi adalah sekumpulan ide atau gagasan atau aqidah 'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.
Kamus Ilmiah Populer
Ideologi adalah suatu teori dari ide-ide, kelompok atau kumpulan ide ide yang teratur atau bersistem yang dijadikan sebagai asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan , baik dalam bidang sosial, politik, ekonomi, maupun hukum untuk kelangsungan hidup. Ideologi juga bisa diartikan sebagai konsep dan cara berpikir seseorang atau suatu kelompok.
Desert de Tracy
Ideologi adalah studi terhadap ide-ide atau pemikiran tertentu.
Descrates
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia
Machiavelli
Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaanyang dimiliki oleh penguasa
Thomas Hobbes
Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.
Francis Bacon
Ideologi adalah sintesa (paduan berbagai pengertian agar semuanya menjadi selaras cara mencari hukum yang umum dari hukum-hukum khusus) pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup.
Karl Marx
Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.
Napoleon
Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran politik dari rival-rivalnya.
Dr. Hafidh Saleh
Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional, yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia.
Franz Magnis-Suseno
Ideologi sebagai Kesadaran Palsu
Ideologi adalah teori-teori yang tidak berorientasi pada kebenaran, melainkan pada kepentingan pihak yang mempropagandakannya. Ideologi juga dilihat sebagai sarana kelas atau kelompok sosial tertentu yang berkuasa untuk melegitimasikan kekuasaannya.
Ideologi dalam Arti Netral
Dalam hal ini ideologi adalah keseluruhan sistem berpikir, nilai-nilai dan sikap dasar suatu kelompok sosial atau kebudayaan tertentu.Disebut dalam arti netral karena baik buruknya tergantung kepada isi ideologi tersebut.
Ideologi dalam Arti Keyakinan yang Tidak Ilmiah
Ideologi sebagai keyakinan yang tidak ilmiah, biasanya digunakan dalam filsafat dan ilmu-ilmu sosial yang bersifat positivistik (semata-mata didasarkan pada pengalaman ilmu pasti)
Makna Ideologi Bangsa dan Negara
Ideologi mencerminkan cara berpikir masyarakat, bangsa maupun negara, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya
Ideologi sangat menentukan eksistensi (keberadaan)suatu bangsa dan negara untuk mencapai tujuan dalam kehidupan melalui berbagai realisasi pembangunan. Hal ini disebabkan dalam ideologi terkandung suatu orientasi (peninjauan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar) secara praktis.
Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan
Pancasila sebagai Sumber Nilai
Nilai yang terkandung dalam sila pertama adalah nilai keagamaan. Ini seharusnya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki rasa toleransi beragama yang tinggi dangan adanya kata Ketuhanan. Tidak ada pemaksaan dalam hal beragama, karena pada dasarnya ajaran setiap agama mengajarkan kebaikan. Indonesia bukan negara atheis yang tidak mengakui adanya Tuhan, namun juga bukan negara agama yang hanya terpaku pada satu ajaran agama.

Sila Kedua
Nilai yang terkandung dalam sila kedua adalah nilai luhur kemanusiaan.Nilai ini jika turut dijiwai oleh nilai sila pertama akan menimbulkan sikap saling menghormati, toleransi satu sama lain, mengutamakan keadilan, dan menghargai kebebasan orang untuk memilih,

Sila Ketiga
Nilai yang terkandung dalam sila ketiga adalah rasa cinta tanah air, rela berjuang demi tanah air, dan tak ada pembedaan secara SARA.

Sila Keempat
Nilai yang terkandung dalam sila keempat adalah nilai cinta bermusyawarah, cinta demokrasi, tidak memaksakan kehendak, meminimalisir egoisme, dan lain-lain

Sila Kelima
Nilai yang terkandung dalam sila kelima adalah mengembangkan keadilan sosial. Namun sampai saat ini, penerapan nilai dari sila ini masih kurang. Bisa dilihat dari kesenjangan sosial antara “Si Kaya” dan “Si Miskin”

Pada hakikatnya antara sila satu dengan sila yang lainnya saling terikat satu sama lain. Sila pertama menjiwai sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Jadi dapat dikatakan bahwa Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Nilai-nilai itulah yang pada akhirnya mengilhami bahwa keberadaan Pancasila memang harus diterapkan.

Nilai merupakan sesuatu yang dianggap sangat berharga, diyakini kebenarannya, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna baik oleh individu ataupun kelompok.

Ciri-Ciri Nilai Menurut Bambang Daroeso:
Nilai itu abstrak
Nilai itu normatif
Nilai dapat berfungsi sebagai motivator
Macam-Macam Nilai
Nilai logika
Nilai estetika
Nilai etika
Menurut Notonagoro dalam Kaelani (2000), ada 3 macam nilai:
1. Nilai Material
2. Nilai Vital
3. Nilai Keberanian
Nilai Kebenaran
Nilai Keindahan
Nilai Kebaikan
Sejak Pancasila dijadikan dasar negara Indonesia dan sekaligus ideologi nasional yang kebenarannya diyakini dapat membawa dampak yang baik, maka tentunya segala konsekuensi yang hadir dapat ditangani dengan baik pula.

