Lanjutan Mata Kuliah Penyidikan dan Penuntutan (3)

BW
by bambang waluyo13 views·Updated Aug 12, 2021

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. iya warga sekalian.
  2. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  3. Salam Sejahtera UMS, Swastiastu Salom.
  4. Salam sehat salam bila negara kita teruskan kuliah kita terkait
  5. penyidikan dan penuntutannya.
  6. Nah, di dalam penyidikan seperti yang pernah disampaikan, itu adalah
  7. serangkaian tindakan penyidik.
  8. Untuk intinya ya mengumpulkan bukti bukti sehingga bisa ditetapkan tersangka
  9. nya. Tentu saja di dalam pelaksanaan penyidikan itu akan dilakukan
  10. hal hal yang bersifat seperti upaya paksa.
  11. Tentu saja upaya paksa nya juga harus berdasar undang undang.
  12. Nah di dalam tindakan penyidikan itu untuk kelengkapan berkas, kalau
  13. kapan alat bukti kelengkapan keterangan saksi, kemudian juga keterangan tersangka
  14. dan sebagainya itu ada namanya upaya paksa.
  15. Bentuk bentuk upaya paksa misalnya kaitannya dengan penangkapan.
  16. Nah, apabila ada suatu peristiwa pidana, kemudian juga ada pelaporan
  17. pengaduan dan sebagainya, atau mungkin juga TERTANGKAP tangan, maka penegak
  18. hukum bisa melakukan penangkapan selamanya.
  19. Berapa yang lamanya satu kali dua puluh empat jam?
  20. Apakah itu di?
  21. Nanti kalau ada bukti permulaan yang CUKUP bisa di tindak
  22. lanjuti ke penahanan.
  23. Bukti permulaan yang CUKUP itu adalah dua alat musi.
  24. Ya Tentu saja dengan penangkapan tadi diperlukan profesionalitas dan integritas
  25. penegak hukum.
  26. Karena apa?
  27. Karena kalau tidak profesional dan integritas nya kurang, tentu saja
  28. hal ini akan.
  29. Selain tidak berhasil secara yuridis juga dinyatakan melanggar hak tersangka
  30. atau melanggar HAM.
  31. Pihak pihak yang terkait dengan perkara itu tadi itu katanya
  32. dengan penangkapan tentu saja penangkapan juga itu diatur di dalam
  33. kau, hah?
  34. Ya misalnya pasal satu butir dua puluh tahu hak dan
  35. sebagainya. Dan nanti di dalam bola sudah.
  36. Selanjutnya nanti kita jelaskan terkait dengan kemudian selain penangkapan juga
  37. berikutnya adalah penahanan.
  38. Tadi saya katakan setelah ada penangkapan maka nanti ditindak lanjuti
  39. dengan penahanan.
  40. Apabila terdapat bukti permulaan yang CUKUP artinya dua alat bukti
  41. itu. Ini pengertian penahanan itu juga di pasal satu angka
  42. dua, satu kawat dan juga nanti juga ada di pasal
  43. dua puluh satu dan sebagainya.
  44. Karena apa?
  45. Karena penahanan ini juga terkait dengan hak asasi manusia.
  46. Terkait dengan hal yuridis, terkait juga hal hal yang berkaitan
  47. dengan hukum acara pidana, ya itu syaratnya dasaran sungai.
  48. Objektif ya SETIAP tim dan objektif.
  49. Nah subyektif itu misalnya dikhawatirkan melarikan diri, dikhawatirkan mengulang, dikhawatirkan
  50. menghilangkan barang bukti itu subjektif ya.
  51. Kemudian kalau objektifnya ya setidaknya memang ancamannya lima tahun ke
  52. atas, tiga tahun ke atas ataupun memang oleh undang undang
  53. itu bisa dilakukan penahanan.
  54. Jadi penahanan itu tidak sembarangan, tidak SETIAP penegakan hukum SETIAP
  55. penyidikan bisa dilakukan penahanan.
  56. Karena apa?
  57. Karena harus memenuhi syarat subjektif dan rupiah tim tadi.
  58. Nah mengenai lamanya kalau penyidikan sudah kita sampaikan empat puluh
  59. hari dan kalau belum selesai bisa diminta kan perpanjangan penahanan
  60. selama dua puluh hari ke Jaksa penuntut umum.
