Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)

No description
by

Aji Khaira

on 17 March 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)

Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)
Pelanggaran
Pemakaian Tenaga Listrik
Pelanggaran pemakaian tenaga listrik adalah segala perbuatan yang dilakukan oleh pelanggan atau bukan pelanggan terhadap Instalasi dan atau Alat Pengukur dan Pembatas (APP) milik PLN dengan maksud untuk mempengaruhi pembatas daya; mempengaruhi pengukuran; mempengaruhi pembatas daya dan pengukuran; serta memakai listrik tanpa alas hukum yang sah (untuk bukan pelanggan).

Tata cara pelaksanaan P2TL
Tahap Pra P2TL, yang merupakan kegiatan tahap persiapan yang dilakukan sebelum dilaksanakannya P2TL.

Tahap Pelaksanaan P2TL, yang merupakan kegiatan tahap pelaksanaan P2TL di lapangan.

Tahap Pasca P2TL, yang merupakan kegiatan tahap tindak lanjut hasil temuan P2TL.

Terima Kasih
Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik yang selanjutnya disebut P2TL adalah rangkaian kegiatan meliputi perencanaan, pemeriksaan, tindakan dan penyelesaian yang dilakukan oleh PLN terhadap Instalasi PLN dan/atau Instalasi Pemakai Tenaga Listrik dari PLN.

SANKSI PELANGGARAN P2TL
Golongan P1
Pelanggaran Batas Daya P1 :
a. Segel pada Alat Pembatas hilang, rusak/putus, tdk sesuai
b. Alat Pembatas hilang, rusak/putus, tdk sesuai
c. Memperbesar kemampuan Alat Pembatas
d. Terjadi hal lainnya dgn tujuan mempengaruhi batas daya

Tindakan yang dilakukan : Sambungan Listrik di Putus Sementara

Barang Bukti : Disita, Apabila telah diselesaikan akan dikembalikan (jika kondisi masih layak pakai)

Golongan P2
Pelanggaran Pengukuran Energi P II :
a. Segel Tera pada Alat Pengukur hilang, rusak/putus, tdk sesuai
b. Alat Pengukur hilang, rusak/putus, tdk sesuai
c. Alat Pengukur tidak berfungsi sebagaimana mestinya
d. Terjadi hal lainnya dgn tujuan mempengaruhi pemakaian energi

Tindakan yang dilakukan : Sambungan Listrik di Putus Sementara

Barang Bukti : Disita, Apabila telah diselesaikan akan dikembalikan (jika kondisi masih layak pakai)


SANKSI PELANGGARAN P2TL
Golongan P3
Pelanggaran P I & P II :
a. Melakukan pelanggaran gabungan antara P I dan P II
b. Melakukan Sambungan Langsung tanpa melalui APP

Tindakan yang dilakukan : Sambungan Listrik
di Putus Sementara

Barang Bukti : Disita, Apabila telah diselesaikan
akan dikembalikan (jika kondisi masih layak pakai)

Golongan P4
Pelanggaran P IV (non pelanggan)
Tindakan yang dilakukan adalah bongkar rampung dan barang bukti disita
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada Tahap Pra P2TL, adalah :

1. menentukan Target Operasi (TO) P2TL.
2. menyusun jadwal pelaksanaan.
3. melakukan koordinasi dengan Penyidik.
4. melakukan koordinasi lapangan dengan pihak terkait.
5. menyiapkan perlengkapan P2TL yang berkaitan dengan pelaksanaan P2TL di lapangan.










Kelompok 3
Elpiana Sinaga
Ermin Agustin Pondah
Fransisca Talita Ayunani
Khusnul Maria Mahmudah
Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)
P2TL merupakan langkah positif PT PLN (Persero) dalam menertibkan dan mengamankan energi listrik yang dimanfaatkan masyarakat (pelanggan maupun non pelanggan) secara tidak sah (illegal).

P2TL dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan, menghindari bahaya listrik bagi masyarakat, dan untuk menekan susut.

Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Petugas Administrasi P2TL pada Tahap Pasca P2TL, adalah :

1. menerima dokumen dan barang bukti hasil pemeriksaan lapangan P2TL.
2. menerima dan/atau membuat surat panggilan kepada Pemakai Tenaga Listrik atau yang mewakili dalam rangka tindak lanjut hasil temuan P2TL.
3. melakukan pemeriksaan administrasi dan laboratorium hasil temuan P2TL.
4. membuat analisa dan perhitungan serta usulan penyelesaian tindak lanjut hasil temuan P2TL.
5. melaksanakan penetapan tindak lanjut hasil temuan P2TL sesuai penetapan Pemberi Tugas atau Penanggung Jawab P2TL.
6. menyiapkan administrasi proses tindak lanjut hasil temuan P2TL.
7. membuat laporan penyelesaian kasus P2TL.
8. memproses tindak lanjut hasil keputusan General Manager Distribusi/Wilayah atau Manajer APJ/Area/Cabang atas keberatan P2TL yang diusulkan oleh Tim Keberatan P2TL.


Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Petugas Pelaksana Lapangan P2TL pada Tahap Pelaksanaan P2TL, adalah :

1.memasuki persil Pemakai Tenaga Listrik dan melakukan pengamanan lokasi.
2. sebaiknya petugas P2TL tidak menyentuh atau mendekat APP sebelum disaksikan oleh penghuni atau saksi, untuk menghindari dugaan merusak segel sebelum diadakan pemeriksaan.
3. melakukan pemeriksaan lapangan.
4. melakukan tindakan P2TL bagi Pemakai Tenaga Listrik.
5. melakukan pemberkasan hasil pemeriksaan P2TL.
6. meninggalkan lokasi Pemakai Tenaga Listrik.
7. menyerahkan dokumen dan barang bukti kepada petugas administrasi P2TL dengan membuat berita acara serah terima dokumen dan Barang Bukti P2TL.


Jenis dan Golongan
Pelanggaran
Pemakaian Tenaga Listrik

Pelanggaran Golongan I (P I) : Mempengaruhi batas daya tetapi tidak mempengaruhi pengukuran energi

Pelanggaran Golongan II (P II) : Mempengaruhi pengukuran energi tetapi tidak mempengaruhi batas daya

Pelanggaran Golongan III (P III) : Mempengaruhi batas daya dan mempengaruhi pengukuran energi

Pelanggaran Golongan IV (P IV) : Dilakukan oleh Bukan Konsumen




Full transcript