Solutions
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
TM Ke-5 METODELOGI KEPERAWATAN
TS
by
Tatiana Siregar
·
10 views
·
Updated Feb 18, 2022
Share
Embed
Re-use content
Create your own
Chapters
00:00
TM Ke-5 METODELOGI KEPERAWATAN
00:37
Chapter 2
00:47
Chapter 3
01:25
Chapter 4
02:05
Chapter 5
03:06
Chapter 6
03:45
Chapter 7
04:32
Chapter 8
04:43
Chapter 9
04:57
Chapter 10
06:03
Chapter 11
06:45
Chapter 12
07:14
Chapter 13
08:03
Chapter 14
09:24
Chapter 15
09:36
Chapter 16
09:48
Chapter 17
10:44
Chapter 18
Audio Transcript
Auto-generated
00:01 - 00:03
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:03 - 00:04
dalam jumpa
00:05 - 00:07
kembali dengan saya tapi anda sehingga
00:08 - 00:11
salam sejahtera untuk kita semuanya calon Anda semua dalam kondisi sehat
00:11 - 00:11
Via
00:12 - 00:15
sehingga bisa mengikuti perkuliahan hari ini yaitu untuk tata pokoknya.
00:15 - 00:18
Kelima, mata kuliah, metodologi ke perawatan.
00:19 - 00:20
Bagaimana kabar Anda?
00:20 - 00:24
Insya Allah semua dalam keadaan prima ya, sehingga kalian bisa menerima
00:24 - 00:28
media pengantar ini sebagai awal untuk
00:29 - 00:31
penambahan wawasan terkait akan
00:31 - 00:33
diskusi Anda berikutnya ya,
00:34 - 00:37
pada TAHAP ini, pertemuan kelima
00:37 - 00:40
kita akan membahas yaitu pengkajian keperawatan
00:40 - 00:43
yang kedua kemarin kita sudah membahas bagaimana
00:43 - 00:46
cara mengkaji, melakukan data dan sebagainya ya
00:46 - 00:50
hari ini kita akan mulai dengan pengajian yang kedua ya. Toh
00:50 - 00:52
cara melakukan pengkajian
00:52 - 00:56
cara melakukan pengajian itu bisa kita lakukan dengan wawancara,
00:56 - 00:59
lalu mau observasi, mengamati bagaimana misalkan
01:00 - 01:02
pasien pindah dari tempat tidur
01:02 - 01:06
ke kursi dan sebagainya, bagaimana pasien untuk apa
01:06 - 01:08
memposisikan dirinya
01:08 - 01:11
saat Menhan nyari misalkan ini termasuk observasi
01:12 - 01:14
lalu dilakukan pemisahan visi,
01:14 - 01:17
kemudian kita dapatkan juga dengan lalu
01:17 - 01:19
dari rekam medis pasien,
01:20 - 01:22
kemudian pemeriksaan penunjang
01:22 - 01:26
bisa foto, ronsen, laboratorium dan sebagainya Ya.
01:27 - 01:29
Teknik pengumpulan data
01:29 - 01:33
pengumpulan data adalah pengumpulan informasi tentang
01:33 - 01:34
tren
01:34 - 01:37
yang dilakukan secara sistematis untuk menentukan
01:37 - 01:40
masalah masalah yang ada pada pasien
01:40 - 01:44
terkait gangguan kebutuhan dasarnya pasien.
01:44 - 01:46
Cara yang biasa digunakan untuk bukan datang
01:46 - 01:48
bisa tadi seperti di depannya kita sampaikan,
01:48 - 01:51
adakan wawancara atau interview atau anam Nissa
01:51 - 01:54
pengamatan atau observasi, pemeriksaan fisik, psike,
01:54 - 01:56
assesmen dan stand di dokumen
01:57 - 01:57
tasi.
