Ade Irawan - Presentasi PPHI Kelas G

A
by Ade Irawan5 views·Updated Oct 13, 2021

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Dalam sejahtera bagi kita semua Yang Terhormat Ahmad Swiss lima.
  3. Selaku dosen pengampu mata kuliah Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial kelas
  4. Nih, perkenalkan saya Ada Gravan dengan sembilan belas sepuluh, enam,
  5. tiga sepuluh sepuluh nol enam empat Dari kelas di mata
  6. kuliah Penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial Mohon ijin untuk mempresentasikan Metriks
  7. perbedaan penyelesaian perselisihan hubungan industrial menurut Undang Undang Nomor dua
  8. puluh dua Tahun seribu sembilan ratus lima puluh tujuh, Undang
  9. Undang Nomor dua belas Tahun seribu sembilan ratus enam puluh
  10. empat dan Undang Undang Nomor dua tahun dua ribu empat.
  11. Baik di sini ada lima pokok perbedaan terutama perbedaan dari
  12. segi kelembagaan menurut Undang Undang Nomor dua puluh dua Tahun
  13. seribu sembilan ratus lima puluh tujuh, kelembagaan dalam dan diri
  14. dari Pemira, Taraan Halo, Federasi empat Daerah empat Pusat dan
  15. Mahkamah Agung.
  16. Sementara itu, dalam Undang Undang Nomor dua belas tahun seribu
  17. sembilan ratus enam puluh empat sama seperti tadi, yakni Per
  18. mengatakan hasil empat daerah tempat pusat dan Mahkamah Agung.
  19. Sementara pada Undang Undang Nomor dua Tahun dua ribu empat
  20. terdiri dari Penyuntingan Departemen Mediasi, Konsiliasi Arbitrasi dan Pengadilan Hubungan
  21. Industrial. Selanjutnya perbedaan dari segi jenis perselisihannya dalam Undang Undang
  22. Nomor dua puluh dua Tahun seribu sembilan ratus lima puluh
  23. tujuh jenis.
  24. Seperti soal isinya terdiri dari hak dan juga kepentingan.
  25. Sedangkan dalam Undang Undang Nomor dua belas tahun seribu sembilan
  26. ratus enam puluh empat ini sempat sosial terdiri dari hak
  27. perorangan dan juga pihak ke masa selanjutnya.
  28. Dalam Undang Undang Nomor dua Tahun dua ribu empat, jenis
  29. perselisihan dari di perselisihan hak perselisihan kepentingan, perselisihan keputusan hubungan
  30. kerja dan juga perselisihan antar serikat pekerja atau serikat bro
  31. dengannya dalam satu perasaan segi perbedaan Ketiga yakni perbedaan dari
  32. segi pihak yang berselisih.
  33. Dalam Undang Undang Nomor dua puluh dua itu seribu sembilan
  34. ratus lima puluh tujuh pihak pihak yang berselisih dan terdiri
  35. dari majikan atau perkumpulan majikan dan juga serikat pekerja atau
  36. serikat buruh atau gabungan serikat pekerja gabungan serikat buat dalam
  37. Undang Undang Nomor dua belas Tahun seribu sembilan ratus enam
  38. puluh empat kepada pihak ke dari bekerja secara pesawat hanya
  39. serikat pekerja atau serikat buruh dan juga pengusaha.
  40. Sedangkan dalam Undang Undang Nomor dua tahun dua ribu empat,
  41. pihak bersisi jadi dari bekerja keburu serikat pekerja, serikat buruh,
  42. pengusaha dan organisasi pengusaha.
  43. Keempat, perbedaan dari segi jangka waktu penyelesaian menurut Undang Undang
  44. Nomor dua puluh dua Tahun seribu sembilan ratus lima puluh
  45. tujuh, jangka waktu penyelesaian dan relatif CUKUP lama.
  46. Sedangkan dalam Undang Undang Nomor dua belas tahun seribu sembilan
  47. ratus enam puluh empat ini tidak diatur batas waktu penyelesaian
  48. tentang pihak.
  49. Sementara itu, dalam Undang Undang Nomor dua tahun dua ribu
  50. empat, jangka waktu penyelesaian perselisihan hubungan industrial paling lama selama
  51. enam bulan.
  52. Ya, proses bipartit paling lama tiga puluh hari kerja, Proses
  53. mediasi paling lama tiga puluh hari kerja juga dan proses
  54. pengisian di pengadilan hubungan industrial paling lama lima puluh hari
  55. kan saya dia lahir perbedaan dari segi sanksi pelanggaran TERHADAP
  56. KETENTUAN pada undang undangan ini di dalam Undang Undang Nomor
  57. dua puluh dua Tahun seribu sembilan ratus lima puluh dari
  58. dapat dua sanksi kurungan dan juga Jane.
  59. Sedangkan dalam Undang Undang Nomor dua belas Tahun seribu sembilan
  60. ratus enam puluh empat tidak diatur mengenai sanksi atau hubungan
  61. jalan, Mohon maaf, sanksi atau hukuman TERHADAP PELANGGARAN.
  62. Ketentuan selanjutnya dalam Undang Undang Nomor dua tahun dua ribu
  63. empat dan diri dari sanksi administratif yakni hukuman disiplin, teguran
  64. dan juga pencabutan sementara dan pencabutan TETAP.
  65. Selain hukuman administrasi, dalam Undang Undang Nomor dua tahun dua
  66. ribu empat juga diatur ketentuan pidana kurungan dan juga dandan
  67. baik, mulai majelis perbedaan sudah selesai, satunya tentang jenis perselisihan
  68. hubungan industrial menurut Undang Undang Nomor dua Tahun dua ribu
  69. empat, terdiri dari perselisihan, yaitu terjadi karena kita dipenuhinya sesuatu
  70. yang menjadi hal yang seharusnya didapatkan oleh pekerja dan itu
  71. sudah secara normatif terserah dalam perjanjian kerja selanjutnya.
  72. Perselisihan kepentingan ini terjadi akibat perselisihan paham yang diakibatkan oleh
  73. perubahan syarat syarat dalam pekerjaan.
  74. Ketiga, perselisihan pemutusan hubungan kerja diakibatkan oleh adanya pihaknya secara
  75. SETIAP yang dilakukan oleh perusahaan dari antara kerja selanjutnya perselisihan
  76. antar serikat pekerja atau serikat buruh dalam satu perusahaan.
  77. Ini terjadi jika ada perbedaan paham antara para pekerja di
  78. dalam suatu perusahaan tersebut.
  79. Baik, demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada
  80. kesalahan dalam penyampaian maupun terjadi kesalahan pengetikan di teks yang
  81. ditampilkan. Demikian dari saya mohon pamit undur diri.
  82. Terima kasih atas perhatian Nya.
  83. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  84. Oke.