Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Ekosistem

No description
by

on 7 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Ekosistem

Ekosistem
Terdiri dari 2 komponen
Lingkungan Biotik
Lingkungan Abiotik
Mikroorganisme
Tumbuhan


Manusia
Hewan
Suhu
Cahaya
Air
Kelembapan
Udara
Tanah
Garam Mineral
Memiliki interaksi
Kita tahu ini adalah planet Bumi
Yup ini Bumi kita
di sana banyak sekali
ekosistem yang
menghampar
Ekosistem Tundra
Ek sistem
Terdapat di wilayah khatulistiwa dengan suhu rata-rata 250 C, curah hujan tinggi (200 – 450 cm/tahun)
Tumbuhan dan hewan yang hidup sangat beragam

Ekosistem Hutan Hujan Tropis
Terdapat di daerah sekitar khatulistiwa dengan curah hujan lebih rendah dari hutan hujan tropis (90 – 150 cm/tahun).
Tumbuhan berupa rumput dengan semak dan pohon yang terpencar.
Hewan yang hidup adalah berbagai jenis serangga sepreti belalang, kumbang, rayap, herbivora dan karnivora.

Ekosistem Sabana
Terdapat di daerah dengan suhu yang sedang. Curah hujan lebih rendah dari sabana yaitu (25 – 75 cm/tahun)
Vegetasi yang dominan adalah rumput.
Hewan yang hidup adalah kelinci, tupai tanah, serigala.
Ekosistem Stepa
Terdapat di wilayah sub tropis yang mengalami pergantian musim panas dan dingin. Curah hujannya sedang yaitu 75 – 150 cm/tahun.
Memiliki 4 musim, yaitu musim panas-gugur-dingin-semi

Ekosistem Hutan Gugur Sub Tropis
Terdapat di wilayah utara hutan gugur subtropis.
Ciri iklinya adalah musim dingin yang panjang. Hujan hanya turun di musim panas.
Umumnya adalah hutan pinus yang evergreen.
Hewan yang hidup: rusa, bajing, gagak hitam, serigala dan beruang
Ekosistem Taiga
Terdapat di daerah dekat kutub utara (tundra artik)
Terdapat di daerah puncak gunung (tundra alpin)
Musim dingin terjadi sepanjang tahun
Tumbuhan adalah rumput alang-alang, lumut daun dan perdu. Tidak terdapat pohon.
Hewan yang tinggal adalah kelinci, burung hantu, serigala, rusa dan domba.

Ekosistem
Terestrial
Ekosistem
Akuatik
Ekosistem Air Tawar
air tenang (lentik) air mengalir (lotik)
Kadar garam/salinitasnya sangat rendah, bahkan lebih rendah dari kadar garam protoplasma organisme akuatik.
Variasi suhu sangat rendah.
Penetrasi cahaya matahari kurang.
Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
Ekosistem Estuari
Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton.
Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan.
Bahkan ada beberapa invertebrata laut dan ikan laut yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin atau bermigrasi untuk menuju habitat air tawar. Estuari juga merupakan tempat mencari makan bagi vertebrata semi air, yaitu unggas air.

Daerah Danau Berdasarkan Kedalaman
Daerah litoral = Daerah ini merupakan daerah dangkal. Cahaya matahari menembus dengan optimal.
Daerah limnetik = Daerah ini merupakan daerah air bebas yang jauh dari tepi dan masih
dapat ditembus sinar matahari. Daerah ini dihuni oleh berbagai fitoplankton, termasuk ganggang dan sianobakteri. Zooplankton, ikan kecil, dan ikan besar hidup disini.
Daerah profundal = Daerah ini merupakan daerah yang dalam, cahaya matahari tidak sampai. Daerah ini dihuni oleh cacing dan mikroba.
Daerah bentik = Daerah ini merupakan daerah dasar danau tempat terdapatnya bentosdan sisa-sisa organisme mati.
Ekosistem Pantai

Berbatasan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut.

Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut laut. Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras.
Ekosistem Terumbu Karang

Terumbu karang didominasi oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. Rangka dari kalsium karbonat ini bermacammacam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang.

Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. Berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. Herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora.
Ekosistem Laut

Kadar garam yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar.

Di laut, hewan dan tumbuhan tingkat rendah memiliki tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air laut. Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air, pengeluaran urin sedikit, dan pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif.
Air Tawar
Air Laut
Berada di belahan bumi sekitar 20 – 300 LU dan LS. Curah hujan rendah yaitu < 25 cm/tahun.
Vegetasinya kaktus, semak belukar.
Hewan yang hidup adalah kadal, burung pemangsa. Umumnya adalah nokturnal.

