Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

el pamungkas

on 17 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

MENGAPA UMAT ISLAM CENDERUNG KURANG BERSATU ?
Prinsip kaum Khawarij
1. Khalifah atau imam harus di pilih secara bebas oleh seluruh umat islam (yang paling tegas)
2.  Khalifah tidak harus berasal dari Keturunan Arab
3. Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syariat islam.
4. Khalifah sebelum Ali (Abu Bakar, umar, Utsman) adalah sah, tetapi setelah tahun ketujuh dari masa kekhalifahannya, Utsman r.a. dianggap telah menyeleweng.
5.  Khalifah Ali adalah sah tetapi setelahterjadi arbitrase (tahkim), ia dianggap telah menyeleweng.
6. Muawiyah dan Amr bin Al-Ash serta Abu Musa Al-Asy’ari juga dianggap menyeleweng dan telah menjadi kafir.
7.   Pasukan perang jamal yang melawan  Ali juga kafir.
8.   Seseorang yang berdosa besar tidak lagi disebut muslim sehingga harus dibunuh.
9.   Setiap muslim harus berhijrah dan bergabung dengan golongan mereka
10. Seseorang harus menghindar dari pimpinan yang menyeleweng
11. Adanya wa’ad dan wa’id (orang yang baik harus masuk surga sedangkan orang yang jahat harus masuk neraka).
12.  Manusia bebas memutuskan perbuatannya bukan dari Tuhan
13.  Orang yang meninggalkan haji adalah kafir, karena meninggalkan haji adalah dosa.


Ajaran-ajaran pokok murji’ah
Ajaran-ajaran pokok murji’ah dapat disimpulan sebagai berikut:
1.Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati
2.Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadat.
3.Hukum terhadap perbuatan manusia ditangguhkan hingga hari kiamat

Berkaitan dengan doktrin teologi Murji’ah, W. Montgomery Watt merincinya sebagai berikut:
1.Penangguhan keputusan terhadap Ali dan Muawiyah hingga hingga Allah memutuskannya di akhirat kelak
2.Penangguhan Ali untuk menduduki ranking keempat dalam peringkat Al-Khalifah Ar-Rasyidun.
3.Pemberian harapan (giving of hope) terhadap orang muslim yang berdosa besar untuk memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah.
4.Doktrin-doktrin Murji’ah menyerupai pengajaran (madzhab) para skeptis dan
empiris dari kalingan Helenis.
NU & Muhammadiyah
Kesimpulan
Usaha mengembalikan penerapan hukum islam ke dalam segala sendi kehidupan umat islam telah lama dilakukan. Namun memang juga telah disebutkan di dalam ayat Al Qur’an bahwa semu musuh islam tak akan mendiamkan hal ini mereka akan berusaha sekuat tenaga,daya pikiran dan usahanya untuk menghalangi penerapan kembali hukum dan aturan islam.
Namun memang kembali sistem pemerintahan islam adalah sebuah janji Allah takkan pernah mungkin diingkari. Saat ini kita tentunya juga telah banyak melihat bagaimana ada sebagian dari umat islam yang telah berusaha untuk mengembalikan kejayaan islam itu sendiri. Karena memang hukum islam adalah sebuah hukum yang diturunkan oleh Allah bukan sekedar di dalam buku namun juga untuk diterapkan di dalam segala sendi kehidupan

Prinsip kaum Syi’ah :
1. Al-Tauhid
2. Al-‘Adl
3. Al-Nubuwwah
4. Al-Imamah
5. Al-Ma’ad
Present By:
Geanluca (08)
Hanif Lutfia J (09)
Lisa Okta K (10)
Medha A H (11)
Muhammad R N (12)
Okta Vela E P (13)
Pipit F N (14)
Sebelum membahas mengenai alasan mengapa Islam cenderung kurang bersatu marilah kita melihat beberapa kejadian perpecahan Islam dalam sejarah islam dari jaman Rasulullah-sekarang antara lain:
1. Masa ke-Khalifahan
2. Masa kerajaan Turki Utsmaniyah
3. Adanya Nabi Palsu setelah Rasulullah wafat ?
4 . Pokok-Pokok Pikiran aliran Syi’ah
5. Beberapa prinsip yang disepakati aliran Khawarij
6. Prinsip kaum Murji’ah
7. Perpecahan Umat di sekitar kita masa kini
8. Perbedaan Aliran NU & Muhammadiyah
Faktor Penyebab "MENGAPA UMAT ISLAM CENDERUNG KURANG BERSATU ??"
Pada masa pemerintah Khalifah Abu Bakar dan Umar, dan sebagian besar masa pemerintahan Khalifah Utsman, kaum Muslimin berada dalam suasana yang kondusif, tenang dan harmonis. Perselisihan dan kemelut internal relatif tidak terjadi.
Baru setelah 6 tahun pertama dari masa kepemimpinan Khalifah Utsman tepatnya selama 12 tahun yaitu (23 H/644 M – 35 H/655 M), badai fitnah mulai mengguncang dengan hebat dan kuat, berbagai fitnah mengguncangnya. Utsman berjanji akan memenuhi tuntutan dan keluhan mereka. Dengan komitmen ini, situasi menjadi tenang terkendali.
Selanjutnya Utsman menghadapi pemberontak yang semakin ketat memblokir kediamannya sampai mencegah masuknya air minum.
Pada akhirnya masa memanfaatkan memasuki rumah beliau dan membunuhnya di siang hari pada 35 H/ 656 M dalam usia 82 tahun.

