Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Bab 4

No description
by

Yeremi Wahyutama

on 11 February 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Bab 4

PRO DAN KONTRA TERHADAP CSR
Alasan yang mendukung CSR:

LIMA DIMENSI BISNIS
PENDEKATAN PEMANGKU KEPENTINGAN (STAKE HOLDERS)
ETIKA DAN SISTEM EKONOMI
Yolanda. K
Tjeng Sheilla
Chrystina. W
.
.
HAKIKAT EKONOMI
Ekonomi berasal dari kata Yunani oikonomia yang berarti pengelolaan rumah (Capra, 2002). Yang dimaksud dengan pengelolaan rumah adalah cara rumah tangga memperoleh dan menghasilkan barang dan jasa untuk memnuhi kebutuhan hidup (fisik) anggota rumah tangganya.

Ilmu ekonomi modern dewasa ini telah menanamkan paradigma tentang hakikat manusia sebagai berikut :
Social
Dimensi Hukum

Dimensi Etis

DimensiEkonomi
Hakikat Ekonomi dan Bisnis
Bab 4
Manusia adalah makhluk ekonomi.

Manusia mempunyai kebutuhan tak terbatas.

Dalam upaya merealisasikan kebutuhannya, manusia bertindak rasional.

Sistem ekonomi adalah jaringan berbagai unsur yang terdiri atas pola pikir, konsep, teori, asumsi dasar, kebijakan, infrastuktur, institusi, seperangkat hokum, pemerintahan, Negara, rakyat, dan unsur terkait lainnya yang semuanya ditujukan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat.

dua ciri pokok dari sistem ekonomi kapitalis:

Etika dan Sistem Ekonomi Kapitalis
Dimensi Spiritual
Tingkat ekonomi makro

Tingkat ekonomi mikro

Ilmu ekonomi berkembang berdasarkan asumsi dasar yang masih dipegang hingga saat ini, yaitu adanya kebutuhan (needs) manusia yang tidak terbatas dihadapkan pada sumber daya yang terbatas (scarce resources) sehingga menimbulkan persoalan bagaimana mengeksploitasi sumber daya yang terbatas tersebut secara efektif dan efisien guna memenuhi kebutuhan manusia yang tak terbatas.

Dampak dari paradigma ini adalah:

Tujuan hidup manusia hanya mengejar kekayaan materi dan melupakan tujuan spiritual.

Manusia cenderung hanya mempercayai hanya mempercayai pikiran rasionalnya saja dan mengabaikan adanya potensi kesadaran transcendental (kesadaran spiritual, kekuatan tak terbatas, Tuhan) yang dimiliki manusia.

Mengajarkan bahwa sifat manusia itu serakah.

Ada dua paham sistem ekonomi ekstrem yang berkembang, yaitu:

ekonomi kapitalis

ekonomi komunis

liberalisme kepemilikan

dukungan ekonomi pasar bebas

Etika dan Sistem Ekonomi Komunis

sistem ekonomi komunis muncul sebagai alternatif. Menurut sistem ekonomi komunis, setiap individu dilarang menguasai modal dan alat-alat produksi. Alat-alat produksi dan modal harus dikuasai oleh masyarakat (melalui Negara) sehingga tidak ada lagi eksploitasi oleh sekelompok kecil majikan terhadap masyarakat mayoritas (kaum buruh).

Tujuan sistem ekonomi komunis adalah untuk memeratakan kemakmuran masyarakat dan menghilangkan eksploitasi oleh manusia (majikan, pemilik modal) terhadap manusia lainnya (kaum buruh).

Seperti halnya paham/sistem ekonomi komunis, paham ekonomi kapitalis juga berkembang berdasarkan asumsi yang sama tentang hakikat manusia tidak utuh. Dalam sistem ekonomi kapitalis tujuan manusia direndahkan hanya untuk mengejar kemakmuran ekonomi (fisik) semata dan mengabaikan kekuatan Tuhan. Sistem ekonomi ini juga melupakan tujuan tertinggi hakikat sebagai manusia, yaitu kebahagiaan di akhirat.

Hakikat dan Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem ekonomi pancasila mencoba memdukan hal-hal positif yang ada pada kedua sistem ekonomi ekstrem – komunis dan kapitalis. Ciri keadilan dan kebersamaan pada sistem ekonomi Pancasila diambil dari sistem komunis, ciri hak dan kebebasan individu diambil dari sistem kapitalis; ditambah dengan ciri ketiga yang tidak ada pada kedua sistem tersebut, yaitu kepercayaan kepada Tuhan YME dengan memberikan kebebasan rakyatnta memeluk agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Secara teoritis, sistem ekonomi Pancasila merupakan fondasi yang paling baik dan paling sesuai untuk membangung hakikat manusia seutuhnya.