02:02 - 02:05
Berikutnya kita akan lihat juga sini ya
02:05 - 02:06
anak bisa
02:06 - 02:07
ya.
02:07 - 02:13
Tujuan dari wawancara adalah untuk memperoleh data tentang masalah kesehatan
02:14 - 02:17
dan masalah ke perawatan pasien serta untuk menjalin
02:18 - 02:21
hubungan antara kita perawat dengan pasien. Kita
02:22 - 02:24
membantu kaian memperoleh informasi
02:24 - 02:27
dan berpartisipasi dalam identifikasi masalah
02:28 - 02:30
dan tujuan ke perawatan serta
02:30 - 02:34
membantu perawat untuk menentukan investigasi
02:34 - 02:37
lebih lanjut selama TAHAP pengkajian
02:37 - 02:37
ya
02:38 - 02:43
jadi penting wawancara ini karena untuk mendapatkan data pasien untuk menegakkan
02:43 - 02:46
permasalahan pasien seperti kita ungkapkan waktu pertemuan pertama.
02:46 - 02:49
Apa sih gunanya per lakukan pengkajian? Ya
02:49 - 02:53
semua iterasi perawat dengan pasien adalah berdasarkan komunikasi.
02:53 - 02:55
Ada dua jenis wawancara,
02:55 - 02:58
yaitu Kau tau Ana mewawancarai langsung dengan pasien,
02:58 - 03:00
datang ke telapak tangan sebagai pasien
03:00 - 03:05
dan ada hal uh Anam Nisa yaitu dari keluarga pasien atau orang terdekatnya
03:06 - 03:06
pasien
03:08 - 03:11
kemudian selain nya name desa, kita lakukan pemeriksaan fisik.
03:12 - 03:16
Permisan Fisik adalah cara mengumpulkan data dengan melakukan
03:16 - 03:20
pemisahan fisik pasien untuk menentukan masalah kesehatan pasien.
03:21 - 03:21
Ini
03:21 - 03:23
pendapat penerapannya.
03:23 - 03:25
Praktiknya kalian bisa lakukan pada saat nanti di
03:25 - 03:29
keperawatan Dasar cara melakukan pemisahan postingan tepat,
03:29 - 03:30
Tetapi ini kita dalam
03:30 - 03:31
masalah
03:31 - 03:33
materi nya adalah
03:33 - 03:37
metodologi. Kita mendapatkan data itu seperti apa sih?
03:37 - 03:39
Nah, ini hanya informasi sekilas trafik nya
03:39 - 03:43
lebih lebih spesifiknya yaitu pada ke perawatan dasar. Ya
03:44 - 03:44
sudah
03:46 - 03:48
ini komisaris, visi adalah
03:48 - 03:52
memeriksanya dengan melihat dan mengingat instruksi ya
03:52 - 03:56
ada ya, ada inspeksi, ada papa sih, ada perkusi, ada auskultasi.
03:56 - 03:57
Sekarang kita lihat yang inspeksi,
03:58 - 04:00
kita isi itu memandang, melihat, memantau gitu ya,
04:01 - 04:03
misalnya dengan melihat dan mengingat
04:03 - 04:07
spesial merupakan metode observasi digunakan dalam pemeriksaan fisik.
04:07 - 04:12
Invasi merupakan langkah pertama dalam pemeriksaan seseorang, pasien
04:12 - 04:15
atau bagian tubuh meliputi jeneral survei.
04:15 - 04:17
Ya. Jadi secara umum kita cek
04:17 - 04:18
dari pasien
04:19 - 04:23
Gena supaya merupakan bagian penting dilakukan pada saat kita melakukan
04:23 - 04:25
pemisahan fisik. Ya
04:25 - 04:26
ini penting banget. Dari
04:26 - 04:29
dari mana kita mulai inspeksinya dari ujung kepala
04:29 - 04:32
ujung kaki kita lakukan inspeksi kepada pasien nya.
