Solutions
Pricing
Log in
Teams
Get started
Log in
Get started
SIKLUS 4 PETA
LT
by
Lela Tiarasari
·
169 views
·
Updated Aug 4, 2021
Share
Embed
Re-use content
Create your own
Chapters
00:00
SIKLUS 4 PETA
00:09
Chapter 2
00:14
Chapter 3
00:47
FUNGSI PETA
00:51
1. MENUNJUKKAN POSISI/LOKASI SUATU WILAYAH DIPERMUKAAN BUMI
00:59
2. Menggambarkan bentuk dan persebaran berbagai gejala di permukaan bumi
01:07
3. Menggambarkan kondisi fisik dan kondisi sosial suatu wilayah.
01:15
Chapter 8
03:23
Chapter 9
07:11
Chapter 10
07:23
Chapter 11
07:27
Chapter 12
07:57
Chapter 13
08:32
Chapter 14
09:32
Chapter 15
09:35
Chapter 16
10:02
Chapter 17
10:34
Chapter 18
10:39
Chapter 19
12:39
Chapter 20
13:18
Chapter 21
13:35
Chapter 22
Audio Transcript
Auto-generated
00:01 - 00:02
baik. Selamat pagi anak anak.
00:03 - 00:07
Nah, disiplin sempat kali ini kita akan belajar tentang peta.
00:08 - 00:09
Ada yang tahu enggak apa sih ke peta?
00:11 - 00:15
Yang pertama kita akan belajar tentang definisi dari peta.
00:17 - 00:22
Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi, baik sebagian atau seluruhnya
00:22 - 00:27
pada bidang datar yang diperkecil dengan sekala dan dilihat dari
00:28 - 00:31
atas dengan tulisan tertentu sebagai tanda.
00:32 - 00:40
Intinya, peta itu adalah gambaran permukaan bumi yang digambarkan dengan
00:41 - 00:42
menggunakan sekala ter.
00:43 - 00:47
Tentu yang berikutnya adalah tentang fungsi dari peta.
00:49 - 00:52
Jadi fungsi dari peta sendiri itu terbagi menjadi tiga.
00:53 - 00:58
Yang pertama adalah menunjukkan posisi atau lokasi suatu wilayah di
00:58 - 00:59
permukaan bumi.
01:01 - 01:07
Yang kedua adalah menggambarkan bentuk dan persebaran berbagai gejala di
01:07 - 01:13
permukaan. Fungsi yang ketiga iyalah menggambarkan kondisi fisik dan sosial
01:14 - 01:14
suatu wilayah.
01:16 - 01:20
Nah, yang berikutnya kita akan belajar tentang syarat dari peta.
01:21 - 01:27
Syarat dari peta terdiri dari tiga yaitu konfirm Kurdistan dan
01:28 - 01:28
juga Ku.
01:28 - 01:35
Evelyn Conform merupakan bentuk suatu daerah dipeta harus sama agar
01:35 - 01:39
dapat menggambarkan bentuk dari daerah yang sebenarnya.
01:43 - 01:49
Agar memperjelas bentuknya, biasanya ditambahkan beberapa simbol simbol tertentu, seperti
01:50 - 01:54
contoh pinggang bareng pula Papua yang sekilas MIRIP seperti kepala
01:54 - 01:59
burung. Sudah tentu peta Papua harus tiga berkas sesuai dengan
02:00 - 02:04
bentuk aslinya, bukan berbentuk bola atau persegi panjang sekalipun.
02:05 - 02:11
Jika terdapat perbedaan di, usahakan untuk meminimalisir kesalahan tersebut.
02:12 - 02:14
Yang berikutnya adalah eko.
02:15 - 02:21
Disana merupakan perbandingan jarak di peta harus sama dengan luas
02:22 - 02:29
Maaf dengan jarak sebenarnya berat antara peta dengan jarak sebenarnya
02:30 - 02:33
bisa dilakukan dengan menggunakan pengukuran skala.
02:34 - 02:40
Seperti contoh skala untuk jarak di peta antara kota dengan
02:40 - 02:44
kota B yaitu satu dibanding seratus ribu.
