Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Pembangunan Tambak Udang

No description
by

amella vadiany

on 19 May 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pembangunan Tambak Udang

Pembangunan Tambak Udang di Kota Cirebon
design by Dóri Sirály for Prezi
Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 32/Men/2002 tentang Pedoman Umum Penataan Ruang Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor Kep 10/Men/2003 tentang Pedomanan Perencanaan Pengelolaan Pesisir terpadu, wilayah pesisir di Kota Cirebon sesuai untuk pembuatan tambak udang
Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan
Penerapan budidaya tambak diubah menjadi metode semi intensif dan intensif. Metode tersebut memberikan dampak positif untuk peningkatan nilai ekonomi secara instan namun berdampak negatif bagi lingkungan.
Pemerintah menerapkan berbagai aktivitas program Minapolitan untuk pengelolaan budidaya tambak yang berkelanjutan. Misalnya pengadaan dan pelengkapan kebutuhan infrastruktur, misalnya meningkatkan saluran irigasi sungai dan tambak, meningkatkan kapasitas benih ikan, pembangunan dan perbaikan pasar ikan, pelatihan dan penyuluhan, penyediaan teknologi pengolahan limbah hasil ikan olahan dan lain sebagainya.
Evaluasi Dampak Besar dan Penting
Lingkup Rencana Usaha/Kegiatan yang akan ditelaah dan Alternatif Rencana Usaha/Kegiatan
Kondisi tanpa tanaman bakau terlihat hampir di sepanjang garis pantai Kota dan Kabupaten Cirebon.
Kondisi pesisir erat kaitannya dengan sungai, muara, dan laut pada wilayah tersebut, perubahan sifat sungai yang terjadi akibat kegiatan manusia akan mempengaruhi kualitas perairan lingkungan perairan pantai (Suhartono, 2009 dalam Sudriman dan Husrin, 2014).
Pencemaran lingkungan yang terjadi di kawasan padat nelayan dan industri disebabkan masuknya limbah rumah tangga maupun industri yang mengandung bahan kimia ke lingkungan perairan
Nilai pH menunjukan kisaran 7,87–8,52.
Oksigen terlarut atau Dissolved Oxygent (DO) secara umum menunjukan nilai yang normal yaitu diatas 5 ppm.
Nilai kekeruhan atau Turbidity secara umum menunjukan nilai yang melebihi baku mutu lingkungan.
Temperatur perairan menunjukan nilai yang hampir seragam yaitu berkisar antara 29–30°C
Salinitas yang diperoleh pada seluruh stasiun seluruhnya kurang dari 30‰, nilai tersebut berada pada kisaran 0,5‰-30‰ yang berarti perairan payau (Effendy, 2003 dalam Sudriman dan Husrin, 2014).
Lingkup Rona Lingkungan Hidup Awal
Pelingkupan
Prakiraan Dampak Besar dan Penting
Dampak penting yang ditimbulkan usaha budidaya tambak udang adalah perubahan ekosistem perairan dan pantai, hidrologi, dan bentang alam. Pembukaan hutan mangrove akan berdampak terhadap habitat, jenis dan kelimpahan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang berada di kawasan tersebut.
Dampak yang akan ditimbulkan dari pembuatan tambak dengan luas lebih dari 50 hektar diantaranya:
1. Rusaknya ekosistem udang/ikan tingkat mangrove yang teknologi maju dan menjadi tempat madya dengan atau pemijahan dan tanpa unit pertumbuhan ikan.

2. Beberapa komponen lingkungan yang akan terkena dampak adalah: kandungan bahan organik, perubahan BOD, COD, DO, kecerahan air, jumlah phytoplankton maupun peningkatan virus dan bakteri.

3. Semakin tinggi penerapan teknologi maka produksi limbah yang diindikasikan akan menyebabkan dampak negatif terhadap perairan/ekosistem di sekitarnya.
Kelompok 6 :
Evi Nurfitriani 230210120002
Andri Nur Azizah 230210120006
Fadlillah Azhar 230210120028
Giovanni Gabriel 230210120047
Faeza Amella V 230210120057

Latar Belakang
Pemanfaatan dan pengembangan potensi sumberdaya perairan pantai dan laut menjadi paradigma baru pembangunan masa sekarang yang harus dilaksanakan secara rasional dan berkelanjutan. Kebijakan ini sangat realistis karena didukung oleh fakta adanya potensi sumberdaya laut dan pantai yang masih cukup besar peluangnya untuk pengembangan eksploitasi dibidang perikanan baik penangkapan maupun usaha budidaya khususnya budidaya tambak (Maulina et al. 2012 dalam Maulina., et al, 2012).
Lingkup Wilayah Studi
1. BATAS PROYEK
2. BATAS EKOLOGI
3. BATAS SOSIAL

Metode Pengumpulan dan Analisis Data
Metode yang digunakan untuk pengumpulan dan analisis data yaitu sebagai berikut :
Telaah uraian kegiatan dan kondisi lapangan
Kajian literatur
Wawancara
Partisipasi observasi
Lokakarya
Simulasi
Metode delphi

Metode Prakiraan Dampak Besar dan Kecil
Metode prakiraan dampak besar dan penting yang mungkin terjadi pada proyek yaitu sebagai berikut :
Formal :
Model prakiraan cepat,
Model matematika,
Model fisis,
Model eksperimental.
Non formal :
Intuitif,
Pengalaman,
Analogi.
Metode Evaluasi Dampak Besar dan Penting
Formal :
nilai verbal,
skoring

Non formal :
pembobotan,
ekonomi
Full transcript