PEMEROLEHAN BAHASA

DF
by Dini Fe2 views·Updated Jul 24, 2021

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Selamat pagi.
  3. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan alamnya.
  4. Baiklah. Pada pertemuan kita minggu lalu, kita sudah membahas tentang
  5. karakteristik bahasa pada anak usia dini.
  6. Nah, pada pertemuan kali ini, materi yang akan kita bahas
  7. yaitu tentang pemerolehan bahasa.
  8. Di mana di situ adalah teori teori pemerolehan bahasa.
  9. Sebelum kita lanjut ke teori teori tersebut, kita harus mengetahui
  10. dulu pemerolehan bahasa itu apa.
  11. Nah, di sini menurut keras ion pemerolehan bahasa itu merupakan
  12. proses bawah sadar di mana pemeroleh bahasa tersebut menguasai suatu
  13. bahasa secara implisit.
  14. Nah, maksud dari proses bawah sadar itu apa?
  15. Nah, maksudnya adalah pemerolehan.
  16. Bahasa yang didapatkan tidak ditargetkan secara sadar.
  17. Contohnya, saat orang tua mengatakan makan pada si anak.
  18. Secara tidak langsung, anak akan mendengarkan dan memperhatikan bentuk bahasa
  19. tersebut disertai tindakan orang tuanya yang sedang mengambil peralatan makan.
  20. Nah, setelah anak mendengarkan dan memperhatikan, kemudian anak akan mempraktekkan
  21. di kemudian hari.
  22. Saatnya sedang merasa lapar.
  23. Dia akan menunjuk salah satu peralatan makan yang menandakan bahwa
  24. iya ingin makan.
  25. Nah, pamer oleh bahasa biasanya tidak sengaja mendengar bentuk tersebut
  26. dan menyusun maknanya.
  27. Berdasarkan konteksnya.
  28. Dalam pemerolehan bahasa, kita sering sekali mendengar kata bahasa pertama
  29. dan bahasa kedua atau satu dan dua Nah, apa itu
  30. bahasa pertama dan bahasa kedua Di sini?
  31. Pemerolehan bahasa itu identik dengan bahasa pertama.
  32. Nah, sedangkan pembelajaran bahasa biasanya sering dikaitkan dengan bahasa kedua.
  33. Nah, bahasa kedua itu adalah bahasa yang dipelajari secara terstruktur.
  34. Contohnya kok pembelajaran bahasa di sekolah.
  35. Nah, kita lanjut lagi.
  36. Di sini kita akan membahas dan mengkaji tentang teori teori
  37. pemerolehan bahasa Yang pertama itu kita akan membahas tentang teori
  38. pemerolehan bahasa teori behavioris.
  39. Nah, teori behavioris ini sering juga disebut dengan teori tabula
  40. rasa. Nah, dalam teori ini ada istilah stimulus dan respon.
  41. Nah, biasanya komunikasi itu sebenarnya proses memberikan stimulus dan memberikan
  42. respon balik.
  43. Contohnya seperti terlihat di gambar, ada anak yang sedang disapa
  44. oleh temannya.
  45. Respon balik dari tenangnya adalah menyapa si anak yang menyapa
  46. dia itu dari Yoris.
  47. Nah, di sini, menurut behavioris, anak anak lahir dengan potensi
  48. belajar dan perilaku.
  49. Mereka dapat dibentuk dengan memanipulasi lingkungan.
  50. Biasanya kemampuan anak.
  51. Kemampuan bahasa anak ditentukan oleh lamanya latihan dari stimulus yang
  52. diberikan. Sehingga kemampuan bahasa anak tidak berlandaskan pada penguasaan kaidah,
  53. namun berdasar berdasarkan pada apa yang diperolehnya.
  54. Nah, selanjutnya menurut behavioris anak belajar melalui proses.
  55. Diantaranya yaitu observasi dan imitasi, validasi otak melalui komunikasi penguatan
  56. dan penis min.
