Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Keuntungan Sebagai Tujuan Perusahaan

No description
by

bimo haryotejo

on 3 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Keuntungan Sebagai Tujuan Perusahaan

Keuntungan Sebagai Tujuan Perusahaan


Dwiki Satria Ramadhani 12010111110189
Ligya Amanda Yahya 12010111130032
Bimo Haryotejo 12010111130053
Astrid Ardiani 12010111140201
Putri Andriana 12010111140233


Keuntungan Sebagai Tujuan Bisinis
- Bisnis = “to provide products or services for a profit”

- Profit = Baru muncul muncul dengan kegiatan ekonomi yang memakai system keuangan

Profit diperoleh tidak kebetulan tapi berkat upaya khusus dari orang yang mempergunakan uang.

MAKSIMALISASI KEUNTUNGAN SEBAGAI CITA-CITA KAPITALISMA LIBERAL

“kalau memaksimalkan keuntungan enjadi satu-satuny tujuan perusahaan, dengan sendirinya akan timbul keadaan yang tidak etis”

Mengapa begitu ?

2. Masalah Pekerja Anak

Pekerjaan yang dilakukan oleh anak dibawah umur demi pembayaran uang yang digunakan untuk keluarganya

3. Relativasi Keuntungan
4. Manfaat Bagi Stakeholders
Istilah Stakeholders



Memorandum internal dari Stanford Research Institute, California (tahun 1963)


Beberapa cara lain lagi untuk melukiskan relativitas keuntungan dalam bisnis, sambil tidak mengabaikan perlunya, adalah sbb:

- Keuntungan merupakan tolok ukur untuk menilai kesehatan perusahaan atau efisiensi manajemen
- Keuntungan adalah petanda yang menunjukkan bahwa produk/jasanya dihargai masyarakat
- Keuntungan adalah cambuk untuk meningkatkan usaha
Keuntungan merupakan syarat kelangsungan perusahaan
Keuntungan mengimbangi risiko dalam usaha


Karena hubungan dengan transaksi uang itu, perolehan profit secara khusus berlangsung dalam konteks kapitalisme.


kapitalisme meliputi tiga unsure pokok:
- lembaga milik pribadi
- praktek pencarian keuntungan
- kompetisi dalam sistem ekonomi pasar bebas



Keterikatan dengan keuntungan itu merupakan suatu alasan khusus mengapa bisnis selalu ekstra rawan dari sudut pandang etika.

Kalau keuntungan menjadi tujuan bisnis, pebisnis mudah tergoda untuk menempuh jalan pintas saja, guna mencapai tujuannyadengan lebih cepat dan lebih mudah.

Tetapi hal seperti itu tidak boleh dilakukan dan dengan itu kita menjumpai kenyataan yang disebut etika.


Penjelasan para ekonom mengatakan bahwa maksimalisasi keuntungan sebagai tujuan peruahaan tidak boleh dimengerti secara harfiah dan pasti tidak boleh ditafsirkan sebagai sebuah pernyataan moral.

Charles Dickens (1812 – 1870)


Friedrich Engels (1820-1895)


Convention on the Rights of the Child

“menetapkan usia minimum atau usia-usia minimum untuk dapat memasuki lapangan kerja” [Pasal 32,2 (a)]

Konvensi yang dikeluarkan ILO tahun 1973

Tentang usia minimum untuk diperbolehkan bekerja
18 tahun untuk pekerjaan berbahaya
16 tahun untuk pekerjaan ringan

Indonesia mensahkan konvensi tahun 1999

- Usia minimum pada 15 tahun
- Sebelumnya berdasarkan UU dari 1951, batas minimum usia pekerja ditentukan pada 14 tahun


Declaration of the Rights of the Child

“Anak harus mempunyai kesempatan penuh untuk main dan rekreasi, yang harus tertuju pada maksud yang sama seperti pendidikan” (prinsip 7)

Mengapa pekerjaan yang dilakukan oleh anak perlu dianggap tidak etis?
- Melanggar hak para anak
- Mempekerjakan anak adalah cara bisnis yang tidak fair

Cara mengatasi masalah dalam mempekerjakan anak
-Tekanan dari masyarakat / kesadaran dan aksi dari - pihak publik konsumen (Nike)
- Penolakan bekerjasama dengan mitra bisnis yang
mempekerjakan anak (Levi-Strauss)
- Lengkapi produk dengan “No sweat Label”

Undang-undang no.25 Tahun 1997
- Pengusaha dilarang mempekerjakan anak <15 tahun

Syarat tambahan jika terpaksa bekerja:
- mereka tidak boleh dipekerjakan lebih lama dari 4 jam sehari
- mereka tidak boleh dipekerjakan malam hari antara pukul 18.00-06.00
- mereka tidak boleh diikutsertakan dalam pekerjaan yang berbahaya (pasal 96)


1.Pertimbangan Etis
- Bisnis menjadi tidak etis, kalau perolehan untung dimutlakan dan segi moral dikesampingkan

- Bisnis menjadi tidak etis, jika keuntungan dijadikan satu-satunya objective atau benefit sebagai laba belaka


2. Bisnis Tanpa Tujuan Profit bukan Bisnis Lagi
- Merupakan unsur hakiki
- Tidak perlu ditanggalkan
- Seluruh sistem ekonomi pasar bebas akan ambruk
Contoh: kegagalan sistem ekonomi komunistis di Uni Sovyet
3. Keuntungan tidak boleh dimutlakan
- akan mengakibatkan timbulnya keadaan yang tidak etis



4. Bisnis tidak Menghadapi Dilema: Maksimalisasi Keuntungan atau Bangkrut

- Keuntungan dalam bisnis merupakan suatu pengertian yang relatif

- Ronald Duska menegaskan bahwa kita harus membedakan antara purpose (maksud) dan motive (motivasi); dalam bisnis, maksud bisnis adalah menyediakan produk atau jasa yang bermanfaat, sedangkan keuntungan hanya sekedar motivasi untuk mengadakan bisnis


R. Edward Freeman
“individu-individu dan kelompok-kelompok yang dipengaruhi oleh tercapainya tujuan-tujuan organisasi dan pada gilirannya dapat memengaruhi tercapainya tujuan-tujuan tersebut.”


Internal
secara langsung terlibat dalam kegiatan perusahaan

Stakeholders

Eksternal
tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan perusahaan


- Kita bisa mengatakan bahwa tujuan perusahaan adalah manfaat semua stakeholders.
- Segi etis dari suatu keputusan bisnis. Misalnya, tidak etis jika didalam suatu keputusan bisnis hanya kepentingan para pemegang saham yang dipertimbangkan. Tetapi juga kepentingan dari semua pihak lain, khususnya para karyawan dan masyarakat disekitar pabrik.
Full transcript