  61. Kemudian berikutnya juga upaya paksa itu ada penggeledahan ya pernikahan
  62. itu juga merupakan hak dari penegak hukum penyidik ya tentu
  63. saja meskipun itu tapi juga penyidik harus juga memenuhi kewajibannya.
  64. Artinya apa?
  65. Ya tentu saja dengan ketika ya itu sering kali itu
  66. juga harus ada pemberitahuan ke dan sebagainya.
  67. Kenapa? Karena pemberitaan itu kan juga memasuki rumah pekarangan dari
  68. ya pihak itu hamnya seseorang sehingga perlu ada terkait dengan
  69. etika dan mungkin juga ada saksi saksi dan sebagainya itu
  70. katanya dengan pemerintahan.
  71. Jadi perbedaan itu bisa pernikahaan rumah, bisa juga memberikan terkait
  72. dengan hal hal yang terkait dengan itu.
  73. Kemudian berikutnya juga ada namanya penyitaan ya penyitaaan itu.
  74. Penyitaan itu bisa penyitaan kaitannya dengan orang bukti ya bisa
  75. surat, bisa orang orang yang terkait dengan perkaranya, terkait dengan
  76. tindak pidananya, atau mungkin juga hasil dari tindak pidana ya
  77. atau bisa juga sebagai alat tindak pidana.
  78. Jadi penciptaan gitu yang terkait dengan hasil tindak pidana, terkait
  79. dengan apa alat untuk melakukan kejahatan dan juga hasil dari
  80. kejahatan itu bisa dilakukan penyitaan.
  81. Tentu saja itu semua juga sudah diatur di dalam ya,
  82. bisa pasal jika sembilan dan sebagainya.
  83. Nah ini juga kembali lagi bahwa penegak hukumnya atau penyidiknya
  84. harus profesional dan punya integritas.
  85. Karena apa?
  86. Karena tidak profesional nanti benda benda atau barang yang disita
  87. tidak ada hubungannya dengan perkara yang nanti menjadi hal yang
  88. bisa membatalkan atau bisa apa namanya, bisa tidak menguatkan jaawaan,
  89. tidak menguatkan sidang dan sebagainya.
  90. Oleh karena itu profesionalitas dibutuhkan untuk penyitaan ini dan tentu
  91. saja juga tadi integritas.
  92. Karena ini penyitaan juga terkait hak asasi orang, hak asasi
  93. pihak pihak tertentu.
  94. Sehingga integritas tadi juga harus dibarengi dengan etika dan sebagainya.
  95. Jadi bukan karena penegak hukum melakukan penyitaan terus sembarangan, terus
  96. melakukan kekerasan, senang menang itu tidak boleh.
  97. Kemudian berikutnya terkait juga nanti hasil hasil penyitaan hasil hasil
  98. penyitaan itu nanti harus dibuatkan berita acara ya artinya penyitaan
  99. dan sebagainya tadi ya ada pemerintahan, penyitaan, penahanan itu juga
  100. harus dilengkapi surat perintah, harus dilengkapi nanti berita acara ya
  101. surat perintah kepada penyidik nya siapa dan sebagainya ya.
  102. Kemudian juga nanti harus ada berita acara berita acara penciptaan
  103. itu diperlukan.
  104. Selain untuk kopi, aktivitas juga itu suatu administrasi untuk peradilan
  105. ya untuk bukti bahwa sudah ada penciptaan barangnya dan sebagainya.
  106. Ya karena apabila penyitaan itu tidak sesuai dengan fakta dan
  107. sebagainya sehingga menimbulkan kerugian bagi apa, tersangka misalnya tentu saja
  108. bisa dilakukan tindakan hukum oleh tersangka tadi.
  109. Kemudian kita berlanjut ke pra peradilan ya pra peradilan dan
  110. ini pra peradilan itu intinya merupakan hak dari tersangka ya
  111. dalam hal ini tersangka untuk mengajukan praperadilan.
  112. Kalau misalnya MENGANGGAP bahwa tindakan penegak hukum tidak sesuai dengan
  113. hukum yang ada ya pra peradilan peras ini mohon maaf
  114. tulisan saya harusnya praya pra peradilan, pra peradilan, artinya sebelum
  115. peradilan ya sebelum peradilan.