Ekosistem Gurun
Tersusun atas:
Komponen abiotik
Komponen biotik
Abiotik atau komponen tak hidup, terdiri dari:

Interaksi Mahluk Hidup dengan Lingkungannya
Interaksi antar Individu
Interaksi antar Populasi
Interaksi antara Komponen Biotik dan Abiotik

Interaksi antar Individu

Sesama cacing tanah, sesama salak, dll

Interaksi ini menyebabkan kepadatan populasi sehingga muncul kompetisi intraspesifik
Kompetisi Intraspesifik:
1. Kompetisi Langsung







Dalam memperebutkan kebutuhan hidup terjadi perkelahian/pertarungan

Kompetisi Intraspesifik:
2. Kompetisi Tidak Langsung






Dalam memperebutkan kebutuhan hidup terjadi perlombaan yang tidak sampai memicu perkelahian
Resiko:
1. Menang
2. Kalah
Interaksi antar Populasi

Satu habitat tidak ditinggali 1 populasi saja sehingga ada interaksi antar populasi

Macam interaksinya ada 3
Predasi







Predasi interaksi makan dan dimakan antara predator dengan mangsa
Kompetisi Interspesifik







Kompetisi antar populasi untuk merebutkan makanan, cahaya, air, ruang
Simbiosis







Hidup bersama antara 2 spesies yang berbeda.
Mutualisme
Komensalisme
Paratisme
Interaksi antar Komponen Biotik dan Abiotik

Contohnya:
Oksigen untuk respirasi organisme
Cahaya matahari dalam fotosintesis tumbuhan
Air untuk metabolisme tubuh
Peran khas suatu individu (niche)

Produsen (autotrof)
Co: Tumbuhan
Konsumen (heterotrof)
Co: Hewan dan Manusia
Dekomposer (pengurai)
Co: Bakteri & Jamur
Detritivor (penghancur)
Co: Cacing, Siput, Keluwing
Rantai Makanan
Aliran
Energi
Piramida
Ekologi
Piramida Jumlah
Piramida Energi
Piramida Biomassa
Daur
Biogeokimia
Suksesi
Primer
Sekunder
Suksesi Primer
Dimulai dengan pembentukan tanah
Umumnya berjalan dengan lambat, bisa mencapai ratusan tahun 
Suksesi Sekunder
Umumnya berjalan lebih cepat sekitar 200 tahun
Contoh: Kebakaran hutan, banjir, gempa, illegal logging
Pencemaran
Lingkungan
Parameter
Kualitas
Limbah
BOD (Biochemical Oxygen Demand)
Ukuran kandungan Oksigen terlarut yang diperlukan mikroorganisme dalam air untuk menguraikan bahan organik yang ada dalam air.

COD (Chemical Oxygen Demand)
Jumlah O2 yang diperlukan agar bahan buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia.

pH (pouvoir Hidrogen)
Untuk kondisi normal (tidak tercemar) pH air = 6,5 – 7,5. Jadi jika > atau < dari 6,5 – 7,5 maka tidak cocok bagi kehidupan mikroorganisme

DO (Dissolved Oxygen)
Kadar O2 yang terlarut dalam air.
Penurunan DO = pencemaran air yang mengandung bahan organik sehingga organisme air menjadi terganggu.
Lubang Ozon
Penipisan Lapisan Ozon

Lapisan ini berfungsi untuk menahan radiasi sinar UV matahari. Gas CFC mengurai ozon sehingga menyebabkan kerusakan lapisan sehingga menjadi tipis. Lapisan ozon di Antartika dan Artik sudah berlubang. Radiasi ini akan menyebabkan katarak, kanker kulit, dll
Daya Dukung Lingkungan
&
Daya Lenting Lingkungan
Daya Dukung Lingkungan

Kemampuan mendukung kehidupan berbagai mahluk hidup di dalamnya
Daya Lenting Lingkungan

Kemampuan untuk pulih sampai pada keadaan seimbang jika ada gangguan
Penanganan
Limbah
Pengolahan Limbah Organik







Composting Biogas
Pengolahan Limbah Anorganik






Sanitary Landfill





Pulveration Incineration
Dampak Pencemaran Lingkungan
Gangguan pada keseimbangan lingkungan
Punahnya Spesies
Peledakan Hama
Kesuburan tanah berkurang
Keracunan dan Penyakit
Bioakumulasi
Lubang Ozon & Efek Rumah Kaca

presented by Hari Prasetyo
Nasib bumi ini ada di tangan kalian...!
Komponen Biotik:
Semua organisme dari tingkat rendah s/d tinggi
Full transcript