Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERKOTAAN

No description
by

Dini Anna

on 15 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERKOTAAN

PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERKOTAAN
DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG

Aktivitas perkotaan adalah segala aktivitas yang terkait dengan manusia dan lingkungan institusinya berdasar pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia dan interaksi antara satu dengan yang lain

Tiga sistem kunci yang mempengaruhi penggunaan lahan: sistem aktivitas, sistem pengembangan dan sistem lingkungan

Kawasan pusat kota (tempat publik/ruang publik) yaitu tempat berpusatnya aktivitas masyarakat kota (politik, sosial, ekonomi) dengan perkembangan fisik yang tinggi, dapat dimanfaatkan semua orang.







Bagaimana perkembangan aktivitas perkotaan di kawasan simpang lima Semarang selama sepuluh tahun terakhir?

Kawasan Simpang Lima dengan lokasi yang strategis, aksesibilitas tinggi dan fungsinya sebagai CBD, maka:
KAJIAN PUSTAKA
PUSAT KOTA
Pusat Kota atau central business district (CBD)
terdiri dari sistem pada suatu bagian kota yang
mempunyai nilai lahan sangat tinggi ditandai
tingginya konsentrasi kegiatan perkotaan di
sektor komersial/perdagangan, perkantoran,
bioskop, hotel, jasa dan juga mempunyai arus
lalu lintas padat.

METODE PENELITIAN
Teknik Pengumpulan dan Penyajian Data
Data yang digunakan: data sekunder
Sumber- sumber data: Jurnal yang berisi ulasan, Media elektronik seperti internet, Buku-buku yang terkait dengan pembahasan.
Data yang ada disajikan dalam bentuk seperti: Tabulasi Data, Coding

Metode Penelitian
Metode yang dilakukan: metode deskriptif kualitatif.
Tujuan dilakukannya penelitian deskriptif kualitatif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akura mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah/kawasan tertentu

GAMBARAN UMUM KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG
Simpang Lima Semarang dijadikan sebagai pusat alun-alun berdasarkan usulan Presiden Ir. Soekarno karena pusat alun-alun yang awalnya terletak di daerah Kauman berubah fungsi menjadi pusat perbelanjaan

SEJARAH KAWASAN SIMPANG LIMA
KOTA SEMARANG
Dalam Rencana Induk Kota Semarang Tahun 1975-2000, Kawasan Simpang Lima diperuntukkan sebagai pusat pengembangan kebudayaan (culture area) dengan Lapangan Pancasila sebagai lingkungan pengenal (landmark) dan GOR Pancasila sebagai pusat olah raga dan kesenian Jawa Tengah.

Dalam perkembangannya, Kawasan Simpang Lima mengalami pergeseran menjadi pusat perdagangan dan jasa, dan pemerintahan yang ditandai dengan adanya pembangunan kompleks perdagangan modern, antara lain Mall Ciputra, Hotel Ciputra, Hotel Horison, Plasa Simpang Lima, Kompleks Pertokoan Simpang Lima, Living Plaza dan Foodcourt Simpang Lima.

Peta Penggunaan Lahan Kawasan Simpang Lima
Dian Purnama S. 12020110110028
Rizki Kharina Dewi 12020110110049
Naomi Octalia S. 12020110120021
Kinanti Widiari L. 12020110120013
Anna Dini Hermina 12020110130073

Disusun oleh:
Kota Semarang memiliki kawasan pusat kota yang dikenal dengan sebutan Simpang Lima.

Beragam aktivitas yang tertampung di kawasan Simpang Lima diantaranya
aktivitas sosial pemerintahan, pendidikan, peribadatan, perdagangan dan jasa komersial serta rekreasi

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KOTA
Pertumbuhan kota (urban growth) adalah
perubahan kota secara fisik sebagai akibat
perkembangan masyarakat kota. Sedangkan
perkembangan kota (urban development) adalah
perubahan dalam masyarakat kota yang meliputi
perubahan sosial politik, sosial budaya dan fisik.

Lapangan Pancasila ini bisa terbangun pada tahun 1969. Karena lapangan ini merupakan pusat dari lima jalan yang bertemu, maka akhirnya lebih dikenal sebagai Simpang Lima.

