Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Robots

No description
by

Khisty Nabilla

on 2 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Robots

Kelompok Farmasetika Dasar:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11. DEFINISI
Menurut FI III OINTMENT (UNGUENTUM) adalah sediaan setengah padat
yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obat harus
larut atau terdispersi homogeny dalam dasar salep yang cocok.

PENGGOLONGAN SALEP
1. Berdasarkan Kerja Farmakologinya : Salep Epidermik, Salep Endodermik,
Salep Diadermik
2. Berdasarkan Penetrasinya : - Mempunyai efek permukaan
- Mempunyai efek pada stratum korneum
- Mempunyai efek epidermal Evaluasi Sediaan Pasta Basis Hidrokarbon Terbagi Menjadi 3 kelompok : EVALUASI SALEP TUJUAN PEMBUATAN PLESTER? Karakteristik : What are Salep? Formulasi Sediaan Salep Evaluasi salep biasa dilakukan dengan beberapa pengujian : Daya menyerap air
Kandungan air, ada 3 cara : Penentuan kehilangan akibat pengeringan, Cara penyulingan, Cara titrasi menurut Karl Fischer
Konsistensi
Penyebaran
Termoresistensi
Ukuran Partikel Apa saja kelebihan & kekurangan pasta?
Kelebihan
Mengikat cairan secret
Tidak iritasi local karena tidah penetrasi
Lebih melekat pada kulit
Mempunyai daya abrasif (daya menggosok) untuk pembersih gigi
Kekurangan
Lebih keras dari unguentum sehingga sukar dioleskan dan kadang nyeri
Sukar dibersihkan KEKURANGAN DAN KELEBIHAN SALEP
1. Kelebihan Salep
- Sebagai bahan pembawa Substansi obat untuk pengobatan kulit
- Sebagai bahan pelumas di kulit
- Sebagai pelinding untuk kulit yaitu mencegah kontak permukaan kulit dan rangsang kulit
-Sebagai obat luar
2. Kekurangan Salep
- Kekurangan basis hidrokarbon, sifatnya yang berminyak dapat meninggalkan noda pada pakaian serta sulit tercuci hingga sulit dibersihkan dari permukaan kulit
- Kekurangan basis absorbsi, kurang tepat dipakai sebagai pendukung bahan-bahan antibiotik dan bahan-bahan kurang stabil dengan adanya air. Mempunyai sifat hidrofil atau dapat mengikat air Pembuatan Salep Dalam pembuatan salep dibuat dengan dua metode umum, yaitu :
metode pencampuran
metode peleburan Pasta Pengertian pasta menurut Farmakope III adalah sedian berupa massa lembek yang di maksudkan untuk pemakaian luar.
Biasanya di buat dengan mencampurkan bahan obat yang berbentuk serbuk dalam jumlah besar dengan Vaselin atau Parafin cair atau dengan bahan dasar tidak berlemak yang di buat dengan gliserol,mucilago,atau sabun.Biasanya bahan padat yang terkandung dalam pasta 40-50%. Sifat dari Pasta adalah tidak memberikan rasa berminyak.Bahan padat yang di gunakan adalah Zinci Oxydum,Calcii Carbonas(kapur),Amylum(pati),Talcum(silikat).Biasanya di gunakan sebagai antiseptic atau pelindung kulit. Basis Salep

Berdasarkan Farmakope III, basis salep yang digunakan sebagai pembawa dibagi dalam 4 kelompok, yaitu :
1.Basis hidrokarbon,
2.Basis absorpsi (basis serap),
3.Basis yang dapat dicuci dengan air, dan
4.Basis larut dalam air. - Tidak diabsorpsi oleh kulit
- Inert
- Tidak tercampurkan dengan air
- Daya absorbs air rendah
- Menghambat kehilangan air pada kulit dengan membentuk lapisan tahan air & meningkatkan hidrasi sehingga meningkatkan absorbsi obat melalui kulit. Basis Absorpsi Karakteristik : bersifat hidrofil dan dapat menyerap sejumlah tertentu air dan larutan cair. - Non emulsi co : wool fat, wool alcohol, Bees wax, kolesterol.
- Emulsi A/M co : Hydrous wool fat (lanolin), Oily cream. Cara pembuatan pasta 1. Pencampuran
Komponen dari pasta dicampur bersama-sama dengan segala cara sampai sediaan yang rata tercapai.
2. Peleburan.
Semua atau beberapa komponen dari pasta dicampurkan dengan melebur bersama dan didinginkan dengan pengadukan yang konstan sampai mengental.Komponen-komponen yang tidak dicairkan biasanya ditambahkan pada campuran yang sedang mengental setelah didinginkan dan diaduk. Macam-macam Basis Pasta ? Aturan umum pembuatan salep Bagaimana metode pembuatan salep dalam skala laboratorium dan industri? Counter Irritant
Keratolitin Anti septik Karakteristik Salep :
1. Stabil
2. Lunak
3. Mudah dipakai
4. Dasar salep kompatibel secara fisika dan kimia dengan obat yang dikandungnya
5. Terdistribusi secara merata Cara Absorpsi Salep
Dengan absorpsi Perkutan
Absorpsi perkutan adalah absorpsi bahan dari luar kulit ke posisi di bawah kulit tercakup masuk ke dalam aliran darah. Absorpsi perkutan suatu obat pada umumnya disebabkan oleh penetrasi langsung obat melalui stratum corneum, stratum corneum sebagai jaringan keratin akan berlaku sebagai membran buatan yang semi permeable, dan molekul obat mempenitrasi dgn cara difusi pasif.
Penetrasi lapisan in i dapat terjadi dgn cara difusi melalui penetrasi transelular (menyebrangi sel), Penetrasi intraseluler (antar sel), Penetrasi Transappedageal. Factor yang mempengaruhi absorpsi oleh kulit factor utamanya ialah:
1. Penetrasinya dan cara pemakaiannya
2. Temperature dari kulit
3. Sifat-sifat dari obatnya
4. Pengaruh dari sifat dasar salep
5. Lama pemakaian
6. Kondisi atau keadaan kulit 1. Zat yang dapat larut dalam dasar salep dilarutkan bila perlu dengan pemanasan rendah. 2. Zat yang tidak cukup larut dalam dasar salep lebih dulu diserbuk dan diayak dengan derajat ayakan no. 100. 3. Zat yang mudah larut dalam air dan stabil, serta dasar salep mampu mendukung/menyerap air tersebut, dilarutkan dulu dalam air yang tersedia, setelah itu ditambahkan bagian dasar salep yang lain.


4. Bila dasar salep dibuat dengan peleburan, campuran tersebut harus diaduk sampai dingin. Larut air Contohnya, PEG Evaluasi fisik
Evaluasi kimia
Evaluasi biologi Sediaan ½ padat yang penggunaannya sebagai obat luar, dioleskan pada kain yang elastis , diaplikasikan pada kulit yang sakit. Collemplastrum (Plester) Contohnya :
Collemplastum ad clavos : mengandung Acidum Salicylicum konsentrasi tinggi (10-20%) sebagai keratolitik untuk clavus (katimumul).
Collemplastrum Zinci Oxydi : mengandung Zinci Oxydum sebagai antiseptik. Contohnya (Leucoplast).
Collemplastrum yang mengandung MethylSalicylas atau Oleoresin dari Capsicum untuk ditempelkan pada kulit guna mengurangi berbagai penyakit otot secara lokal (myalgia). Contohnya Salonpas.
Full transcript