Hakikat dan Sistem Ekonomi
1. Etika pada intinya mempelajari prilaku/tindakan seseorang atau kelompok atau lembaga yang dianggap baik atau tidak baik.

2. Sistem ekonomi adalah seperangkat unsur (manusia, lembaga, wilayah, sumber daya) yang terkoordinasi untuk mendukung peningkatan produksi (barang dan jasa) serta pendapatan untuk menciptakan kemakmuran masyarakat.

3. Kesimpulannya adalah bahwa sistem ekonomi apa pundapat saja memunculkan banyak persolaan yang bersifat tidak etis. Etis tidaknya suatu tindakan lebih disebabkan oleh tingkat kesadaran individual para pelaku dalam aktivitas ekonomi (oknum birokrasi, pejabat Negara, pemimpin perusahaan), bukan pada sistem ekonomi yang dipilih oleh suatu Negara.

PENGERTIAN DAN PERANAN BISNIS
Aktivitas bisnis sudah ada sejak manusia ada di bumi. Karena kalau bisnis dimaknai sebagai kegiatan untuk menghasilkan dan menyediakan barang dan jasa untuk mendukung kebutuhan hidup manusia, berarti sejak manusia ada di bumi sudah memerlukan barang dan jasa untuk bertahan hidup.

Diungkapkan oleh Sonny Keraf (1998) yaitu pandangan praktis realitis dan pandangan idealis.

Pandangan praktis realistis melihat tujuan bisnis adalah untuk mencari keuntungan atau profit bagi pelaku bisnis, sedangkan aktivitas memproduksi dan mendistribusikan barang merupakan sarana atau alat untuk merealisasikan keuntungan tersebut.

Pandangan idealis yaitu suatu pandangan dimana tujuan bisnis yang terutama adalah menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sedangkan keuntungan yang diperoleh merupakan konsekuensi logis dari kegiatan bisnis tersebut.

Dari sudut pandangan ini, bisnis adalah kegiatan produktif dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Keuntungan diperoleh berdasarkan rumus yang sudah jamak dikembangkan oleh akuntan, yaitu penjualan (revenue, sales) dikurangi harga pokok penjualan (cost of goods sold) dan beban-beban (expense).

Faktor-faktor produksi dari sudut ekonomi terdiri atas tanah (land), tenaga kerja (labor), modal (capital), dan wirausahawan (entrepreneur).

Dalam pembahasan ini akan dipakai dua acuan pokok, yaitu:

* Definisi etika adalah tinjauan kritis tentang baik tidaknya suatu perilaku atau tindakan.

* Ukuran penilaian menggunakan tiga tingkat kesadaran, yaitu:
1.kesadaran hewani (teori egoisme)
2.kesadaran manusiawi (teori utilitarianisme)
3.kesadaran spiritual/transedental (teori teonom).

Hukum dan etika mempunyai hubungan yang erat karena keduanya mengatur perilaku manusia. Hukum dibuat oleh negara atau beberapa negara melalui suatu mekanisme formal yang sesuai dengan konstitusi atau aturan internasional dan mengikat seluruh warga negara atau lebih dari satu negara bila hukum atau peraturan itu diratifikasi oleh lebih dari satu negara.

De George (dalam Sonny Keraf, 1998) membedakan dua macam pandangan tentang status perusahaan, yaitu:
legal creator
legal recognition

Dimensi Sosial

Perusahaan saat ini sudah berkembang menjadi suatu sistem terbuka yang sangat kompleks. Sebagai suatu sistem, artinya di dalam organisasi perusahaan terdapat berbagai:
elemen, unsur, orang, dan jaringan yang saling berhubungan (interconnected)
-saling berinteraksi (interacted)
-saling bergantung (interdepended)
-saling berkepentingan.

Sebagai sistem terbuka, artinya keberadaan perusahaan ditentukan bukan saja oleh elemen-elemen yang ada dalam perusahaan atau yang sering disebut faktor internal dan faktor eksternal.

Oleh karena itu, bila perusahaan dilihat dari dimensi sosial, tujuan pokok keberadaan perusahaan adalah untuk menciptakan barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat, sedangkan keuntungan akan datang dengan sendirinya bila perusahaan mampu melayani kebutuhan masyarakat.

