Solutions
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
KETERLAMBATAN PROYEK
DA
by
Dedy Asmaroni
·
3 views
·
Updated May 24, 2022
Share
Embed
Create your own
Chapters
00:00
Chapter 1
00:24
Chapter 2
00:44
Chapter 3
00:47
Chapter 4
00:49
Chapter 5
01:16
Chapter 6
01:18
Chapter 7
02:21
Chapter 8
02:22
Chapter 9
02:24
Chapter 10
02:27
Chapter 11
02:43
Chapter 12
02:45
Chapter 13
03:04
Chapter 14
03:06
Chapter 15
03:28
Chapter 16
03:55
Chapter 17
03:57
Chapter 18
04:06
Chapter 19
04:24
Chapter 20
05:38
Chapter 21
05:42
Chapter 22
05:44
Chapter 23
06:15
Chapter 24
06:42
Chapter 25
06:44
Chapter 26
06:48
Chapter 27
07:07
Chapter 28
07:20
Chapter 29
07:22
Chapter 30
07:24
Chapter 31
07:42
Chapter 32
08:11
Chapter 33
08:13
Chapter 34
08:14
Chapter 35
08:32
Chapter 36
09:16
Chapter 37
09:18
Chapter 38
09:19
Chapter 39
09:36
Chapter 40
10:26
Chapter 41
10:28
Chapter 42
10:30
Chapter 43
10:37
Chapter 44
11:38
Chapter 45
11:40
Chapter 46
11:50
Chapter 47
11:52
Chapter 48
11:55
Chapter 49
12:27
Chapter 50
12:28
Chapter 51
13:03
Chapter 52
13:04
Chapter 53
13:50
Chapter 54
13:51
Chapter 55
13:57
Chapter 56
14:05
Chapter 57
14:17
Chapter 58
14:27
Chapter 59
14:29
Chapter 60
14:56
Chapter 61
14:58
Chapter 62
Audio Transcript
Auto-generated
00:03 - 00:05
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:06 - 00:10
Nama saya ada di AS Maroni. Saya dari Universitas Madura.
00:11 - 00:12
Pada kesempatan kali ini
00:13 - 00:14
saya akan bahas
00:15 - 00:15
terkait
00:16 - 00:17
keterlambatan proyek.
00:18 - 00:21
Nah, sebelum kita membahas keterlambatan proyek,
00:23 - 00:26
sekilas kita bahas apa itu definisi proyek.
00:27 - 00:27
Nah,
00:28 - 00:29
definisi proyek
00:29 - 00:30
adalah
00:31 - 00:34
kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas
00:35 - 00:38
dengan alokasi sumber daya tertentu
00:38 - 00:40
dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas
00:41 - 00:45
yang mana sisirnya telah dihabiskan dengan jelas di awal.
00:47 - 00:48
Kemudian
00:49 - 00:50
ciri ciri proyeknya
00:50 - 00:51
di sini
00:52 - 00:55
ada tiga. Pertama memiliki tujuan SOS
00:56 - 00:58
tapi nya produk akhir atau hasil
00:59 - 01:00
kerja akhir
01:00 - 01:02
sudah ditentukan.
01:02 - 01:03
Kemudian
01:04 - 01:06
jumlah biaya dan
01:07 - 01:10
waktu sekarang itu telah ditentukan di awal.
01:10 - 01:14
Kemudian yang ketiga, proyek ini bersifat sementara dalam arti umumnya
01:15 - 01:17
dibatasi oleh waktu.
01:19 - 01:20
Kemudian
01:21 - 01:23
ketika kita berbicara tentang proyek,
01:23 - 01:25
maka kita akan
01:26 - 01:27
ada tiga hal.
01:29 - 01:30
Pertama
01:31 - 01:32
biaya waktu, dan
01:33 - 01:35
ketiga hal ini saling terkait. Artinya
01:36 - 01:38
ketika ada satu saja yang bermasalah,
01:38 - 01:40
maka yang lain pasti bermasalah.
01:41 - 01:42
Contoh waktu
01:42 - 01:45
ketika di kontrak kita sudah tanda tangan
01:46 - 01:48
dengan sembilan puluh hari kerja,
01:49 - 01:50
tapi kenyataannya
01:50 - 01:53
ketika pelaksanaan sembilan puluh hari belum selesai
01:54 - 01:55
otomatis waktunya bertambah.
01:56 - 01:58
Nah, ketika waktunya bertambah,
01:58 - 02:02
otomatis biaya yang dikenakan atau yang digunakan oleh pelaksana
02:03 - 02:03
pasti bertambah.
