Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Tembaga dan Paduannya

No description
by

afni pto

on 21 June 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Tembaga dan Paduannya

Sifat kimia tembaga
Tembaga merupakan unsur yang relatif tidak reaktif sehingga tahan terhadap korosi.
Pada kondisi yang istimewa yakni pada suhu sekitar 300°C dan 1000°C tembaga dapat bereaksi dengan oksigen
Tembaga tidak bereaksi dengan HCl encer dan H2SO4 encer
Tembaga bereaksi dengan HCl pekat dan H2SO4 pekat
Cu (s) + H2SO4 (l) -> CuSO4 (aq) + 2H2O (l) + SO2 (g)
Cu (s) +4HNO3 (pekat) -> Cu(NO3)2 (aq) + 2H2O (l) + 2NO2 (g)
Tembaga tidak bereaksi dengan alkali, tetapi larut dalam amonia oleh adanya udara membentuk larutan yang berwarna biru dari kompleks Cu(NH3)4+

KELOMPOK III

Afni S
Ni'matullah
Nur Aulia Sari
Yuspri Rahman
Yussak Ambalinggi
Bahaya dari pencemaran tembaga
Selain memiliki manfaat, tembaga juga memiliki bahaya bagi lingkungan dan makhuk hidup, diantaranya:

Tembaga dan Paduannya
 
Sifat fisika tembaga
Tembaga biasanya ditemukan dalam bijih tembaga yang bersenyawa dengan asam. Bijih-bijih tembaga dapat diklasifikasikan atas tiga golongan : Bijih Sulfida, Bijih Oksida, Bijih murni (native)

Sumber Tembaga
TABEL PADUAN UTAMA TEMBAGA TEMPAAN
Proses Pembuatan Tembaga
a. Dapat menyebabkan berbagai penyakit
pada manusia
b. Mencemari sumber air
c. Sebagai salah satu sumber pencemar udara
d. Mencemari tanah.

TEMBAGA
DAN
PADUANNYA
Pengertian dan Sejarah Singkat Tembaga

Tembaga atau cuprum dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cu dan nomor atom 29. Tembaga dipercayai telah ditambang selama 5000 tahun. Dalam jumlah kecil tembaga ditemukan pada beberapa jenis tanaman, bulu-bulu burung terutama yang berbulu terang dan dalam darah binatang-binatang laut seperti udang dan kerang. Deposit bijih tembaga yang banyak ditemukan di AS, Chile, Zambia, Zaire, Peru, dan Kanada. Tembaga banyak digunakan sebagai material penghantar listrik/kawat listrik karena tembaga memiliki kekuatan tarik menengah dan dapat ditingkatkan dengan memadu seng atau timah menjadi brass (kuningan) dan bronze (perunggu). Tembaga dan paduannya menjadi salah satu logam yang paling banyak di manfaatkan oleh manusia selain karena kelimpahannya yang sangat besar di alam, tembaga juga memiliki daya tahan korosi yang baik di dalam air, dalam tanah maupun dalam air laut, hal ini disebabkan adanya lapisan oksida yang melapisi permukaannya. kondukvitas thermal dan elektrik yang baik, relatif lunak, mudah di tempa, dan memberikan kilau yang indah bila digosok. Tembaga juga banyak dipergunakan untuk komponen elektrik, produk elektrik, peralatan rumah tangga, bodi automobil,bodi pesawat dan bearing. Sedangkan laju korosi tembaga yang rendah banyak di manfaatkan untuk melapisi logam lain yang mempunyai laju korosi tinggi misalnya baja. Pelapisan tembaga pada baja dapat mengontrol atmosfir korosi dari baja, meningkatkan konduktivitas elektrik dan termal baja.