04:32 - 04:33
Kemudian
04:35 - 04:37
dari spesifik tidak akan dapat kita dapatkan.
04:37 - 04:40
Apa ya itu menilai kesan kesadaran pasien
04:40 - 04:43
menilai adanya distress atau nggak sih pasien ini
04:43 - 04:45
kemudian kita juga dapatkan
04:45 - 04:48
berjalan dengan cara berjabat tangan
04:48 - 04:50
ya, expresi dan observasi dengan pejabat taman.
04:50 - 04:53
Ekspresi wajah itu kita amati apakah dia
04:53 - 04:57
lagi meringis kesakitan ataukah dia lagi menggigil ya
04:57 - 04:58
dan sebagainya.
04:59 - 04:59
Kemudian
05:00 - 05:05
ya bisa juga dengan habis bangunan tubuh. Maksudnya begini, pasien Stannis atau
05:05 - 05:06
pto materi
05:07 - 05:08
mauve
05:08 - 05:08
adalah
05:09 - 05:12
yang kurus. Perkembangan ototnya kurang ya,
05:12 - 05:14
sehingga dia kurang mampu untuk ber tegak
05:14 - 05:15
tegak
05:15 - 05:20
berdirinya ya sehingga seperti nabung upah ya atau lo mulai dan sebagainya.
05:20 - 05:23
Lalu posisi tubuhnya pasien bagaimana? Kita lihat ya?
05:23 - 05:25
Biasanya pasien dengan gagal jantung
05:25 - 05:27
kongestif lebih nyaman posisi duduk sepanjang
05:28 - 05:29
malam dia tidak bisa tidur
05:30 - 05:31
rapat tentang karena
05:32 - 05:33
adanya endema
05:33 - 05:35
pada daerah
05:36 - 05:38
partai pernapasannya ya
05:38 - 05:40
kemudian pasien dengan kanker pada
05:41 - 05:42
kabut atau kau uda
05:42 - 05:44
pankreas mengambil sikap
05:44 - 05:47
agak duduk untuk mengurangi nyeri perut.
05:48 - 05:51
Banyak postur tubuh ini mampu menunjukkan oh pasien ini tidak bisa duduk
05:51 - 05:55
dengan sempurna atau di dua sempurna karena dia punya bermasalah begini itu
05:55 - 05:59
kita berarti speksi bagian postur tubuhnya pasien
06:01 - 06:02
kemudian
06:04 - 06:05
ini ada juga
06:05 - 06:09
inspeksi yang diobservasi ini kita lihat agak besar ya supaya kalian bisa minimal.
06:11 - 06:12
Nah ini
06:12 - 06:17
gerakan tubuh budi movement. Nah gerakan tubuhnya bagaimana? Saat kita
06:17 - 06:18
kaji apakah
06:18 - 06:21
ada ketujuh atau bagaimana ya
06:21 - 06:24
di sini ada istilahnya ya ada salah berjalan, bagaimana
06:25 - 06:27
jalannya? Apakah jalan yang tegak, membungkuk atau
06:28 - 06:31
sekolah ia harus atau lordosis. Bisa terlihat oleh kita
06:31 - 06:31
ya
06:32 - 06:35
abnormalitas gerakan tubuhnya ada timur gemeteran.
06:35 - 06:38
Kemudian ada tips ya gerakan berulang.
06:40 - 06:42
Tempatnya kayak mata. Kenapa di terus gitu ya?
06:42 - 06:44
Sempat ya nanti kalian baca
06:45 - 06:45
Kemudian
06:47 - 06:49
di sini ada cara melakukan inspeksi?
06:49 - 06:52
Pasti kan cuma ruangan dan padanya ma jangan terlalu dingin
06:52 - 06:54
ya, jangan juga gerah pasien nya
06:54 - 06:57
paparkan dengan langkah bagian tubuh yang akan dipisah.
