Partisipasi Interes 10% Pada WK Migas

BS
by Barkun Suko11 views·Updated Jul 24, 2021

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Salam sejahtera, salam sehat untuk kita semua.
  3. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai ketentuan penawaran
  4. tapi seperti ingin cerai sepuluh persen pada wilayah kerja minyak
  5. dan gas bumi Penjelasan ini merefer kepada patungan Menteri nomor
  6. tiga puluh tujuh tahun dua ribu enam belas.
  7. Apa itu partisipasi interes Tapi sepasi Interes adalah hak kepentingan
  8. dan kewajiban kontraktor berdasarkan kontrak kerja sama.
  9. Ilustrasi nya adalah seperti ini ada suatu wilayah kerja migas
  10. atau blok migas yang disebut biaya kerja kuno.
  11. Di dalam wilayah kerja ini ada bagian bagian yang mempunyai
  12. cadangan migas yang telah terbukti dan SIAP untuk diproduksikan serta
  13. telah disetujui rencana pengembangan lapangan nya.
  14. Wilayah tersebut disebut sebagai lapangan di sini kita lihat terdiri
  15. dari tiga lapangan Lapangan satu, Lapangan Naruto dan Lapangan Sakura.
  16. Nah, keseluruhan wilayah kerja ini dimiliki oleh atau dikelola oleh
  17. dua pemegang yaitu Orochimaru dan akan Suki Company.
  18. Nah masing masing pihak mempunyai kepemilikan yang berbeda, Orochimaru enam
  19. puluh persen sedangkan akan sedikit company empat puluh persen.
  20. Nah di sini masing masing pemegang akan membagi hak dan
  21. kewajibannya secara proporsional.
  22. Jadi apabila di sini ada dia ya maka Orochimaru menanggung
  23. biayanya enam puluh persen dan kalau ada keuntungan maka keuntungannya
  24. pun dia akan menerima sejumlah enam puluh persen tersebut.
  25. Jadi ada sharing modal, sharing resiko dan sharing keuntungan di
  26. sini. Selanjutnya latar belakang penawaran sepuluh persen.
  27. Jadi apa tujuan adanya kebijakan penawaran sepuluh persen ini?
  28. Jadi tujuannya adalah dalam rangka meningkatkan peran serta daerah dan
  29. nasional melalui kepemilikan petis penting interest di dalam kontrak kerja
  30. sama. Nah kalau kita perhatikan disini, kebijakan sepuluh persen ini
  31. prosesnya sudah sangat panjang.
  32. Sebelum dua ribu empat ada yang namanya Indonesia partisipan.
  33. Jadi di situ berdasarkan kontrak kerja sama ditawarkan kepada Perusahaan
  34. Nasional Indonesia atau Indonesian.
  35. Tapi Shiven dan mekanisme nya adalah melalui kewajiban bisnis.
  36. Kemudian terbitlah nomor tiga lima tahun dua ribu empat yang
  37. mengamanatkan tiga untuk menawarkan sepuluh persen kepada kembali di sini
  38. mekanisme yang digunakan adalah kewajiban bisnis.
  39. Artinya kalau ingin masuk sebagai pengelola sepuluh persen harus menyetor
  40. modal di awal sebesar enam puluh persen, sebesar sepuluh persen
  41. juga. Dan ini akan menjadi masalah bagi karena kita tahu
  42. modalnya berasal dari pemerintah daerah.
  43. Dan tidak semua komitmen pemerintah daerah mempunyai modal yang dibutuhkan.
  44. Karena kita tahu industri hulu migas membutuhkan modal yang sangat
  45. besar. Nah, akibatnya apa?
  46. Ada sejumlah daerah yang kemudian meminjam modal dari pihak swasta
  47. atau pihak asing.
  48. Sehingga ketika mendapatkan keuntungan dari penawaran sepuluh persen, maka keuntungannya
  49. itu akan mengalir kepada pihak swasta, bukan kepada masyarakat.
  50. Hal itu yang kemudian menjadi dasar bagi pemerintah untuk mudah
  51. menerbitkan Peraturan Menteri Nomor tiga puluh tujuh Tahun dua ribu
  52. enam belas.
  53. Di sini ada amanat agar tiga menawarkan kepada dan melalui
  54. mekanisme pembiayaan terlebih dahulu oleh kontraktor kontrak kerja sama tanpa
  55. dikenakan bunga.