Tembaga murni atau tembaga tak berpaduan merupakan suatu material teknik yang penting karena memiliki konduktifitas listrik yang tinggi, sehingga banyak digunakan di industri listrik. Sebagian besar penggunaan tembaga dipakai sebagai kawat atau penghantar bahan untuk penukar panas dalam pemafaatan hantaran listrik dan panasnya yang baik. Sesuai dengan perkembangan dalam teknologi, kemurnian tembaga telah sangat diperbaiki dan sekarang tembaga yang paling murni mempunyai konduktifitas listrik 103%. Hantaran panas pada 20%C telah juga diperbaiki dari 0,923cal/ (cm, derajat,detik) dalam tahun 1950-an sampai 0.941 cal (cm, derajat, detik) dalam tahun 1970-an.
Dalam tembaga murni untuk keperluan industri biasa terdapat unsur-unsur gas yang memberikan pengaruh terhadap berbagai sifat yaitu pengaruh oksigen, hidrogen dan dioksidasi.
Di amerika serikat tembaga oksigen dibuat dari tembaga elektrolitik yang sangat murni dengan mempergunakan tungku induksi frekuensi rendah, dalam atmosfir gas CO dengan pengecoran kontinu, hasilnya dinamkan tembaga hantaran tinggi bebas oksigen (tembaga OFHC). Di jepang tembaga dibuat dengan mencairkannya dlam vakum atau dalam gas CO. tembaga tersebut dipergunakan untuk katoda tabung sinar X dan magnetron.

A. Pengapungan (Floating)

Proses pengapungan atau floating di awali dengan pengecilan ukuran bijih kemudian digiling sampai terbentuk butiran halus. Bijih yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam campuran air dan suatu minyak tertentu. Kemudian udara ditiupkan ke dalam campuran untuk menghasilkan gelembung-gelembung udara. Bagian bijih yang mengandung logam yang tidak berikatan dengan air akan berikatan dengan minyak dan menempel pada gelembung-gelembung udara yang kemudian mengapung ke permukaan. Selanjutnya gelembung-gelembung udara yang membawa partikel-partikel logam dan mengapung ini dipisahkan kemudian dipekatkan.
B. Pemanggangan ( Roasting )
Pada proses ini kalkoprit akan bereaks dengan oksigen
C. Reduksi
Proses reduksi terjadi antara Cu2O dengan Cu2S yang masih ada dalam proses sebelumnya.
D. Pemurnian
Pemurnian tembaga dilakukan secara elktrolisis. Blister atau tembaga lepuhan masih mengandung misalnya Ag, Au, dan Pt kemudian dimurnikan dengan cara elektrolisis. Pada elektrolisis tembaga kotor (tidak murni) dipasang sebagai anoda dan katoda digunakan tembaga murni, dengan elektrolit larutan tembaga(II) sulfat (CuSO4). Selama proses elektrolisis berlangsung tembaga di anoda teroksidasi menjadi Cu2+ kemudian direduksi di katoda menjadi logam Cu.
Katoda : Cu2+(aq) + 2e > Cu(s)
Anoda : Cu(s) > Cu2+(aq) + 2e
Pada proses ini anoda semakin berkurang dan katoda (tembaga murni) makin bertambah banyak, sedangkan pengotor-pengotor yang berupa Ag, Au, dan Pt mengendap sebagai lumpur.
2Cu2O(s) + Cu2S(s) > 6Cu(s) + SO2(g)
Cu yang diperoleh dengan proses ini mempunyai kemurnian mendekati 99%
TEMBAGA MURNI
(UNALLOYED COPPER)
PADUAN TEMBAGA


