Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sejarah Perkembangan dan Penerapan Kurikulum di Indonesia

No description
by

irwan kaka

on 23 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sejarah Perkembangan dan Penerapan Kurikulum di Indonesia

Tujuan Kurikulum
Tujuan yang harus di capai oleh setiap bidang study,dapat di definisikan sebagai kualifikasi sesuatu yang harus dimiliki siswa setelah menyelesaikan suatu didang study tertentu.
Tujuan Intruksional atau Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran merupakan tujuan yang paling khusus, tujuan ini harus dimiliki oleh peserta didik setelah mereka mempelajari pelajaran dalam satu kali pertemuan.

Sejarah Perkembangan dan Penerapan Kurikulum di Indonesia
4 komponen dalam kurikulum
1.Komponen Tujuan
2.Komponen isi Kurikulum
3.Strategi / Metode untuk mencapai 4.tujuan
5.Komponen Evaluasi

Bagaimana Sejarah Perkembangan Kurikulum di indonesia
Sejarah kurikulum pendidikan di Indonesia kerap berubah setiap ada pergantian Menteri Pendidikan, sehingga mutu pendidikan Indonesia hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap. Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, dan 2006. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat.
Tujuan Kurikulum
Dalam sekala makro tujuan kurikulum erat kaitannya dengan filsafah atau sistem nilai yang dianut masyarakat.
Dalam skala mikro tujuan kurikulum berhubungan dengan misi dan visi sekolah serta tujuan mendasarnya adalah tujuan setiap mata pelajaran & tujuan proses pembelajaran.
Tujuan kurikulum pada dasarnya merupakan tujuan setiap program pendidikan yang diberikan kepada anak didik, Karena kurikulum merupakan alat antuk mencapai tujuan, maka kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan

Tujuan Pendidikan
Tujuan Pendidikan Nasional
Tujuan pendidikan nasional adalah tujuan yang bersifat paling umum dan merupakan sasaran akhir yang harus dijadikan pedoman oleh setiap usaha pendidikan
Tujuan Institusional
Tujuan yang harus dicapai setiap lembaga pendidikan, tujuan ini dapat didefinisikan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki setiap siswa setelah menyelesaikan program di suatu lembaga pendidikan.

Apa itu kurikulum ?
Pengertian kurikulum dalam Pasal 1 butir 19 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Perubahan Kurikulum dan Tujuannya
Perubahan kurikulum merupakan konsekuensi logis dari perubahan sistem politik,sosial budaya,ekonomi dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Kurikulum perlu dikembangkan sesuai tuntutan dan perubahan yang terjadi dalam masyarakat.

Perubahan kurikulum di dunia pendidikan Indonesia
1. Kurikulum 1947
Kurikulum ini diberi nama Rentjana Pelajaran 1947.

Tujuannya :
Membentuk karakter manusia indonesia yang merdeka dan berdaulat dan sejajar dengan bangsa lain dimuka bumi ini.
2. Kurikulum 1952
Kurikulum ini diberi nama Rentjana Pelajaran Terurai 1952, Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional.

Ciri-cirinya :
Setiap rencana pembelajaran harus memperhatikan isi pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari.

3. Kurikulum 1964
Kurikulum ini diberi nama rentjana pendidikan 1964.

Ciri-cirinya :
Pemerintah ingin agar rakyat mendapatkan pengetahuan akademik untuk pembekalan bekal SD, pembelajaran ini di pusatkan pada program pancawardana meliputi perkembangan daya cipta,rasa,karsa,karya dan moral.

4. Kurikulum 1986
Kurikulum ini pembaharuan dari kurikulum 1964 dari pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila,pengetahuan dasar dan kecakapan khusus.

Tujuannya :
Pendidikan ditekankan untuk membentuk manusia pancasila sejati,kuat,sehat jasmani memperkuat kecerdasan & keterampilan jasmani,moral budi pekerti dan keyakinan beragama.
6. Kurikulum 1984
Kurikulum ini disebut kurikulum CBSA (cara belajar siswa aktif).

Tujuannya :
Memberikan pengalaman belajar kepada siswa dalam waktu yang sangat terbatas dan harus benar-benar fungsionaldan efektif.

7. Kurikulum 1994
Kurikulum 1994 sesuai dengan UU.no 2 Thn 1989 tentang sistem pendidikan nasional dampaknya pada pembagian waktu dari semester menjadi caturwulan.

Tujuannya :
Menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan menyelesaikan soal pemecahan masalah.

8. Kurikulum 2004
Kurikulum ini dikenal dengan KBK (kurikulum berbasis kompetensi), kurikulum ini mengacu pada penyiapan individuuntuk melakukan perangkat kompetensi yang telah ditentukan.

Tujuannya :
Tujuan yang ingin dicapai menekankan pada keterampilan kompetensi siswa baik secara individualmaupun klasikal.

9. Kurikulum 2006
Kurikulum ini dikenal dengan KTSP, pada kurikulum ini Guru diberikan kebebasan untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan kondisi lingkungan, kondisi siswa dan kondisi sekolah berada.

Tujuannya :
Meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan,kondisi dan potensi daerah satuan pendidikan dan peserta didik.

Thanks you for attention
Full transcript