Apabila dipelajari dari nilai-nilai sila pertama hingga sila kelima, maka nilai lilai terkandung adalah sebagai berikut:

Sila Pertama
Pancasila sebagai Jiwa Kepribadian dan Semangat Perjuangan Bangsa
Alasan pancasila dijadikan landasan bagi negara indonesia karena pancasila bersumber dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa indonesia sendiri.

Pancasila memiliki nilai-nilai sebagai berikut :
Sejarah Perumusan Pancasila
Nilai Ketuhanan ( Religiusitas)
Nilai yang berhubungan dengan keterkaitan antara individu dengan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan, sakral, suci, agung dan mulia.
Nilai Kemanusiaan ( Moralitas)
Mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.
Nilai Persatuan (Kebangsaan) Indonesia
 Usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Nilai Permusyawaratan dan Kerakyatan
Prinsip-prinsip kerakyatan menjadi cita-cita utama untuk membangkitkan bangsa Indonesia dan mengerahkan potensi dalam dunia modern.
Nilai Keadilan Sosial
Nilai yang menjunjung norma berdasarkan ketidakberpihakan, keseimbangan, serta pemerataan terhadap suatu hal.
Fungsi Pancasila Dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Makna Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Pancasila sebagai ideologi negara
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang mempersatukan bangsa Indonesia
Pancasila Sebagai dasar negara RI
Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia
Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia
Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia
Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia
Pancasila sebagai moral pembangunan
Tujuan mencantumkan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 adalah untuk dipergunakan sebagai dasar negara RI, yang berfungsi sebagai suatu landasan dalam mengatur jalannya pemerintahan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai positif yang sudah melekat begitu erat dengan karakteristik bangsa Indonesia.

Pancasila Jiwa dan Kepribadian Bangsa Indonesia
Bangsa Indonesia sejak dahulu dikenal sebagai bangsa yang religius, percaya akan adanya zat Yang Maha Kuasa dan mempunyai keyakinan yang penuh, bahwa segala sesuatu yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan Tuhan dan dalam naungan-Nya.
Sejak dahulu, bangsa Indonesia berkeyakinan bahwa pada hakikatnya semua manusia dilahirkan sama, dan karena itu tidak menyukai akan adanya perbedaan.
Indonesia terkenal mempunyai banyak perbedaan yang beraneka ragam sejak dari perbedaan bahasa daerah, suku bangsa, adat istiadat, kesenian dan kebudayaannya (bhineka), tetapi karena mempunyai kepentingan yang sama, maka setiap ada bahaya yang mengancam dari luar selalu menimbulkan kesadaran bahwa kebhinekaan itu terdapat ketunggalan yang harus diutamakan sebagai satu bangsa Indonesia.
Adanya prinsip musyawarah di antara warga masyarakat sendiri dalam mengatur tata kehidupan mereka

Asas yang dikenal berabad-abad lamanya yang masih dapat kita jumpai terutama di desa, yaitu kebiasaan tolong menolong antara sesama masyarakat, gotong-royong dalam mengusahakan kepentingan bersama atau membantu (menolong seseorang yang sangat membutuhkan)

Kegiatan mayoritas kehidupan masyarakat bangsa Indonesia, antara lain :

Pancasila merupakan pegangan dasar yang dimiliki bangsa Indonesia yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila pun menjadi kristalisasi nilai-nilai luhur yang digenggam erat sejak dahulu hingga sekarang.

Pancasila sebagai Semangat Perjuangan Bangsa Indonesia
Kita pun menyadari bahwa bangsa Indonesia lahir dari sejarah dan kebudayaannya yaitu gemilangnya Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan Mataram, kemudian mengalami masa penderitaan penjajahan sepanjang 3,5 abad sampai akhirnya Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Dengan memberikan segala pengorbanan dan menahan segala macam penderitaan, bangsa Indonesia lahir menurut cara dan jalan yang ditempuhnya sendiri, dimana merupakan hasil antara proses sejarah di masa lampau, tantangan perjuangan dan cita-cita hidup dimasa datang yang secara keseluruhan membentuk kepribadiannya sendiri, yang bersamaan dengan lahirnya bangsa dan negara itu. Kepribadian tersebut ditetapkan sebagai pandangan hidup dan dasar negara Pancasila.
Memisahkan Pancasila dalam kehidupan bangsa, berarti mengusik kedaulatan bangsa pula, dan itu akan tetap dibela walau bertaruh nyawa.

BPUPKI
Diketuai oleh: Dr. Radjiman Wedyodiningrat
Beranggota: 60 orang
Sidang Pertama 29 Mei – 01 Juni 1945 tentang Dasar Negara.
Moh. Yamin, Prof. Dr. Soepomo, Ir. Soekarno mengemukakan idenya.
Sidang Kedua 10 – 16 Juli 1945 tentang wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Piagam Jakarta
Tanggal 22 Juni 1945 dibentuk Panitia Kecil beranggota 9 orang.
Tanggal 22 Juni 1945 dikemukakan rancangan Preambul Hukum Dasar yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta.
Piagam ini kelak menjadi Pembukaan UUD 1945 dengan beberapa perubahan

PPKI
Diketuai oleh: Ir. Soekarno
Dibentuk pada tanggal: 7 Agustus 1945
Anggota: 19 orang
Sidang PPKI yang pertama tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan rumusan-rumusan penting.

