Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Implementasi dan Evaluasi Praktik Manajemen Keperawatan di M

No description
by

Ns Jufriansyah

on 5 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Implementasi dan Evaluasi Praktik Manajemen Keperawatan di M

Implementasi dan Evaluasi Praktik Manajemen Keperawatan di Mawar 3 RS Dr. Moewardi Surakarta
Program Profesi Ners XI
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Prioritas Masalah
1. Kurangnya kesadaran tentang pembuangan sampah infeksius dan non infeksius
2. Kurang optimalnya dalam MPKP (Model Praktik Keperawatan Profesional)
3. Kurang optimalnya ketersediaan kelengkapan alat-alat medis

1. Pelaksanaan Pembuangan Sampah Medis Dan Non Medis
a. Langkah-langkah
Kelompok melakukan survei pada tanggal 12 Mei 2014 pada tempat – tempat sampah yang ada di ruang mawar 3 dan didapatkan masih banyak sampah yang menjadi satu antara sampah medis, non medis maupun sampah kemoterapi.

C. Faktor Pendukung dan Kendala
a) Faktor Pendukung
Dalam kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Ibu Yudyastuti, Skep Ns selaku Kepala Ruang Mawar 3 di RS. dr. Moewardi Surakarta. Kelompok juga bekerja sama dengan Cleaning Service dalam penempatan membuang sampah dan membedakan antara sampah medis, non medis dan kemoterapi maupun sampah pecah tajam. Dalam pelaksanaan ini juga tidak lepas dari dukungan atau kerjasama dengan perawat ruangan dan mahasiswa yang praktik khususnya di Ruang Mawar 3.
A. Pelaksanaan Post Conference
1. Langkah-langkah
Terkait dengan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh petugas dan kepala ruangan dalam Post Conference sudah berjalan dengan baik, yaitu dimulai dengan pembukaan dengan Basmallah, pembacaan perkembangan kondisi pasien dari tindakan yang telah dilakukan, dan diakhiri dengan penutupan. Pembukaan Post Conference sendiri dimulai oleh PN (Primary Nurse) dari mahasiswa praktik manajemen keperawatan.
2. Pelaksanaan
dalam pelaksanaan Implementasi terhadap post conference sudah berjalan dengan baik yaitu proses post conference sudah memiliki tahap-tahap seperti Menyiapkan ruangan/ tempat, Menyiapkan rekam medik pasien yang menjadi tanggungjawabnya, Menjelaskan tujuan dilakukannya post conference, Menerima penjelasan dari AN tentang hasil tindakan, Mendiskusikan masalah yang ditemukan dalam memberikan askep pasien dan mencari upaya penyelesaian masalahnya, Memberi reinforcement pada AN, Menyimpulkan hasil post conference, dan Mengklarifikasi pasien sebelum melakukan operan tugas jaga shift jaga berikutnya.

1. Langkah-langkah
Penyusunan lembar balik diperoleh dari lembar orientasi pasien baru di ruang Melati 3.Berdasarkan hasil observasi dan pengkajian pada tanggal 12 – 14 Mei 2014 didapatkan bahwa ruangan Mawar 3 belum mempunyai lembar bola-balik orientasi pasien baru. Tahap persiapan yang dilakukan, pertama yaitu mengkaji tentang kelengkapan isi lembar bolak-balik yang kemudian melakukan koordinasi dengan kepala ruang,kemudian dibuatlah draft lembar bolak-balik.
Dari hasil pembuatan lembar bolak-balik orientasi pasien baru tersebut yang kemudian akan diimplementasikan saat menerima pasien baru.
3. Evaluasi
a. Faktor Pendukung
1) Dukungan kepala ruang Mawar 3 RS Dr. Moewardi Surakarta
2) Dukungan dan kerjasama baik dengan para staf dan perawat di ruang Mawar 3
3) Adanya peralatan yang memadai dalam pembuatan lembar bolak-balik orientasi pasien baru
4) Adanya semangat dan motivasi dari semua rekan-rekan manajemen program profesi Ners XI UMS
b. Faktor Kendala
1) Keterbatasan dalam pengambilan foto perawat untuk kelengkapan pembuatan lembar bolak balik orientasi pasien baru

