Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sidang

Rizka Forivera Asmoro
by

Rifan Rahmadi

on 26 November 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sidang

Rizka Forivera - 1081001137 PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA
PT. BUMI RESOURCES MINERALS TBK. Bab 1 Bab 2 Tinjauan Pustaka Bab 3 Metodologi Penelitian Bab 4 Analisis
dan Pembahasan Bab 5 Kesimpulan Terimakasih Management 2008 Pendahuluan Latar Belakang Data Profit dan Biaya Pelatihan Peningkatan kinerja karyawan akan membawa kemajuan bagi perusahaan sehingga bisa bertahan dalam persaingan bisnis yang tidak stabil. Tenaga kerja yang berkualitas akan menghasilkan suatu hasil kerja yang optimal sesuai dengan target kerjanya. (Wardani, 2009) Sebagai perusahaan yang belum lama berdiri dan masih berkembang, BRM memberikan motivasi kerja sebagai upaya lain untuk mendorong adanya pengingkatan kinerja. Pemberian motivasi kerja yang tepat diharapkan membuat karyawan terdorong untuk bekerja. Mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan BRM.
Mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan BRM.
Mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan BRM. Tujuan Penelitian Bagaimana pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan BRM?
Bagaimana pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan BRM?
Bagaimana pengaruh pelatihan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan BRM? Rumusan Masalah Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah BRM. Pengumpulan data terbatas hanya kepada BRM dalam hal pelatihan dan motivasi kerja, dengan responden 42 karyawan. Pembatasan Masalah Kinerja Menurut Kaswan (2012) Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya agar dapat mencapai tujuan perusahaan.

Kinerja diukur dengan instrumen yang dikembangkan dalam studi yang tergabung dalam ukuran kinerja secara umum, kemudian diterjemahkan kedalam penilaian perilaku secara mendasar (Kaswan, 2012), meliputi:
Kuantitas pekerjaan
Kualitas pekerjaan
Pengetahuan tentang pekerjaan
Kerjasama
Absensi
Inisiatif Pelatihan Menurut Susila dan Suhartono (2012) Pelatihan adalah proses pengembangan karyawan yang dilakukan perusahaan dalam rangka meningkatkan penguasaan kemampuan karyawan dalam bidang kerjanya.

Metode pelatihan pada dasarnya dibagi menjadi dua (Rowley and Jackson, 2011), yaitu:
On-the-job Training
:Berlangsung di tempat kerja dalam situasi kerja normal.
Melihat cara bekerja rekan kerja, diajarkan oleh atasan, rotasi kerja.

Off-the-job Training
:Berlansung di luar tempat kerja.
Seminar, pelatihan di pusat pengembangan. Motivasi Kerja Menurut Mathis dan Jackson (2009) motivasi adalah keinginan dalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut bertindak.

Dalam Dessler (2009), Herzberg mengemukakan teori motivasi 2 faktor. Faktor intrinsik dan ekstrinsik.
Faktor intrinsik  prestasi kerja, penghargaan, promosi jabatan.
Faktor ekstrinsik  kondisi kerja, hubungan sosial, gaji, keamanan kerja. Penelitian Terdahulu Kerangka Berpikir Hipotesis Dalam penelitian ini diduga adanya pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan pada landasan teori dan kerangka berpikir, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Hipotesis 1 (H1): Pelatihan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan.
Hipotesis 2 (H2): Motivasi kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan.
Hipotesis 3 (H3): Pelatihan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan. Operasionalisasi Variabel Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap PT. Bumi Resources Minerals Tbk. sejumlah 85 karyawan.
Dengan melihat variabel pelatihan, maka sampel pada penelitian ini diambil dari karyawan yang sudah melakukan pelatihan minimal 2 kali. Menurut data pelatihan PT. Bumi Resources Minerals Tbk. April 2011-Juni 2012, karyawan yang telah melakukan pelatihan 2 kali atau lebih sebanyak 40 orang. Populasi dan Sampel Observasi
Dalam observasi, penulis melakukan pengamatan langsung dengan mengikuti program internship di BRM selama tiga bulan, dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2012.

Kuesioner
Kuesioner pada penelitian ini terdiri dari 2 kuesioner:
- Kuesioner A : Kuesioner yang diisi oleh bawahan (posisi manager ke bawah) dengan pertanyaan yang mewakili variabel pelatihan dan motivasi kerja.
- Kuesioner B : Kuesioner yang diisi oleh atasan (posisi manager ke atas) dengan pertanyaan yang mewakili variabel kinerja karyawan. Teknik Pengumpulan Data Uji Asusmsi Klasik
- Uji Normalitas
- Uji Multikolineritas
- Uji Autokorelasi
- Uji Heteroskedastisitas

Uji Hipotesis
- Uji Regresi Linear Berganda
- Uji t
- Uji F
- Uji Koefisien Determinasi Metode Analisis Data Gambaran Umum Perusahaan PT. Bumi Resources Minerals (BRM) didirikan dengan nama PT. Panorama Timur Abadi pada tanggal 6 Agustus 2003. Perusahaan kemudian diambil alih oleh PT. Bumi Resources (BUMI) pada pertengahan tahun 2009 dan kemudian merubah nama menjadi PT. Bumi Resources Minerals.

