Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

UJI LELAH (FATIGUE TEST)

No description
by

Maratun Fadhila

on 15 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of UJI LELAH (FATIGUE TEST)

UJI KELELAHAN
Kelelahan pada material adalah timbulnya retakan formasi yang timbul akibat beban yang berubah-ubah. Hal ini diakibatkan oleh besarnya tegangan maksimum material tidak sebanding dengan beban yang diterimanya.

Pengaruh dari Perubahan Bagian
Permukaan Akhir
Permukaan akhir dari bagian suatu struktur dipokokan untuk tegangan lelah adalah sangat penting . secara umum permukaan yang disemir akan memberikan batas ketahanan. Jika ujungnya tidak dinaikan sesuai denga standar dari gambaran untuk batas ketahanan yang diperoleh dari bahan uji yang dipoles atau disemir harus dikurangi sesuai dengan itu. Untuk setiap kasus tunggal dari pengurangan adalah ditentukan oleh cara factor K permukaan. Factor ini secara ungkapan angka dari pengaruh ujung permukaan pada batas ketahanan.

Nilai yang dikurangi dari batas ketahanan σD diberikan :
σDred = K. σD, dimana σDred adalaha batas ketahanan yang dikurangi untuk permukaan ujung yang diperhatikan. Gambaran 2.25 menunjukan factor permukaan K adalah fungsi dari tegangan Tarik ultimat pada sebuah material. Diagram ini adalah benar, sesuai dengan besarnya untuk material konstruksi pada umumnya dengan pengecualian khusus untuk besi cor abu, ujung permukaan yang mempunyai pengaruh pada batas ketahanannya.


Contoh berikut berguna untuk dipelajari:
Suatu poros baja, σB = 70 kp/mm2 (680 N/mm2), gagal karena factor lelah. Terdapat kulit dalam skala mill pada permukaan poros. Batas daya tahan untuk akhir dengan polesan tinggi adalah
σDr = 0,5 σB
σDr = 0.5 x 70 = 35 kp/mm2 (340 N/mm2)
nilai dari K adalah 55%
σDred = 0.55 x 35 = 19 Kp/mm2 (190 N/mm2)

Dalam perintah untuk mengabaikan kegagalan karena lelah, baja mempunyai UTS dari σB = 110 kp/mm2 (1080 N/mm2) yang dipilih. Untuk baja ini
σu red = 0.5 x 110 x 0.4 = 22 kp/mm2 (220 N/mm2)
pada kasus ini, kenaikan batas daya tahan tidak berarti. Dengan memilih permukaan mesin yang kasar, dapat terlihat bahwa baja pertama memberikan hasil yang lebih baik
σu red = 0.5 x 70 x 0.83 = 29 kp/mm2 (280 N/mm2)
pengerjaan diatas yang sudah disederhanakan pada pengaruh perubahan bagian dimasukan yang bertujuan supaya penggambaran perhatian pembaca untuk subjek yan sangat penting. Instruksi yang lebih spesifik dalam bagaimana untuk mengatasi sangkutan perhitungan pengaruh dari perubahan bagian yang ditemukan dalam buku desain mesin.

PROSEDUR UJI
Langkah-Langkah Pengujian
1. Gambarkan dan ukur dimensi spesimen
2. Catat data putaran motor penggerak mesin uji lelah lentur
3. Perhatikan penunjukkan jumlah putaran spesimen uji, sebelum pengujian dimulai catat angka yang tertera pada penunjuk jumlah putaran
4. Atur beban sesuai kebutuhan
5. Pasang spesimen uji pada pemegang spesimen, pemasangan spesimen harus cukup kuat
6. Pasang pengukur defleksi pada tempatnya
7. Lepaskan tuas penahan beban
8. Pasangkan tutup pengaman
9. Pengujian siap dimulai
10. Setelah spesimen putus, catat angka penunjuk jumlah putaran
11. Lepaskan tutup pengaman, putar tuas penahan beban lepaskan pengukur defleksi dan lepaskan spesimen

UJI LELAH (FATIGUE TEST)
DIAGRAM WOHLER
Perbedaan Jenis Patahan Fatigue
Patahan lelah dari poros transmisi

Kevin Ismail
Mar’atun Fadhila
Muhammad Rizkya Firmansyah
Muhammad Fakhri Ibrahim
Rizky Barkah

Perhitungan
Diagram Goodman
Batas ketahanan σD untuk tegangan lelah sedang yang berbeda σm ditunjukan pada diagram lelah atau diagram goodman. Bagian struktur yang dipokokan untuk ketegangan, nilai yang dibatasi pada area ini, dibuka hanya untuk resiko yang diabaikan dari kegagalan akibat lelah. Batas ketahanan σD turun jika tegangan lelah sedang meningkat.
Biasanya tidak diduga bahwa deformasi dar isuatu material selama uji lelah berjalan oleh karena itu tegangan maksimum yang diizinkan σmax mempunyai batas atas didefinisikan sebagai tegangan hasil σs7 dan batas bawahnya oleh hasil pembandingan σst
Perbedaan antara tegangan lelah sedang positive dan negative sangatlah kecil sehingga hanya bagian yang positive dari diagram yang harus di buat. Ini menunjukan secara tidak langsung bahwa diagram tersebut bisa dibuat sederhana dari dua uji lelah yang terpisah.

Kiraan hubungan yang diberikan dibawah antara batas ketahanan yang didapatkan dari berbagai jenis uji lelah yang benar sesuai dengan kebanyakan kasus.
Batas ketahanan untuk putaran tegangan lentur σDr = 0.5 σB (Rm)
Batas ketahanan untuk tegangan lentur yang dibalikan σDb = σDr
Batas ketahanan untuk tegangan lentur bolak balik ( Tarik dan tekanan) σD = 0.7 σDr
Batas ketahanan untuk tegangan puntir τD = 0.6 σDr


Deviasi semua bagian dipengaruhi oleh konsentrasi tiap bagian yang lebih spesifik



σmax = Alfa x σnom


Perhitungan tersebut untuk mengetahui tegangan maksimum dimana konsentrasi tiap bagian dimasukan

Cara untuk Menaikan Nilai Batas Daya Tahan
Banyak cara untuk menaikan nilai batas daya tahan. Yang kebanyakan sering dengan memeberikan tekanan ke permukaan dari baja tersebut dibarengi dengan memberikan perlakuan panas yang special.
Full transcript