Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Demokrasi Pancasila

Tugas Presentasi KU2071 Pendidikan Kewarganegaraan sekelompok bersama cupisita
by

Hesti Nuraini

on 24 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Demokrasi Pancasila

Danang Primaadi - 18110003
Putu Adhika - 18110026
Hesti Nuraini - 18110030 Demokrasi Pancasila Pengertian Demokrasi Pancasila Dasar Demokrasi Pancasila Dasar demokrasi pancasila adalah kedaulatan rakyat seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Pelaksanaannya diatur dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945, yang berbunyi kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Demokrasi Bukan Anarkis Demokrasi Pancasila itu bukan memaksakan kehendak dengan pengerahan masa yang anarkis, tetapi “Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.” Artinya kehendak rakyat yang dimusyawarahkan oleh perwakilannya dengan menggunakan kebijaksanaan pengetahuan dan nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang dilandasi oleh Ketuhanan Yang Maha Esa (Takwa). Asas Pokok Demokrasi 1.Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan, misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil; dan

2.Pengakuan hakikat dan martabat manusia, misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama.
Aspek-aspek dalam
Demokrasi Pancasila 1. Aspek Formal
2. Aspek Materiil
3. Aspek Normatif
4. Aspek Optatif
5. Aspek Organisasi
6. Aspek Kejiwaan Prinsip-prinsip Demokrasi 1.Kedaulatan rakyat;
2.Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
3.Kekuasaan mayoritas;
4.Hak-hak minoritas;
5.Jaminan hak asasi manusia;
6.Pemilihan yang bebas dan jujur;
7.Persamaan di depan hukum;
8.Proses hukum yang wajar;
9.Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
10.Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
11.Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat. Demokrasi pancasila adalah paham demokrasi berdasarkan paham kekeluargaan dan gotong royong yang ditujukan kepada kesejahteraan rakyat. Ciri-ciri Pemeritahan Demokratis 1. Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun tidak langsung (perwakilan).
2. Adanya pengakuan, penghargaan, dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara).
3. Adanya persamaan hak bagi seluruh warga negara dalam segala bidang.
4. Adanya lembaga peradilan dan kekuasaan kehakiman yang independen sebagai alat penegakan hukum
5. Adanya kebebasan dan kemerdekaan bagi seluruh warga negara. 6. Adanya pers (media massa) yang bebas untuk menyampaikan informasi dan mengontrol perilaku dan kebijakan pemerintah.
7. Adanya pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat.
8. Adanya pemilihan umum yang bebas, jujur, adil untuk menentukan (memilih) pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga perwakilan rakyat.
9. Adanya pengakuan terhadap perbedaan keragamaan (suku, agama, golongan, dan sebagainya). Ciri-ciri Pemeritahan Demokratis Norma-norma dalam Demokrasi Pancasila a. Keterbukaan
b. Keadilan
c. Kebenaran Perbedaan Demokrasi Pancasila Kondisi Ideal Demokrasi Pancasila dengan Kondisi Realita di Indonesia 1. Kasus Pilkada
- Intimidasi dan pemberian barang untuk memilih salah satu kandidat.
- Tidak netralnya Komite Pelaksana Pemungutan Suara di tempat-tempat pencoblosan. Misalnya, ada petugas pemilihan lokal yang mengenakan atribut salah satu kandidat.
2. Kasus Demonstrasi
- Proses demonstrasi yang dilakukan oleh para demonstran cenderung tidak tertib dan bersifat anarkis sehingga selain membuat aparat keamanan harus siaga mengamankan jalannya demonstrasi hingga melakukan kekerasan. Cara-cara Pengamalan
Demokrasi Pancasila a. Bidang politik
• Menghargai kebebasan berpendapat, berorganisasi baik organisasi kemasyarakatan atau agama, sosial dan politik.
• Melaksanakan hak pilih dan hak dipilih dalam pemilu.
• Menghormati kebebasan berpolitik antar sesama warga.
b.Bidang agama
• Kerukunan hidup umat beragama.
• Menghormati kebebasan ibadah beragama.
• Kebebasan dalam mengamalkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. c. Bidang ekonomi
• Mewujudkan perekonomian rakyat berdasarkan asas kekeluargaan dalam bentuk koperasi.
• Mewujudkan kerja sama antara pengusa kecil dan penguasa besar sebagai mitra usaha.
• Melaksanakan kerja sama yang baik antara pengusaha bank dan pinjaman awal. d.Bidang keamanan
• Melaksanakan piket siskamling.
• Mendamaikan tetangga yang bertikai.
• Mengadakan musyawarah untuk menghindari pencurian dan penyalahgunaan narkoba.
e.Bidang sosial budaya
• Memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mendapat musibah, bencana alam, dan sebagainya.
• Menumbuhkan rasa solidaritas, kesetiakawanan dan kepedulian sosial bersama pemerintah dalam memberantas dan mengentaskan kemiskinan.
• Melaksanakan hidup gotong royong musyawarah dalam berbagai kegiatan yang tumbuh dimasyarakat.
Full transcript