02:04 - 02:05
Dan hal ini
02:06 - 02:08
mutunya juga akan kita pertanyakan.
02:09 - 02:10
Karena waktunya sudah bertambah.
02:11 - 02:13
Dia yang dikeluarkan oleh pelaksanaan pertama,
02:13 - 02:16
maka munculnya harus kita jaga dengan betul.
02:17 - 02:20
Khawatir nya ada mutu yang dikurangi oleh pelaksana.
02:22 - 02:23
Kemudian
02:26 - 02:29
ketika kita bicara tentang keterlambatan proyek,
02:31 - 02:34
definisi keterlambatan menurut feat itu adalah
02:35 - 02:38
waktu pelaksanaan yang tidak dimanfaatkan sesuai dengan rencana
02:39 - 02:43
sehingga menyebabkan satu atau beberapa kegiatan menjadi
02:44 - 02:45
tertunda.
02:47 - 02:48
Kemudian
02:49 - 02:52
penyebab keterlambatan, ada beberapa faktor
02:53 - 02:54
yang sering menjadi
02:55 - 02:57
penyebabnya, di antaranya adalah lingkungan kerja,
02:58 - 03:01
bisa juga sumber daya manusia nya sendiri,
03:02 - 03:03
Bisa juga materi a,
03:04 - 03:05
peralatan dan lain lain.
03:07 - 03:08
Nah,
03:08 - 03:10
berbicara tentang keterlambatan
03:12 - 03:16
pikirkan, saya sampaikan beberapa atau contoh hasil penelitian
03:16 - 03:19
yang pernah kami lakukan tahun dua ribu empat belas,
03:20 - 03:22
yaitu ada desa kita mendapatkan
03:22 - 03:25
waktu pelaksanaan proyek pembangunan gedung pemerintah
03:25 - 03:27
di Kabupaten Pamekasan.
03:30 - 03:30
Nah,
03:30 - 03:33
latar belakang dari pilihan ini adalah
03:33 - 03:34
pelaksanaan proyek
03:34 - 03:35
sering mengalami
03:36 - 03:37
keterlambatan
03:37 - 03:39
dan keterlambatan ini
03:39 - 03:44
terus terjadi SETIAP tahun tanpa ada solusi yang serius untuk mengatasinya.
03:44 - 03:46
Oleh karena itu,
03:47 - 03:51
pendidikan ini kami lakukan dengan harapan bisa berikan masukan
03:51 - 03:52
baik kepada
03:53 - 03:54
pemilik proyek,
03:55 - 03:57
pelaksana ataupun pengawas.
03:59 - 03:59
Nah,
04:00 - 04:01
pada pendidikan
04:01 - 04:02
tersebut,
04:02 - 04:04
ada tujuh
04:04 - 04:05
variabel yang kami
04:06 - 04:06
teliti.
04:09 - 04:11
Terampil pertama adalah lingkungan kerja,
04:11 - 04:13
lingkungan kerja ini adalah
04:14 - 04:18
set yang ada dan kondisi sesuai budaya yang mengikuti suatu proyek.
04:19 - 04:19
Nah,
04:20 - 04:23
di lingkungan kerja ini, ada beberapa indikator yang
04:23 - 04:24
kami
04:25 - 04:26
teliti
04:29 - 04:30
pertama
04:31 - 04:33
di sini ada lima indikator,
04:34 - 04:35
Pertama adalah
04:36 - 04:37
adanya pengaruh kebudayaan.
04:38 - 04:40
Maksud dari indikator ini adalah
04:40 - 04:41
ketika proyek
04:42 - 04:43
bertepatan dengan
04:43 - 04:45
musim tanam, tempat kau
04:46 - 04:47
contohnya. Artinya
04:48 - 04:48
pernah
04:49 - 04:52
kontraktor itu pelaksana menyampaikan ke kami
04:53 - 04:56
bahwa ketika pelaksanaan proyek bertepatan dengan
04:56 - 04:59
musim tanam tembakau, mereka kesulitan untuk mencari
05:00 - 05:01
tenaga kerja.
05:02 - 05:05
Kemudian yang kedua adanya pengaruh aktivitas keagamaan.
05:06 - 05:07
Maksud dari
05:07 - 05:08
indikator ini adalah
05:08 - 05:09
ketika proyek
05:10 - 05:14
waktunya bersamaan atau dilaksanakan ketika bulan puasa.
05:15 - 05:19
Yang ketiga sering terjadi hujan. Kemudian
05:19 - 05:21
kondisi tempat kerja.