Kuningan adalah paduan Tembaga dengan lebih dari 50 % Zincum (seng) kadang-kadang ditambah dengan Timah putih (Tin) dan Timah Hitam (Lead) serta Alumunium dan Silicon. Analisis terhadap diagram keseimbangan dari paduan Copper-Zinc (Tembaga-Seng) memperlihatkan bahwa paduan Tembaga Proses larutan Seng didalam Tembaga tidak berkembang oleh perubahan Temperatur, dengan demikian Kuningan bukan paduan yang terbentuk oleh pengendapan. Kuningan dengan kandungan seng diatas 37 % disebut “Brasses” yang merupakan paduan mampu pengerjaan dingin karena terbentuk dari struktur larutan padat. Paduan Tembaga Kuningan yang disebut Brasses ini berkembang oleh pengembangan dalam dari unsur yang pada akhirnya akan menyebabkan distorsi dari kisi tembaga (“Tembaga lattice”). Phase dimana terbentuknya pecahan merah (hot short) oleh karena itu kuningan ini tidak cocok untuk pengerjaan panas.
Kuningan memiliki sifat mampu pengerjaan panas (Hot working Brasses), hal ini disebabkan karena atom berserakan pada temperature tinggi dan akan membentuk keuletan pada phase dan pada saat yang bersamaan kristal akan menjadi rapuh pada Temperatur tinggi dan larut kedalam phase sehingga paduan akan bersifat ulet pada Temperaatur yang lebih tinggi. Kuningan dengan kadar Seng 45 % komposisinya terdiri atas kristal secara menyeluruh dengan sifat yang sangat rapuh pada temperature ruangan (room temperature), hal ini terlihat pada diagram keseimbangan Tembaga-Seng dimana titik cair dari dari Seng paduan tinggi lebih rendah dari pada Kuningan dengan kadar Seng rendah, oleh karena itu Seng dengan paduan tinggi ini digunakan sebagai “Brazing spelter” karena titik cairnya yang rendah tersebut namun sambungan tidak menjadi rapuh karena selama operasi penyambungan kadar Senga akan turun melalui proses penguapan dan sebagian akan menyebar kedalam Kuningan pada sambungan tersebut.

Gambar dadu kuningan, bersama sampel seng dan tembaga.
Kuningan terbagi 2 yaitu :
1) kuningan khusus
kuningan khusus adalah kuningan yang dicampur beberapa unsur untuk memperbaiki ketahanan korosi, ketahanan aus pada komponen mesin
2) kuningan berkekuatan daya tarik yang tinggi
kuningan ini dibuat dari kuningan 60-40 dengan paduan 5%Mn, 2%Fe dan 2%Al, tidak melebihi jumlah3-5%. Ni memberikan pengaruh sama dan memperbaiki sifat sifatnya sesuai dengan jumlah yang ditambahkan .
2. Perunggu (Bronss)
1) Kuningan (Brasses)
Perunggu merupakan paduan tembaga yang mudah dicor mempunyai kekuatan yang lebih kuat, keras dan memilik daya tahan korosi yang tinggi. oleh karena itu banyak dipergunakan untuk berbaai komponen mesin seperti bantalan, pegas dsb.
- Merupakan paduan antara tembaga dan timah sekitar 1 ~ 10%.
- Memiliki kekuatan lebih tinggi daripada brass terutama pada kondisi setelah dikerjakan dingin
dan sifat tahan korosi.
-Membutuhkan biaya proses yang lebih mahal daripada brass
- Penambahan timah hingga 16% ada paduan coran untuk bantalan kekuatan tinggi dan roda gigi.
- Penambahan timbal (5 ~ 10%) untuk meningkatkan daya tahan aus pada permukaan bantalan.
perunggu terbagi dari 3 macam yaitu:

1) Perunggu timah putih
Perunggu timah putih mempunyai sejarah yang lama, sehingga dari penggunannya paduan dasar dengan 8-12%Sn dinamakan gun metal, paduan dengan 10%Sn dan 23%Sn dinamakan admiralty gun metal, sedangkan yang mengandung 18-23%Sn dinamakan brons bell, dan paduan yang mengandung 30-32% disebut brons kaca.

2) Perunggu posfor
Pada paduan tembaga posfor berguna sebgai penghilang oksidasi. borons posfor mempunyai sifat lebih baik dari keelastisannya, kekuatan dan ketahan terhadap aus. adapun 3 macam brons posfor yang dipergunakn dalam industri yatu brons posfor biasa, nrons posofr untuk pegas denga kadar
0,05-0,15% dan brons posfor untuk bantalan yang mengandung 0,3-15%P ditambahkan kepada brons yang mengandung lebih dari 10%Sn

3) Brons Aluminium
Paduan ini mempunyaikekuatan yang baik dari brons timah putih dengan sifat mampu membentuk yang lebih dan kekuatan terhadap korosi yg baik sehingga penggunaannya lebih luas
TERIMA KASIH
Full transcript