Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Analisis Dampak Radiasi Layar Monitor Komputer terhadap Mat

No description
by

Ngurah Bimantara

on 14 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Analisis Dampak Radiasi Layar Monitor Komputer terhadap Mat

Dampak Radiasi Pada Mata
Monitor
Efek Radiasi Monitor Terhadap Mata
Mata
Analisis Dampak Radiasi Layar Monitor Komputer terhadap Mata Manusia
Oleh Kelompok IV :

Putu Sintia Susiani Pande (1304405018)
I Gede Bayu Tesa Tamara Putra (1304405020)
I Dewa Gede Paramartha Warsika (1304405021)
I Gusti Made Ngurah Bimantara (1304405022)
I Gusti Ngurah Surya Winata (1304405023)
I Made Sastra Dwikiarta (1304405025)
Wadarman Jaya Telaumbanua (1304405027)
I Wayan Mardika (1304405028)

Untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kampus
Memahami kaitan teori dengan praktek dilapangan
Dapat mengetahui upaya penanggulangan dampak radiasi layar monitor komputer terhadap terhadap mata manusia
Sebagai bahan referensi untuk upaya penanggulangan dampak radiasi layar monitor komputer terhadap terhadap mata manusia
Penulisan makalah dapat memberikan sumber kajian ilmiah yang menjadi tambahanan pengetahuan bagi civitas akademika.

Upaya Pencegahan Dampak Radiasi Terhadap Mata
Simpulan
Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Beberapa penyakit mata yang disebabkan oleh radiasi layar monitor komputer :
1. Myopia sementara,
2. Mata lelah
3. Penglihatan kabur
4. Mata kering, iritasi dan mata berair.
5. Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya.

Saran
Di dunia yang sudah serba modern ini ada baiknya kita mengetahui dampak-dampak negatif dari barang-barang elektronik seperti komputer dan bagaimana cara menanggulangi dampak-dampak tersebut. 

Mengetahui dampak radiasi layar monitor komputer terhadap mata manusia
Mengetahui upaya penanggulangan dampak radiasi layar monitor komputer terhadap mata manusia



Monitor dapat menghasilkan radiasi elektromagnetik, yaitu kombinasi medan listrik dan medan magnet yang berosilasi dan merambat lewat ruang dan membawa energi dari satu tempat ke tempat lain
Gelombang - gelombang dan radiasi lainnya yang mungkin dihasilkan oleh monitor yakni:
Sinar x
Sinar Ultraviolet
Gelombang micro (microwave)
Radiasi elektromagnetik frekuensi sangat rendah (Very Low Frequency / VLF),
Radiasi elektromagnetik frekuensi amat sangat rendah (Extremely Low Frequency / ELF).
BAB I
Pendahuluan
Latar Belakang
Perkembangan teknologi dan alat elektronik seperti laptop, komputer, notebook, dan sebagainya memberikan dampak terhadap kehidupan manusia, baik positif maupun negatif
Rumusan Masalah
Bagaimanakah dampak radiasi layar monitor komputer terhadap mata manusia ?
Tujuan Penulisan
Manfaat Penulisan
Dampak Radiasi Pada Mata
BAB II
Tinjauan Pustaka

Pengetahuan Lingkungan Hidup dan K3
Kesehatan dan keselamatan kerja adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang berkerja di sebuah instansi maupun lokasi proyek.
Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja.
Monitor
Monitor atau dengan istilah lain disebut VDU (Video Display Unit), merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu unit komputer. Bagian monitor inilah yang paling sering kita pandang bila kita memakai komputer. Fungsi monitor adalah memperagakan data atau proses yang terjadi dalam CPU secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU (Central Processing Unit) dikonversikan oleh suatu “ Adapter Vide / Video board “ dari data yang digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor.
MATA
Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.
Bagian- bagian pada organ mata bekerjasama menghantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf manusia. Bagian-bagian tersebut adalah;
1. Kornea
2. Pupil dan iris
3. Lensa mata
4. Retina
5. Saraf Optik


Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor. Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya (silau) pada layar monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan dan lain sebagainya, akan menambah beban mata.
Efek Radiasi Monitor Terhadap Mata

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian

3.2 Data
3.2.1Bentuk Data
3.2.2 Jenis Data

3.3 Metode Pengumpulan Data

3.4 Metode Analisis

BAB III
Metode Penelitian
Dampak Radiasi Pada Mata
Kornea
Kornea merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya.
Pupil dan iris
Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk kebagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya. Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
Lensa Mata
Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskan pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal
Retina
Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
Saraf Optik
Saraf optik merupakan saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak
Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya.
Bagian- bagian organ mata adalah sebagai berikut;

Mata berperan sebagai kamera untuk melihat, yaitu mempunyai kemampuan mengatur sinar masuk ke dalamnya seperti layaknya diafragma kamera. Bila sinar masuk ke dalam bola mata normal maka akan melalui media penglihatan yaitu kornea, pupil, lensa mata dan badan kaca dimana sinar akan difokuskan pada retina terutama di daerah yang disebut makula lutea yang selanjutnya melalui saraf optikus sebagai alat penerus rangsangan sinar yang masuk diteruskan ke pusat penglihatan di otak dan otak menerima rangsangan penglihatan melalui saraf penglihatan kemudian di otak bagian belakang diolah dan menginterpretasikan rangsangan yang dilihat. Pada kortex penglihatan dalam lobus occipitalis terjadi penggabungan rangsangan yang berasal dari kedua mata dengan cara tersebut kita akan melihat benda tunggal dengan kedua mata (penglihatan binokuler tunggal), dengan interpretasi bayangan yang tidak terbalik.
Fisiologi Mata
Sejarah komputer
Sejarah komputer berawal pada tahun 1940, yaitu diciptakannya komputer elektronik pertama di dunia yang dikenal dengan nama ABC (Atanasoff and Berry Computer) yang di ambil dari nama penciptanya. Pada dekade yang sama, Dr.John W. Mauchly bekerja sama dengan J. Presper Eckert,Jr. Menciptakan komputer yang dikenal dengan nama ENIAC (Elektronic Numerical Integrator Analyzer computer). Alat ini diciptakan untuk menghitung tabel-tabel lintasan peluru untuk tentara amerika serikat.
Monitor
Monitor atau dengan istilah lain disebut VDU (Video Display Unit), merupakan salah satu bagian terpenting dari suatu unit komputer. Bagian monitor inilah yang paling sering kita pandang bila kita memakai komputer. Fungsi monitor adalah memperagakan data atau proses yang terjadi dalam CPU secara visual. Proses yang terjadi dalam CPU (Central Processing Unit) dikonversikan oleh suatu “ Adapter Vide / Video board “ dari data yang digital menjadi sinyal yang akan disalurkan melalui kabel penghubung ke monitor.
Monitor yang memakai sistem CRT (Cathode Ray tube) bekerja dengan cara memancarkan elektron-elektron .Elektron-elektron ini menyapu layar dari kiri kekanan dengan jalur-jalur dari atas kebawah dalam pola yang disebut “raster” CRT atau yang lebih umum disebut Tabung Sinar Katoda merupakan tabung pembungkus yang dibuat dari kaca dan mengandung satu susunan penembak electron dan mengeluarkan berkas-berkas elektron yang diarahkan pada layar fluoresen. Bila berkas tersebut terkena cahaya, maka layar mengeluarkan sinar dengan gelombang yang lebih panjang.
Pancaran – pancaran electron ini menimbulkan cahaya yang terang.Bergantung intensitas pancaran electron tadi.Cahaya ini sangat cepat menghilang.Untuk itu pancaran electron harus tetap menyapu layar secara teratur untuk mempertahankan banyangan yang terjadi.Ini biasa disebut penyegaran ulang atau “refresh” layar. Monitor umumnya memiliki laju penyegaran (vertical scan rate) 60 hertz, yang maksudnya layar disegarkan kembali sebanyak 60 kali per detik. Jika laju penyegaran rendah, maka akan mengakibatkan layar tampak berkedip-kedip. Hal ini akan cepat melelahkan mata kita, maka sebaliknya kita memakai monitor dengan “vertical scan rate” 70 hertz keatas sudah cukup baik untuk digunakan.
Kesilauan (glare)
Kesilauan dapat disebabkan oleh permukaan yang mengkilap sehingga pantulan cahaya mengenai mata operator serta penempatan lampu (sumber penerangan) yang tidak tepat.
Untuk menanggulangi kesilauan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Melengkapi komputer dengan non-reflective glass screen atau anti glare screen overlay.
• Meningkatkan brightness dari area yang mengelilingi sumber kesilauan.
• Mengurangi brightness dari sumber kesilauan.