1. Langkah – Langkah
Perencanaan pembuatan papan dinas penugasan jadwal Dinas didapatkan berdasarkan data pada struktur kepengurusan ruangan mawar tiga. Melalui hasil observasi dan pengkajian pada tanggal 12 sampai dengan 14 Mei 2014 didapatkan diruangan baru terdapat jadwal dinas dan belum ada papan penugasan jadwal dinas perawat. Pelaksanaan pembuatan papan dinas perawat dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2014 sampai dengan tanggal 4 Juni 2014.
Evaluasi
a. Faktor yang mendukung
1) Ketersediaan dan dukungan kepala ruang dalam pembuatan papan tersebut terutama dalam hal konsultasi dan bimbingan.
2) Dukungan dari semua anggota perawat ruangan Mawar 3, dalam hal pemenuhan foto untuk kelengkapan papan tersebut
3) Adanya tambahan dalam hal pendanaan dalam pembuatan papan penugasan jadwal dinas perawat

b. Kendala
1) Memerlukan waktu yang lama dalam pemesanaan di tempat offset dan reklame
D. Pembuatan video penerimaan pasien baru di ruang mawar 3
1. langkah-langkah
a. Persiapan
Pelaksanaan pembuatan video tentang orientasi pasien baru direncanakan tanggal 27 Mei 2014, sebagai tahap persiapan pada tanggal 26 Mei 2014 yang dimulai dari koordinasi kepala ruang mawar 3 termasuk dengan perizinan ruangan , penyiapan pemain sesuai dengan perannya, penyiapan scenario video sesuai dengan checklist orientasi pasien baru, penyiapan ruangan (ODC) termasuk setting tempat, dan penyiapan alat (kamera, tripod, lembar balik orientasi pasien baru)
b. Pelaksanaan
Pelaksanaan pembuatan video dilakukan 2 kali yaitu pada hari Kamis tanggal 29 Mei 2014 jam 13.00-16.00 dan hari Sabtu tanggal 31 Mei 2014 jam 08.00-09.00 bertempat di ruang ODC dengan Yetiana Valentin berperan sebagai perawat, Vinda Yulia berperan sebagai pasien 1, Bayu Setiawan sebagai pasien 2, Putri Nurvita sebagai penunggu pasien, Andrian Nur Pratama berperan sebagai cameraman 1, Isnianto berperan sebagai cameraman 2, dan Adi Prihantoro sebagai Editor. Sedangkan pengeditan video dilakukan selama 3 hari yaitu hari Sabtu- Senin tanggal 31 Mei-2 Juni 2014.

c. Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada hari Selasa tanggal 3 Juni 2014 dengan penyajian video orientasi pasien baru pada akhir acara pre conference dan meeting morning ruang mawar 3 disaksikan oleh Kepala Instansi Mawar, kepala ruang mawar 3, 4 orang Kepala tim mawar 3 beserta Assosiate Nursenya dan mahasiswa yang dinas pagi di ruang mawar 3. Para peserta terlihat antusias menyaksikan video tersebut dan ada himbauan dari kepala instalasi mawar agar video tesebut dapat dilakukan pada setiap penerimaan pasien baru.
4. Evaluasi
Di ruang mawar 3 belum terdapat video tentang orientasi pasien baru.Dari pernyataan tersebut kami merasa perlu dibuat video tentang orientasi pasien baru sesuai dengan SOPnya sehingga diharapkan upaya ini bisa mempermudah dan mengoptimalkan dalam pengorientasian pasien baru.

Hasil di atas tidak lepas dari factor pendukung maupun kendala, yaitu:
a. Faktor pendukung
1) Dukungan dari kepala ruang mawar 3 RSUD Dr. Moewardi Surakarta
2) Dukungan dan kerja sama yang baik dengan para petugas ruang mawar 3
3) Adanya kerjasama yang baik dari seluruh kru pembuatan video orientasi pasien baru
4) Adanya peralatan yang cukup memadai dalam pembuatan video orientasi pasien baru
5) Tim editing yang handal

b. Faktor Kendala
1) Pengeditan video yang perlu detail yang rumit
2) Belum jadinya lembar balik orientasi pasien baru
3) Ruangan mawar 3 yang bednya selalu penuh sehingga setting tempat agak terkendala
Penggantian Penomoran
Label Obat

