Solutions
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
15_1810811110025_Tugas 14 (Tugas Perorangan)
AR
by
Ahmad Rifai
·
1 view
·
Updated May 24, 2021
Share
Embed
Re-use content
Create your own
Chapters
00:00
Chapter 1
00:25
Chapter 2
00:33
Chapter 3
01:02
Chapter 4
01:18
Chapter 5
01:25
Chapter 6
02:11
Chapter 7
02:55
Chapter 8
04:20
Chapter 9
05:30
Chapter 10
05:40
Chapter 11
06:31
Chapter 12
07:09
Chapter 13
07:18
Chapter 14
09:20
Chapter 15
Audio Transcript
Auto-generated
00:01 - 00:03
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:04 - 00:09
Sebelumnya perkenalkan nama saya Ahmad Rifai dengan delapan belas satu
00:09 - 00:12
Kosong delapan satu satu satu satu kosong kosong dua lima.
00:13 - 00:17
Di sini saya ingin menjelaskan tentang review materi mata kuliah
00:18 - 00:32
pengairan Pasang surut mencari pertama adalah pengenalan pasang surut.
00:37 - 00:42
Sebelumnya pasang surut adalah fluktasi muka air laut sebagai fungsi
00:43 - 00:45
waktu dan karena gaya tarik benda benda di langit.
00:45 - 00:50
TERHADAP masa air laut di BUMI Untuk mempermudah dalam hal
00:50 - 00:54
pemahaman data pasang surut, maka data pasang surut umumnya disajikan
00:55 - 00:59
dalam bentuk grafik gambar sampai menunjukkan contoh hasil pencatatan muka
01:00 - 01:01
air laut sebagai fungsi waktu.
01:06 - 01:11
Jenis pasang surut jadi kosong surut berdasarkan siklus hariannya terdiri
01:12 - 01:16
dari pasang surut setengah harian pasang surut harian, pasang surut
01:17 - 01:24
campuran. Yang kedua adalah karakteristik rawa.
01:31 - 01:34
Lahan rawa adalah lahan yang sepanjang tahun atau selama waktu
01:34 - 01:38
yang panjang dalam setahun selalu jenuh air atau tergenang air
01:38 - 01:45
dangkal bisa lihat gambar, ada rawa lebak dan pasang surut
01:47 - 01:54
rawa dibedakan atas pantai kau pasang surut rawa lebak, Sedangkan
01:54 - 01:57
jadi sendiri straw adalah ada book yaitu rawan tergenang air
01:58 - 02:03
dangkal atau gambut adalah history soal atau lahan rawa yang
02:03 - 02:07
punya ketebalan lapisan gambar di atas lima puluh sentimeter, dan
02:07 - 02:09
fan adalah rawa yang tanahnya jalur air.
02:12 - 02:19
Huh, pembagian zona lahan rawa rawat terbagi menjadi tiga zona,
02:20 - 02:25
yaitu cuma satu adalah pasang surut ayu atau pengaruh dengan
02:25 - 02:25
air pantai.
02:27 - 02:31
Kedua adalah pasang surut kayak kawan, dia adalah dan pasang
02:31 - 02:32
surut atau Lembang.
02:33 - 02:39
Bisa dilihat dari gambar ada tiga zona, Jadi sudah salah
02:39 - 02:43
satu itu adalah zona yang dekat dengan air laut sehingga
02:44 - 02:45
terpengaruh dengan air laut.
02:47 - 02:52
Sedangkan gambar di sampingnya itu ada klasik klasifikasi dan tipe
02:52 - 02:52
lagi rawa.
02:54 - 03:05
Oke komposisi pembentuk lahan rawa pertama ada gambut.
03:06 - 03:10
Rambut merupakan hasil melakukan bahan organik seperti dedaunan, ranting, kayu,
03:10 - 03:13
dan semak dalam keadaan jenuh air dalam waktu yang sangat
03:14 - 03:17
lama. Lalu ada ma rin atau tanah mineral.
03:18 - 03:20
Tanah yang mendapat kaya akan bahan organik.
03:21 - 03:25
Lalu ada aluvial karena hal film merupakan tindak pada member
03:25 - 03:29
untuk dari campuran bahan bahan seperti lumpur, rumus pasir, dan
03:29 - 03:36
kadar yang berbeda beda lahan gambar gambar gambar adalah apabila
03:36 - 03:41
ketebalan gambut lebih dari lima puluh sentimeter, lahan sulfat masam
03:42 - 03:47
potensial berpegangan lahan yang tidak memiliki tanah gambut dan kedalaman
03:47 - 03:52
lapisan beritanya kurang dari sepuluh centimeter sehingga cocok untuk pertanian
03:58 - 04:03
lahan rawa potensial, lahan rawa yang tidak memiliki lapisan gambut
04:04 - 04:08
dan tidak memiliki lebih sampai Maret dalam keadaan tergenang.
04:09 - 04:12
Senyawa pirit tidak berbahaya, tetapi dalam keadaan kering.
04:12 - 04:15
senyawa pirit akan teroksidasi bila terkena air.
04:15 - 04:19
Pirit yang teroksidasi akan menjadi asam sulfat.
04:26 - 04:29
Jadi ada empat jenis sistem dalam lahan rawa.
04:30 - 04:34
Pertama, ada sistem handil, Bisa dia seperti gambar.