Computer Vision Syndrome (CVS)
CVS adalah gangguan pada mata akibat pengguna komputer dalam dalam waktu terlalu lama secara terus menerus. Kelelahan mata merupakan salah satu tanda (Computer Vision Syndrom) CVS. Gejala lainnya adalah mata kering, iritasi mata, pandangan buram atau ganda,sakit kepala, dan sensitif terhadap cahaya, mual-mual, hingga muntah.
Hal- hal yang dapat menyebabkan munculnya CVS adalah :
Posisi tubuh yang buruk saat berhadapan dengan komputer.
Penerangan yang menghasilkan silau atau bayangan, gambar yang kabur atau gambar yang terlalu gelap atau terlalu terang.
Jumlah kedipan tidak cukup untuk membasahi permukaan bola mata.
Penggunaan lensa koreksi yang tidak sesuai dengan posisi dan jarak pengguna dari monitor.
Kelainan minor pada penglihatan yang diperberat oleh penggunaan komputer.
Jenis atau karakteristik monitor komputer,
Lamanya pengguna komputer,
Serta adanya kelainan refraksi (pembiasan) pada pengguna.

Ukuran Karakter dari Warna
Kenyamanan pada saat bekerja, sebaiknya menggunakan screen yang berukuran besar. Jarak antara mata operator dan VDT (Visual Display Terminal) tidak kurang dari 45 – 60 cm. (18 – 28 inches) dan tinggi angka atau huruf tidak kurang dari 4,5 mm. Screen sebaiknya berwarna hijau tua, karakter hijau lebih muda atau kuning atau karakter berwarna hitam dan background berwarna putih dimana brightness dari screen diatur dengan sebaik-baiknya.
Tekanan Dingin
Komputer dapat bekerja secara optimal, maka suhu ruang komputer hendaknya tidak lebih dari 21 derajat C (suhu kering). Keadaan normal, suhu tubuh manusia berkisar antara 36 - 37 derajat C, untuk mengurangi hilangnya panas dari tubuh ke udara ruangan kerja maka operator perlu memakai pakaian hangat dan tambahan kalori makanan
Desain Peralatan Kerja
Desain VDT (Visual Display Terminal) seperti monitor, tinggi keyboard, kursi dan meja yang tidak ergonomi dengan ukuran tubuh manusia akan menimbulkan keluhan pada pemakainya. Keluhan tersebut misalnya : keluhan pada kepala, keluhan pada leher dan bahu, keluhan pada pinggang, keluhan pada pantat, keluhan pada lengan dan tangan, keluhan pada paha, lutut dan kaki.
Radiasi Non Ionisasi
Beberapa tipe radiasi non ionisasi (ultra violet, inframerah, dan radio frekuensi) dapat dihasilkan oleh Video Display Terminals (VDTs). Namun tingkat radiasi yang dihasilkan oleh VDTs tersebut adalah rendah atau masih dalam batas yang diperkenankan.
Hubungan Sindrom Dry Eye dengan Faktor Pekerja VDT
Selain usia dan jenis kelamin, SDE dapat disebabkan oleh kelainan refraksi dan kebiasaan membaca. Pada saat membaca frekwensi mengedip akan berkurang sehingga terjadi penguapan air mata yang berlebihan yang mengakibatkan mata menjadi kering. Adapun faktor penggunaan obat-obatan seperti antihistamin, diuretic, steroid akan menyebabkan dry eye.
Pada pekerja VDT reflek mengedip berkurang 66% yaitu sekitar 3,6kali/menit dibandingkan saat tidak menggunakan VDT (normal rata-rata 15-20kali/menit).
Selain itu penguapan air mata lebih banyak terjadi pada keadaan mata melihat lurus ke depan dibandingkan dengan keadaan melihat ke bawah karena permukaan mata lebih luas pada saat melihat ke depan.
Untuk menanggulangi gangguan kesehatan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Kontras antara Layar Monitor dan Dokumen
Kontras antara layar monitor dan dokumen dianjurkan tidak terlalu besar yaitu 10:1.
Lama bekerja di depan layar komputer terus menerus selama 2 – 8 jam akan menyebabkan gangguan refraksi yaitu gangguan pembiasan sinar pada mata sehingga pembiasan sinar tidak difokuskan pada retina. Mencegah kelelahan mata, maka sebaiknya apabila telah menggunakan komputer selama lebih 1 (satu) jam beristirahat sebentar

