Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sidang Bunga

No description
by

Kurnia Indra

on 3 October 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sidang Bunga

PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2011 BAB I PENDAHULUAN Oleh :
Bunga Herlina Maulida
108200007
1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
Industri Perbankan
1.2 Latar Belakang
Mekanisme Corporate Governance penting dilakukan untuk menekan operasi dari sekuritas pasar dalam lingkungan yang tidak pasti untuk memperoleh informasi yang relevan dan reliable berdasarkan laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan wahana bagi perusahaan untuk mengkomunikasikan berbagai informasi dan pengukuran ekonomi mengenai sumber daya yang dimiliki serta kinerja kepada berbagai pihak yang mempunyai kepentingan atas reaksi tersebut. Informasi akan mempunyai manfaat jika disampaikan tepat waktu kepada para pemakainya guna pengambilan keputusan dan sebaliknya manfaat laporan keuangan akan berkurang jika laporan tidak tersedia tepat waktu
1.3 Perumusan Masalah
1. Bagaimana implementasi mekanisme corporate governance (kepemilikan institusional
dan kualitas audit) dan ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan
perbankan
2. Apakah kepemilikan institusional dan kualitas audit secara simultan berpengaruh
terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan
3. Apakah terdapat pengaruh secara parsial :
- Kepemilikan Institusional terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan
- Kualitas audit terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan BAB I PENDAHULUAN 1.4 Tujuan Penelitian
1. Untuk menganalisis mekanisme corporate governance (kepemilikan
institusional dan kualitas audit) dan ketepatan waktu pelaporan
keuangan pada perusahaan perbankan
2. Untuk menganalisis pengaruh secara simultan kepemilikan
institusional dan kualitas audit terhadap ketepatan waktu pelaporan
keuangan
3. Untuk menganalisis pengaruh secara parsial
- Kepemilikan institusional berpengaruh terhadap ketepatan waktu
pelaporan keuangan
- Kualitas audit berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan
1.5 Manfaat Penelitian
1. Aspek Teoritis
- Bagi Akademisi
- Bagi Peneliti Selanjutnya
2. Aspek Praktis
- Bagi Investor
- Bagi Perusahaan
- Bagi Bapepam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN
LINGKUP PENELITIAN 2.1 Tinjauan Pusataka Penelitian
2.1.1 Teori Keagenan
2.1.2 Mekanisme Corporate Governance
2.13 Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan
2.1.4 Penelitian Terdahulu Penelitian Terdahulu 2.2 Kerangka Pemikiran 2.3 Hipotesis Penelitian H1: Mekanisme corporate governance (kepemilikan institusional dan
kualitas audit) memiliki pengaruh signifikan secara simultan
terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan
H2: Kepemilikan institusional memiliki pengaruh signifikan terhadap
ketepatan waktu pelaporan keuangan
H3: Kualitas audit memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan
waktu pelaporan keuangan
2.4 Ruang Lingkup Penelitian 1. Objek penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang
listing di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2011.
2. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri
dari variabel bebas (independen) yaitu kepemilikan
institusional, dan
kualitas audit. Variabel terikat (dependen) yaitu
ketepatan waktu pelaporan keuangan.
3. Data penelitian ini diambil dari website resmi Bursa
Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id, Bank Indonesia
yaitu www.bi.go.id, dan Bapepam yaitu www.Bapepam.go.id