Masa ke-Khalifahan
(era kepemimipin Khulafa ar-Rasyidin)

Setelah Khalifah Utsman wafat, telah membuka pintu fitnah, sedangkan pengangkatan Khalifah ‘Ali RA belum menciptakan suasana yang aman,
Meskipun Khalifah ‘Ali dipilih kaum muslimin namun ada pihak lain yang kurang setuju atas pengangkatanya yaitu Mu’awiyyah  bin Abi Sufyan. Mu’awiyah beralasan atas pengangkatan ‘Ali karena Khalifah Utsman dibunuh secara dholim dan belum di qisos pembunuhnya
Perlawanan ini menyebabkan pecahnya perang Siffin pada 37 H/ 657 M. Semula peperangan ini dimenangkan pihak ‘Ali dibawah pimpinan Malik al-Astar
Namun pasukan Mu’awiyah melakukan tipu muslihat. Dan pada akhirnya tanggal 20 Romadlon 40 H (660 M) salah seorang Khawarij berhasil membunuh ‘Ali di Masjid Kufah.

Masa kerajaan Turki Utsmaniyah
Nama kerajaan Utsmaniyah itu diambil dari dan dibangsakan kepada nenek moyang mereka yang pertama, Sultan Utsmani Ibnu Sauji Ibnu Arthogol Ibnu Sulaimansyah Ibn Kia Alp, kepala Kabilah Kab di Asia Tengah. Awal mula berdirinya Dinasti ini banyak tertulis dalam legenda dan sejarah tahun 1294.
Banyak sekali yang telah menjadi faktor penyebab keruntuhan turki usmani atau disebut dengan daulah atau negara islam pada saat itu. Faktor yang menyebabkan adalah faktor dalam negeri yang juga telah lemah dan juga faktor luar negeri yang ikut mendorong lemahnya dalam negeri daulah islam pada saat itu.

Kesultanan turki usmani berakhir saat sultan terakhir turki usmani, sultan abdul hamid II, diasingkan ke salonika. Inggris adalah biang keladi semua kehancuran yang terjadi di kesultanan tersebut . sejak pertama kali menyerang istambul, inggris terus berusaha meruntuhkan keyakinan generasi muda pemimpin truki untuk tidak lagi menggunakan sistem islam dalam pemerintahan.
Dari sejarah kerjaan turki usmani, nampak bahwa sejarah apapun sebuah sistem kekhalifahan, ia tetap menjadi sebuah kekuatan yang ditakuti oleh kaum kafir. Oleh karena itu, dengan cara apapun kaum kafir itu akan berusaha mengganti sistem kekhalifahan dengan sistem pemerintahan lain. Inggris misalnya, menyebarkan paham nasionalisme dan separatisme seta demokrasi utnuk membubarkan sistem khalifah.
Adanya Nabi Palsu Setelah Rasulullah Wafat
Salah satu Nabi palsu ialah Tulayha ibn Khuwaylid, pemimpin Banu Asnad. Diantara pengikut-pengikut nabi-nabi palsu itu banyak yang mengetahui kepalsuan dan kesesatan nabi-nabi palsu itu, namun mereka mau mendukung dan menggabungkan diri kepada nabi-nabi palsu itu hanyalah agar mereka jadi kuat untuk menghadapi Quraisy yang hendak memonopoli kekuasaan di Tanah Arab. Demikian pula banyak di antara orang-orang yang murtad menggabungkan diri kepada seorangpun nabi-nabi palsu, mereka hanya semata-mata meniggalkan Islam, antara lain ialah penduduk Bahrain, mereka memperlihatkan kemurtadannya setelah meninggalnya pemimpin mereka al-Mundir Ibn Sawwa.