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari gangguan kesehatan karena radiasi layar monitor komputer.
Pakai pelindung layar komputer (filter) untuk mengurangi radiasi yang ditimbulkan komputer.
Pilih layar komputer yang radiasinya rendah, seperti layar LCD (liquid crystal display).
Jagalah jarak pandangan mata dengan monitor. Idealnya, jarak minimum antara mata dengan monitor komputer adalah 45 cm.
Sesuaikan posisi layar komputer dengan mata, jangan ketinggian dan jangan terlalu rendah karena bisa menyebabkan sakit leher.
Sesuaikan pencahayaan monitor dengan intensitas kenyamanan mata.
Istirahatkan mata sejenak.
Seringlah mengedipkan mata demi menghindari mata menjadi kering.
Pakailah kacamata dengan lensa khusus untuk komputer.
Perbanyak konsumsi vitamin A, agar mata tetap dalam kondisi baik.
Jika merasa mata mengalami gangguan, segera pergi ke dokter mata untuk meyakinkan bahwa mata anda benar-benar sehat.
Tips untuk mengurangi keluhan pada mata
Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga tidak ada pantulan cahaya dari sumber cahaya lain seperti lampu ruang kerja dan jendela yang dapat menyebabkan kesilauan pada mata.
Agar mata dapat membaca dengan nyaman, letakkan layar komputer lebih rendah dari garis horizontal mata dengan membentuk sudut hurang lebih 30 derjat. Keadaan ini dapat dicapai bila pusat layar monitor terlettak sekitar 25 cm dari garis horizontal mata sehingga mata akan mengarah ke bawah (ke layar monitor). Jarak layar monitor dengan mata sekitar 40 cm. Posisi demikian akan sangat mengurangi kelelahan pada mata
Buatlah cahaya latar layar komputer dengan warna yang dingin, misalnya putih keabu-abuan dengan warna huruf yang kontras. Hindari penggunaan font huruf yang terlalu kecil (kecuali terpaksa). Font huruf yang termasuk norrnal adalah font 12, lebih kecil dari ini mengakibatkan mata akan cepat lelah membacanya. Resolusi layar monitor sudah barang tentu sangat berpengaruh terhadap ketajaman huruf maupun gambar. Layar monitor SVGA akan jauh lebih baik dari pada layar monitor VGA apalagi dengan yang monokrom.
Agar mata tidak kering, sering-seringlah berkedip dan sesekali pindahkan arah pandangan mata ke luar ruangan. Bila perlu usaplah kelopak mata secara lembut (memijit ringan bola mata).
Full transcript