02:45 - 02:53
Artinya jarak sebenarnya antara kota dan yaitu satu kilo meter.
02:54 - 02:56
Yang berikutnya adalah Evelyn.
02:58 - 03:02
Nah, ekuivalen di sini adalah perbandingan luas di peta harus
03:02 - 03:04
sama dengan luas sebenarnya.
03:05 - 03:12
Contohnya, jika luas keseluruhan Pulau Jawa, yaitu seratus dua puluh
03:12 - 03:17
ribu kilometer persegi, maka peng gambaran patah peta juga demikian.
03:18 - 03:20
Luasnya tidak terlalu jauh.
03:20 - 03:28
Ketika dikalikan dengan yang berikutnya, kita akan belajar tentang unsur
03:28 - 03:29
unsur pertama.
03:30 - 03:33
Yang pertama adalah judul Peta.
03:34 - 03:39
Judul peta adalah sebuah komponen penting pada peta yang membuat
03:39 - 03:44
identitas, visi atau gambar Peta letak judul peta biasanya terletak
03:45 - 03:47
di bagian atas sebuah peta.
03:47 - 03:52
Sebelum melihat isi peta, pasti pemba nya terlebih dahulu akan
03:52 - 03:54
melihat judul peta.
03:55 - 04:00
Yang berikutnya adalah arah mata angin atau kita sebut dengan
04:00 - 04:06
panda Orientasi atau juga bisa kita sebut dengan petunjuk ke
04:06 - 04:12
arah. Nah, komponen ini berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin,
04:13 - 04:21
yaitu utara, timur, laut, timur, tenggara, Selatan barat daya barat
04:22 - 04:22
barat laut.
04:23 - 04:28
Komponen petunjuk arah pada peta biasanya berbentuk tanda panah yang
04:29 - 04:31
menunggu ke arah kota.
04:32 - 04:35
Petunjuk arah ini dapat diletakkan di mana saja pada kata
04:35 - 04:39
asalkan tidak mengganggu KETAMPAKAN TETAP.
04:40 - 04:45
Akan tetapi, pada peta, tidak semua petunjuk arah mengarah ke
04:45 - 04:50
arah utara, melainkan ke arah barat atau selatan.
04:51 - 04:53
Yang berikutnya adalah legenda.
04:56 - 05:01
Legenda adalah keterangan dari simbol simbol pertanyaan digunakan supaya mudah
05:02 - 05:02
dipahami pembaca.
05:04 - 05:09
Biasanya legenda terletak di bagian fisik jadi atau sisi kanan
05:09 - 05:14
bagian bawah, suatu peta dan sebaiknya di dalam garis.
05:15 - 05:21
Tapi TETAP yang berikutnya adalah simbol peta merupakan sebuah lambang
05:22 - 05:26
yang digunakan untuk memberi tanda fenomena yang terdapat pada suatu
05:27 - 05:32
wilayah yang memiliki makna yang mudah dipahami oleh banyak orang.
05:33 - 05:38
Nah, simbol peta sendiri itu ada berbagai macam, seperti simbol
05:38 - 05:43
pipi, simbol garis, simbol, warna, dan juga simbol.
05:43 - 05:47
Area yang nomor lima adalah sumber peta.
05:48 - 05:54
Sumber peta dicantumkan agar pembaca dapat mengetahui asal sumber peta
05:54 - 05:57
itu di oleh dan dibuat.
05:58 - 06:01
Yang berikutnya adalah inset.
06:03 - 06:08
Pinset menunjukkan lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukannya dengan daerah
06:09 - 06:10
sekitar yang lebih luas.
06:11 - 06:16
Inset berbentuk peta kecil yang disisipkan di bagian sisi kiri
06:17 - 06:20
sisi kanan atau di bawah peta dengan garis.
06:21 - 06:28
Tapi tujuan memberikan inset adalah untuk memperjelas salah satu bagian
06:29 - 06:33
dari peta dan untuk menunjukkan lokasi yang penting tetapi kurang
06:34 - 06:35
jelas dalam peta.
06:36 - 06:40
Nah, yang terakhir yaitu garis ordinat atau kita sebut dengan
06:40 - 06:41
garis astronom.
