Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

1

No description
by

Syifa Nabillah Subakti Putri

on 6 September 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of 1

KERAJAAN BALI Wilayah kerajaan Letak Sekarang keberadaan mereka dapat dijumpai di daerah Bali seperti di daerah Tengangan (Kab. Karangasem), Tengangan Paringsingan,(Kab. Buleleng), dll. Sumber sejarah yang menjelaskan kerajaan Bali adalah sebagai berikut: SUMBER SEJARAH 1. Kitab sejarah Dinasti Tangkuna
2. Cap kevil dari tanah liat.
isi: mantra_mantra agama Budha
3. Prasasti Pjengyang 875 Saka
isi: nama PiSri(Wali) lipuram yang berarti sebuah kerajaan di P. Bali.
4. Prasasti Belanjong Sanur, 885 Saka
isi: menyebutkan nama Raja Kesariwarmadewa.
5. Prasasti yang berangka tahun 837, 888 Saka
isi: menyebutkan nama Raja & Ratu Sri Ugrasena dan Panglapuan di Singhamandawa.
6. Prasasti berangka tahun 1010, 1020, 1023 Saka
isi: menerangkan masa pemerintahan Ratu Sri Maharaja Sri Sakalendukirana Isyana Gunadharma Lekasmidhara Wijayatunggadewi (ditafsirkan sebagai wangsakerta/pendiri dinasti) setelah dinasti warmadewa yang kemudian ditafsirkan dinasti Sakelendukirana.
7. Prasasti Sanur 839 C/917 M
isi: kekuasaan raja-raja dari Wangsa/ Dinasti Warmadewa
8. Prasasti Calcuta 1042 M
isi: asal usul Raja Airlangga
9. Bangunan Candi
isi: kompleks Candi G. Kawi(Tampak Siring) => pendharmaan dari raja-raja Bali yang dibangun saay pemerintahan Raja Anak Wungsu. Dalam struktur kejaraan lama, Raja-raja Bali dibantu oleh badan penasehat yang disebut "Pakirakiran I Jro Makabehan" yang terdiri dari beberapa Senapati dan Pendeta Syiwa yang bergelar "Dang Acaryya" dan Pendeta Buddha yang bergelar "Dhang Upadhyaya". Raja didampingi oleh badan kerajaan yang disebut "Pasamuan Agung" yang tugasnya memberikan nasihat dan pertimbangan kepada raja mengenai jalannya pemerintahan. Raja juga dibantu oleh Patih, Prebekel dan Punggawa - punggawa. Struktur Kerajaan Kehidupan ekonomi Dalam kehidupan sosial masyarakat Bali, tidak terlepas dari agama yang dianutnya yaitu agama Hindu (mempunyai pengaruh yang paling besar) dari Buddha sehingga keadaan sosial budayanya sebagai berikut: Kehidupan Sosial Budaya 1. Kehidupan ekonomi masyarakat Bali di topang oleh pertanian dengan berbagai macam hasil pertanian yang meliputi padi gaga, enau, pinang, bamboo dan kemiri.
2. Penduduk juga memelihara berbagai macam binatang ternak seperti: Kambing, kerbau, lembu, babi, bebek, kuda dan ayam.
3. Kuda merupakan binatang yang paling berharga karena digunakan untuk membawa barang hasil pertanian maupun perdagangan. Berdasarkan prasati-prasasti yang dikeluarkan oleh Anak Wungsu disimpulkan bahwa: Mengingat kurangnya sumber/bukti dari Kerajaan Bali, maka sistem&bentuk pemerintahan Raja Bali Kuno tidak dapat diketahui dengan jelas. Raja Bali Kuno yang pernah berkuasa: Kehidupan Politik 1. Terdapat golongan/ kasta dalam masyarakat yaitu Brahmana, Ksatria dan Waisya.
2. Masing-masing golongan mempunyai tugas dan kewajiban yang tidak sama dibandingkan keagamaan.