05:21 - 05:22
Maksud dari
05:22 - 05:23
indikator ini adalah
05:23 - 05:26
lokasi pekerjanya jauh dari
05:26 - 05:28
jalan raya sehingga material
05:28 - 05:29
butuh
05:29 - 05:30
di akut.
05:32 - 05:33
Kemudian
05:33 - 05:35
yang selanjutnya adalah suhu udara di Madura
05:36 - 05:38
pernah dijadikan alasan oleh
05:38 - 05:39
suasana
05:40 - 05:40
itu. Untuk
05:42 - 05:44
variabel pertama yaitu lingkungan kerja.
05:46 - 05:46
Kemudian
05:48 - 05:49
ambil kedua adalah tenaga kerja.
05:50 - 05:52
Tenaga kerja di sini adalah
05:52 - 05:54
sekelompok individu
05:54 - 05:56
yang sengaja dihimpun
05:57 - 05:59
dalam satu komunitas untuk suatu memikirkan
05:59 - 06:02
konstruksi yang memiliki kemampuan dan keahlian tertentu
06:03 - 06:06
dengan atau belakang pendidikan yang berbeda
06:06 - 06:09
untuk melakukan aktivitas di lapangan.
06:11 - 06:12
Nah
06:12 - 06:14
untuk saya ambil kedua ini,
06:14 - 06:16
kami juga ada beberapa
06:16 - 06:17
indikator,
06:18 - 06:19
yang pertama
06:20 - 06:21
keterampilan tenaga kerja,
06:23 - 06:25
Yang kedua jumlah tenaga kerja
06:25 - 06:26
yang ketika adalah
06:27 - 06:29
kualitas mandor atau pelaksana
06:30 - 06:32
ini memang pernah kami temui.
06:33 - 06:34
Ada bahkan banyak
06:35 - 06:38
kualitas beras. Karena yang memang kurang baik
06:39 - 06:43
membaca gamma saja salah sehingga pekerjaan harus diulang. Untuk apa kami
06:45 - 06:47
itu? Untuk variabel kedua kemudian
06:48 - 06:50
diambil ketiga adalah
06:51 - 06:52
material.
06:53 - 06:54
Material sendiri adalah
06:54 - 06:58
semua komponen dasar yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek.
07:02 - 07:04
Nah, untuk material sendiri
07:04 - 07:06
ada beberapa indikator.
07:08 - 07:10
Yang pertama
07:11 - 07:14
kekurangan material, yang kedua adalah aktor bahan material,
07:15 - 07:16
yang ketiga adalah
07:16 - 07:18
kelangkaaan materi A n.
07:18 - 07:19
Yang keempat adalah
07:19 - 07:21
keterlembatan material.
07:23 - 07:24
Kemudian
07:25 - 07:26
yang pilihan selanjutnya yang dia
07:26 - 07:28
ambil tempat adalah peralatan
07:29 - 07:30
berlatar di sini adalah
07:31 - 07:33
alat alat konduksi atau disebut juga agak telat,
07:33 - 07:37
berat yang dicitakan atau didesain untuk dapat melaksanakan
07:38 - 07:39
salah satu fungsi
07:40 - 07:41
atau desain
07:41 - 07:43
sehingga bisa membantu pekerjaan di lapangan.
07:45 - 07:49
Nah, untuk peringatan sendiri ada beberapa indikator. Pertama adalah
07:50 - 07:52
kekurangan peralatan yang dimiliki oleh
07:53 - 07:54
tim pelaksana. Yang kedua adalah
07:55 - 07:57
terbatasnya jumlah peralatan yang ada di daerah
07:58 - 08:00
yang mungkin bisa disewakan
08:00 - 08:01
kepada pelaksana.
08:02 - 08:03
Yang ketiga adalah
08:04 - 08:06
keterlembatan pengiriman peralatan,
08:07 - 08:08
sementara yang ke empat
08:09 - 08:10
peralatan sering mengalami
08:11 - 08:12
kerusakan.
08:15 - 08:18
Kemudian untuk variabel selanjutnya yakni variabel kelima
08:19 - 08:21
yaitu metode pelaksanaan
08:21 - 08:23
metode pasangan adalah
08:23 - 08:26
cara yang harus diikuti dalam melaksanakan pekerjaan
08:27 - 08:28
yang harus dibayarkan
08:29 - 08:30
sesuai
08:30 - 08:31
dengan hutan yang Anda.
