Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Organization Culture Theory

No description
by

Hasna Fauzia

on 28 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Organization Culture Theory

ORGANIZATIONAL
CULTURE THEORY Sejarah Pengertian Karakteristik Menurut Shein, budaya organisasi dapat ditemukan 3 tingkatan : Manfaat Keterkaitan dengan
teori lain Kelebihan Michael Pacanowsky dan Nick O’Donnell-Trujillo (1981, 1983, 1990) mengkonsepkan Organizational Culture Theory. Mereka merasa bahwa organisasi terbaik itu dapat dipahami dengan menggunakan lensa budaya, ide awalnya diusulkan oleh antropolog Clifford Geertz. Menurut Pacanowsky dan Nick O’Donnell, metode ilmiah itu terhambat oleh tugas pengukuran, daripada penemuan.
Menurut Robins (1996), hakikat budaya organisasi :
Inovasi dan keberanian
Perhatian pada hal-hal rinci
Orientasi hasil
Orientasi orang
Orientasi tim
Keagresifan
kemantapan
Menurut Stephen P. Robbins, budaya organisasi membawa manfaat bagi organisasi, yaitu :
Budaya Organisasi menciptakan sesuatu pembedaan yang jelas antara organisasi yang satu degan yang lain.
Budaya Organisasi membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
Budaya Organisasi mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
Budaya Organisasi merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
Budaya Organisasi sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan  membentuk sikap serta perilaku karyawan. Teori Kepuasan Kerja
Kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, yang menunjukan perbedaan antara jumlah penghargaan yang di terima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya mereka terima.
Biasanya budaya di dalam sebuah organisasi berkaitan dan berpengaruh dengan kepuasan kerja karyawan di organisasi tersebut. Budaya organisasi dan kepuasan kerja adalah hubungan kausalitas. Ini berarti bahwa budaya organisasi mempengaruhi kepuasan kerja. Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi dan kelebihan budaya organisasi sebagai berikut :
Teori Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
Teori Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
Teori Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
Teori Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
Teori Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan. Rijal Almuin Melissa Fridayani Putri – 110400188 Lina Setiawati – 110400019 Danny Aditya Kurniawan – 110400142 Patty Anugrah R – 110400259 Budaya adalah suatu cara hidup dalam berorganisasi. Budaya organisasi meliputi iklim emosional dan psikologis atau suasana. Mungkin melibatkan semangat kerja karyawan, sikap, dan tingkat produktivitas. Makna dan pemahaman budaya yang dicapai melalui interaksi karyawan dan manajemen yang dimiliki dengan satu sama lain.
Budaya organisasi juga mencakup semua simbol (tindakan, rutinitas, percakapan, dan sebagainya) dan makna bahwa orang melampirkan simbol-simbol. Dengan kata lain, Organizational Culture merupakan esensi dalam kehidupan berorganisasi. Menurut Luthans (1998) :
Aturan-aturan perilaku
Norma
Nilai-nilai dominan
Filosofi
Peraturan-peraturan
Iklim organisasi Kekurangan Kelemahan teori ini terletak pada konsistensi logis yang merujuk pada pemikiran bahwa teori budaya organisasi harus mengikuti pengaturan logis dan tetap konsisten dalam penerapannya
thankyou
Full transcript