KETERLAMBATAN PROYEK

DA
by Dedy Asmaroni3 views·Updated May 24, 2022

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Nama saya ada di AS Maroni. Saya dari Universitas Madura.
  3. Pada kesempatan kali ini
  4. saya akan bahas
  5. terkait
  6. keterlambatan proyek.
  7. Nah, sebelum kita membahas keterlambatan proyek,
  8. sekilas kita bahas apa itu definisi proyek.
  9. Nah,
  10. definisi proyek
  11. adalah
  12. kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas
  13. dengan alokasi sumber daya tertentu
  14. dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas
  15. yang mana sisirnya telah dihabiskan dengan jelas di awal.
  16. Kemudian
  17. ciri ciri proyeknya
  18. di sini
  19. ada tiga. Pertama memiliki tujuan SOS
  20. tapi nya produk akhir atau hasil
  21. kerja akhir
  22. sudah ditentukan.
  23. Kemudian
  24. jumlah biaya dan
  25. waktu sekarang itu telah ditentukan di awal.
  26. Kemudian yang ketiga, proyek ini bersifat sementara dalam arti umumnya
  27. dibatasi oleh waktu.
  28. Kemudian
  29. ketika kita berbicara tentang proyek,
  30. maka kita akan
  31. ada tiga hal.
  32. Pertama
  33. biaya waktu, dan
  34. ketiga hal ini saling terkait. Artinya
  35. ketika ada satu saja yang bermasalah,
  36. maka yang lain pasti bermasalah.
  37. Contoh waktu
  38. ketika di kontrak kita sudah tanda tangan
  39. dengan sembilan puluh hari kerja,
  40. tapi kenyataannya
  41. ketika pelaksanaan sembilan puluh hari belum selesai
  42. otomatis waktunya bertambah.
  43. Nah, ketika waktunya bertambah,
  44. otomatis biaya yang dikenakan atau yang digunakan oleh pelaksana
  45. pasti bertambah.
  46. Dan hal ini
  47. mutunya juga akan kita pertanyakan.
  48. Karena waktunya sudah bertambah.
  49. Dia yang dikeluarkan oleh pelaksanaan pertama,
  50. maka munculnya harus kita jaga dengan betul.
  51. Khawatir nya ada mutu yang dikurangi oleh pelaksana.
  52. Kemudian
  53. ketika kita bicara tentang keterlambatan proyek,
  54. definisi keterlambatan menurut feat itu adalah
  55. waktu pelaksanaan yang tidak dimanfaatkan sesuai dengan rencana
  56. sehingga menyebabkan satu atau beberapa kegiatan menjadi
  57. tertunda.
  58. Kemudian
  59. penyebab keterlambatan, ada beberapa faktor
  60. yang sering menjadi
  61. penyebabnya, di antaranya adalah lingkungan kerja,
  62. bisa juga sumber daya manusia nya sendiri,
  63. Bisa juga materi a,
  64. peralatan dan lain lain.
  65. Nah,
  66. berbicara tentang keterlambatan
  67. pikirkan, saya sampaikan beberapa atau contoh hasil penelitian
  68. yang pernah kami lakukan tahun dua ribu empat belas,
  69. yaitu ada desa kita mendapatkan
  70. waktu pelaksanaan proyek pembangunan gedung pemerintah
  71. di Kabupaten Pamekasan.
  72. Nah,
  73. latar belakang dari pilihan ini adalah
  74. pelaksanaan proyek
  75. sering mengalami
  76. keterlambatan
  77. dan keterlambatan ini
  78. terus terjadi SETIAP tahun tanpa ada solusi yang serius untuk mengatasinya.
  79. Oleh karena itu,
  80. pendidikan ini kami lakukan dengan harapan bisa berikan masukan
  81. baik kepada
  82. pemilik proyek,
  83. pelaksana ataupun pengawas.
  84. Nah,
  85. pada pendidikan
  86. tersebut,
  87. ada tujuh
  88. variabel yang kami
  89. teliti.
  90. Terampil pertama adalah lingkungan kerja,
  91. lingkungan kerja ini adalah
  92. set yang ada dan kondisi sesuai budaya yang mengikuti suatu proyek.
  93. Nah,
  94. di lingkungan kerja ini, ada beberapa indikator yang
  95. kami
  96. teliti
  97. pertama
  98. di sini ada lima indikator,
  99. Pertama adalah
  100. adanya pengaruh kebudayaan.
  101. Maksud dari indikator ini adalah
  102. ketika proyek
  103. bertepatan dengan
  104. musim tanam, tempat kau
  105. contohnya. Artinya
  106. pernah
  107. kontraktor itu pelaksana menyampaikan ke kami
  108. bahwa ketika pelaksanaan proyek bertepatan dengan
  109. musim tanam tembakau, mereka kesulitan untuk mencari
  110. tenaga kerja.
  111. Kemudian yang kedua adanya pengaruh aktivitas keagamaan.
  112. Maksud dari
  113. indikator ini adalah
  114. ketika proyek
  115. waktunya bersamaan atau dilaksanakan ketika bulan puasa.