1. Lemahnya pengetahuan islam

Allah SWT berfirman:





“apakah mereka tidak mentadabburi al-qur’an? Kalau seandainya (qur’an) itu tidak dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya”(QS An Nisa:82)

2. SUDAH DIRIWAYATKAN DALAM HADIST RASULULLAH UMAT ISLAM PECAH MENJADI 73 GOLONGAN
Artinya : Rasulullah SAW bersabda : demi Tuhan yang menguasai jiwa Muhammad, sungguh umatku nanti akan pecah menjadi 73 golongan, satu golongan masuk surga dan yang 72 golongan akan masuk neraka, seorang sahabat bertanya “ siapakah mereka yang masuk surga itu, ya Rosulalloh ? “ Rosul menjawab “ Mereka itu adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah “ ( H. R. Imam Thobroni ).

3. Sekulerisme dan Ketidakpedulian penguasa

Negara-negara sekuler dimana Negara dan agama adalah hal yang terpisah dan tidak boleh hukumnya untuk disatukan, maka ketidakpedulian penguasa kaum muslimin tentulah wajar adanya.
4. Tidak adanya khilafah islamiyah
Dahulu ketika para imam mazhab masih hidup, Negara ini masih ada, dan mereka hidup di dalamnya, hal ini tampak dari pendapat-pendapat yang mereka kemukakan tentang Negara khilafah islamiyah.
Itulah sebabnya mengapa, para ulama yang kala itu hidup dibawah naungan khilafah, meskipun berbeda pendapat, tetap saling menjaga dan menyayangi.
Rosulullah SAW bersabda




“Seorang imam (khalifah) adalah tameng atau perisai, dimana di belakangnya umat berperang, dan kepadanya umat berlindung.” (HR. Muslim)
PERBEDAAN ALIRAN-ALIRAN ISLAM YANG MUNCUL JAMAN SEKARANG
Lembaga Dakwah Islamiyyah Indonesia (LDII) /Islam Jamaah
Pendapat-pendapat mereka:
- Al-Qur’an dan As-Sunnah baru sah diamalkan kalau manqul (keluar dari mulut imam atau amirnya)
- Orang yang tidak masuk golongan mereka dianggap
kafir dan najis.
Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, boleh ditebus dengan uang oleh anggota ini.
Infak mutlak wajib 10% dari penghasilan apapun
- wajibnya/dilembagakan taqiyah
- Nurhasan Ubaidah Lubis Amir (Madigol) itu lebih tinggi derajatnya dan lebih berat bobotnya dari pada manusia sedunia, maka wajiblah para jama’ah bersyukur kepada sang amir, sebab dengan adanya sang amir maka jama’ah pasti masuk surga.

Ahmadiyah
Pendirinya adalah Mirza Ghulam Ahmad.(1936-1908 M)
Ia lahir di Pakistan ditengah-tengah kelompok Syiah
Ismailiyyah.
Ahmadiyah terbagi menjadi dua kelompok
a. Ahmadiyah Qadiyan : menganggap Mirza sebagai nabi
Aliran-aliran dalam Islam: 13
b. Ahmadiyah Lahore : menganggap Mirza sebagai mujaddid (pembaharu Islam)
Pendapat-pendapat mereka :
- Menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi (Qadiyan)
- Orang Islam yang tidak sepaham adalah orang kafir
- Mengharamkan jihad
Namun, sejak tahun 1980 Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa ajaran Ahmadiyah adalah sesat. Dan ditegaskan kembali pada tahun 2005 oleh MUI bahwa “ ajaran Ahmadiyah baik golongan Qodiyani maupun Lohore keluar dari ajaran Islam, sebagai ajaran sesat dan menyesatkan”. Hal ini terjadi karena ajaran Ahmadiyah tersebut memiliki bentuk ajaran yang sangat bertentangan dengan ajaran yang terkandung dalam Al-Quran. Yaitu adanya pengakuan Mirza Ghulam Ahmad sebagai seorang mujaddid(pembaharu) dan seorang nabi yang tidak membawa syariat baru. Mengimani bahwa “Tadzkirah” yang merupakan kumpulan sajak buatan Mirza Ghulam Ahmad adalah kitab sucinya dan berkedudukan sederajat dengan Al-Quran sebagai kitab suci dari nabi Muhammad SAW.

Contoh Permasalahan Umat
KELOMPOK 2
Full transcript