  56. Skema ini sering disebut sebagai skema di gendong.
  57. Selanjutnya secara definisi apa itu sepuluh persen?
  58. Jadi sepuluh persen adalah besaran maksimal sepuluh persen pada kontak
  59. kerjasama yang wajib ditawarkan oleh kontraktor kepada atau.
  60. Nah jadi di sini kontraktor wajib menawarkan karena ini adalah
  61. amanat dari pemain tiga tujuh tahun dua ribu enam belas.
  62. Kemudian berapa jumlahnya jumlahnya dibatasi maksimal sepuluh persen, bisa kurang
  63. dari sepuluh persen ya disesuaikan dengan kondisi dari wilayah kerja
  64. tersebut. Misalnya wilayah kerja tersebut marginal, keuntungannya tidak terlalu besar
  65. sehingga kalau dia harus melepaskan sepuluh persen maka dikhawatirkan akan
  66. mengganggu perekonomian dari kontraktor kontrak kerja sama yang ada di
  67. di Weta tersebut seperti itu dan kemudian bagaimana kalau lebih
  68. ya kalau lebih dari sepuluh persen bisa saja.
  69. Tapi mekanismenya adalah tidak digendong.
  70. Artinya yang di gedung atau yang dibiayai terlebih dahulu oleh
  71. kontraktor adalah sepuluh persen, sedangkan sisanya adalah kewajiban bisnis.
  72. Silahkan di negosiasikan antara tiga dan.
  73. Nah kemudian di sini di dalam penjelasan ini disebutkan bahwa
  74. ditawarkan kepada atau.
  75. Nah ini artinya dalam hal tidak berminat maka kontraktor akan
  76. menawarkan kepada sepuluh persen ini.
  77. Namun penawaran pada penawaran sepuluh persen kepada tidak mendapatkan keistimewaan
  78. di gendong tadi.
  79. Artinya murni melalui mekanisme kelaziman bisnis baik.
  80. Selanjutnya kapan sepuluh persen wajib ditawarkan, jadi sepuluh persen wajib
  81. ditelurkan. Pertama sejak diskusinya rencana pengembangan lapangan yang pertama atau
  82. satu. Kemudian yang kedua saat perpanjangan atau alih kelola wilayah
  83. kerja. Kemudian yang ketiga adalah untuk yang terkena ketentuan pengalihan
  84. pemain tiga tujuh tahun dua ribu enam belas wajib menyelesaikan
  85. dengan ketentuan Permen tiga tujuh tahun dua ribu enam belas.
  86. Ini artinya apa?
  87. Walaupun dulu satunya sudah lama harus tujuannya.
  88. Kemudian perpanjangannya masih lama, jauh di depan ya dia TETAP
  89. HARUS MENAWARKAN SEKARANG karena dia terkena ketentuan peralihan dari Permen
  90. tiga tujuh.
  91. Jadi SETIAP proses yang dulu belum selesai wajib mengerti menyesuaikan
  92. dengan ketentuan permen ini.
  93. Nah, mengapa semua persen ditawarkan pada TAHAP PERSETUJUAN satu atau
  94. pada saat perpanjangan atau alih kelola kontak kerja sama baik.
  95. Ini adalah tahapan dari industri hulu migas, dimulai dari tanda
  96. tangan kontra, kemudian merasa eksplorasi enam sampai sepuluh tahun kemudian
  97. massa eksploitasi dua puluh tahun Di dalam bisnis migas massa
  98. yang paling berat itu adalah masa eksporasi, dimana ada resiko
  99. tidak ditemukan minyak dan gas atau kalaupun ditemukan ternyata cadangannya
  100. kecil, sehingga kalau diproduksi kan itu tidak akan mencapai nilai
  101. keuntungan minimal yang diinginkan oleh kontraktor.
  102. Jadi kalau nanti masuknya di fase eksporasi dikhawatirkan adalah resiko
  103. bagi akan sangat besar.
  104. Karena di sini dia pastinya akan ada kewajiban untuk membayar
  105. gaji dari pegawai dan sebagainya.
  106. Sehingga di sini sepuluh tahun tidak ada penghasilan, otomatis tersebut
  107. akan membayar gajinya full dari pembiayaan yang pertama.
  108. Kemudian yang selanjutnya kalau nanti ditemukan adanya cadangan minyak atau
  109. gas bumi yang ekonomi s kontaktor akan mengajukan yang disebut
  110. dengan rencana pengembangan lapangan yang pertama atau satu.
  111. Nah kalau satu ini disetujui, artinya wilayah kerja tersebut diasumsikan
  112. akan bisa menghasilkan penerimaan negara yang menguntungkan nantinya.
