Untitled

AM
by alina mntzh1 view·Updated Dec 9, 2021

Chapters

Audio TranscriptAuto-generated

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Halo semuanya
  3. baik. Pada kesempatan kali ini,
  4. saya enam Mumtazah akan memberikan evaluasi TERHADAP PERKULIAHAN
  5. Pengantar Hubungan Lahan BASAH
  6. pada pembelajaran minggu pertama hingga minggu ke empat belas.
  7. Pada minggu pertama, kami melakukan pengenalan
  8. perkuliahan tentang
  9. lingkungan lahan basah
  10. pengantar lingkungan. Lahan basah merupakan mata kuliah umum
  11. yang memiliki landasan pengetahuan dasar umum tentang berbagai
  12. pola interaksi alamiah dan sosial pada lingkungan lahan basah
  13. dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari hari.
  14. Adapun
  15. super capaian pembelajaran nya
  16. diharapkan mahasiswa memahami KONSEP
  17. PRINSIP
  18. teori tentang
  19. KONSEP KONSEP alamiah pada lingkungan lahan basah
  20. dengan menerapkan keterampilan dan SIKAP sains yang sesuai
  21. yang akan kita bahas
  22. pada perkuliahan minggu selanjutnya.
  23. Pada perkuliahan minggu kedua hingga minggu ke empat,
  24. kita membahas mengenai
  25. pengantar lingkungan lahan basah berdasar
  26. berdasarkan referensi pada mundul satu
  27. dari materi perkuliahan yang diberikan.
  28. Kita mendapatkan pengetahuan, baik itu pengertian
  29. KONSEP,
  30. PRINSIP dan teori mengenai lahan basah.
  31. Lahan basah adalah wilayah yang tanahnya jenuh dengan air,
  32. baik bersifat permanen maupun musiman.
  33. Lingkup lahan basah terdiri dari daerah Inter Kendal
  34. dan muara
  35. Sungai
  36. Rawa
  37. dan mau air tawar yang baik impor maupun permanen,
  38. hutan rawa gambut atau tawar
  39. serta lumpur.
  40. Selanjutnya
  41. kita evaluasi
  42. perkuliahan minggu ke enam
  43. dengan SUP capaian pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu
  44. memahami KONSEP
  45. PRINSIP
  46. dan teori tentang
  47. karakteristik alamnya,
  48. lahan rawa gambut
  49. dengan menerapkan keterampilan dan SIKAP
  50. yang sesuai.
  51. Pada perkuliahan Minggu ke enam,
  52. kita memakai referensi dari modul tiga
  53. yang berisi tentang karakteristik lahan gambut.
  54. Pada
  55. materi ini
  56. dibahas tentang sifat fisik gambut.
  57. Sifat fisik dan lembut
  58. mempunyai berat follow berkisar
  59. nol koma nol lima
  60. enggak
  61. nol koma dua puluh gram per sentimeter kubik
  62. mempunyai pori tanah berkisar delapan puluh hingga sembilan
  63. puluh lima persen yang terdiri dari air dan udara
  64. bersifat kering tidak balik
  65. yang artinya bersifat hidrofobik atau
  66. sifat menolak air.
  67. Kematangan gambut sendiri
  68. dicirikan dengan berwarna lebih cerah atau coklat terang,
  69. bisa berwarna agak GELAP atau coklat hitam
  70. dan juga bisa berwarna GELAP
  71. yang ditandakan dengan berwarna hitam.
  72. Berdasarkan aspek regulasinya,
  73. kedalaman muka air tanah minimum di lahan
  74. gambut berkisar dua puluh lima hingga empat puluh
  75. sentimeter. Menurut Peraturan Perundangan Nomor
  76. seratus lima puluh Tahun dua ribu,
  77. pengelolaan air adalah prasyarat dalam pengembangan lahan
  78. gambut dan harus memenuhi dua fungsi utama,
  79. yaitu
  80. membuang kelebihan air dan hujan secara tepat waktu dan efisien
  81. dan pengendalian muka air tanah agar tercapai kondisi optimum.
  82. Untuk pertumbuhan tanaman,