Moh. Yamin
Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat.
Ir. Soekarno
Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.
Notonegoro
Pancasila adalah falsafah negara Indonesia.
Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mengandung makna bahwa Pancasila selain sebagai pandangan dan pedoman hidup bangsa Indonesia, juga sebagai dasar negara. Pancasila sebagai dasar negara sesungguhnya memiliki makna yang dalam, tentu hal ini berkaitan dengan nilai-nilai luhur yang ada di dalamnya
Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan
Pancasila sebagai paradigma pembangunan iptek
Pancasila sebagai paradigma pembangunan poleksobudhankam
Pancasila sebagai paradigma pembangunan bidang agama
Sikap positif terhadap pancasila sebagai ideologi terbuka
Masyarakat indonesia yang beranekaragam membutuhkan kemauan dan kemampuan untuk bersikap positif untuk menciptakan ketenteraman dalam masyarakat. Dengan mengamalkan pancasila, orang indonesia akan dapat melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara dan masyarakat yang bertanggung jawab
Sikap hidup manusia Pancasila adalah:
Kepentingan pribadi tetap diletakkan dalam kerangka kesadaran akan kewajiban sebagai makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
Kewajiban terhadap masyarakat dirasakan lebih besar daripada kepentingan pribadinya
Bersedia mempertanggungjawabkan tingkah laku dan tindakan kita kepada Tuhan yang maha esa
Menempuh cara-cara kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari
Berusaha membina persatuan dan kesatuan bangsa
Mengutamakan musyawarah untuk mufakat
Memusatkan usaha, ikhtiar, dan upaya pada terlaksananya kebahagiaan keadilan jasmani dan rohani
Bersifat terbuka terhadap perubahan-perubahan
Menghargai dirinya dan nilai-nilai orang lain
Berorientasi ke masa sekarang dan ke masa yang akan datang
Mempunyai opini terhadap masalah-masalah yang timbul diluar lingkungannya
Memiliki motivasi yang kuat untuk melakukan keinginan dalam bersaing
Memiliki sikap kepedulian terhadap orang lain
Untuk dapat mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari, diperlukan kesadaran dan kesediaan untuk bersikap positif terhadap pancasila sebagai ideologi terbuka. Sikap-sikap dan tingkah laku tersebut, misalnya:
Upaya-upaya positif dalam mempertahankan pancasila
Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab setiap warga negara dan seluruh bangsa indonesia untuk mejaga kelestaria pancasila demi kelangsungan hidup bangsa dan negara, maka untuk melestarikan keampuhan pancasila sebagai ideologi bangsa, perlu diusahakan secara nyata dan terus menerus. Antara lain dapat dilakukan dengan cara yakni:
Melalui pendidikan
Melalui media massa
Nilai yang Berkembang pada Bangsa Indonesia Sesuai Pancasila
Tata nilai inegralis adalah sebagai berikut:
Bagian atau golongan yang terlibat dalam hubungan erat dan merupakan kesatuan organis.
Eksistensi setiap unsur hanya berarti dalam hubungannya dengan keseluruhan.
Tidak terjadi situasiyang memihak pada golongan yang kuat atau yang penting.
Tidak terjadi dominasi mayoritas dan tirani minoritas.
Mengutamakan kesejahteraan, kebahagiaan keseluruhan (bangsa dan negara).
Mengutamakan penuaian kewajiban daripada penuntutan hak pribadi.
Mengutamakan mamadu pendapat daripada mencari menangnya sendiri.
Disemangati kerukunan, keutuhan, persatuan, kebersamaan, setia kawan, dan gotong royong.
Saling tolong menolong, bantu membantu, dan kerja sama.
Berdasarkan kasih sayang, pengorbanan, kerelaan, bukan kecurigaan dan fitnah.
Menuju keseimbangan lahir dan batin, individu dan masyarakat serta lingkungan.
Ideologi Tertutup
Pandangan dunia yang menentukan tujuan dan norma politik dan sosial yang ditetapkan sebagai kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan lagi melainkan harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi
Ideologi Terbuka
Pandangan dunia yang menentukan tujuan dan norma politik dan sosial yang selalu dapat di pertanyakan dan disesuaikan dengan nilai dan prinsip moral yang berkembang di masyarakat
Adapun ciri-ciri khas dari ideologi terbuka, yaitu:
Nilai-nilai dan cita-citanya tidak dapat dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat moral sendiri.
Dasar yang digunakan bukan keyakinan ideologi sekelompok orang, melainkan konsensus masyarakat.
Ideologi terbuka tidak diciptakan, melainkan ditemukan dalam masyarakat sendiri.
Full transcript