  116. Nah ini praperadilan itu bisa kita lihat di misalnya pasal
  117. satu butir sepuluh, kalau bisa kemudian pasal tujuh sampai delapan
  118. tiga juga ada ya kemudian juga peradilan tadi saya ulangi
  119. lagi itu sebelum peradilan.
  120. Intinya adalah peradilan yang terkait dengan pemeriksaan dari tersangka terkait
  121. dengan memberikan penyitaaan ya penangkapan, penahanan dan sebagainya.
  122. Dan memang ini di dalam praktek ada perkembangan ya.
  123. Nanti ada putusan Mahkamah Konstitusi yang berkembang untuk perluasan objek
  124. praperadilan ya Upiak pra peradilan ya dulu kan apa pengertian
  125. penyidikan, penuntutan, penahanan dan sebagainya.
  126. Kemudian ada penambahan pra praperadilan itu pihaknya misalnya penetapan tersangka
  127. dan sebagainya itu terkait nanti ada apa wewenang dari.
  128. Kemudian wewenang praperadilan apa yaitu di dalam tadi pasal satu
  129. butir sepuluh dan pasal tujuh, tujuh dan sampai delapan tiga
  130. gitu ya kewenangan pengadilan untuk memeriksa sah tidaknya ya penangkapan,
  131. penahanan, penghentian penyidikan, penuntutan dan sebagainya itu.
  132. Itu katanya wewenang awalnya, kemudian juga yang berguna mengajukan praperadilan
  133. siapa ya antara lainnya tersangka penasehat hukumnya.
  134. Ya sebenarnya juga nanti ada keluarga dan sebagainya ya.
  135. Nah kemudian acara pra peradilan itu biasanya dilakukan sekitar tujuh
  136. hari, sudah harus ada putusan praperadilan, sudah ada pra peradilan,
  137. putusannya kenapa?
  138. Ya karena namanya sebelum peradilan sehingga perlu cepat.
  139. Nah gugurnya pemeriksaan pra peradilan yaitu ketika hukumnya itu ketika
  140. perkara sudah dilimpahkan ke pengadilan oleh penuntut umum dan sudah
  141. di periksa sidang pertama ya.
  142. Nah itu sebenarnya sebelumnya sebelum ada putusan itu sepanjang perkara
  143. sudah dilimpahkan ke pengadilan ya pra peradilan bubur.
  144. Tetapi dengan putusan maka harus sudah ada sidang pertama ya
  145. sidang pertama diperiksa dimulai oleh hakim.
  146. Nah itu baru apa ada gugurnya praperadilan.
  147. Jadi ini ada perubahan, termasuk tadi putusan itu merubah Upiak
  148. tadi ya penambahan rupiah, termasuk di dalamnya ada penentuan penetapan
  149. tersangka itu juga opiat praperadilan dulunya tidak ya itu terkait
  150. dengan putusan yaitu putusan sekitar tahun dua ribu empat belas
  151. putusan tahun dua ribu empat belas.
  152. Dan putusan itu juga mengandung selain perubahan juga kemajuan sehingga
  153. penegak hukum tidak sembarangan.
  154. Sehingga penegak hukum lebih berhati hati untuk menetapkan seseorang menjadi
  155. tersangka, kemudian pemerintahan, penciptaan dan sebagainya yang sebelumnya itu bukan
  156. sebagai Upiak pra peradilan.
  157. Jadi dengan putusan itu pra peradilan menjadi lebih luas yaitu
  158. sekitar ada lima ya kita ada lima selain yang sudah
  159. ada itu ada kaitanya pemerintahan tadi, kemudian penetapan tersangka dan
  160. sebagainya itu terkait dengan putusan.
  161. Nah ini manfaat putusan yang bapa yaitu untuk membawa penegak
  162. hukum lebih profesional, integritas dan bertanggung jawab.
  163. Dan tentu saja hak hak tersangka menjadi lebih kuat karena
  164. selama ini kan DIANGGAP KOPIAH Nah tentu saja dengan proses
  165. dua proses LU maka tersangka terdakwa Saipul negara sama kedudukannya
  166. dengan pihak pihak yang lain.
  167. Nah itu artinya bahwa kita bukan apa inkuisitor lagi, tetapi
  168. sudah agus doktor atau diproses nol terkait dengan putusan bahkan
  169. putusan bukan hanya satu, mungkin tiga ya terkait dengan pra
  170. pra Dilan