Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Model Persediaan Deterministik

No description
by

Maya Cristy

on 1 July 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Model Persediaan Deterministik

Formulasi Model Back ordering
Total Biaya Inventori (TC)
Keterangan:
R = demand tahunan dalam unit
P = Biaya pembelian sebuah item
C = Biaya pesan per order
H = PF = Biaya simpan per unit per tahun
Q = lot size or order quantity dalam unit
F = annual holding cost as a fraction of unit cost
Back ordering
Back order adalah
demand yang tidak terpenuhi pada saat order
, akan
dipenuhi setelah inventori ada pada periode berikut.

Perusahaan
tidak kehilangan penjualan
pada saat stockout
Back ordering membutuhkan penanganan khusus yang
membutuhkan biaya yang lebih besar bila dibandingkan dengan proses pemesanan reguler.
Deterministic Inventory
Stok barang dalam suatu waktu yang merupakan aset nyata yang dapat dilihat dan diukur.




Bahan Mentah (Raw material)
Work-in-progress
Komponen atau part
Barang jadi

Independent & Dependent Demand
independent : demand tidak berhubungan dengan deman produk lain
dependent: demand berhubungan terhadap demand lain

Kelompok
Viviana 06312034
Grace Listiani 06312079
Ida Ayu Tantri 06312086
Revina Fergia 06312090
Josevita Gloria 06312121
Maya Cristy 06312135

SIDE B
CONCLUSION
1.
Persediaan
adalah
investasi yang mahal
.

2. Perlu proses yang spesifik untuk
mengelola demand item
yang independent dan dependent untuk
membantu mengendalikan biaya
.

3.
Penghematan biay
a inventori berdampak (berkontribusi) signifikan terhadap
efisiensi biaya perusahaan
secara keseluruhan.

Model Persediaan Deterministik
(Deterministic Inventory)

THANK YOU!
`
Ongkos Inventori
Holding costs – berhubungan dengan simpan atau “carrying” inventori pada periode tertentu.
Ordering/Setup costs – Berhubungan dengan pesan/setup per sekali pesan/setup.
Stock Out costs – kerugian akibat demand tidak terpenuhi pada perioda tertentu (sementara/permanen).

Perumusan Model EOQ

Jumlah Order Optimal

Jumlah order selama 1 tahun

Total cost minimum per tahun

Reorder point pada saat lead time L dalam minggu


Menghindari keterlambatan pengiriman.
Menghindari ada material/part yg rusak.
Menghindari kenaikan harga.
Menghindari tidak ada barang (musiman).
Mendapatkan diskon (beli banyak).
Menjamin kelangsungan produksi.

Fungsi Inventori:
Fungsi Inventori:
EOQ (Eqonomic Order Quantity)



Ukuran lot yang harus dipesan/dibuat sehingga meminumkan total biaya inventori.

Asumsi EOQ
Demand diketahui dan konstan.
Lead time diketahui dan konstan.
Material dipenuhi secara instan.
Tidak ada quantity discounts.
Hanya order (setup) cost dan holding cost.
Tidak ada stockout.
Rata-rata holding cost selama periode t1
Rata-rata back ordering cost selama t2 I

Total Cost Tahunan

Keterangan:
R = Kebutuhan tahunan dalam unit
P = Harga pembelian tiap produk
C = Biaya pesan tiap satu kali pemesanan
Q = Ukuran lot atau jumlah pesanan
H = Biaya simpan per unit per tahun
V = Tingkat persediaan maksimum dalam unit
K = biaya back ordering per unit per tahun
R/Q = Jumlah/frekuensi pemesanan per tahun

Untuk memperoleh nilai optimal Q dan V, total cost tahunan diturunkan terhadap Q dan V dan dibuat = 0.



Titik pemesanan kembali adalah kebutuhan selama lead time dikurangi jumlah unit back order atau Reorder point = (lead time demand) – (back orders)



Lamanya delay time dalam tahun untuk back order dihitung sebagai berikut:

Contoh EOQ
Perusahaan Plastik membeli 8000 unit produk setiap tahun, dengan harga satu unitnya $10.00. Biaya pemesanan $30.00 setiap kali pesan, dan biaya penyimpanan per unit per tahun adalah $3.00. Bagaimana jumlah pemesanan yang ekonomis, total biaya persediaan, frekuensi pemesanan dalam satu tahun, dan titik pemesanan kembali, jika lead time-nya dua minggu?

Diketahui:
C = $30.00, R = 8.000 unit, H = $3.00, P = $10.00


Contoh Back ordering
Dari informasi yang diberikan pada contoh soal EOQ, apa yang terjadi terhadap jumlah pemesanan yang ekonomis jika dimungkinkan terjadinya back ordering dan biaya stockout per unit per tahun yaitu $1.00?

Quantity Discount
Berapa banyak dan kapan melakukan order.
Quantity discount membolehkan: (1.) Menurunkan harga jika item dibeli/buat dalam jumlah yang besar.(2.)Berlaku juga asumsi EOQ lain.
Trade-off antara lower price & kenaikan biaya simpan.

Pendahuluan
Model Deterministik adalah model matematika dimana gejala-gejala dapat diukur dengan derajat kepastian yang cukup tinggi.
Pada Model Deterministik diasumsikan bahwa kejadian-kejadian yang ada memiliki peluang yang tetap, dapat pula diasumsikan pasti terjadi maupun tidak mungkin terjadi.

Contoh Kejadian Deterministik
Kejadian deterministik adalah kejadian yang pasti terjadi.
Persaingan usaha laundry di sekitar kampus UMS. Terdapat beberapa kriteria untuk mahasiswa dalam menentukan laundry mana yang akan dipilihnya.
Beberapa kriteria tersebut antara lain: jarak laundry, pelayanan  dan harga.
Langkah pertama adalah memperkirakan persebaran mahasiswa dalam memilih laundry, dengan menggunakan gaya fisika

Model Persediaan Deterministik
(Deterministic Inventory)

Pemanfaatan model ini ditujukan agar pemesanan persediaan dapat dilakukan dalam jumlah, waktu, dan jenis produk yang tepat, dengan biaya seminimal mungkin.

Contoh model deterministik adalah
masalah transportasi
masalah penugasan
masalah transhipment
masalah persediaan
Full transcript