  83. sistem tata air di lahan gambut,
  84. sistem tata air mikro yang dapat mengendalikan air dalam suatu wilayah.
  85. Sistem tata air mikro untuk mengendalikan tanah air di unit lahan
  86. yang dilengkapi dengan bangunan pengendali berupa pintu air atau sekat
  87. yang berfungsi untuk mengatur permukaan air tanah supaya seimbang.
  88. Nah,
  89. pada perkuliahan minggu ke tujuh,
  90. kita membahas tentang
  91. teknis pengelolaan lahan.
  92. Jadi, bagaimana sih teknis pengelolaan lahan itu sendiri?
  93. Dalam teknis pengelolaan lahan sendiri sering terdapat permasalahan
  94. seperti
  95. pendekatan
  96. pendekatan umum,
  97. eror
  98. yang tidak spesifik nya, lokasi
  99. informasi yang terbatas,
  100. KONSEP dan tindak
  101. lapangan yang berbeda,
  102. serta tamah. Rawa yang bermasalah juga memiliki dampak
  103. TERHADAP Tersingkapnya pirit
  104. gambut tebal
  105. mentah dan rusak atau hidrofit
  106. hidrofobik,
  107. interusi air laut
  108. serta rawan banjir.
  109. Tanah gambut yang bermasalah memiliki dampak yang mudah, mudah amblas
  110. menjadi hidro publik atau benci air,
  111. kehilangan lapisan gambut serta film kesuburan
  112. tanah karena tercuci atau terlarut kan.
  113. Selanjutnya, pada perkuliahan
  114. Minggu sembilan hingga sebelas
  115. kita membahas tentang tata air lahan rawa.
  116. Sistem tata air lahan rawa pasang surut ada empat, yaitu
  117. sistem handil,
  118. sistem anjir,
  119. sistem garpu, dan sistem sisir.
  120. Sistem handil sendiri
  121. adalah sistem dengan rancangan yang sangat sederhana berupa
  122. saluran yang menjorok dan masuk dari muara sungai.
  123. Sistem anjir ada sistem tata air makro dengan
  124. pembuatan saluran besar yang menghubungkan dua sungai besar.
  125. Sistem garpu
  126. ialah sistem tata air yang dirancang dengan saluran
  127. saluran yang dibuat dari pinggir sungai masuk menjorok.
  128. Pendalaman
  129. sistem sisir ialah sistem yang dialihkan menjadi satu saluran
  130. primer atau dua saluran primer yang membentuk sejajar sungai.
  131. Nah,
  132. pada perkuliahan
  133. dua kedua belas hingga
  134. empat belas, kita membahas tentang
  135. permasalahan permasalahan yang terjadi di lahan gambut.
  136. Apa saja sih permasalahan yang sering terjadi di lahan gambut?
  137. Contohnya seperti
  138. Indonesia,
  139. Indonesia memiliki lahan gambut terluas ke empat di dunia.
  140. Nah,
  141. Indonesia menyimpan cadangan karbon gambut mencapai empat puluh enam tiga
  142. ton atau sekitar delapan hingga empat belas persen dari karbon
  143. yang terdapat dalam gambut dunia.
  144. Permasalahannya juga sering terjadi faktor pendukung kebakaran.
  145. Nah, lahan diambut sendiri
  146. bisa menjadi faktor pendukung kebakaran,
  147. kondisi iklim, kondisi fisik, dan kondisi ekonomi, sosial, dan budaya.
  148. Sempat kebakaran di lahan gambut terbagi menjadi dua,
  149. yakni alamiah dan kebakaran yang disengaja.
  150. Ada banyak strategi dalam mencegah kebakaran,
  151. yaitu dalam sistem peringatan dini, peningkatan partisipasi masyarakat, serta
  152. memasyarakatkan
  153. masyarakat kan teknik ramah lingkungan dalam pengendalian kebakaran.
  154. Nah,
  155. itulah tadi evaluasi pembelajaran dari minggu
  156. pertama hingga minggu ke empat belas
  157. yang telah
  158. saya simpulkan
  159. sekian dari saya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.