  116. Yang ketiga sering terjadi hujan. Kemudian
  117. kondisi tempat kerja.
  118. Maksud dari
  119. indikator ini adalah
  120. lokasi pekerjanya jauh dari
  121. jalan raya sehingga material
  122. butuh
  123. di akut.
  124. Kemudian
  125. yang selanjutnya adalah suhu udara di Madura
  126. pernah dijadikan alasan oleh
  127. suasana
  128. itu. Untuk
  129. variabel pertama yaitu lingkungan kerja.
  130. Kemudian
  131. ambil kedua adalah tenaga kerja.
  132. Tenaga kerja di sini adalah
  133. sekelompok individu
  134. yang sengaja dihimpun
  135. dalam satu komunitas untuk suatu memikirkan
  136. konstruksi yang memiliki kemampuan dan keahlian tertentu
  137. dengan atau belakang pendidikan yang berbeda
  138. untuk melakukan aktivitas di lapangan.
  139. Nah
  140. untuk saya ambil kedua ini,
  141. kami juga ada beberapa
  142. indikator,
  143. yang pertama
  144. keterampilan tenaga kerja,
  145. Yang kedua jumlah tenaga kerja
  146. yang ketika adalah
  147. kualitas mandor atau pelaksana
  148. ini memang pernah kami temui.
  149. Ada bahkan banyak
  150. kualitas beras. Karena yang memang kurang baik
  151. membaca gamma saja salah sehingga pekerjaan harus diulang. Untuk apa kami
  152. itu? Untuk variabel kedua kemudian
  153. diambil ketiga adalah
  154. material.
  155. Material sendiri adalah
  156. semua komponen dasar yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek.
  157. Nah, untuk material sendiri
  158. ada beberapa indikator.
  159. Yang pertama
  160. kekurangan material, yang kedua adalah aktor bahan material,
  161. yang ketiga adalah
  162. kelangkaaan materi A n.
  163. Yang keempat adalah
  164. keterlembatan material.
  165. Kemudian
  166. yang pilihan selanjutnya yang dia
  167. ambil tempat adalah peralatan
  168. berlatar di sini adalah
  169. alat alat konduksi atau disebut juga agak telat,
  170. berat yang dicitakan atau didesain untuk dapat melaksanakan
  171. salah satu fungsi
  172. atau desain
  173. sehingga bisa membantu pekerjaan di lapangan.
  174. Nah, untuk peringatan sendiri ada beberapa indikator. Pertama adalah
  175. kekurangan peralatan yang dimiliki oleh
  176. tim pelaksana. Yang kedua adalah
  177. terbatasnya jumlah peralatan yang ada di daerah
  178. yang mungkin bisa disewakan
  179. kepada pelaksana.
  180. Yang ketiga adalah
  181. keterlembatan pengiriman peralatan,
  182. sementara yang ke empat
  183. peralatan sering mengalami
  184. kerusakan.
  185. Kemudian untuk variabel selanjutnya yakni variabel kelima
  186. yaitu metode pelaksanaan
  187. metode pasangan adalah
  188. cara yang harus diikuti dalam melaksanakan pekerjaan
  189. yang harus dibayarkan
  190. sesuai
  191. dengan hutan yang Anda.
  192. Nah untuk dikator sendiri
  193. kami ada
  194. dua
  195. apa
  196. Untuk variabel
  197. metode pelaksanaan
  198. kami ada dua indikator, Pertama adalah
  199. metode pelaksanaan,
  200. sementara yang kedua adalah
  201. produktivitas yang rendah
  202. metode belasan nya Kayak maksudnya adalah
  203. terkadang pelaksana
  204. tidak memiliki rencana yang jelas
  205. minggu ini mengerjakan apa minggu selanjutnya mengerjakan apa
  206. tidak ada penyanyi yang jelas
  207. yang kedua konduktivitasnya rendah
  208. kematian
  209. Capaian target
  210. TIAP MINGGUNYA TIAP WAKTUNYA tidak jelas
  211. artinya minggu ini harus sekian persen,
  212. Minggu selanjutnya harus sekian persen.
  213. Ini tidak jelas.
  214. Ini pernah kami temui di lapangan.
  215. Kemudian
  216. untuk variabel kenal
  217. jadi keuangan.
  218. Jadi keuangan ini adalah dana yang disiapkan
  219. oleh kontraktor
  220. untuk menghasilkan suatu produk yang diinginkan.
  221. Nah
  222. untuk teman sendiri
  223. kami ada beberapa indikator, Pertama adalah
  224. kemampuan keuangan dari
  225. perusahaan raksana itu.
  226. Yang kedua
  227. keterlambatan pembayaran oleh
  228. owner kepada
  229. kontraktor.
  230. Ini pernah dijadikan alasan oleh belas karena cuman hal ini mungkin
  231. kemungkinannya kecil.
