Loading presentation...
Prezi is an interactive zooming presentation

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

UNIFIKASI, KODIFIKASI, DAN MACAM MACAM HUKUM

No description
by

ramiz firas

on 31 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of UNIFIKASI, KODIFIKASI, DAN MACAM MACAM HUKUM

KODIFIKASI HUKUM
Istilah kodifikasi berasal dari codifiecatie yaitu suatu usaha untuk menyusun satu bagian dari hukum secara lengkap dan merupakan satu buku.

Unifikasi Hukum
Unifikasi hukum adalah suatu langkah penyeragaman hukum atau penyatuan suatu hukum untuk diberlakukan bagi seluruh bangsa disuatu wilayah negara tertentu sebagai hukum nasional di negara tersebut.


Contoh Kodifikasi di Eropa
a. Corpus Luris Civilis (mengenai hukum perdata), yang
diusahakan oleh Kaisar Justianus dari Kerajaan Romawi 
dalam tahun 527-565.

b. Code Civil (mengenai hukum perdata), yang di usahakan
oleh Kaisar Napoleon di Perancis dalam tahun 1604.

Contoh Kodifikasi di Indonesia
a. Kitab Undang-Undang Hukum Sipil (sekarang KUHPer)
pada tanggal 1 Mei 1848

b. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang pada tanggal 1
Mei 1948

c. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pada tanggal 1
Januari 1918

d. Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana pada tanggal
31 Desember 1918


Contoh Unifikasi Hukum di Indonesia
Beberapa hukum di Indonesia yang telah di unifikasikan antara lain :

a. UU. No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok
Pokok Agraria
b. UU. No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
c. UU Anti Korupsi, dll.

Terima Kasih
UNIFIKASI, KODIFIKASI, DAN MACAM MACAM HUKUM
Mira Arita (20)
Mochamad Yazid (21)
Ramiz Firas (28)

Kodifikasi adalah pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap yang dilakukan secara resmi oleh pemerintah.

Tujuan Kodifikasi Hukum
Koodifikasi dari pada hukum tertulis bertujuan antara lain  :

Untuk memperoleh kepastian hukum , dimana hukum tersebut sungguh-sungguh telah tertulis didalam satu kitab Undang-Undang.
Penyederhanaan hukum, sehingga memudahkan masyarakat dalam memperoleh atau memeliki dan mempelajarinya
Kesatuan hukum, sehingga dapat mencegah beberapa hal, yaitu ;
a. Kesimpangsiuran terhadap pengertian hukum yang bersangkutan
b. Berbagai kemungkinan penyelewengan dalam pelaksanaanya
c. Keadaan yang berlarut-larut dari masyarakat yang buta hukum

Unsur-unsur kodifikasi
Jenis-jenis hukum tertentu
Sistematis
Lengkap


Dengan adanya kodifikasi dan unifikasi terhadap hukum, maka ada beberapa kemungkinan terhadap eksistensi hukum itu sendiri, yaitu:

Kemungkinan pertama
:                                             
Hukum itu telah telah dikodifikasi dan telah di unifikasi.
-Misalnya : Hukum Pidana dalam KUHP, Hukum Dagang dalam KUHD,
dan Hukum Acara Pidana dalam KUHP.

Kemungkinan kedua
:
Hukum itu telah dikodifikasi, tetapi belum di unifikasi.
-Misalnya : Hukum Perdata, walaupun telah dikodifikasi dalam KUHPer
namun isinya masih tetap membeda-bedakan berlakunya bagi warga
negara menurut golongannya.

Kemungkinan ketiga
:
Hukum itu telah di unifikasi tetapi belum dikodifikasi.
-Misalnya UU No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok
Agraria dan lain-lain.



Menurut teori ada 2 macam kodifikasi hukum, yaitu :
1. Kodifikasi terbuka
Adalah kodifikasi yang membuka diri terhadap
terdapatnya tambahan – tambahan diluar induk kondifikasi. Pertama atau semula maksudnya induk permasalahannya sejauh yang dapat dimasukkan ke dalam suatu buku kumpulan peraturan yang sistematis,tetapi diluar kumpulan peraturan itu isinya menyangkut permasalahan di luar kumpulan peraturan itu isinya menyangkut permasalahan – permasalahan dalam kumpulan peraturan pertama tersebut. Hal ini dilakukan berdasarkan atas kehendak perkembangan hukum itu sendiri sistem ini mempunyai kebaikan ialah, Hukum dibiarkan berkembang menurut kebutuhan masyarakat dan hukum tidak lagi disebut sebagai penghambat kemajuan masyarakat.
2. Kodifikasi tertutup
Adalah semua hal yang menyangkut
permasalahannya dimasukan ke dalam kodifikasi
atau buku kumpulan peraturan.Dulu kodifikasi tertutup masih bisa dilaksanakan bahkan tentang bidang suatu hukum lengkap dan perkasanya perubahan kehendak masyarakat mengenai suatu bidang hukum agak lambat. Sekarang nyatanya kepeningan hukum mendesak agar dimana-mana yang dilakukan adalah Kodifikasi Terbuka.
Full transcript