08:32 - 08:34
Nah untuk dikator sendiri
08:34 - 08:35
kami ada
08:35 - 08:36
dua
08:36 - 08:36
apa
08:36 - 08:37
Untuk variabel
08:38 - 08:39
metode pelaksanaan
08:39 - 08:42
kami ada dua indikator, Pertama adalah
08:42 - 08:44
metode pelaksanaan,
08:44 - 08:46
sementara yang kedua adalah
08:46 - 08:47
produktivitas yang rendah
08:48 - 08:50
metode belasan nya Kayak maksudnya adalah
08:51 - 08:52
terkadang pelaksana
08:53 - 08:55
tidak memiliki rencana yang jelas
08:55 - 08:59
minggu ini mengerjakan apa minggu selanjutnya mengerjakan apa
08:59 - 09:00
tidak ada penyanyi yang jelas
09:01 - 09:03
yang kedua konduktivitasnya rendah
09:03 - 09:04
kematian
09:05 - 09:06
Capaian target
09:06 - 09:09
TIAP MINGGUNYA TIAP WAKTUNYA tidak jelas
09:09 - 09:12
artinya minggu ini harus sekian persen,
09:12 - 09:14
Minggu selanjutnya harus sekian persen.
09:14 - 09:15
Ini tidak jelas.
09:15 - 09:17
Ini pernah kami temui di lapangan.
09:19 - 09:20
Kemudian
09:20 - 09:21
untuk variabel kenal
09:22 - 09:23
jadi keuangan.
09:24 - 09:27
Jadi keuangan ini adalah dana yang disiapkan
09:27 - 09:29
oleh kontraktor
09:29 - 09:31
untuk menghasilkan suatu produk yang diinginkan.
09:34 - 09:34
Nah
09:35 - 09:37
untuk teman sendiri
09:37 - 09:39
kami ada beberapa indikator, Pertama adalah
09:40 - 09:42
kemampuan keuangan dari
09:42 - 09:44
perusahaan raksana itu.
09:45 - 09:46
Yang kedua
09:46 - 09:48
keterlambatan pembayaran oleh
09:48 - 09:49
owner kepada
09:50 - 09:50
kontraktor.
09:51 - 09:55
Ini pernah dijadikan alasan oleh belas karena cuman hal ini mungkin
09:56 - 09:57
kemungkinannya kecil.
09:58 - 09:58
Yang ketiga
09:59 - 10:00
keterlambatan pembayaran
10:01 - 10:02
oleh kontraktor kepada supplier.
10:03 - 10:04
Ini pernah kami temui
10:05 - 10:08
ketika kami di lapangan, kami sebagai konsultan pengawas
10:08 - 10:10
kami menemui tidak ada pekerjaan di sana.
10:11 - 10:12
Tidak ada material
10:12 - 10:14
ketika kami tanyanya.
10:14 - 10:17
Ternyata ada keterlambatan pembayaran sehingga supplier
10:17 - 10:19
tidak menginginkan
10:19 - 10:21
Mac ayahnya ke lapangan.
10:22 - 10:25
Yang keempat sama ada keterlambatan pembayaran
10:25 - 10:27
oleh kontraktor kepada pekerja.
10:29 - 10:30
Nah kemudian
10:31 - 10:33
untuk variabel terakhir
10:33 - 10:34
ini Propan izin
10:36 - 10:38
untuk perubahan desain ini
10:38 - 10:40
ada beberapa indikator. Pertama
10:41 - 10:43
ada ketidakjelasan
10:43 - 10:45
dalam pernyataan dan spesifikasi.
10:46 - 10:49
Ini pernah dijadikan alasan. Cuma mungkin
10:49 - 10:51
kemungkinannya sangat kecil.
10:53 - 10:56
Kemudian sering terjadi perubahan disini oleh owner.
10:57 - 10:59
Nah, hal ini mungkin saja terjadi
10:59 - 11:00
ketika
11:00 - 11:02
proses perencanaan
11:02 - 11:03
kepala dinasnya.
11:05 - 11:07
Ketika proses lelang dan segala macamnya,
11:08 - 11:09
kepala dinasnya berubah
11:10 - 11:11
sehingga ketika perasaan
11:12 - 11:14
berbeda, orang berbeda
11:15 - 11:17
berbeda beda selera.
11:17 - 11:20
Sehingga mungkin ada beberapa perubahan disini.
11:21 - 11:23
Nah, yang ketiga ada ketidak sesuaian
11:25 - 11:27
dari pernyataan dengan fakta di lapangan.
11:28 - 11:29
Nah, yang ke empat
11:30 - 11:32
kesalahan interpretasi gambar
11:32 - 11:33
dan spesifikasi.
11:34 - 11:36
Ada kalanya kadang pelaksana
11:36 - 11:38
keliru atau salah membaca gambar
11:39 - 11:40
ini pernah kami temui.
