Solutions
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
Untitled
SN
by
Siti Noor Naemah
·
3 views
·
Updated Dec 10, 2021
Share
Embed
Re-use content
Create your own
Chapters
00:00
Chapter 1
00:33
Chapter 2
01:28
Chapter 3
02:27
Chapter 4
03:36
Chapter 5
04:47
Chapter 6
05:40
Chapter 7
06:30
Chapter 8
07:17
Chapter 9
08:08
Chapter 10
08:57
Chapter 11
ppt
Audio Transcript
Auto-generated
00:01 - 00:02
Halo
00:02 - 00:05
salamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
00:06 - 00:07
Perkenalkan, nama saya sih
00:07 - 00:09
pernah enak biasa dipanggil
00:09 - 00:14
dengan Ning dua nol satu nol delapan satu satu satu dua nol empat
00:15 - 00:18
dari Program Studi Teknik Sipil angkatan dua ribu dua puluh.
00:19 - 00:20
Kali ini saya akan
00:21 - 00:24
menjelaskan sedikit evaluasi perkuliahan dari Minggu
00:24 - 00:26
satu sampai dengan Minggu empat belas.
00:26 - 00:29
Mata kuliah pengantar lingkungan lahan basah
00:35 - 00:36
Ya,
00:36 - 00:40
pada minggu pertama sampai dengan minggu ke empat ada modul satu
00:41 - 00:45
yaitu ada lahan. Bahasa adalah wilayah yang tanahnya jenuh dengan air,
00:45 - 00:48
baik bersifat permanen maupun musiman.
00:49 - 00:52
Bahan bahasa ini dicirikan dengan lukai karena yang relatif dangkal.
00:53 - 00:56
Lahan ini kerap di deskripsi sebagai
00:56 - 00:56
konten
00:57 - 01:00
yaitu wilayah peralihan antara daratan dan perairan
01:01 - 01:03
lingkup lahan masa terdiri dari
01:03 - 01:06
daerah inter viral dan muara
01:06 - 01:07
sungai,
01:07 - 01:08
rawa,
01:08 - 01:12
danau air tawar baik yang dan bordir maupun permanen,
01:12 - 01:15
hutan rawa gambut atau air tawar serta lumpur.
01:16 - 01:19
Contoh daerah intertidal dan muara
01:19 - 01:20
yaitu dana
01:21 - 01:22
sisir, batu karang,
01:23 - 01:24
endapan
01:24 - 01:25
dan
01:25 - 01:27
air asin dan hutan bakau
01:31 - 01:32
lanjut.
01:32 - 01:33
Dan
01:33 - 01:36
adalah daerah perairan yang berbentuk secara alami
01:37 - 01:39
dan rata rata memiliki kedalaman yang
01:39 - 01:42
dangkal dan airnya berasal dari bermacam sumber
01:44 - 01:47
dan wilayah pesisir adalah wilayah yang didefinisikan
01:47 - 01:50
sebagai peralihan antara ekosistem darat dan laut.
01:51 - 01:56
Kemudian Na guna adalah sekumpulan air yang terpisah dari laut oleh penghalang
01:56 - 01:59
seperti pasir, batu, karang dan lain lain
02:01 - 02:05
sini Lumpur adalah jam kurang air dan seperti ke endapan lumpur dan tanah liat
02:06 - 02:08
dapat yang mengeras akan menjadi batu.
02:10 - 02:11
Dan dan
02:11 - 02:14
air asin pada umumnya terdapat di daerah sini Arief atau arif
02:15 - 02:18
di mana tidak adanya pelepasan air laut sehingga air yang
02:18 - 02:22
mengisi CUKUP MAN Danau hanya berkurang melalui proses pengungkapan.
02:24 - 02:27
Hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di air payau.
02:30 - 02:34
Lanjut ke minggu ke lima gitu, ada mulai dua Karakteristik Land.
02:36 - 02:39
Untuk zona karakteristik lawan rawat terdiri dari tiga
02:39 - 02:42
yaitu salah satu juara dua dan juara tiga.
02:43 - 02:46
Salah satu adalah perairan air Payau, rawa pantai
02:46 - 02:50
dimana dua perairan air tawar, rawa pasang surut dan zona
02:50 - 02:52
tiga yaitu perairan pedalaman
02:53 - 02:54
Wah hebat.
02:56 - 02:59
Pembagian tipologi rawa lebak ada empat
02:59 - 03:01
yaitu lemak dangkal,
03:01 - 03:01
penahan
03:02 - 03:03
dalam dan sangat dalam.