  113. Sudah dihitung cadangannya mencukupi.
  114. Kalau diproduksikan dengan asumsi harga pada saat itu bisa mendapatkan
  115. hasil yang hasil yang CUKUP dan akan menguntungkan negara.
  116. Nah maka akan masuk di fase ini setelah distronya satu
  117. sehingga resikonya lebih kecil.
  118. Walaupun antara persetujuan satu sampai adanya produksi atau yang disebut
  119. dengan fase ikut pasien korupsi itu TETAP ADA jarak gitu
  120. biasanya misalnya lima tahun ini ya.
  121. Jadi TETAP ada ada masa ketika wilayah kerja tersebut belum
  122. menghasilkan apa apa.
  123. Nah, selanjutnya fase yang paling bagus bagi untuk mulai adalah
  124. pada wilayah kerja.
  125. Ini wilayah kerja setelah wilayah kerja tersebut berakhir, kemudian akan
  126. ada yang namanya alih kelola atau perpanjangan alih kelola.
  127. Kalau kontraktornya berganti perpanjangan, kalau kontraktornya TETAP Nah di sini
  128. bisa dibilang resikonya sangat minim.
  129. Sehingga apabila bergabung di spasi ini, yang bergabung pada wilayah
  130. kerja, sekolah atau perpanjangan diharapkan akan bisa segera mendapatkan hasil
  131. dari wilayah kerja tersebut.
  132. Indonesia Nah, selanjutnya terkait skema pembiayaan sepuluh persen tadi sudah
  133. disampaikan di awal bahwa skema yang digunakan di sini adalah
  134. pembiayaan terlebih dahulu TERHADAP kewajiban atau perusahaan Perseroan daerah.
  135. Jadi penawaran support saya dilaksanakan lanjut bekerja sama melalui pembiayaan
  136. terlebih dahulu oleh kontraktor atau skema di gendong.
  137. Jadi tidak gratis, hanya dibiayai terlebih dahulu di awal tadi.
  138. Kemudian besaran kewajiban dihitung secara proporsional dari biaya operasi yang
  139. dikeluarkan selama masa eksplorasi dan masa eksploitasi.
  140. Jadi dibatasi hanya di di kedua hal tersebut.
  141. Artinya kalau di awal tadi di tanda tangan kontrak, sebelum
  142. tanda tangan kontrak itu ada yang namanya pembayaran signature bonus
  143. atau bonus tanda tangan ambil tidak menanggung biaya tersebut.
  144. Kemudian biaya biaya lainnya yang bukan biaya operasi juga tidak
  145. ikut di tanggung oleh.
  146. Selanjutnya, ketentuan pengembalian pembiayaan diambil dari bagian atau perusahaan persoalan
  147. daerah dari bagi hasil produksi.
  148. Jadi tadi apabila ada produksinya maka sebagian digunakan untuk membayar
  149. hutang atau membayar kewajiban kepada kontraktor dan sebagian akan masuk
  150. sebagai penghasilan yang selanjutnya akan masuk ke dalam kas daerah
  151. dan kemudian pengembalian pembiayaan ini tanpa dikenakan bunga.
  152. Artinya walaupun membayar nya atau mengembalikan nya lima tahun lagi
  153. ya TETAP DIHITUNG dengan nilai sekarang tidak ada bunga selanjutnya
  154. dikembalikan SETIAP TAHUNNYA SECARA kewajiban bisnis dengan TETAP menjamin penerimaan
  155. bagi hasil untuk artinya dalam pengembalian tadi tidak bisa seratus
  156. persen nya digunakan untuk membayar hutang ya.
  157. Jadi misalnya bagi hasilnya adalah SETIAP tahun ya dalam TIAP
  158. tahun itu tidak boleh seratus persennya untuk hutang dulu ya
  159. dibagi misalnya lima puluh untuk hutang lima puluh atau enam
  160. puluh, empat puluh atau sembilan puluh sepuluh ya ya terserah
  161. itu adalah begitu di antara Billy dan tiga yang nantinya
  162. akan dituangkan di dalam perjanjian pengalihan sepuluh persen antara kedua
  163. belah pihak.
  164. Selanjutnya jangka waktu pengembalian dimulai pada saat produksi sampai dengan
  165. terpenuhinya kewajiban ya artinya dari sejak adanya produksi yang dia
  166. akan mulai membayar karena membayar nya murni dari bagi hasil
  167. produksi. Selanjutnya.
  168. Ini adalah alur penyiapan dan penawaran sepuluh persen.
  169. Jadi dimulai dari persetujuan satu.