Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Karya Sastra Angkatan Pujangga Baru (1930)

No description
by

Fila Wardhani

on 19 February 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Karya Sastra Angkatan Pujangga Baru (1930)

Angkatan Pujangga Baru disebut juga Angkatan Tiga Puluh sebab angkatan ini lahir pada tahun ’30-an. Karya – karya pada periode ini mulai memancarkan jiwa yang dinamis, individualistis, dan tidak mempersoalkan lagi tradisi sebagai tema sentralnya. Hal semacam itu timbul karena para pengarang khususnya sudah memiliki pandangan yang jauh lebih maju dan sudah mengenal budaya – budaya yang lebih modern. Di samping itu, semangat nasionalisme mereka sudah semakin tinggi, sehingga isu – isu yang diangkat dalam karya mereka tidak lagi kental dengan warna kedaerahan. Angkatan Pujangga Baru disebut juga angkatan Layar Terkembang.
Ciri Puisi Angkatan '30
1) Puisinya berbentuk puisi baru, bukan pantun dan syair lagi,
2) Bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima,
3) Persajakan (rima) merupakan salah satu sarana kepuitisan utama,
4) Bahasa kiasan utama ialah perbandingan,
5) Pilihan kata-katanya diwarnai dengan kata-kata yang indah,
6) Hubungan antara kalimat jelas dan hampir tidak ada kata-kata yang ambigu,
7) Mengekspresikan perasaan, pelukisan alam yang indah, dan tentram.
Ciri Prosa Angkatan '30
Pembabakan Karya Sastra
Menurut Ajip Rasidi, terdiri dari:
Kesusastraan lama, terdiri dari:
Dinamisme
Hinduisme
Islamisme

Kesusastraan baru, terdiri dari:
Masa Abdullah Bin Abdulkadir Munsyi
Masa Balai Pustaka
Masa Pujangga Baru
Masa Angkatan 45
Sekilas tentang angkatan pujangga baru
Istilah Angkatan Pujangga Baru untuk karya – karya yang lahir sekitar ’30 – 40-an, diambil dari majalah sastra yang terbit pada tahun 1933. Majalah itu bernama ”Pujangga Baroe”. Majalah ini dipimpin oleh Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah, Sanusi Pane, serta Armijn Pane.
Presented by :
Affani Rekisari
Fila Oxi Wardhani
Sanya Nabiela Nuraida
Zahro Latifatul Widad
Karya Sastra Angkatan Pujangga Baru (1930)
Drama angkatan 33 ini mengandung semangat romantik dan idealisme, lari dari realita kehidupan masa penjajahan tapi bercita-cita hendak melahirkan yang baru.
Ciri Prosa Angkatan '30
7) Gaya bahasanya sudah tidak menggunakan perumpamaan, pepatah, dan peribahasa,
8) Bentuknya roman, cerpen, novel, kisah, drama. Berjejak di dunia yang nyata, berdasarkan kebenaran dan kenyataan,
9) Terutama dipengaruhi oleh kesusastraan Barat
10) Dipengaruhi siapa pengarangnya karena dinyatakan dengan jelas, dan
11) Tertulis
1) Berbentuk prosa baru yang bersifat dinamis (senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat),
2) Masalah yang diangkat adalah masalah kehidupan masyarakat sehari-hari,
3) Alurnya lurus,
4) Tidak banyak sisipan-sisipan cerita sehingga alurnya menjadi lebih erat,
5) Teknik perwatakannya tidak menggunakan analisis langsung. Deskripsi fisik sudah sedikit,
6) Pusat pengisahannya menggunakan metode orang ketiga,
Ciri Drama Angkatan '30
Full transcript