11:42 - 11:42
Nah,
11:42 - 11:44
dari ketujuh variabel tersebut
11:44 - 11:46
tentunya kami lakukan
11:46 - 11:51
pengolahan data mulai dari validitas, reliabilitas, dan lain lain.
11:51 - 11:53
Sehingga dari tujuh
11:53 - 11:54
variabel itu,
11:58 - 12:00
hasil yang dapat kami sampaikan
12:00 - 12:01
hanya ada tiga
12:02 - 12:03
variabel saja yang berpengaruh
12:04 - 12:05
signifikan.
12:06 - 12:07
Pertama, lingkungan kerja
12:08 - 12:09
yang kedua adalah
12:09 - 12:10
tenaga kerja itu sendiri,
12:11 - 12:13
sementara yang ketiga adalah
12:13 - 12:14
faktor keuangan.
12:15 - 12:19
Nah, dari ketiga faktor atau karya, pembelian paling dominan ini
12:19 - 12:20
ternyata
12:21 - 12:23
diambil. Yang paling dominan adalah
12:23 - 12:25
baik dua ya ini tenaga kerja.
12:30 - 12:31
Kemudian
12:32 - 12:34
strategi yang dapat yang disampaikan adalah
12:34 - 12:35
salah satunya
12:37 - 12:39
memaksimalkan pekerjaan di malam hari
12:39 - 12:40
atau lembur.
12:40 - 12:41
Kemudian
12:42 - 12:43
jumlah pekerja
12:43 - 12:48
harus disesuaikan dengan beban dan volume pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
12:50 - 12:51
Yang ketiga,
12:52 - 12:55
pelaksana atau kontraktor harus dapat melaksanakan pembayaran yang baik
12:56 - 12:58
kepada supplier ataupun
12:58 - 13:03
kepada pekerja. Artinya sehingga tidak terjadi keterlambatan pengiriman bahan,
13:05 - 13:07
kemudian sasarannya.
13:07 - 13:08
Dari penelitian tersebut,
13:09 - 13:14
kontraktor harus mempunyai tenaga yang memadai, baik tenaga administrasi,
13:14 - 13:16
tenaga teknis dan lain lain.
13:16 - 13:17
Sehingga
13:17 - 13:20
semua permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan.
13:22 - 13:24
Nah, yang kedua, pelaksana harus mempunyai
13:24 - 13:25
yang jelas
13:27 - 13:28
yang ketika
13:28 - 13:31
konsultan ternyata harus memberikan
13:31 - 13:34
data dan spesifikasi yang jelas.
13:35 - 13:37
Yang keempat, konsultan pengawas
13:37 - 13:39
harus memahami prosedur kerja
13:40 - 13:40
dan
13:41 - 13:41
yang ada di toko
13:41 - 13:42
kontra.
13:43 - 13:44
Yang kelima,
13:45 - 13:46
semua stakeholder proyek
13:47 - 13:49
harus dapat melaksanakan tugas
13:50 - 13:51
dan kewajibannya dengan baik.
13:53 - 13:54
Itu
13:54 - 13:55
hasil dari
13:56 - 13:58
penelitian yang pernah kami
13:58 - 13:59
lakukan.
14:00 - 14:02
Nah, kemudian kalau kita berbicara
14:02 - 14:03
tentang
14:03 - 14:05
keterlambatan proyek, pastinya ada
14:06 - 14:07
dapat lagi.
14:09 - 14:13
Nah, keselamatan perasaan proyek umumnya selalu menimbulkan dampak
14:13 - 14:14
yang merugikan,
14:15 - 14:18
baik itu bagi other ataupun pelaksana.
14:19 - 14:19
Nah,
14:19 - 14:21
bagi under, keterlambatan itu
14:22 - 14:23
bisa menyebabkan
14:23 - 14:26
tidak tercapainya benefit atau apakah
14:26 - 14:29
seperti yang diharapkan atau direncanakan.
14:31 - 14:32
Sementara bagi pelaksana,
14:33 - 14:35
keterlambatan dapat menyebabkan
14:37 - 14:37
bagus
14:38 - 14:39
bertambah,
14:39 - 14:42
kemudian yang paling barat tentu saja blacklist.
14:43 - 14:43
Nah,
14:44 - 14:46
yang harus diperhatikan bahwa ketika
14:46 - 14:48
kita tanda tangan kontrak
14:48 - 14:52
ada di lintas terus seribu dari nilai kontrak itu sendiri.
14:53 - 14:53
Nah,
14:55 - 14:57
jadi bahwa keterlambatan itu memang
14:57 - 14:58
besar dampaknya
See full transcript