Ruang lingkup kegiatan BRM bergerak di bidang non-batubara mineral dengan pengembangan dan eksplorasi di Indonesia dan Afrika Barat. BRM memiliki beragam portfolio mineral, yaitu tembaga, seng emas, timah, bijih besi, intan, dan lain sebagainya. Gambaran Umum Responden Uji Reliabilitas Uji Validitas
Uji reliabilitas syarat cronbach alpha ≥ 0,6 Uji validitas syarat sig. ≤ 0,05 Syarat model regresi memenuhi asumsi normalitas : Data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah atau grafik histogram menunjukkan pola distribusi normal serta syarat signifikansi ≥ 0,05 Uji Normalitas Berdasarkan tabel Durbin-Watson nilai dU = 1,600 maka hasilnya:
1,600 < 2,231 < 2,400 Syarat untuk terbebas dari masalah autokorelasi adalah memiliki nilai DW berada di antara dU sampai dengan 4 – dU atau dU < DW < 4 – dU Syarat bebas multikolineritas adalah
nilai VIF kurang dari 10 dan Tolerance lebih dari 0,1 Uji Autokolerasi Uji Multikolineritas Titik-titik menyebar di atas maupun bawah angka 0 pada sumbu Y serta memiliki nilai signifikansi korelasi spearman > 0,05, maka tidak terjadi heterokedastisitas. Uji Heteroskedastisitas Persamaan Regresi


Y = 1,074 + 0,391 (X1) + 0,361 (X2)

Berdasarkan hasil uji t (parsial) :
Hipotesis 1 diterima
(X1 berpengaruh secara positif terhadap Y)
Hipotesis 2 diterima
(X2 berpengaruh secara positif terhadap Y) Uji t (t-tes) Syarat:
Nilai Sig. ≤ 0,05 Uji Regresi Linear Berganda Uji Adjusted R² Variabel bebas X1 danX2 dapat menjelaskan variabel terikat Y sebesar 77,1% Uji F (simultan) Syarat:
Nilai Sig. ≤ 0,05 Pembahasan Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan.
Dimensi pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.
Hal ini mendukung penelitian yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Warsito (2008) serta Susila dan Suhartono (2012)

Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Adanya pengaruh positif motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Wardani (2009), Supiyanto (2011) dan Analisa (2012)

Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Terdapat pengaruh kedua variabel yaitu pelatihan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan, hal ini mendukung penelitian Lubis (2008), Warsito (2008) serta Susila dan Suhartono (2012) Implikasi Manajerial Dalam memberikan pelatihan hendaknya disesuaikan dengan bidang kerja masing-masing karyawan.
Dalam memberikan motivasi kerja sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing karyawannya.
Dalam meningkatkan semangat kerja hendaknya didorong dengan hadirnya sosok pemimpin yang bijaksana, mendorong karyawan untuk maju, menghargai pendapat bawahan dan memberikan penghargaan atas hasil kerja karyawan.
Memberikan kesempatan karyawan dalam mengembangkan ide dalam menyelesaikan pekerjaan.
Memberikan kesadaran kepada karyawan bahwa karyawan memiliki peran yang penting dalam memajukan perusahaan. Pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada PT. Bumi Resources Minerals Tbk. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis statistik dengan nilai yang sangat signifikan yaitu 0,001.

Motivasi kerja berpegaruh secara positif terhadap kinerja karyawan PT. Bumi Resources Minerals Tbk. Hal ini ditunjukkan dengan angka signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,009

Variabel pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara simultan atau bersama-sama. Besarnya pengaruh ini terlihat dari nilai Adjusted R square yang didapat yaitu 77,1% dan sisanya sebesar 22,9% diterangkan oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kesimpulan dan Saran Diketahui bahwa variabel pelatihan memberikan pengaruh lebih besar terhadap kinerja karyawan, dengan demikian hendaknya pelatihan tetap terus diberikan dan berkesinambungan kepada setiap karyawan.

Sebaiknya perusahaan lebih memperhatikan kebutuhan alat tulis kantor karyawan agar mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

Sebaiknya perusahaan memberikan penghargaan (reward) atau promosi jabatan kepada karyawan yang memiliki prestasi kinerja yang meningkat secara signifikan.

Diketahui ternyata terdapat variabel-variabel lain sebesar 22.9 % yang mempengaruhi kinerja karyawan, sehingga baik bagi penelitian selanjutnya untuk dapat meneliti lebih lanjut mengenai variabel-variabel lain yang diperkirakan dapat mempengaruhi kinerja karyawan yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Antara lain, disiplin kerja, budaya organisasi, lingkungan kerja, kepemimpinan. Saran Rizka Forivera
Full transcript