  57. Nah, contohnya observasi ini.
  58. Misalnya ada si yang sedang dipanggil mandi oleh dipanggil oleh
  59. kakaknya untuk mandi.
  60. Karena si A ini sedang kasih bermain dengan si B.
  61. Si A ini ternyata teriak menjawab perintah dari sisi kakanya
  62. menjawab sambil berteriak lalu menghentakan kakinya.
  63. Dia menunjukkan bahwa dia di situ sedang marah.
  64. Si B ini memperhatikan, dia memperhatikan, lalu si B dia
  65. melakukan ini Tasik.
  66. Jadi si B ini pada saat orang tuanya meminta dia
  67. untuk mem mengambil sesuatu ataupun sedang meminta anak tersebut untuk
  68. mandi, si anak tersebut akan mengikuti perilaku dari temannya tadi.
  69. Nah pada saat iya sudah mengikuti perilaku temannya tadi.
  70. Nah, ini otak kan kotak.
  71. Si anak tersebut akan melakukan validasi melalui komunikasi melalui komunikasi.
  72. Pada saat misalnya dia senang melakukan protes atau dia tidak
  73. mau tidak mau menuruti perintah dari orang tuanya.
  74. Nah, dia melihat di sini dia melihat bahwa orang tuanya
  75. menandakan bahwa si orang tua ini terkejut melihat dia.
  76. Nah, ini validasi otak melalui komunikasi.
  77. Nah, lalu belajar melalui penguatan ini kalau misalnya si anak
  78. berupa pujian penghargaan misalnya si anak si B tersebut mengikuti
  79. atau menuruti perintah dari orang tua.
  80. Lalu orang tua juga memberikan ujian pada anaknya.
  81. Ini akan diproses oleh.
  82. Lalu jika misalnya perilaku sini tersebut salah dan orang tuanya
  83. menunjukkan bahwa hal tersebut tidak boleh dilakukan.
  84. Ini akan membuat si anak berpikir, Oh, ternyata ini tidak
  85. baik dilakukan, lalu pembekalan nya adalah seperti ini.
  86. Itu contoh dari anak belajar mengalih proses yang keempat nanti
  87. jika ingin anak belajar dengan baik, menurut kau memihak Yoris,
  88. maka pengguna pengkondisian rangsangan juga harus tepat.
  89. Pembiasaan yang baik dan tepat itu menurut kaum behavioris.
  90. Nah, di sini bisa terlihat bahwa apabila orang tua membiasakan
  91. ataupun memang kondisinya mengkondisikan rangsangan itu kurang tepat, akan berdampak
  92. kurang tepat juga kepada si anak.
  93. Contohnya apabila anak melakukan kesalahan, orang tua langsung marahi, berteriak,
  94. dan bahkan mungkin mencoba si anak karena emosi seorang tua
  95. yang tidak bisa terkontrol.
  96. Nah, disitu itu tindakan yang salah jika kita ingin pembiasaan
  97. yang baik dan tepat untuk anak kita.
  98. Nah, pembiasaan yang baik dan tepat untuk anak itu seperti
  99. apa? Nah, contohnya apabila anak melakukan kesalahan, ajak anak berbicara
  100. baik baik, bantu anak agar anak dapat menyelesaikan permasalahannya.
  101. Itu salah satu contoh pembiasaan yang baik dan tepat yang
  102. dapat kita lakukan, baik sebagai seorang pendidik maupun sebagai seorang
  103. orang mau baik sebagai seorang pendidik maupun sebagai orang tua.
  104. Lalu teori selanjutnya yaitu teori natives.
  105. Nah, natives ini terkenal dengan com ski Gimana?
  106. Com ski atau natives mengatakan kemampuan pembawaan lahir manusia atau
  107. sifat dasar yang bertanggung jawab pada perkembangan bahasa.
  108. Adanya teori tentang proses mental disebut dengan Lenglet Quotion driver
  109. divais atau dengan diyakini bahwa anak belajar bahasa berdasarkan dari
  110. apa yang dia dengar dari orang orang di sekitarnya.
