Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KETERKAITAN SEKTOR DAN SISTEM PRODUKSI

No description
by

Marwan Machmud

on 18 July 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KETERKAITAN SEKTOR DAN SISTEM PRODUKSI

KETERKAITAN SEKTOR DAN SISTEM PRODUKSI
KERANGKA TABEL
INPUT - OUTPUT
ILUSTRASI
INPUT - OUTPUT
LANGKAH ANALISIS
Kerangka
Tabel Input-Output
Analisis Input – Output (I-O) telah berkembang luas menjadi model analisis standar untuk melihat struktur keterkaitan perekonomian nasional, wilayah dan antar wilayah serta dimanfaatkan untuk berbagai alat peramalan perkembangan struktur perekonomian dan perencanaan pembangunan wilayah.
Asumsi Penyusunan
Tabel Input-Output
a. Homogenitas (
homogeneity
), yaitu asumsi bahwa satu sektor hanya akan menghasilkan satu jenis output dengan struktur input yang tunggal dan tidak ada substitusi otomatis antar output dari sektor yang berbeda.
b. Proporsionalitas (
proportionality
), yaitu asumsi bahwa kenaikan penggunaan input oleh suatu sektor akan sebanding dengan kenaikan output yang dihasilkan oleh sektor tersebut.
c. Aditivitas (
additivity
), yaitu asumsi bahwa jumlah pengaruh dari kegiatan produksi di berbagai sektor merupakan hasil penjumlahan dari setiap pengaruh pada masing-masing sektor tersebut. Asumsi ini sekaligus menegaskan bahwa pengaruh yang timbul dari luar sistem input-output diabaikan.
Ilustrasi Tabel Input-Output
Klasifikasi Hubungan Input-Output
3 macam klasifikasi hubungan Input-Output yaitu :

Hubungan Langsung, adalah pengaruh yang secara langsung dirasakan oleh sektor yang menggunakan input dari output sektor yang bersangkutan.
Hubungan tidak langsung, adalah pengaruh terhadap industri yang outputnya tidak digunakan sebagai input bagi keluaran industri yang bersangkutan.
Hubungan Sampingan, adalah pengaruh tidak langsung yang lebih panjang lagi jangkauannya daripada pengaruh langsung tersebut di atas.
Untuk mendapatkan model aliran input-output dibutuhkan:
1. Transaksi (
transactions
) barang dan jasa yang terjadi antar produsen dan supplier pada periode waktu yang diamati.
2. Kebutuhan langsung (
direct requirements
) input yang diperlukan satu produsen untuk menghasilkan satu unit produk (output) dari supplier langsungnya.
3. Kebutuhan keseluruhan (
total requirement
) menunjukkan input yang diperlukan baik langsung maupun tidak langsung untuk menghasilkan produk (
output
).
Model Analisis Pada
Input-Output(I-O)
Analisis Input-output Mencakup beberapa perhitungan dalam menganalisis suatu sektor yaitu:
Matriks Pengganda
Indeks Daya penyebaran dan Indeks derajat Kepekaan
Analisis Dampak
Matriks Pengganda
Dampak Pengganda adalah suatu dampak yang terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap berbagai kegiatan ekonomi dalam negeri sebagai akibat adanya perubahan pada variabel-variabel eksogen perekonomian nasional. Untuk menghitung matriks pengganda dilakukan melalui beberapa tahap sebagai berikut :
a. Menghitung matriks koefisien input (matriks A)
Unsur matriks A dapat dihitung dengan rumus : aij = Xij/Xj.
Dimana :
aij = koefisien Input sektor ke i oleh sektor ke j
Xij = penggunaan input sektor ke i oleh sektor ke j
Xj = output sektor ke j.
b. Menghitung Matriks(I-A)
Mengurangkan suatu matriks identitas (yaitu matriks dengan diagonal utama bernilai 1 dan unsur-unsur lainnya bernilai 0) terhadap matriks koefisien input.
c. Menghitung matriks pengganda (B) dan total.
Matriks pengganda (B) dihitung dengan cara menginverskan matriks yang diperoleh pada tahap 2 diatas (B = (I-A)-1 ).
Indeks Daya Penyebaran dan Indeks Derajat Kepekaan
Tabel input-output disajikan dalam bentuk matriks, yaitu sistem penyajian data yang menggunakan dua dimensi : baris dan kolom. Isian sepanjang baris tabel input-output menunjukkan pengalokasian/pendistribusian dari output yang dihasilkan oleh suatu sektor dalam memenuhi permintaan antara oleh sektor lainnya dan permintaan akhir. Sedangkan isian sepanjang kolom menunjukkan struktur input yang digunakan oleh masing-masing sektor dalam kegiatan produksinya.
Kerangka Penyajian Tabel Input-Output
Isian dari kuadran I adalah informasi tentang transaksi barang dan jasa yang digunakan dalam kegiatan produksi.
Sedangkan dalam kuadran II sekaligus dicakup dua jenis transaksi, yaitu transaksi permintaan akhir dan komponen penyediaan (
supply
).
Sementara itu, informasi pada kuadaran III adalah tentang input primer atau nilai tambah bruto (NTB), sehingga kuadran ini sering disebut sebagai kuadran Nilai Tambah Bruto (NTB) atau input primer.
Kuadran IV memuat informasi tentang input primer yang langsung didistribusikan ke sektor-sektor permintaan akhir.
Analisis Dampak
Studi Kasus Dalam Penerapan Analisis Input-Output
Transaksi Domestik atas Dasar Harga Produsen yang dibagi atas tiga sektor. Angka-angka dalam tabel dalam satuan Trilyun Rupiah.
Indeks Daya Penyebaran
Perhitungan Matriks Pengganda
Tabel di atas menunjukkan transaksi domestik atas dasar harga produsen di sektor primer, sekunder dan tersier, pada permintaan antara dan permintaan akhir dimana C = konsumsi rumah tangga, G = pengeluaran pemerintah, K = modal tetap, Stk = perubahan stok, serta Xb dan Xj = ekspor barang dan ekspor jasa.
Indeks Derajat Kepekaan
Analisis Dampak
Kesimpulan
Analisis input-output merupakan suatu model matematis untuk menelaah struktur perekonomian yang saling kait mengait antar sektor atau kegiatan ekonomi. Dengan kata lain output suatu sektor merupakan input bagi sektor lainnya. Analisis input output mempunyai hubungan langsung, dimana sektor yang menggunakan input dari output sektor yang bersangkutan merasakan pengaruh secara langsung. Sedangkan hubungan tidak langsung, pengaruh terhadap industri yang outputnya tidak digunakan sebagai input. Sementara hubungan sampingan adalah pengaruh tidak langsung yang lebih panjang.
SEKIAN
Full transcript