03:04 - 03:08
Untuk pembagian teknologi lebab khusus di titik beratkan untuk pertanian
03:08 - 03:12
belum memasukkan perikanan, peternakan maupun perkebunan.
03:14 - 03:18
Manfaat potensial dalam fungsi lingkungan adalah sebagai penyedia air
03:18 - 03:19
pengendali banjir,
03:19 - 03:21
mencegah interusi air laut,
03:21 - 03:25
habitat flora dan fauna objek wisata dan masih banyak lagi.
03:26 - 03:28
Dampak potensialnya yang ditimbulkan adalah
03:28 - 03:31
adanya perubahan TERHADAP Sistem Hidrologis,
03:31 - 03:36
perubahan komposisi flora, perubahan substrat serta timbulnya pencemaran
03:39 - 03:41
lanjut itu Minggu ke enam yaitu ada model tiga
03:42 - 03:42
mas.
03:42 - 03:44
Karakteristik lahan gambut
03:44 - 03:45
itu sifatnya
03:45 - 03:47
yang pertama ada sifat fisik gambut,
03:48 - 03:51
yaitu berat following berkisar nol koma nol lima sampai
03:51 - 03:53
dengan nol kuno dua puluh gram per sentimeter.
03:53 - 03:53
Publik
03:54 - 03:57
Polri TETAP berkisar delapan puluh sampai dengan sembilan puluh lima
03:57 - 04:01
persen yang terdiri dari air dan udara serta kering tidak balik
04:02 - 04:06
pada batas tertentu akan bersifat hidro publik atau sempat menolak air.
04:06 - 04:08
Yang kedua ada kuman tangan gambut yaitu
04:08 - 04:11
FIBRIK bahwa akan lebih cerah atau CUKUP truk
04:11 - 04:14
unik berwarna agak GELAP atau coklat kehitaman
04:14 - 04:16
serta safik berwarna GELAP atau HITAM.
04:18 - 04:20
Yang ketiga ada aspek regulasi
04:20 - 04:21
dalam
04:21 - 04:23
air karena minum di lahan gambut berkisar
04:23 - 04:25
dua puluh lima sampai dengan empat puluh sentimeter
04:26 - 04:27
dan menurut
04:27 - 04:29
nomor seratus lima puluh tahun dua ribu
04:30 - 04:33
keriteria baku kerusakan tanah di lahan basah dengan parameter
04:33 - 04:36
siraman air dan KA lebih dari dua puluh lima sentimeter,
04:37 - 04:41
teh berkisar kurang dari empat koma enam dan lebih dari tujuh koma
04:42 - 04:43
dan daya hantar listrik
04:43 - 04:44
atau
04:44 - 04:46
lebih dari empat koma nol.
04:50 - 04:52
Lanjutan menuduh tiga yaitu
04:52 - 04:53
air adalah
04:53 - 04:56
prasyarat dalam pengembangan lahan gambut
04:56 - 04:58
dan harus memenuhi dua fungsi utama
04:59 - 05:01
yaitu yang pertama membuang kelebihan air dan
05:01 - 05:04
hujan secara tepat waktu dan efisien.
05:04 - 05:07
Yang kedua yaitu pengendalian air karena agar
05:07 - 05:10
tercapai kondisi optimum untuk pertumbuhan tanaman.
05:11 - 05:13
Kemudian ada sistem tata air itu.
05:13 - 05:15
Pengelolaan lahan gambut untuk pertanian
05:15 - 05:18
atau perkebunan membutuhkan pengalengan,
05:18 - 05:21
bertentangan dengan aspek konservasi untuk
05:21 - 05:23
mempertahankan kondisi alami gangguan.
05:24 - 05:27
Kemudian sistem surya yang dibutuhkan adalah seorang dangkal
05:27 - 05:30
dengan kedalaman sepuluh sampai dengan lima puluh senti meter
05:30 - 05:32
dan pintu air sebagai pengatur,
05:33 - 05:36
serta dibutuhkan restorasi untuk mengembalikan kondisi
05:36 - 05:38
lahan gambut yang jin air.
05:38 - 05:40
Salah satunya dengan memberi suka
05:40 - 05:41
karena
05:43 - 05:44
lanjut ke minggu ke tujuh
05:45 - 05:48
yaitu ada model empat teknis pengelolaan lahan.
05:48 - 05:52
Yang pertama permasalahan dalam Tuhan lahannya itu
05:52 - 05:53
pendapatan umum atau
05:54 - 05:54
teror
05:54 - 05:56
tidak spesifik, lokasi
05:57 - 06:01
dan informasi yang terbatas, serta KONSEP dan tindak lapangan berbeda.
