Retno Damayanti - Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Melalui Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Perdesaan

RD
by Retno Damayanti16 views·Updated Feb 19, 2022

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi
  2. dan salam sehat tentunya untuk Ibu Ayu dan bapak ibu sekalian
  3. Saya Roto Damayanti disini akan
  4. menyampaikan atau memaparkan terkait
  5. im plementasi
  6. pengarusutamaan gender
  7. melalui
  8. pelatihan kepemimpinan perempuan perdesaan,
  9. Pengarustamaan gender atau kebijakan terkait
  10. harus taman jin dan atau biasa kita sebut dengan
  11. dalam pembangunan sudah tertuang di dalam
  12. Instruksi Presiden Nomor sembilan Tahun dua ribu.
  13. Dimana dijelaskan bahwa
  14. adalah strategi untuk mencapai kesetaraan dan
  15. keadilan gender melalui kebijakan dan program
  16. dengan memperhatikan pengalaman,
  17. aspirasi,
  18. kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki laki ke dalam proses perencanaan,
  19. pelaksanaan,
  20. pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan dan program
  21. di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan.
  22. Strategi
  23. pengurus, team agenda dalam upaya meningkatkan
  24. Indeks Pembangunan Gender dan Indeks pemberian
  25. janda adalah strategi di bidang politik.
  26. Keterlibatan perempuan dalam berpolitik dapat
  27. diartikan secara luas
  28. yaitu ada politik elektoral dan politik non elektoral.
  29. Politik elektoral itu adalah keterlibatan perempuan dalam berpolitik
  30. yang diukur melalui keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif pemilu,
  31. dimana sesuai data dari
  32. Pemilu dua ribu sembilan belas
  33. kemarin,
  34. keterlibatan perempuan masih mencapai dua puluh koma delapan persen
  35. dan politik non elektoral adalah
  36. keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan
  37. dalam proses pembangunan.
  38. Misal di dalam konteks ini perempuan pedesaan bisa terlibat di dalam musyawarah,
  39. bisa
  40. Musrembang
  41. menjadi tim perumus,
  42. masuk dalam Badan Permusyawaratan Desa,
  43. menjadi kepala desa,
  44. ketua
  45. ketua,
  46. bahkan pengambilan keputusan di level keluarga
  47. kemudian.
  48. Nah, kondisi kehidupan di pedesaan
  49. masih terjadi kesenjangan yang CUKUP besar terutama di bidang politik.
  50. Dalam konteks kesetaraan gender,
  51. di samping masih tingginya budaya patriaki, angka kematian ibu, perkawinan anak,
  52. kekerasan perempuan, kemiskinan dan rendahnya partisipasi perempuan
  53. Indonesia harus keluar dari situasi
  54. ini dengan cara melakukan pemberian perempuan
  55. untuk membangun komitmen kesadaran kritis
  56. KEPEKAAN TERHADAP masalah masalah perempuan
  57. Dari masalah masalah tersebut,
  58. dibutuhkan implementasi kebijakan yang harus kemana gendar melalui
  59. pelatihan kepemimpinan perempuan
  60. berdesakan.
  61. Tujuannya
  62. untuk meningkatkan kualitas kepemilihan
  63. perempuan pedesaan yang dapat menggerakkan
  64. pembangunan di desa.
  65. Nah,
  66. keterlibatan
  67. perempuan secara utuh dalam proses pembangunan
  68. akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat.
  69. Kepemimpinan perempuan di desa sangat penting untuk memastikan kebijakan
  70. program
  71. dan anggaran pembangunan desa
  72. yang telah mengakomodasi
  73. kepentingan dan kebutuhan perempuan.
  74. Kepentingan dan kebetulan perempuan harus disuarakan
  75. karena
  76. perempuanlah yang paling memahami dan paling tahu apa yang dibutuhkan.
  77. Perempuan juga harus berada dalam ruang
  78. ruang kebijakan dan pengambilan keputusan.
  79. Di desa,
  80. perempuan harus terlibat dalam penyusunan program dan anggaran.
  81. Perempuan harus punya akses untuk mengontrol kebijakan,
  82. program dan anggaran yang berprespektif gender.
  83. Nah,
  84. kebijakan implementasi pengarustamaan gender ini melalui perhatian
  85. Kebohongan perempuan pedesaan merupakan kebijakan TOP GUN,
  86. yaitu kebijakan melalui pendekatan dari atas ke bawah yang menggunakan
  87. pengambilan keputusan oleh pemerintah dan dikomunikasikan kepada masyarakat
  88. di pedesaan melalui lembaga masyarakat.
  89. Oke
  90. baik
  91. sekian dari saya.
  92. Demikian
  93. paparan dari saya
  94. mohon maaf atas lebih dan kurangnya
  95. terima kasih Assalamualaikum
  96. warohmatullohi
  97. Wabarokatuh