Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

MEKANISME HYPNOSIS

No description
by

ridhuan habibie

on 16 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MEKANISME HYPNOSIS

MEKANISME HYPNOSIS
Hypnosis adalah sebuah upaya komunikasi untuk mempengaruhi seseorang
dan di dalam proses itu subyek diberikan persuasif-persuasif
yang membuatnya menjadi menerima.
Langkah-langkah Hypnosis
1. PRA INDUCTION
BETHA
Yaitu langkah pertama dalam hypnosis yang berisi wawancara atau ngobrol kepada subyek (orang yang akan kita hypnotis) untuk membahas permasalahan-permasalahan seperti apa yang dia hadapi sekaligus memahami karakternya, dilanjutan dengan tes fokus (tes sugestibility). Tes fokus dilakukan untuk memahami dan memutuskan teknik-teknik apa yang akan dipakai melayani subyek. Pra Induction secara umum berfungsi untuk membantu subyek memposisikan dirinya dalam kondisi kondusif. Pra Induction juga digunakan untuk membantu subyek memahami apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan mekanisme hypnosis sekaligus menanyakan sejauh mana pemahaman subyek tentang hypnosis. Pra Induction dilakukan pada saat subyek berada pada gelombang betha/sadar.
2. INDUCTION
Induction,
yaitu membantu subyek untuk
melakukan trance ke alpha. Induction secara umum adalah suatu langkah persuasif untuk membimibing subyek memasuki kondisi rileks, nyaman, santai agar mudah memasuki alam kantuk (hypnoidal). Akhir dari proses inductions adalah subyek sudah melakukan nafas perut (nafas panjang)
dan menutup mata.
ALPHA
Cara Induction Terbagi 2:
3. DEEPENING
Deepening, yaitu program persuasif yang lebih dalam untuk membantu subyek yang sudah berada pada kondisi hypnoidal (kantuk) untuk memasuki alam tidur (dari light trance (trance ringan) menuju ke deep trance ). Deepening sebenarnya juga merupakan langkah induction. Ciri khas deepening yaitu berisi rayuan kepada subyek untuk melakukan proses self hypnosis untuk menidurkan dirinya. Ciri khas lainnya biasanya kita membantu dengan hitungan mundur. Pada kondisi tertentu yang berkaitan dengan tingkat fokus subyek, deepening bisa saja tidak diperlukan karena subyek dalam waktu singkat sudah mampu berada dalam kondisi trance.
3
2
1
Tidur...
1. Subyek tidak boleh ditinggal dengan waktu yang lama tanpa meniggalkan Anchor. Anchor adalah tanda-tanda atau simbol-simbol yang bisa mendatangkan efek.
2. Jangan dulu
lakukan programing
jika kondisi subyek
belum pasti masuk
ke tetha.
Ada 2 hal yang perlu diperhatikan setelah melakukan proses deepening:
Jika subyek tetap gagal masuk
ke tetha maka langkah programing tetap dilakukan dengan catatan memberitahukan dulu kepada subyek bahwa hypnosis tidak identik dengan tertidur dalam dan jika subyek belum mampu tertidur, maka cukup meminta subyek menutup mata saja
dan berikan dia nasehat
dan pesan-pesan.
4. PROGRAMING
Programing, yaitu langkah memasukkan data benar ke dalam otak manusia yang biasanya bersumber dari kebenaran yang hakiki (di Islam yaitu Al Quran dan Hadits) atau logika-logika kenyataan yang normatif, bukti-bukti, atau pola-pola/trik-trik yang mempengaruhi psikologi subyek.
Dalam programing, seorang terapis diwajibkan untuK kreatif agar mampu secara cerdas membantu subyek dengan berbagai macam permasalahan.
1. Cara Tradisional, yaitu dengan mengggunakan alat atau barang seperti pendulum, dupa, dsb.
2. Cara Modern (western style), yaitu lebih banyak menggunakan kata-kata.
Cara modern ini juga bisa dikombinasikan dengan auditory, misalnya dengan kalimat “Semakin kamu mendengar suara tepuk tangan maka semakin kamu memasuki alam bawah sadar”. Ada juga teknik Eye Fixation yaitu kombinasi antara kata-kata dan visual, seperti meminta subyek untuk fokus kepada suatu benda atau titik dan mengabaikan semua yang ada pada atmosfer di dalam ruangan tersebut. Kombinasi dengan kinestetik seperti dengan memijit. Adapun kombinasi dengan gustatory seperti dengan memberi permen.
DTLT
Untuk memastikan
subyek sudah masuk
ke alam tetha atau belum
kita harus melakukan
satu langkah yang disebut
Deep Trance Level Test
(DTLT)
YES/NO
Jika subyek sudah masuk ke alam tetha,
maka bisa dilanjutkan ke langkah
PROGRAMING
TETHA
BETHA
5. TERMINATION
Namun jika subyek no atau belum masuk ke kondisi tetha maka harus dilakukan langkah yang disebut dengan Looping, yaitu upaya melakukan proses mengulang induction
tetapi dengan deepening yang lebih dipersuasif.
Setelah melakukan langkah Looping maka subyek tes lagi di DTLT.
Looping maksimal dilakukan tiga kali.
Langkah terakhir adalah melakukan proses mengembalikan subyek ke betha. Langkah ini disebut Termination. Setelah proses termination subyek berada dala kondisi Post Hypnosis tetapi perilakunya "sudah baru". Dalam proses ini terapis membantu subyek dengan hitungan maju. Termination secara umum berarti sebuah upaya untuk membangunkan subyek secara bertahap dengan memberikan motivasi-motivasi.
1
2
3
Bangun...
Kata motivasi
yang paling utama yaitu:
1) Sehat
2) Kuat
3) Bahagia
4) Semangat
5) Merasa nyaman
Dalam termination terapis tidak menggunakan kata-kata negatif, terus berucap kalimat positif
atau motivasi selama beberapa menit setelah subyek membuka mata.
KONDISI OTAK DALAM 5-9 FOKUS
KONDISI OTAK DALAM 2-3 FOKUS
MENUJU KE 1 FOKUS
KONDISI OTAK DALAM 1 FOKUS
Semoga Bermanfaat
KAHFI USTADZ ANGKATAN 07
Full transcript