Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

BAB 8 : METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM

No description
by

Mirza Dwi Putra

on 8 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of BAB 8 : METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM

BAB 8 : METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM
TAHAP PERENCANAAN
Langkah-langkah dalam tahap perencanaan:1. menyadari masalah
2. mendefinisikan masalah
3. menentukan tujuan sistem
4. mengidentifikasi kendala-kendala sistem
5. membuat study kelayakan
6. mempersiapkan usulan penelitian sistem
7. menyetujui atau menolak penelitian proyek
8. menetapkan mekanisme pengendalian

TAHAP ANALISIS
Analisis sistem adalah penelitian atas sistemyang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbarui

Mengumumkan penelitian sistem
Mengorganisasikan tim proyek
Mendefinisikan kebutuhan informasi
Mendefinisikan kriteria kinerja sistem
Menyiapkan usulan rancangan
Menyetujui atau menolak rancangan proyek




TAHAP PENERAPAN
TAHAP PENGGUNAAN
SIKLUS HIDUP SISTEM
(System Life Cycle)
Adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC terdiri dari serangkaian tugas yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem. SLC sering disebut sebagai (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem.





Fase Sytem Life Cycle
PROTOTYPING
Prototipe memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Proses menghasilkan sebuah prototype disebut prototyping.

ada dua jenis prototipe:
Prototipe jenis I - sesungguhnya alan menjadi sistem operasional.

Prototipe jenis II - merupakan suatu model yang dapat dibuang yang berfungsi sebagai cetak biru bagi sistem operasional.

Pengembangan Prototipe jenis I

PENGELOLAAN SIKLUS HIDUP

Tanggung jawab eksekutif
Komite pengarah SIM
Kepemimpinan proyek

KELOMPOK 8
Zetimarra Laini 1301102020056
Mirza Dwi Putra 1101102010024
Afif Foury Habda Harahap 1101102010038
Maudi Mauliza 1301102010150
Mulia Ulfa 1301102010143

MENEMPATKAN SIKLUS HIDUP DALAM PERSPEKTIF
Siklus hidup sistem mungkin merupakan metodologi tertua dalam bidang komputer. Pembuat sistem yang paling awal telah menyadari perlunya pertama-tama dilakukan perencanaan, kemudian menganalisis, lalu merancang dan kemudian menerapkan. Namun masalahnya adalah porsi perkembangan SLC, yaitu System Development Life Cycle (SDLC), lebih sesuai pada masa-masa awal komputer dibanding saat ini. Dari banyak modifikasi yang pernah dicoba, ada dua hal mendapatkan banyak perhatian, yaitu Prototyping dan Rapid Application Development (RAD)












TAHAP RANCANGAN
Ada tiga tingkatan besar (hirarki) dari manajemen siklus hidup sistem, yaitu :
Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru.

langkah-langkah tahap rancangan :
1. menyiapkan rancangan sistem yang terinci
2. mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
3. mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
4. memilih konfigurasi terbaik
5. menyiapkan usulan penerapan
6. menyetujui atau menolak penerapan sistem


Penerapan merupakan kegiatan memperoleh dan
sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.

Merencanakan penerapan
Mengumumkan penerapan
Mendapatkan sumber daya perangkat keras
Mendapatkat sumber daya perangkat lunak
Menyiapkan database
Menyiapkan fasilitas fisik
Mendidik peserta dan pemakai
Menyiapkan usulan cutover
Menyetujui atau menolak masuk ke sistem baru
Masuk ke sistem baru

Tahap pengunaan terdiri dari 3 langkah:

Menggunakan sistem
pemakai menggunanakan sistem untuk mencapai tujuan yang diidentifikasikan pada tahap perencanaan.

Audit sistem
setelah sistem baru mapan,penelitian formal dilakukan untuk menentukan seberapa baik sistem baru itu memenuhi kriteria kinerja.

Memelihara sistem
selama manajer menggunakan sistem, berbagai modifikasi dibuat sehingga sistem terus memberikan dukungan sistem yang diperlukan. Modifikasi ini disebut pemeliharaan sistem (System maintenance).



Pengembangan Prototipe Jenis II
RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) - PENGEMBANGAN APLIKASI CEPAT
RAD adalah seperangkat strategi, metodologi dan peralatan
yang terintegrasi yang ada dalam satu kerangka menyeluruh
yang disebut information engineering (IE).

Unsur-unsur penting RAD :
Manajemen
Manusia
Metodologi
Peralatan


CASE
CASE merupakan singkatan dari computer-aided software engineering. CASE merupakan kategori perangkat lunak yang bertujuan mengalihkan sebagian beban kerja pengembangan sistem dari manusia ke komputer.

Tingkat kemampuan peralatan tertentu dapat dinyatakan melalui posisinya didalam SLC. Empat kategori didefinisikan:

Peralatan case tingkat atas
Peralatan case tingkat menengah
Peralatan case tingkat bawah
Peralatan case terintegrasi



MENEMPATKAN SLC, PROTOTYPING, DAN RAD DALAM PERSPEKTIF
Siklus hidup sistem, prototyping, dan RAD semuanya merupakan metodologi. Tiga metodologi merupakan cara-cara yang dianjurkan dalam menerapkan sistem berbasis komputer. Dari semua metodologi yang ada, SLC merupakan metodologi tertua dan akan terus menjadi dasar sebagian besar pengembangan sistem. Prototyping juga merupakan metodologi yang telah cukup mapan dan akan terus digunakan bagi proyek-proyek yang kebutuhan pemakainya masih sulit didefinisikan. RAD telah memperoleh banyak dukungan sejak kelahirannya diawal tahun 1990-an. Dan mungkin menjadi metodologi utama bagi perancangan dan penerapan dimasa depan.

The End
Full transcript