Solutions
Works with
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
Retno Damayanti - Implementasi Kebijakan Pengarusutamaan Gender Melalui Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Perdesaan
RD
by
Retno Damayanti
·
16 views
·
Updated Feb 19, 2022
Share
Embed
Re-use content
Create your own
Chapters
00:00
Chapter 1
00:19
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGARUSUTAMAAN GENDER MELALUI PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN PERDESAAN
00:26
Chapter 3
01:08
Strategi PUG dalam Upaya Meningkatkan IPG dan IDG adalah Strategi dibidang Politik.
01:19
Chapter 5
02:15
Chapter 6
02:51
dari Masalah tsbt dibutuhkan Implementasi Kebijakan PUG melalui Pelatihan Kepemimp Peremp Perdesaan
03:03
Tujuannya utk meningkatkan kualitas kepemimp peremp perdesaan yg dpt menggerakkan pembangunan desa
03:13
Chapter 9
04:02
Chapter 10
04:26
Chapter 11
Audio Transcript
Auto-generated
00:01 - 00:06
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi
00:07 - 00:11
dan salam sehat tentunya untuk Ibu Ayu dan bapak ibu sekalian
00:11 - 00:14
Saya Roto Damayanti disini akan
00:14 - 00:17
menyampaikan atau memaparkan terkait
00:17 - 00:18
im plementasi
00:19 - 00:20
pengarusutamaan gender
00:20 - 00:21
melalui
00:22 - 00:24
pelatihan kepemimpinan perempuan perdesaan,
00:27 - 00:30
Pengarustamaan gender atau kebijakan terkait
00:30 - 00:33
harus taman jin dan atau biasa kita sebut dengan
00:34 - 00:36
dalam pembangunan sudah tertuang di dalam
00:37 - 00:40
Instruksi Presiden Nomor sembilan Tahun dua ribu.
00:40 - 00:42
Dimana dijelaskan bahwa
00:43 - 00:47
adalah strategi untuk mencapai kesetaraan dan
00:47 - 00:50
keadilan gender melalui kebijakan dan program
00:50 - 00:52
dengan memperhatikan pengalaman,
00:52 - 00:53
aspirasi,
00:53 - 00:58
kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki laki ke dalam proses perencanaan,
00:59 - 01:00
pelaksanaan,
01:00 - 01:04
pemantauan dan evaluasi atas seluruh kebijakan dan program
01:04 - 01:07
di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan.
01:09 - 01:10
Strategi
01:11 - 01:13
pengurus, team agenda dalam upaya meningkatkan
01:14 - 01:16
Indeks Pembangunan Gender dan Indeks pemberian
01:16 - 01:19
janda adalah strategi di bidang politik.
01:21 - 01:23
Keterlibatan perempuan dalam berpolitik dapat
01:24 - 01:25
diartikan secara luas
01:26 - 01:30
yaitu ada politik elektoral dan politik non elektoral.
01:30 - 01:34
Politik elektoral itu adalah keterlibatan perempuan dalam berpolitik
01:34 - 01:39
yang diukur melalui keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif pemilu,
01:39 - 01:41
dimana sesuai data dari
01:42 - 01:43
Pemilu dua ribu sembilan belas
01:44 - 01:44
kemarin,
01:45 - 01:49
keterlibatan perempuan masih mencapai dua puluh koma delapan persen
01:49 - 01:51
dan politik non elektoral adalah
01:51 - 01:55
keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan
01:56 - 01:57
dalam proses pembangunan.
01:57 - 02:02
Misal di dalam konteks ini perempuan pedesaan bisa terlibat di dalam musyawarah,
02:02 - 02:02
bisa
02:03 - 02:03
Musrembang
02:04 - 02:05
menjadi tim perumus,
02:06 - 02:08
masuk dalam Badan Permusyawaratan Desa,
02:08 - 02:10
menjadi kepala desa,
02:10 - 02:10
ketua
02:11 - 02:11
ketua,
02:12 - 02:15
bahkan pengambilan keputusan di level keluarga
02:16 - 02:17
kemudian.
02:18 - 02:21
Nah, kondisi kehidupan di pedesaan
02:22 - 02:26
masih terjadi kesenjangan yang CUKUP besar terutama di bidang politik.
02:27 - 02:29
Dalam konteks kesetaraan gender,
02:29 - 02:34
di samping masih tingginya budaya patriaki, angka kematian ibu, perkawinan anak,
02:34 - 02:38
kekerasan perempuan, kemiskinan dan rendahnya partisipasi perempuan
02:39 - 02:41
Indonesia harus keluar dari situasi
02:41 - 02:44
ini dengan cara melakukan pemberian perempuan
02:44 - 02:47
untuk membangun komitmen kesadaran kritis
02:47 - 02:50
KEPEKAAN TERHADAP masalah masalah perempuan
02:53 - 02:55
Dari masalah masalah tersebut,
02:55 - 03:00
dibutuhkan implementasi kebijakan yang harus kemana gendar melalui
03:00 - 03:03
pelatihan kepemimpinan perempuan
03:03 - 03:03
berdesakan.
03:05 - 03:06
Tujuannya
03:06 - 03:09
untuk meningkatkan kualitas kepemilihan
03:09 - 03:12
perempuan pedesaan yang dapat menggerakkan
03:12 - 03:13
pembangunan di desa.
03:16 - 03:16
Nah,
03:17 - 03:18
keterlibatan
03:18 - 03:21
perempuan secara utuh dalam proses pembangunan
03:21 - 03:25
akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat.
03:25 - 03:29
Kepemimpinan perempuan di desa sangat penting untuk memastikan kebijakan
03:30 - 03:30
program
03:31 - 03:32
dan anggaran pembangunan desa
03:33 - 03:35
yang telah mengakomodasi
03:35 - 03:37
kepentingan dan kebutuhan perempuan.
03:37 - 03:40
Kepentingan dan kebetulan perempuan harus disuarakan
03:40 - 03:41
karena
03:41 - 03:46
perempuanlah yang paling memahami dan paling tahu apa yang dibutuhkan.
03:47 - 03:48
Perempuan juga harus berada dalam ruang
03:48 - 03:50
ruang kebijakan dan pengambilan keputusan.
03:50 - 03:51
Di desa,
03:51 - 03:54
perempuan harus terlibat dalam penyusunan program dan anggaran.
03:54 - 03:58
Perempuan harus punya akses untuk mengontrol kebijakan,
03:58 - 04:02
program dan anggaran yang berprespektif gender.
04:05 - 04:05
Nah,
04:05 - 04:09
kebijakan implementasi pengarustamaan gender ini melalui perhatian
04:09 - 04:12
Kebohongan perempuan pedesaan merupakan kebijakan TOP GUN,
04:13 - 04:17
yaitu kebijakan melalui pendekatan dari atas ke bawah yang menggunakan
04:18 - 04:22
pengambilan keputusan oleh pemerintah dan dikomunikasikan kepada masyarakat
04:23 - 04:26
di pedesaan melalui lembaga masyarakat.
04:29 - 04:29
Oke
04:30 - 04:30
baik
04:33 - 04:36
sekian dari saya.
04:36 - 04:37
Demikian
04:37 - 04:39
paparan dari saya
04:40 - 04:43
mohon maaf atas lebih dan kurangnya
04:44 - 04:46
terima kasih Assalamualaikum
04:46 - 04:48
warohmatullohi
04:48 - 04:48
Wabarokatuh
See full transcript