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif bersifat kausalitas. 3.2 Operasional Variabel 3.3 Tahapan Penelitian Indriantoro dan Supomo (2002) menyatakan bahwa proses penelitian secara garis besar terdiri dari empat tahap, yaitu:
1. Masalah atau pertanyaan penelitian
2. Telaah teoritis
3. Pengujian fakta
4. Kesimpulan
3.4 Populasi dan Sampel Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 28 perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan berdasarkan metode Purposive Sampling. Kriteria yang ditetapkan untuk memperoleh sampel sebagai berikut :
1. Perusahaan perbankan yang telah mempublikasikan laporan tahunan
auditan ke BEI selama periode 2008-2011
2. Perusahaan yang memiliki data mengenai mekanisme corporate
governance (kepemilikan institusional dan kualitas audit)
3. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 17 perusahaan 3.5 Pengumpulan Data BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan
3.6 Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis Teknik Analisis data menggunakan regresi logistik.
Model regresi logistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
KW = B0 + B1 KINS + B2 KAU + e
Dimana:
KW : Ketepatan waktu pelaporan keuangan
KINS : Kepemilikan institusional
KAU : Kualitas audit
e : Error
Analisis pengujian dengan regresi logistik menurut Santoso (2010) memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Menilai Kelayakan Model Regresi
2. Menilai Keseluruhan Model (overall model fit)
3. Menguji Koefisien Regresi

Pengujian Hipotesis
-Pengujian Secara Simultan
Omnibus Test of Model Coefficient
H0: B1=B2=0
Ha: B1=B2=0
-Pengujian Secara Parsial (uji t)
Ho = p-value (significant) > (5%) ditolak
Ha = p-value (significant) < (5%) diterima
4.1.1 Kepemilikan Institusional 4.1.2 Kualitas Audit Pengaruh Mekanisme corporate governance secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan 4.2.1 Statistik Deskriptif 4.1.3 Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan
4.2.2 Pengujian Asumsi Klasik Uji Normalitas Hasil pengujian normalitas terhadap 67 data menunjukkan bahwa seluruh variabel sudah berdistribusi normal yang ditunjukkan nilai signifikansi pengujian Kolmogorov-Smirnov tersebut lebih besar dari 0,05 Uji Autokorelasi Uji Multikolinearitas Berdasarkan tabel pada signifikansi 5% dengan jumlah sampel 67 dan jumlah variabel independen 2 (k= 2), maka tabel Durbin-Watson akan memberikan nilai du= 1,6660. Oleh karena nilai dw= 1,935 lebih besar dari (du) dan kurang dari 4-du (4 – 1,6660 = 2,334), dapat disimpulkan nilai dU < dW <4-dU yaitu 1,6660 < 1,935 < 2,334 berarti tidak terjadi autokorelasi. Dari hasil tersebut menggambarkan semua nilai tolerance di atas 0,10 atau sama dengan nilai VIF di bawah 10. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independennya. 4.2.3 Menilai Kelayakan Model Regresi (Goodness of Fit)
Nilai Statistik Hosmer and Lemeshow Test dengan signifikansi 5%, maka probabilitas signifikansi untuk penelitian ini adalah 0,420 dimana lebih besar dari 0,05 maka hipotesis nol (H0) diterima, artinya model yang digunakan untuk penelitian ini fit dengan data 4.2.4 Menilai Keseluruhan Model (Overall Model Fit) Uji Kelayakan dengan memperhatikan angka pada awal -2 Log Likelihood (LL) Block Number=0, sebesar 71.258 dan angka pada -2 Log Likelihood (LL) Block Number=1, sebesar 65.815. hal ini menunjukkan terjadinya penurunan nilai -2 Log Likelihood (LL) di Block O dan Block , artinya bahwa secara keseluruhan model regresi logistik yang digunakan merupakan model yang baik, 4.2.5 Koefisien Determinasi 4.2.6 Pengujian Simultan Nilai chi-square =5.443 dan degree of freedom=2 adapun tingkat signifikansi sebesar 0,066 (p-value 0,066 > 0,05, maka Ho diterima, artinya variabel kepemilikan institusional dan kualitas audit secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan 4.3.1 Pengujian Parsial Kepemilikan institusional tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Hal ini terbukti dari hasil uji statistik t bahwa taraf signifikansi kepemilikan institusional sebesar 0,763 lebih besar dari =0,05. kepemilikan institusional mempunyai arah hubungan yang negatif terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan sesuai dengan hasil 1= -0,443.
Kualitas audit mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Hal ini terbukti dengan hasil uji statistik t bahwa taraf signifikansi kualitas audit sebesar 0,049 lebih kecil dari =0,05. kualitas audit mempunyai arah hubungan yang positif terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan sesuai dengan hasil 2= 9,962.
Koefisien Determinasi dilihat dari Nagelkerke R Square adalah 0,119 berarti kombinasi antara kepemilikan institusional dan kualitas audit mampu menjelaskan variasi dari variabel dependen yaitu ketepatan waktu pelaporan keuangan sebesar 11,9% dan sisanya 88, 1 % dijelaskan oleh faktor-faktor lain. Pengaruh Mekanisme corporate governance secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil pengujian dan analisis menggunakan metode analisis statistik, deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi logistik dan pengujian hipotesis, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut :

Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa:
1. Berdasarkan tabel 4.2 variabel kepemilikan institusional diatas rata-rata untuk perusahaan tepat waktu
memiliki jumlah lebih banyak dibandingkan variabel kepemilikan institusional dibawah rata-rata untuk
perusahaan tepat waktu namun, nilai kepemilikan institusional diatas rata-rata untuk perusahaan tepat
waktu mengalami penurunan setiap tahunnya sedangkan nilai kepemilikan institusional dibawah rata-rata
mengalami peningkatan setiap tahunnya.
2. Berdasarkan tabel 4.4 variabel kualitas audit dengan nilai kualitas audit diatas rata-rata memiliki jumlah
yang sama dengan nilai kualitas audit dibawah rata-rata namun, nilai kualitas audit diatas rata-rata untuk
perusahaan tepat waktu mengalami peningkatan setiap tahunnya sedangkan nilai kualitas audit dibawah
rata-rata untuk perusahaan tepat waktu mengalami peningkatan setiap tahunnya.
3. Berdasarkan tabel 4.5 dari 68 sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
2008-2011, 52 sampel perusahaan menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu dan 16 sampel
perusahaan menyampaikan laporan keuangan secara tidak tepat waktu.
Secara simultan kepemilikan institusional dan kualitas audit tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai chi-square= 5.443 dan degree of freedom=2 adapun tingkat signifikansi sebesar 0,066. Kemampuaan kedua variabel independen dalam menjelaskan variasi ketepatan waktu sebesar 11,9%, sedangkan sebesar 88,1% sisanya dijelaskan oleh sebab lain di luar penelitian ini.
Secara parsial yang berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan hanya variabel kualitas audit, sedangkan kepemilikan institusional tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan.
5.1 Kesimpulan 5.2 Saran 5.2.1. Aspek Teoritis
- Bagi Akademisi, sebaiknya menyediakan berbagai sumber yang diperlukan dalam penelitian, sehingga penelitian selanjutnya menjadi lebih baik
- Bagi Penelitian Sebelumnya,
sebaiknya Menambah populasi dan sampel penelitian dengan objek penelitian dari sektor yang berbeda
Menambah variabel independen lainnya yang relevan, seperti komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, komposisi dewan direksi dan auditor internal untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan

5.2.2. Aspek Praktis
- Bagi Investor, apabila investor ingin melakukan investasi sebaiknya memilih perusahaan yang telah menerapkan Good Corporate Governance dengan baik dan menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu serta mempunyai kategori “sangat terpercaya” di dalam survei IICG
- Bagi Perusahaan, sebaiknya
Memastikan bahwa tindakan pengawasan yang dilakukan oleh pihak investor institusional dapat mendorong manajer untuk lebih memfokuskan perhatiannya terhadap kinerja perusahaan sehingga akan mengurangi perilaku opportunistic atau mementingkan diri sendiri
Perusahaan memilih KAP dengan KAP klien terbanyak
- Bagi Bapepam-LK, sebaiknya sanksi yang dikenakan pada peringatan tertulis 1 ditambahkan dengan denda agar dapat memberikan efek jera kepada perusahaan yang terlambat mempublikasikan laporan keuangan serta mendorong perusahaan perbankan untuk mempublikasikan laporan keuangan tepat waktu
TERIMA KASIH
ATAS
PERHATIANNYA
Full transcript