06:57 - 07:00
Jadi misalkan kalau bagian atas dada dulu udah ada dulu yang dibuka,
07:00 - 07:02
jangan semuanya di telanjangin pasien nya ya.
07:03 - 07:05
Lakukan inspeksi pengamatan nya lebih
07:05 - 07:09
seksama. TERHADAP KULIT PASIEN kuku rambut membran mukosa Ya
07:10 - 07:11
inspeksi anggota tubuh
07:12 - 07:14
dari kepala sampai dengan kaki.
07:14 - 07:15
Oke
07:15 - 07:18
kemudian lanjutnya adalah namanya papa sih merabah
07:19 - 07:19
ya.
07:19 - 07:25
Jadi teknik pemeriksaan fisik itu ada inspeksi Papasi, Askol, taze dan perkusi
07:25 - 07:27
papa sih. Atau merabah
07:27 - 07:30
pemisahan dengan cara meraba menggunakan satu atau dua tangan.
07:31 - 07:33
Dengan papa sih dapat terbentuk gambaran organ tubuh.
07:33 - 07:35
Contoh kamu akan meraba hepar
07:35 - 07:41
atau hati ya bagaimana nih besar ke atau ginjal ya? Bagaimana kalau
07:41 - 07:42
saat diraba
07:42 - 07:45
bin manual manual ya dengan dua tangan gitu ya
07:45 - 07:46
itu penting banget.
07:47 - 07:48
Kemudian ukuran
07:49 - 07:53
organ tersebut panjang, lebar tinggi, bagaimana tekstur permukaan,
07:53 - 07:57
bagaimana konsistensi massa, lokasi massa, suruh rasanya diri dan sebagainya
07:57 - 07:58
ya.
07:59 - 08:00
Kemudian
08:01 - 08:02
informasi juga
08:03 - 08:06
selain pak masih kita akan lakukan perkusi, yaitu mengetuk
08:06 - 08:07
suatu metode
08:08 - 08:08
ya
08:08 - 08:10
pak Bisa pisah dengan cara melakukan pengetuk kan
08:11 - 08:12
sekitar lima sampai enam
08:12 - 08:15
sentimeter ada rongga dadanya. Ya
08:15 - 08:16
jatuh kita akan memfokuskan
08:17 - 08:17
untuk kosan
08:18 - 08:19
cara memperkosa interkostal Misalkan begini
08:20 - 08:20
YA
08:21 - 08:21
NAH,
08:22 - 08:22
NAH,
08:22 - 08:23
KITA TETAP NIH
08:24 - 08:25
Bagaimana
08:25 - 08:25
ya?
08:26 - 08:28
Akan punya nyali atau TIDAK? HIDUP ATAU TIDAK
08:29 - 08:30
untuk kota satu
08:30 - 08:31
Lalu pindah Inter Kusaka
08:32 - 08:32
satu di sebelah
08:33 - 08:33
kanan
08:34 - 08:34
tiga kota dua
08:35 - 08:38
tadi terpaksa dua sebelah kiri dan sebagainya. Ya.
08:39 - 08:42
Nada suara pekat menandakan bahwa ada massa atau
08:42 - 08:45
padat di daerah lokasi yang kita perkusi.
08:45 - 08:45
Ya,
08:45 - 08:48
ada suara dua biasanya kan perkusi di atas hepar.
08:49 - 08:49
Ya.
08:49 - 08:52
Kemudian suara sensor nor atau resonan
08:52 - 08:55
diasingkan oleh perkusi di atas paru paru normal.
08:55 - 08:56
Jadi kalau kita kotak kotak
09:56 - 09:57
Oh,
10:14 - 10:15
oke.
10:17 - 10:18
Oh
10:29 - 10:30
oh
10:33 - 10:33
oh,
10:34 - 10:35
oh,
10:42 - 10:42
oh,
10:58 - 10:59
Percaya,
11:00 - 11:00
Oke
See full transcript