Kegiatan bisnis yang spiritual tumbuh berdasarkan paradigma sebagai berikut:

~ Pengelola dan pemangku kepentingan (stakeholders) menyadari bahwa kegiatan bisnis adalah bagian dari ibadah (God Devotion)

~ Tujuan bisnis adalah untuk memajukan kesejahteraan semua
pemangku kepentingan atau masyarakat (prosperous society)

~ Dalam menjalankan aktivitas bisnis, pengelola mampu menjamin kelestarian alam (planet conservation)

Tanggung jawab manajemen dan teori pemangku Kepentingan
Menurut Schroeder (1998), paling tidak ada 6
teori pemangku kepentingan:
Teori kepemilikan
Teori entitas
Teori dana
Teori komando
Teori perusahaan
Teori ekuitas

Pada umumnya,dulu perusahaan didirikan oleh pemilik yang sekaligus merangkap sebagai pengelola perusahaan tidak ada pemisahan antara pengelola dengan pemilik perusahaan karena pemilik punya tujuan untuk meningkatkan laba dan kekayaan pemilik. Seiring berkembangnya perusahaan maka mulai adanya pemisahan antara pengelola dengan manajemen dengan pemilik perusahaan

Pemangku kepentingan adalah semua pihak (orang atau lembaga) yang mempengaruhi keadaan perusahaan dan dipengaruhi oleh tindakan perusahaan (Lawrence, Weber dan Post, 2005). Ada 2 golongan yaitu pemangku yaitu pemangku kepentingan nonpasar dan pemangku kepentingan pasar.

ANALISIS PEMANGKU KEPENTINGAN
Hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan berdasarkan pendekatan pemangku kepentingan, antara lain:

Lakukan identifikasi semua pemangku kepentingan baik nyata maupun yang masih bersifat potensial

Cari tahu kepentingan dan kekuasaan setiap golongan pemangku kepentingan

Cari tahu apakah ada koalisi kepentingan dan kekuasaan antar golongan pemangku kepentingantersebut


Keputusan diambil berdasarkan pertimbangan:

Pemangku kepentingan adalah pihak yang menerima manfaat paling besar dari keputusan itu atau

Kalaupun ada pihak yang dirugikan, dampak kerugiaannya hanya menimpa sesedikit mungkin pemangku kepentingan; atau

Keputusan yang diambil tidak membentur kepentingan dan kekuasaan kelompok pemangku kepentingan yang dominan

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Munculnya konsep Corporate Social Responbilty (CSR), analisis stakeholder dan sejenisnya merupakan
respons atas tindakan perusahaan yang telah merugikan masyarakat dan bumi yang kita huni ini.

PENGERTIAN CSR

Banyak sekali pegertian CSR. Secara keseluruhan CSR dapat didefinisikan debagai upaya untuk lebih memperjelas atau mempertegas konsep stakeholders yang sudah ada. Berangkat dari konsep 3P yang dikemukakan oleh Elkington, konsep CSR sebenarnya ingin memadukan 3fungsi persediaan secara seimbang yaitu:
Fungsi Ekonomis

Fungsi tradisional perusahaan yaituuntuk memperoleh keuntungan bagi perusahaan

Fungsi sosial

Perusahaan menjalankan fungsi ini melalui pemberdayaan manusianya yaitu para pemengku kepentiingan baik pemangku kepentinganprimer maupun sekunder
Fungsi alamiah

Perusahaan berperan dalam menjaga kelestarian alam. Perushaan hanyamerupakan salah satu elemen dalam sistem kehidupan di bumi ini. Bila bumi ini rusak, maka seluruh bentuk kehidupan dibumiini akan terancam musnah

Alasan-alasan yang menentang CSR ini antara lain:

-Perusahaan adalah lembaga ekonomi yang tujuan pokoknya mencari keuntungan bukan merupakan lembaga sosial

-Perhatian manajemen perusahaan akan terpecah dan akan membingungkan mereka apabila perusahaan dibebani banyak tujuan

-Biaya kegiatan sosial akan meningkatkan biaya produk yang akan ditambahkan pada harga produk sehingga pada gilirannya akan merugikan masyarakat/konsumen itu sendiri
Tidak semua perusahaan mempunyai tenaga yang terampil dalam menjalankan kegiatan sosial

-Kesadaran yang meningkat dan masyarakat yang makin kritis terhadap dampak negatif dari tindakan perusahaan yang merusak alam

-Sumber daya alam yang makin terbatas

-Menciptakan lingkungan yanglebih baik

-Tangungjawab

-Bisnis sebenarnya mempunyai sumber daya yang berguna

-Menciptakan keuntungan jangka panjang

Terima Kasih :)
Full transcript