04:34 - 04:39
Sistem handil merupakan sistem tata air tradisional dengan rancangan yang
04:39 - 04:43
sangat sederhana berupa saluran yang menjorok dan masuk dari muara
04:43 - 04:47
sungai. Kemudian ada sistem anjir.
04:48 - 04:51
Sistem fajar disebut juga dengan sistem karena yaitu sistem tata
04:51 - 04:55
air mikro dengan pembuatan saluran besar yang menghubungkan dua.
04:56 - 05:00
Supaya besar, yang dikembangkan sekaligus sebagai sistem transportasi petani.
05:01 - 05:03
Kemudian ada sistem garpu.
05:04 - 05:08
Sistem garpu adalah sistem tata air yang dirancang dengan saluran
05:08 - 05:12
Saluran yang dibuat dari pinggir sungai masuk menjorok ke pedalaman
05:13 - 05:14
bisa dilihat seperti di gambar.
05:16 - 05:17
Kemudian ada sistem sisir.
05:18 - 05:23
Sistem sisir merupakan pengembangan dari sistem anjir yang diarahkan menjadi
05:23 - 05:27
satu saluran primer atau dua saluran primer yang membentuk sejajar
05:27 - 05:27
dengan sungai.
05:34 - 05:45
Kemudian, tata air lahan rawa mikro kaka air lahan rawa
05:45 - 05:48
mikro menggunakan pintu air.
05:49 - 05:52
Pintu air adalah bangunan fisik yang dapat mengatur keluar masuk
05:52 - 05:56
air pasang atau surut sesuai dengan kebutuhan tanaman yang diusahakan.
05:58 - 06:04
Pintu air pengaturan pintu air lakukan dengan bangunan bangunan air
06:04 - 06:04
sebagai berikut.
06:05 - 06:09
Pertama ada pintu ayun, ada pintu sekat, dan juga pintu
06:10 - 06:10
seorang mulia.
06:11 - 06:14
Umumnya untuk saluran sekunder menggunakan pintu air dan sorong.
06:15 - 06:19
Sedangkan telur antar Sir Terser adalah pintu ayun, sekat dan
06:20 - 06:25
sorong. Bisa dilihat di gambar ini adalah contoh pintu seorang
06:25 - 06:29
mata owner, sedangkan gambar di bawah lagi adalah pintu ayam
06:29 - 06:38
atau klik lebar tata letak jenis jenis saluran aliran satu
06:39 - 06:46
arah berdasarkan tipikal pola aliran satu arah di Sumatera bisa
06:46 - 06:47
dilihat seperti gambar.
06:54 - 06:57
Sedangkan untuk tipikal pola aliran satu arah di Kalimantan juga
06:57 - 06:58
bisa dilihat di gambar.
07:11 - 07:22
Kemudian ada neraca air pada pemeran pasang surut Oke, neraca
07:22 - 07:29
air, Bisnis neraca air atau imbangan air adalah perhitungan jumlah
07:29 - 07:34
masukan dan keluaran dalam tinjauan periode waktu tertentu pada suatu
07:34 - 07:41
subsistem mitra lagi misalnya, dirumuskan dengan sama dengan yang lebih
07:42 - 07:47
ke dengan adalah total inflow dan kau adalah tentang aklu.
07:48 - 07:53
Sementara dalam adalah berbahan tabungan atau selisih antara jumlah inflow
07:54 - 07:57
darut loh neraca air di lahan gambut.
07:57 - 08:00
Secara umum tidak ada perbedaan antara negara cair secara umum
08:01 - 08:01
dengan neraca air.
08:01 - 08:05
Dengan gambut dara, cahaya di lahan gambut terbagi dua, yaitu
08:06 - 08:09
pada gambar berubah yang tidak terpengaruh pasang surut dan gambut
08:10 - 08:14
beta rendah mendapat di lemari pasang surut dan tidak dipengaruhi
08:14 - 08:15
oleh pasang surut.
08:16 - 08:20
Pada neraca air dalam gambut terjadi perubahan volume tampungan menjadi
08:20 - 08:25
retensi yang artinya adalah kondisi tanah pada saat semua pori
08:25 - 08:29
terisi air jadi bersamanya menjadi kemenangan.
08:30 - 08:36
Oh plus tiga Ditambahkan faktor iklim menjadi plus Pick plus
08:37 - 08:42
plus dengan ada hutan hujan adalah Ifa Trans Fat Pro
08:43 - 08:47
terinspirasi dan air adalah retensi dan gak berdatangan rendah.
08:48 - 08:49
Kalimantan merupakan daerah tak ada hujan.
08:50 - 08:54
Tidak ada aliran dari daerah dataran tinggi meski lahan hujan
08:54 - 09:01
akan menguap atau sebagai aliran permukaan aliran antara atau ada
09:01 - 09:02
aliran air tanah.
09:02 - 09:07
Neraca air umum dari real banget adalah sama dengan plester
09:07 - 09:10
CO dengan.
09:10 - 09:17
Padahal kita hujan adalah Eva terinspirasi Kyu adalah debit adalah
09:17 - 09:18
perubahan dalam penyimpanan.
09:25 - 09:28
Sekian penjelasan dari saya salah gelapnya.
09:29 - 09:29
Mohon maaf.
09:30 - 09:32
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
See full transcript