Langkah-Langkah
a. Persiapan
Setelah dilakukan pengkajian pada tanggal 16-17 Mei 2014 pada pelabelan atau penomoran yang ada di ruang Mawar 3 kurang memenuhi standar. Misalnya pada kotak obat terkadang tidak ada identitas nama pasien, yang ada hanya nomor tempat tidur pasien. Padahal sudah ada kertas untuk menulis nama pasien, tetapi mungkin terkadang lupa untuk menulis identitas pasien. Sehingga perlu dilakukan perbaikan dalam pelabelan atau penomoran kotak obat pasien.
b. Pelaksanaan
Adanya koordinasi dengan kepala ruang Mawar 3 untuk membenahi pelabelan atau penomoran pada kotak obat. Setelah berkoordinasi dengan kepala ruang, terlebih dahulu dilakukan pendesignan untuk pelabelan kotak obat yang baru. Sehingga setelah dilakukan pendesignan maka pelabelan atau penomoran untuk identitas pasien pada kotak obat diganti dengan menggunakan akrilik. Pelabelan kotak obat menggunakan akrilik tersebut lebih praktis dari pada menggunakan kertas yang harus diganti tiap ada pasien baru, yang terkadang lupa untuk diisi.
c. Evaluasi
Evaluasi dilakukan pada tanggal 4-5 Juni 2014 oleh tiap mahasiswa yang tengah melaksanakan praktik manajemen. Pelaksanaan evaluasi dilakukan dengan memantau perawat dalam menulis identitas pasien pada pelabelan atau penomoran kotak obat.
4. Evaluasi
a. Faktor yang mendukung
Dalam kegiatan pengadaan label atau nomor obat pada kotak obat tidak lepas dari dukungan Ibu Yudyastuti, S.Kep., Ns selaku Kepala Ruang Mawar 3 di RSUD. Dr. Moewardi Surakarta. Kelompok juga bekerja sama dengan perawat ruangan dalam memberikan atau menulis identitas pasien pada kotak obat sesuai dengan nomor tempat tidur pasien, dan menghapus identitas pasien jika pasien sudah pulang.

b. Faktor Kendala
Kendala dalam kegiatan ini yaitu pemesanan label obat menggunakan akrilik di tempat pemesanan membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga dalam pelaksanaan mahasiswa praktik manajemen hanya dapat mengevaluasi dalam beberapa hari saja.
III. Kurang Optimalnya Ketersediaan Kelengkapan Alat-Alat Medis
A. Langkah – langkah
1. Persiapan
Dari hasil pengkajian di Ruang Mawar 3 ditemukan beberapa masalah dalam kelengkapan peralatan medis misalnya peralatan untuk vital sign, di ruangan hanya terdapat termometer 1 buah, tensimeter 4 buah, dan stetoskop 3 buah, jumlah tersebut tidak sebanding dengan kapasitas jumlah pasien di Ruang Mawar 3. Dalam perencanaan pemenuhan kebutuhan alat-alat medis di ruang Mawar 3 maka perlu dilakukan pengadaan peralatan medis yang dapat menunjang pemberian asuhan keperawatan yang optimal.
3. Evaluasi
Pelaksanaan evaluasi dilakukan dengan memantau penggunaan alat-alat medis yang sudah ditambah di ruang Mawar 3. Dengan memantau kegiatan pemberian asuhan keperawatan yang optimal yang diberikan kepada pasien.
D. Evaluasi
1. Faktor Pendukung
Dukungan atau kerjasama dari perawat ruangan dan mahasiswa yang praktik khususnya di Ruang Mawar 3 sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan pengadaan alat-alat medis di ruangan.

2. Faktor Kendala
Kendala dalam kegiatan ini yaitu masih kurangnya dana anggaran yang ada sehingga pemberian pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien hanya menggunakan alat-alat medis yang ada di ruangan sehingga pelayanan masih kurang optimal.
2. Pelaksanaan
Perencanaan
koordinasi dengan kepala ruang
penyusunan anggaran
Penambahan peralatan medis
b. Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini selalu disampaikan pada setiap kegiatan pre conference yang disampaikan oleh mahasiswa yang sedang melakukan roleplay setip hari dan menjabat sebagai kepala ruang dan juga kepala ruang Mawar 3.
c. Evaluasi
Evaluasi dalam pelaksanaan ini dilakukan setiap hari oleh satu orang yang berperan sebagai KaRu Ners yang sedang melaksanakan praktik manajemen dan bertanggung jawab dalam pelaksanan dengan cara selalu memantau tempat sampah dan mengingatkan jika melihat ada yang membuang sampah belum pada tempatnya
BAB IV
PELAKSANAAN DAN EVALUASI
b) Faktor Kendala
Kendala dalam kegiatan ini masih kurangnya kesadaran dari karyawan maupun mahasiswa yang praktik dalam membedakan mana sampah medis, non medis dan kemoterapi. Walaupun setiap pre conference selalu dirivew oleh kepala ruangan mengenai pembuangan sampah yang benar.
II. Kurang Optimalnya dalam
Pelaksanaan MPKP

B. Pembuatan Lembar Balik
Orientasi Pasien Baru

Pembuatan Papan Penugasan
Jadwal Dinas Perawat
D. Pembuatan video penerimaan pasien baru di ruang mawar 3
Oleh:
Full transcript