Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

DUNKIN DONUTS

No description
by

Riris Meitawati

on 20 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of DUNKIN DONUTS

DUNKIN DONUT'S
Kelompok 5
Andina Dwi Wahyuni
Bella Anamika A
Eva Sari Tambunan
Mery Mustika
Milka Viona Riestaputri
Riris Meitawati
DUNKIN DI INDONESIA
Dunkin' Donuts merambah pasar Indonesia tahun 1985 (gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta)
Dunkin' Donuts Indonesia mempunyai lebih dari 200 gerai di Indonesia
Awal tahun 2001 menerapkan konsep baru pada setiap gerai

Segmentasi Pasar
Segmentasi Geografis
Segmentasi Demografis
Segmentasi Psikografis
Segmentasi perilaku

Segmentasi Geografis
Tidak hanya tersebar di Amerika Serikat tetapi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Sekarang memiliki lebih dari 8800 gerai di seluruh dunia

COMPANY PROFILE AND HISTORY
Berdiri tahun 1940
Didirikan oleh Bill Rosenberg di Amerika Serikat dengan nama Open Kettle
Tahun 1950 berubah nama menjadi Dunkin' Donuts

Kesempatan Pengguna : Dunkin Donuts tidak mengenal kesempatan pengguna
Manfaat : sebagai instrumen pemenuhan cita rasa masyarakat
Tingkat pemakaian : tidak mengenal tingkat pemakaian

Umur : Semua usia
Status : Mulai dari tingkat menengah
Jenis kelamin: Perempuan dan laki-laki
Kalangan: semua kalangan


Umur : Semua usia
Status : Mulai dari tingkat menengah
Jenis kelamin: Perempuan dan laki-laki
Kalangan: semua kalangan


2. Segmentasi Demografis

Dunkin donuts mensasarkan bagi para kalangan menengah
hingga keatas yang memiliki life style yang modern yang menyukai makanan dan minuman dengan brand yang terkenal

3. Segmentasi Psikografis

Kesempatan Pengguna : Dunkin Donuts tidak mengenal
kesempatan pengguna
Manfaat : sebagai instrumen pemenuhan cita rasa masyarakat
Tingkat pemakaian : tidak mengenal tingkat pemakaian

4. Segmentasi Perilaku

Memilih kelompok pelanggan yang akan dilayani.
Dunkin’ Donuts selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang
sebaik-baiknya bagi para pelanggan dengan tidak mengurangi kualitas dan mutu dari produknya.

Penetapan Sasaran Pasar

1.Mengembangkan lebih banyak store yang ada di Indonesia.
2.Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.
3.Lebih aktif dalam menciptakan program promosi untuk memperkenalkan masyarakat mengenai Dunkin’ Donuts maupun promo yang dilakukannya.
4.Mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian tujuan dari perusahaan serta keberhasilan yang telah diraihnya sampai saat ini.

Bagaimana dunkin’ donuts mempertahankan custumornya?

Competitor
Makanan: J.Co Donut, Krispy Kreme

Minuman: Starbucks, Kopi Luwak
Coffee Bean

SWOT Analysis

Diferensiasi adalah semua upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan perbedaan diantara pesaing dengan tujuan memberikan nilai yang terbaik untuk konsumen.
"Always provide your customer with the finest quality, service, cleanliness and value."

DIFERENSIASI


Varian produk yang ditawarkan sangat beragam.
Sering melakukan inovasi varian produk.


Melayani jasa Birthday Package
Bekerjasama dengan Bank Mandiri untuk transaksinya
Gerai DD ada di hampir seluruh Indonesia.

2. Diferensiasi jasa
1. Diferensiasi Produk

Pelayanan pegawai DD yang sangat ramah dan mencoba lebih dekat dengan pelanggan.
Pelanggan bisa menyampaikan testimoni, kritik dan saran di social media DD.


Pencitraan yang ditanamkan adalah DD merupakan kedai mengusung paket komplit, tidak hanya menyediakan donat tapi juga berbagai makanan dan minuman.

Tagline : “American runs on Dunkin”
Menjual tidak hanya kopi, namun juga donut dan makanan lain
Dunkin Donuts memiliki konsep ‘pit- stop’
Dunkin beralih dari pit-stop menjadi tempat nongkrong (konsep menjadi kedai kopi seperti Starbucks)


Brand Positioning

Penjualan toko-toko kopi AS naik 8%, sedangkan restaurant cepat saji hanya naik 5%
Starbucks menghasilkan 50% dari penjualan setelah pukul 11 am, sedangkan Dunkin hanya memperoleh 40% dari penjualan roti sepanjang hari
Dunkin kehilangan pengunjung setelah pukul 11 am, khususnya sore


Persentase Revenue


Dua pertiga modal Starbucks untuk memperbaiki,meningkatkan, dan membangun toko baru
Sistem franchise Dunkin
Dunkin memperluas konsepnya menjadi kedai kopi dgn menambah macam menu kopi, menambah sofa yang nyaman, TV, musik yang lembut, fasilitas Wifi

3. Diferensiasi Personal
4. Diferensiasi Image (Citra)
Full transcript