Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pemberontakan PRRI dan Permesta

No description
by

Charles Susanto

on 13 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pemberontakan PRRI dan Permesta

Pemberontakan PRRI dan Permesta
BRAINSTORM
ELEMENTS
copy and paste as needed and take advantage of an infinite canvas!
2 Maret 1957 di Makassar,Letkol. Ventje Sumual memproklamirkan berdirinya Piagam Perjuangan Semesta.
Pemberontakan PRRI ini ditujukan untuk memperjuangkan hak rakyat yaitu penuntutan alokasi dana pembangunan di setiap daerah secara adil.

Misalnya daerah surplus mendapat hasil ekspor sebanyak 70%.
Tujuan PRRI Permesta
Pada pukul 07.00 diadakan pertemuan di ruang rapat gedung Universitas Permesta di Sario Manado dengan tokoh tokoh politik, masyarakat dan cendikiawan.
Saat itu Kapten Wim Najoan, Panglima Komando Daerah Militer Sulawesi Utara dan Tengah, memberikan gambaran tentang perkembangan di Sumatera dan putusan agar dibentuknya PRRI.
Karena tujuan yg sangat mulia,

Seketika pula para peserta rapat berdiri dan menyambutnya dengan pekik: "Hidup PRRI! Hidup Permesta! Hidup Somba!"

Setelah selesai menyusun teks pemutusan hubungan degan Pemerintah Pusat rapat dilanjutkan dan teks tersebut dibacakan kepada para hadirin. Respons perta rapat sangat antusias, dengan ramai mereka mendengungkan pekik "Hidup Permesta! Hidup PRRI! Hidup Somba-Sumual!"
Tengah mengadakan rapat di lapangan sario Manado.
Ia membacakan teks pemutusan hubungan dangan Pemerintah Pusat yang isinya:

"RAKYAT SULAWESI UTARA DAN TENGAH TERMASUK MILITER SOLIDER PADA KEPUTUSAN PRRI DAN MEMUTUSKAN HUBUNGAN DENGAN PEMERINTAH RI"
Saat itu pula para pelajar, mahasiswa, pemuda dan ex-KNIL mendaftarkan diri untuk menjadi Pasukan dalam Angkatan Perang Permesta
di sisi lain juga Permesta membentuk suatu badan dan satua kepolisian yaitu :

1.Polisi Revolusioner
2.Pasukan Wanita Permesta(PWP)
3.Permesta Yard yaitu sebuah badan intelejen.
Sebelumnya tugas Mereka, adalah untuk membantu pemerintah daerah guna mengerahkan tenaga dan dana untuk melancarkan pembangunan di daerah daerah.
Selain itu juga di dalam tubuh pemerintahan RI banyak terjadi pergolakan politik.terutama dengan silih bergantinya Kabinet,seiring dengan penerapan Demokrasi Liberal.

di sisi lain hubungan Dwi-Tunggal Soekarno dan juga Hatta mengalami keretakan.ini terjadi akibat dari kedekatan Soekarno dengan Partai Komunis Indonesia yang selalu memusuhi Hatta.

akhirnya dengan berat hati memundurkan diri dari jabatan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia di kala suasana Negara yang kritis.
UPAYA
PENUMPASAN
Diplomatis
• Kasad Nasution mengeluarkan surat perintah tanggal 2 Januari 1957 untuk Kolonel Gatot Subroto, Kol. Ahmad Yani, Letkol Sjoeib, Mayor Alwin Nurdin, Ayor Sahala Hutabarat, dan Mayor Ali Hasan.

• Pemerintah pusat memberikan misi-misi kepada Kol. Dahlam Djambel, Eny Karim, Dr.J Leimena, Prof. Zairin, dan Kol. Mokoginta Cs untuk menyelesaikan masalah di Sumatera Tengah.
Militer
• Operasi dilaksanakan pada 12 MAret 1958 di Sumatra Timur

• 16 April 1958, pengiriman pasukan dalam Operasi 17 Agustus di bawah Kolonel Achmad Yani, yang dibantu oleh seorang perwira Angkatan Darat AS, Benson. Tanggal 17 April Pasukan Yani telah menguasai Padang sepenuhnya.

• Operasi Sapta Marga di bawah Brigadir Jenderal Jatikusuma dengan sasaran Sumatera Timur dan Sumatera Utara.

• Operasi Sadar dibawah pimpinan Letkol. Ibnu Sutowo dengan daerah sasaran Sumatera Selatan.
Pemecatan Terhadap para pemimpin pemberontakan dari jajaran militer Indonesia,
dan
dilaksanakan Operasi Marga pada bulan April untuk menumpas Permesta
• Operasi Sapta Marga I dibawah pimpinan Letkol. Soemarsono dengan sasaran Sulawesi Tengah
• Operasi Sapta Marga II dibawah pimpinan Letkol. Agus Pramono dengan sasaran Sulawesi Utara bagian Selatan
• Operasi Sapta Marga III dibawah pimpinan Letkol. Magenda dengan sasaran sebelah Utara Menando
• Operasi Sapta Marga IV dibawah pimpinan LEtkol. Rukminto HEndraningrat dengan sasaran Sulawesi Utara
• Operasi Sapta Marga V dibawah pimpinan Pieters dengan sasaran Jailolo
• Operasi Sapta Marga VI dibawah pimpinan Letkol. KKO. H.H W. Huhnhloz dengan sasaran Murotai.
Operasi yang dilaksanakan di Sumatera
Hasil :
• PKI berkembang sebagai kekuatan yang semakin kuat di tubuh TNI AD dan semakin berpengaruh terhadap Soekarno dalam kaitannya dengan perpolitikan yaitu diakuinya Nasakom

• Menimbulkan kesadaran di kalangan pimpinan Negara bahwa wilayah NKRI terdiri dari kepulauan yang luas dan beraneka ragam masalah sdi setiap masalah.

• Hak otonomi yang luas memang perlu diberikan kepada setiap daerah agar setia sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan daerah masing-masing daerah.
Kronologis pemberontakan PRRI Permesta :
• 10 Februari 1958 : Ahmad Husein (dewan perjuangan) menuntut agar Kabinet Djuanda mengundurkan diri dalam waktu 5 x 24 jam.
• 11 Februari 1958 : kabinet Djuanda menolak tuntutan Dewan Perjuangan.
• 15 Februari 1958 : Ahmad Husein memproklamasikan berdirinya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)
• 16 Pebruari 1958. : Djuanda menghadap Soekarno dan melaporkan gerakan pemberontakan PRRI ,dan hari itu juga keluar perintah Soekarno agar menangkap para tokoh PRRI dan Permesta.
• 17 FebruarI 1958 : PRRI mulai mendapat dukungan dari Indonesia bagian timur, dan mulai melakukan penumpasan untuk melawan pemerintah pusat.
• Agustus 1958 : PRRI Permesta kalah oleh APRI
Full transcript