06:02 - 06:05
Yang kedua ada tanah rawa yang bermasalah memiliki dampak yaitu
06:05 - 06:06
tersinggung
06:07 - 06:08
tersingkapnya piring
06:08 - 06:11
untuk timbal mentah dan rusak atau hidrofob
06:12 - 06:14
interusi air laut dan awan banjir.
06:14 - 06:15
Kemudian tanah
06:15 - 06:19
karena gambut yang bermasalah memiliki dampak mudah amblas menjadi DROP,
06:20 - 06:22
kehilangan lapisan gambut,
06:22 - 06:23
kehilangan kesuburan tanah para
06:24 - 06:27
office atau terlalu okan, serta meningkatnya kemasaman tanah.
06:27 - 06:29
Apabila kirim ikut tersingkap
06:33 - 06:37
lanjutkan Minggu sembilan sampai dengan sebelas yaitu ada model lima
06:38 - 06:40
sistem tata air, lahan rawa pasang
06:40 - 06:40
surut
06:41 - 06:42
ada empat nya itu
06:42 - 06:44
yang pertama sistem ambil
06:44 - 06:48
sistem ini adalah sistem dengan rancangan yang sangat sederhana
06:48 - 06:51
berupa saluran yang menjorok dan masuk dari muara sungai.
06:52 - 06:53
Kemudian ada sistem anjir.
06:54 - 06:58
Sistem ini adalah sistem tata air makro dengan pembuatan saluran besar,
06:58 - 06:59
bukan dua sungai besar
07:00 - 07:01
dan ada sistem gak bos.
07:01 - 07:05
Sistem ini ada sistem tata air yang dirancang dengan saluran
07:05 - 07:08
saluran yang dibuat dari pinggir sungai masuk Menjawab ke pandangan
07:10 - 07:11
terakhir ada sistem sisir.
07:11 - 07:15
Sistem ini yaitu sistem yang dialihkan menjadi satu saluran
07:15 - 07:18
primer atau dua saluran primer yang membentuk sejajar sungai.
07:20 - 07:23
Lanjutkan Minggu dua belas sampai dengan empat belas itu ada model enam
07:24 - 07:25
permasalahan dilanggar.
07:27 - 07:31
Yang pertama, Indonesia memiliki lahan gambut terluas ke empat di dunia.
07:31 - 07:36
Indonesia menyimpan cadangan karbon gambut mencapai empat puluh enam gigaton
07:36 - 07:39
atau sekitar delapan sampai dengan empat belas persen
07:39 - 07:42
dari karbon yang terdapat dalam gambut dunia.
07:43 - 07:47
Kemudian faktor pendukung kebakaran lahan gambut adalah kondisi iklim,
07:47 - 07:51
kondisi fisik dan kondisi ekonomi, sosial dan budaya.
07:52 - 07:54
Sifat kebakaran lahan gambut terbagi menjadi dua,
07:55 - 07:57
yakni alamian dan kebakaran yang disengaja.
07:58 - 08:00
Ada banyak strategi dalam mencegah kebakaran,
08:01 - 08:03
yakni dengan sistem peringatan dini,
08:03 - 08:05
peningkatan partisipasi masyarakat,
08:05 - 08:09
serta memasyarakatkan teknik ramah lingkungan dalam pengendalian kebakaran
08:11 - 08:15
dan ada banyak cara dalam pencegahan kebakaran seperti yang pertama
08:15 - 08:19
yaitu penatagunaan lahan sesuai dengan peruntukan dan fungsinya masing masing.
08:20 - 08:23
Pengembangan sistem budidaya pertanian dan perkebunan,
08:23 - 08:26
serta sistem produksi kayu yang tidak rentan terhadap kebakaran
08:27 - 08:29
seperti pembukaan lahan tanpa bakar
08:30 - 08:31
atau dengan pembakaran yang terkendala.
08:32 - 08:35
Kemudian dengan pengembangan sistem kepemilikan lahan
08:35 - 08:37
secara jelas dan tepat sasaran,
08:37 - 08:41
pencegahan perubahan ekologi secara besar besaran
08:41 - 08:44
yang caranya dengan membuat dan mengembangkan pedoman
08:44 - 08:47
pemanfaatan tan dan lahan gambut secara bijaksana.
08:48 - 08:51
Kemudian dengan pengembangan sistem penegakan hukum TERHADAP,
08:51 - 08:53
pelaku tentukan hutan dan lahan,
08:53 - 08:57
serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kebakaran hutan dan lahan.
09:00 - 09:02
Sekian dari saya
09:02 - 09:05
mohon maaf apabila ada salah kota
09:05 - 09:06
dan perbuatan.
09:06 - 09:09
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
See full transcript