Kawasan Bundaran Simpang Lima Semarang meliputi Lapangan Pancasila yang dibatasi oleh
Sebelah Utara : Citraland Mall, Hotel Ciputra, dan Jl. Gajahmada
Sebelah Timur : Hotel Horison, Plasa Simpang Lima, Kompleks Pertokoan Simpang Lima, dan Jl. Achmad Yani
Sebelah Selatan : Living Plaza, Kantor Telkom, SMKN 7, dan Jl.Pahlawan
Sebelah Barat : Masjid Baiturrahman, dan Jl. Pandanaran
Kawasan Simpang Lima sebagian wilayah
terletak di Kecamatan Semarang Tengah dan sebagian wilayah Kecamatan Semarang Selatan yang merupakan BWK I.


Penggunaan Lahan Kawasan Simpang Lima
Bappeda Kota Semarang, 2007
PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERKOTAAN
DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG
Kawasan Simpang Lima terletak pada simpul kawasan segitiga pusat perdagangan dan jasa Johar-Bulu-Peterongan; didukung oleh aksesibilitas tinggi menjadikannya kawasan yang istimewa dan multifungsi yaitu sebagai kawasan pusat kota/Central Bussiness District (CBD), simpul pergerakan, ruang terbuka(open space), dan landmark.

Keberadaannya sebagai salah satu kawasan perdagangan dan jasa (district), ditandai dengan adanya dominasi aktivitas dan kepadatan bangunan-bangunan perdagangan dan jasa modern; yang berkembang ke arah lima ruas jalan di sekitarnya antara lain Jalan Pahlawan, Pandanaran, Gajahmada, KH. Achmad Dahlan, dan Achmad Yani.

Aktivitas perdagangan dan jasa di kawasan Simpang Lima bisa di bedakan
menjadi
Sektor formal : mall dan kompleks pertokoan.
Sektor informal : para pedagang Kaki Lima (PKL).
Jumlah PKL yang ada di Simpang Lima mencapai 1300 dengan lama berkegiatan di atas 5 tahun hampir mencapai 61 %.

PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERKOTAAN
DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG
Jenis Dagangan
Tahun 2010 Pemerintah berencana menjadikan simpang lima dan pahlawan sebagai kawasan perindustrian yang berfungsi untuk sarana publik bersih dari PKL sehingga akan dilakukan penataan

Pada tahun 2011 Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan tempat berjualan untuk para pedagang kaki lima (PKL)

KESIMPULAN DAN SARAN
Perkembangan aktivitas perkotaan di pusat kota adalah perubahan dari waktu ke waktu dari kegiatan penduduk kota yang kemudian akan membentuk suatu penggunaan lahan tertentu yaitu pada suatu pusat bagian kota yang mempunyai nilai lahan sangat tinggi.

Kawasan Simpang Lima adalah kawasan pusat kota Semarang yang semula direncanakan sebagai pusat pemerintahan. Namun dalam perkembangannya, kawasan Simpang Lima mengarah menjadi pusat bisnis. Hal itu ditandai dengan dibangunnya komplek perdagangan modern. Kawasan Simpang Lima mengalami banyak perkembangan selama 10 tahun terakhir antara lain dilakukannya penataan PKL, ditutupnya Ramayana dan menjadi Living Plaza, dibangunnya pedestrian, pembuatan kios-kios untuk rumah makan (Food Court Simpang Lima), dan menjadikan Kawasan Simpang Lima sebagai kawasan Car Free Day setiap hari minggu pagi.

Perkembangan aktivitas perkotaan di Kawasan Simpang Lima dapat bermanfaat apabila kita sebagai warga Semarang mendukung dengan tidak merusaknya mengingat Kawasan Simpang Lima adalah ruang publik. Selain itu kelestarian lingkungan harus dijaga. Sebaiknya segera dilakukan penghijauan akibat penebangan pohon karena renovasi pedestrian. Dengan demikian dapat terwujud Kawasan Simpang Lima Semarang yang Aman, Tertib, Lancar, Asri dan Sehat (A.T.L.A.S).


PERPARKIRAN
Pemkot telah bekerja sama dengan sejumlah tempat yang
diharapkan bisa menjadi kantong parkir, seperti tempat
Parkir toko serba ada Matahari, E Plasa, Ace Hardware, SMK
7 Pembangunan.
PEDESTRIAN
Simpang Lima tahun 2012-2013 sudah dibangun pedestrian.
Dalam proses pembangunan pedestrian, sejumlah pohon
Yang ada di kawasan Simpanglima terpaksa ditebang.
Sebagai gantinya, nanti akan ada penghijauan kembali.
Penghijauan kembali akan memilih jenis pohon yang layak,
yakni memiliki akar yang sifatnya tidak merusak.

Full transcript