  232. Yang ketiga
  233. keterlambatan pembayaran
  234. oleh kontraktor kepada supplier.
  235. Ini pernah kami temui
  236. ketika kami di lapangan, kami sebagai konsultan pengawas
  237. kami menemui tidak ada pekerjaan di sana.
  238. Tidak ada material
  239. ketika kami tanyanya.
  240. Ternyata ada keterlambatan pembayaran sehingga supplier
  241. tidak menginginkan
  242. Mac ayahnya ke lapangan.
  243. Yang keempat sama ada keterlambatan pembayaran
  244. oleh kontraktor kepada pekerja.
  245. Nah kemudian
  246. untuk variabel terakhir
  247. ini Propan izin
  248. untuk perubahan desain ini
  249. ada beberapa indikator. Pertama
  250. ada ketidakjelasan
  251. dalam pernyataan dan spesifikasi.
  252. Ini pernah dijadikan alasan. Cuma mungkin
  253. kemungkinannya sangat kecil.
  254. Kemudian sering terjadi perubahan disini oleh owner.
  255. Nah, hal ini mungkin saja terjadi
  256. ketika
  257. proses perencanaan
  258. kepala dinasnya.
  259. Ketika proses lelang dan segala macamnya,
  260. kepala dinasnya berubah
  261. sehingga ketika perasaan
  262. berbeda, orang berbeda
  263. berbeda beda selera.
  264. Sehingga mungkin ada beberapa perubahan disini.
  265. Nah, yang ketiga ada ketidak sesuaian
  266. dari pernyataan dengan fakta di lapangan.
  267. Nah, yang ke empat
  268. kesalahan interpretasi gambar
  269. dan spesifikasi.
  270. Ada kalanya kadang pelaksana
  271. keliru atau salah membaca gambar
  272. ini pernah kami temui.
  273. Nah,
  274. dari ketujuh variabel tersebut
  275. tentunya kami lakukan
  276. pengolahan data mulai dari validitas, reliabilitas, dan lain lain.
  277. Sehingga dari tujuh
  278. variabel itu,
  279. hasil yang dapat kami sampaikan
  280. hanya ada tiga
  281. variabel saja yang berpengaruh
  282. signifikan.
  283. Pertama, lingkungan kerja
  284. yang kedua adalah
  285. tenaga kerja itu sendiri,
  286. sementara yang ketiga adalah
  287. faktor keuangan.
  288. Nah, dari ketiga faktor atau karya, pembelian paling dominan ini
  289. ternyata
  290. diambil. Yang paling dominan adalah
  291. baik dua ya ini tenaga kerja.
  292. Kemudian
  293. strategi yang dapat yang disampaikan adalah
  294. salah satunya
  295. memaksimalkan pekerjaan di malam hari
  296. atau lembur.
  297. Kemudian
  298. jumlah pekerja
  299. harus disesuaikan dengan beban dan volume pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
  300. Yang ketiga,
  301. pelaksana atau kontraktor harus dapat melaksanakan pembayaran yang baik
  302. kepada supplier ataupun
  303. kepada pekerja. Artinya sehingga tidak terjadi keterlambatan pengiriman bahan,
  304. kemudian sasarannya.
  305. Dari penelitian tersebut,
  306. kontraktor harus mempunyai tenaga yang memadai, baik tenaga administrasi,
  307. tenaga teknis dan lain lain.
  308. Sehingga
  309. semua permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan.
  310. Nah, yang kedua, pelaksana harus mempunyai
  311. yang jelas
  312. yang ketika
  313. konsultan ternyata harus memberikan
  314. data dan spesifikasi yang jelas.
  315. Yang keempat, konsultan pengawas
  316. harus memahami prosedur kerja
  317. dan
  318. yang ada di toko
  319. kontra.
  320. Yang kelima,
  321. semua stakeholder proyek
  322. harus dapat melaksanakan tugas
  323. dan kewajibannya dengan baik.
  324. Itu
  325. hasil dari
  326. penelitian yang pernah kami
  327. lakukan.
  328. Nah, kemudian kalau kita berbicara
  329. tentang
  330. keterlambatan proyek, pastinya ada
  331. dapat lagi.
  332. Nah, keselamatan perasaan proyek umumnya selalu menimbulkan dampak
  333. yang merugikan,
  334. baik itu bagi other ataupun pelaksana.
  335. Nah,
  336. bagi under, keterlambatan itu
  337. bisa menyebabkan
  338. tidak tercapainya benefit atau apakah
  339. seperti yang diharapkan atau direncanakan.
  340. Sementara bagi pelaksana,
  341. keterlambatan dapat menyebabkan
  342. bagus
  343. bertambah,
  344. kemudian yang paling barat tentu saja blacklist.
  345. Nah,
  346. yang harus diperhatikan bahwa ketika
  347. kita tanda tangan kontrak
  348. ada di lintas terus seribu dari nilai kontrak itu sendiri.
  349. Nah,
  350. jadi bahwa keterlambatan itu memang
  351. besar dampaknya