3. Pada masa Anak Wungsu dikenal adanya beberapa golongan pekerja khusus yaitu: pandai besi, pandai emas dan pandai tembaga dengan tugas membuat alat-alat pertanian, alat-alat rumah tangga, senjata, perhiasan dll. *Raja Sri Kesari Warmadewa(835 C/ 913 M): adalah pendiri Dinasti Warmadewa. Dalam prasasti Sanur bahwa sang raja berhasil mengalahkan musuh-musuhnya di pedalaman.
*Raja Ugrasena(915-942 M): pusat pemerintahan di Singhadwala. Meninggalkan 9 prasasti(pembebasan pajak terhadap daerah tertentu& pembangunan tempat suci). Sistem bentuk pemerintahan sudah teratur, terutama pemberian tugas kepada pejabat istana.
* Raja Tabanendra Warmadewa: masa pemerintahan tidak diketahui karena kurangnya berita dari prasasti menyangkut raja tsb.
*Raja Jayasingha Warmadewa: keadaan kerajaan tidak dapat diketahui secara pasti.
*Raja Jayasadhu Sri Wijaya Mahadewi: tidak berhasil diketahui secara pasti.
*Sri Maharaja Sri Wijaya Mahadewi(983 M): asal usulnya tidak pernah diketahui dengan jelas. Namun beberapa ahli menafsirkan ia adalah Raja Mpu Sindok (Dinasti Isyana).
*Dharma Udayana Warmadewa(989-1022 M): hubungan K. Bali dan K. di Jatim berjalan baik. Masa inilah penulisan prasasti dengan menggunakan huruf&bhs Jawa Kuno dimulai.
*Raja Marakata: sistem dan bentuk pemerintahan tidak dapat diketahui dengan jelas.
*Raja Anak Wungsu(1049-1077 M): pada masa ini ia berhasil mempersatukan wilayah Bali, kehidupan rakyat aman&sejahtera, rakyat hidup bercocok tanam&beternak dan Raja memberikan perhatian yang cukup besar pada masalah keagamaan dengan menjamin kesejahteraan para petapa. Terdapat kelompok dalam masyarakat:
- pandai besi, emas dan tembaga
- tukang kayu, batu, bangunan rumah dsb
- golongan pedagang dan saudagar (saudagar laki-laki: wiragrama|saudagar perempuan: wiragrami).
*Raja Jaya Sakti: tidak begitu jelas diketahui.
*Raja Bedahulu(1343 M): dibantu oleh patihnya (Kebo Iwa&Pasunggrigis). Dewi durga. Mahendradata, permaisuri Udayana dan Ibu Airlangga. 1. Naik tahtanya Dharmodayana. Pada masa pemerintahannya, sistem pemerintahan kerajaan Bali semakin jelas.
2. Perkawinan antara Dharma Udaya dengan Mahendradata yang merupakan putri dari Raja Makutawangsawardhana dari Jawa Timur, sehingga kedudukan kerajaan Bali semakin kuat. Penyebab Kemunduran Animisme (menyembah para Dewa) Sistem Kepercayaan 1. Patih Kebo Iwa yang berhasil dibujuk untuk pergi ke Majapahit, sesampainya di Majapahit Kebo Iwa dibunuh.
2. Patih Gajah Mada berpura-pura menyerah dan minta diadakan perundingan di Bali, lalu ia menangkap Raja Bali yaitu Gajah Waktra sehingga kerajaan Bali berada di bawah kekuasaan Majapahit. Penyebab Kejayaan Sejarah singkat runtuhnya Kerajaan Bali Raja Bedahulu/ Mayadenawa memiliki patih yang sakti bernama Ki Kebo Iwa. Kedatangan Gajah Mada dari kerajaan Majapahit ke Bali adalah ingin menaklukan Bali di bawah pimpinan Kerajaan Majapahit itu mengajak Ki Kebo Iwa ke Jawa dan disana diminta untuk membuat sumur. Setelah sumur itu selesai Ki Kebo Iwa di kubur hidup-hidup dengan tanah&batu dalam lontar tetapi ia tetap hidup. Tanah&batu yang dilemparkan ke sumur, dilemparkan balik ke atas yang pada akhirnya dia menyerahkan diri sampai rela untuk dibunuh. Setelah kematian Ki Kebo Iwa, Bali dapat ditaklukan oleh Gajah Mada pada tahun 1343. Goa Gajah Uluwatu Gunung Kawi Wilayah situs peninggalan Syifa Teguh Utami Yeni Widyaningsih 11 IPA 3
Full transcript