06:44 - 06:49
Garis astronomis atau garis koordinat terdiri dari garis lintang dan
06:50 - 06:56
garis bujur dari astronomis berguna untuk mengetahui posisi absolut suatu
06:56 - 06:57
oke pada tahu papa.
06:59 - 07:03
Tanda tanda koordinat garis astronomis pada umumnya yang digambarkan dengan
07:04 - 07:09
garis garis pendek memotong garis, tapi baik.
07:10 - 07:15
Selanjutnya kita akan mempelajari tentang jenis jenis peta.
07:16 - 07:20
Jadi jenis batas sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu berdasarkan bentuknya,
07:21 - 07:23
isinya, dan skala nya.
07:24 - 07:28
Yang pertama, kita akan belajar tentang peta berdasarkan bentuknya.
07:30 - 07:32
Yang pertama adalah peta data.
07:34 - 07:38
Peta datar merupakan sebuah pertanyaan dibuat di atas bidang datar
07:39 - 07:44
seperti kain, kertas, kanvas, maupun triplek.
07:45 - 07:46
Seperti pada peta peta lainnya.
07:47 - 07:52
Peta ini memiliki berbagai macam simbol yang digambarkan dengan bentuk
07:53 - 07:56
dan warna yang berbeda beda.
07:59 - 08:05
Yang berikutnya adalah patah, timbul patah, timbul atau disebut juga
08:05 - 08:09
dengan peta Rilis merupakan peta yang dibuat secara tiga dimensi
08:10 - 08:14
sehingga sesuai dengan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya.
08:16 - 08:20
Peta ini memiliki kontur kontur dan permukaan bumi yang jelas
08:21 - 08:27
seperti pegunungan yang nampak menjulang, perbedaan dataran dataran tinggi dan
08:27 - 08:29
rendah, dan juga lain lain.
08:34 - 08:37
Yang berikutnya adalah peta digital.
08:38 - 08:45
Nah, Peta digital merupakan berpresentasi fenomena biografi yang disimpan untuk
08:45 - 08:48
ditampilkan dan dianalisis oleh komputer.
08:50 - 08:54
Nah, disini terdapat kelebihan dari peta digital.
08:55 - 09:00
Yang pertama adalah proses navigasi kendaraan lebih mudah dan cepat,
09:01 - 09:03
yang kedua sangat membantu meningkatkan tracking.
09:04 - 09:09
Yang ketiga, mudah dalam mengidentifikasi SETIAP lokasi yang ada di
09:09 - 09:12
permukaan bumi serta mengetahui kondisi secara riil.
09:13 - 09:18
Yang keempat lebih ringkas dan mudah digunakan dibandingkan dengan peta
09:18 - 09:23
konvensional yang berikutnya, tetapi kita lebih mudah di perbaharui.
09:24 - 09:27
Contoh dari peta digital bisa kita dapat di handphone kita,
09:28 - 09:35
yaitu penggunaan Google Maps juga yang berikutnya adalah peta berdasarkan
09:36 - 09:40
isinya. Nah, di sini yang pertama adalah peta umum.
09:41 - 09:46
Peta umum adalah peta yang menggambarkan penampakannya sesungguhnya di permukaan
09:47 - 09:53
dunia. Nah, di peta umum itu, petanya dibagi menjadi dua
09:53 - 09:57
jenis, yaitu peta topografi dan juga peta koreografi.
09:58 - 10:04
Contoh dari peta umum adalah peta wilayah negara Indonesia yang
10:04 - 10:08
berikutnya adalah peta khusus atau kita sebut dengan peta tematik.
10:10 - 10:15
Peta khusus merupakan peta yang menggambarkan tema atau informasi tertentu
10:16 - 10:17
di suatu daerah.
10:17 - 10:24
Contohnya peta potensi ikan perairan di Indonesia, Kemudian ada peta
10:24 - 10:28
kepadatan penduduk, ketiga, peta kriminalitas.
10:29 - 10:32
Jadi masih banyak lagi tentang peta khusus.
10:33 - 10:40
Contoh contoh yang ketiga adalah peta berdasarkan skala nya.