  111. Jadi, menurut teori Natives ini, bahwa si anak tersebut memang
  112. mempunyai kemampuan pembawaan lahirnya, di mana dia mulai dari dia
  113. lahir sampai dia bertumbuh dan berkembang itu dia selalu memperoleh
  114. informasi atau mengenai bahasa bahasa yang ia dapatkan dari orang
  115. orang di sekitarnya itu.
  116. Teori natives Contohnya, contoh teori natives ini seperti apa sih?
  117. Nah, contohnya seorang bayi yang belum dapat berkata kata atau
  118. berbicara, namun dia dapat diajak berkomunikasi dengan ibunya yang sedang
  119. menggendongnya. Nah, bayi tersebut diajak berbicara dengan kata kata yang
  120. panjang disini ibu, walaupun si bayi tersebut belum bisa berbicara
  121. si ibu, terus saja kita sering teman teman sendiri pun
  122. kalian sendiri pun sering pasti pernah melakukan kegiatan seperti ini.
  123. Mengajak anak mengobrol panjang.
  124. Selalu ada saatnya anak tersenyum sambil menggerak gerakkan kakinya, lalu
  125. dia tertawa terkikik kayak itu salah satu contohnya.
  126. Nah, dari bukti itu menunjukkan bahwa bayi telah memperoleh bahasa
  127. secara berangsur angsur pula berkembang lah bahasanya.
  128. Oleh karena itu, cuma miskin berkeyakinan bahwa urutan dasar pemerolehan
  129. bahasa pada anak memiliki unsur kesamaan tanpa memperhatikan bahasa yang
  130. dipelajarinya. Nah, lalu teori selanjutnya di hari pemerolehan bahasa di
  131. sini yang selanjutnya, yaitu teori kognitif cari kognitif ini dikenal
  132. dengan pemerikasan nya itu biasa.
  133. Nah, menurut teori kognitif, bahasa diperoleh begitu kedewasaan terjadi dan
  134. kemampuan kognitif berkembang.
  135. Contohnya seperti apa?
  136. Contohnya, jika seorang anak diberi sebuah kota baru untuk dibuka,
  137. maka dia akan membukanya dengan cara yang sedikit berbeda dari
  138. kotak kotak yang sebelumnya yang lain, kan?
  139. Nah, dari kegiatan si anak ini, tampak bahwa anak yang
  140. menggunakan pengalaman sebelumnya sebagai cara simbolik dalam mempertimbangkan satu solusi
  141. sambil memainkan kotak tersebut.
  142. Nah, representasi simbolik itu adalah bukti di mana seorang anak
  143. menggunakan tanda dan simbol dalam merespon situasi yang baru.
  144. Teori yang terakhir yaitu teori pemerolehan bahasa internasional yang di
  145. prakarsai oleh figur ski.
  146. Nah, menurut teori Interaksionis ini, belajar selalu mendahului perkembangan di
  147. mana anak memperoleh bahasa melalui usaha mereka saat berinteraksi dengan
  148. dunia di sekitar nya.
  149. Nah, figure ski memperkenalkan istilah Son of Proximal development atau
  150. si Nah si ini.
  151. Apa yang dapat dilakukan anak sendiri adalah tingkat perkembangannya.
  152. Nah, di situ contohnya adalah pada saat anak sedang mencuci
  153. piring, anak bisa mencuci sepiring sendiri.
  154. Lalu kegiatan di sebelahnya yaitu anak yang sedang mencuci piring
  155. dibantu oleh orang tuanya.
  156. Dan disini zona perkembangan maksimal merujuk pada perbedaan antara apa
  157. yang dapat dilakukan sendiri oleh anak dan apa yang dapat
  158. diselesaikan dengan mediasi atau bantuan orang dewasa maupun yang lebih
  159. mampu. Itu menurut teori Interaksionis dalam pemerolehan bahasa.
  160. Nah, itu tadi adalah teori teori pemerolehan bahasa yang sering
  161. kita lihat atau yang sering kita dengarkan.