10:41 - 10:45
Nah, jadi peta berdasarkan skala nya ini ada tiga.
10:45 - 10:51
Ada lima ya, yang pertama dapat takkan daster tak apa.
10:51 - 10:55
Dasar adalah jenis peta yang memiliki skala antara satu dibanding
10:56 - 11:00
seratus hingga satu dibanding lima ribu biasanya.
11:01 - 11:06
Peta ini digunakan untuk menggambarkan luas tanah maupun sertifikat tanah.
11:07 - 11:14
Yang kedua adalah peta skala besar jenis peta yang jenis
11:15 - 11:19
peta dengan skala antara satu dibanding lima ribu hingga satu
11:19 - 11:21
dibanding dua ratus lima puluh ribu.
11:22 - 11:28
Peta ini digunakan untuk menggambarkan daerah yang sempit, misalnya peta
11:28 - 11:33
kelurahan, TETAP DESA, kecamatan, dan peta kota.
11:34 - 11:39
Yang ketiga yang ketiga adalah peta S.
11:39 - 11:44
Kalau sedang pentas kala, sedang memiliki skala antara satu dibanding
11:45 - 11:49
dua ratus lima puluh ribu sampai satu dibanding lima ratus
11:49 - 11:50
ribu cakupan.
11:50 - 11:55
Wilayah yang di gambar dalam peta ini termasuk provinsi, pulau
11:55 - 11:56
dan sebagainya.
11:57 - 11:59
Yang keempat adalah peta skala kecil.
12:00 - 12:04
Peta jenis ini memiliki skala antara satu dibanding lima ratus
12:05 - 12:11
ribu hingga satu dibanding satu juta daerah yang digambar pun
12:12 - 12:12
CUKUP LUAS.
12:13 - 12:18
Misalnya satu negara yang terakhir ada peta skala geografis.
12:19 - 12:22
Jenis peta yang terakhir ini memiliki skala yang lebih kecil
12:22 - 12:26
dari satu dibanding satu juta karena skala yang kecil, wilayah
12:27 - 12:31
yang termasuk ke dalam peta pun lebih luas, serta yang
12:31 - 12:36
memiliki skala sekecil ini biasanya adalah TETAP SEMUA dan peta
12:37 - 12:43
dunia. Nah, selanjutnya kita akan belajar tentang rumus kala.
12:44 - 12:53
Jadi, rumus kala adalah jarak pada peta dibagi dengan jarak
12:54 - 12:58
sebenarnya. Nah, di sini ada rumusnya ya.
12:58 - 13:02
Jadi kalau misalkan mau cari jarak pada peta berarti skala
13:03 - 13:04
di kali jarak.
13:04 - 13:09
Sebenarnya jika bicara ini adalah skala, maka jarak pada petani
13:10 - 13:10
bagi jarak.
13:11 - 13:16
Sebenarnya jika mau mencari jarak sebenarnya, maka jarak pada peta
13:17 - 13:18
di bagi dengan sekala.
13:21 - 13:22
Nah, ini bulan lah.
13:22 - 13:26
Punya salah satu contoh bagaimana cara mencari skala.
13:27 - 13:30
Jarak antara Bandung dan Jakarta adalah seratus lima puluh kilometer.
13:31 - 13:35
Jika jarak pada peta adalah lima sentimeter, tentukan skala pada
13:35 - 13:40
peta. Nah di sini kita bisa lihat jarak.
13:43 - 13:47
Nah disini ketahui jarak sebenarnya adalah seratus lima puluh kilometer.
13:48 - 13:53
Kita jadikan dulu ke sentimeter jadi lima belas juta.
13:54 - 13:58
Kemudian diketahui juga jarak pada peta adalah lima senti meter.
13:59 - 14:02
Jadi di sini kita sudah bisa mencari segala terus kalau
14:02 - 14:07
adalah jarak pada peta dibagi dengan jarak sebenarnya yaitu lima
14:08 - 14:10
Dibanding lima belas juta.
14:10 - 14:15
Kita sama sama membagi ini dibagi sama lima.
14:16 - 14:18
Nah jadinya satu dibanding
See full transcript