Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

inovasi

nananananan
by

kamilah aghnia

on 19 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of inovasi

Aghnia kaamilah
Helmi Nashrulhaq
Luthfianti Zhafarina INOVASI KURIKULUM
DAN PEMBELAJARAN Beberapa Hasil
Inovasi Kurikulum Hasil inovasi kurikulum. Berikut adalah beberapa hasil inovasi, yaitu:
a. KTSP
b. KBK
c. Kurikulum 2007
d. Broad Based Curriculum
e. KuDifusi Inovasi Pendidikanrikulum Sistem Ganda (KSG)
f. Kurikulum Muatan Lokal Adopsi dalam
pelaksanaan inovasi pendidikan Konstribusi Inovasi
dalam Pendidikan Inovators, cepat mengadopsi inovasi 2,5 %
Adopter awal, kelompok rasional yang tergolong cepat dala mengadopsi suatu inovasi 13,5%
Mayoritas awal, orang yang meniru cara baru jika dianggap berhasil 34 %
Mayoritas akhir, kelompok akhir yang umumnya ragu terhadap pengetahuan baru 34%
Adopter terakhir, kelompok skeptis, dan senantiasa resisten terhadapa perubahan 16 % Tahapan
pelaksanaan inovasi Tahap pengetahuan, tahap membuka diri terhadap suatu inovasi
Tahap bujukan, tahap menyenangi atau membenci suatu inovasi
Tahap pengambilan keputusan, tahap menerima atau menolak inovasi
Tahap implementasi, tahap menerapkan inovasi
Tahap konfirmasi, tahap mencari penguatan terhadap keputusan inovasi yang dilakukannya Peran agen perubahan Mempengaruhi pengambilan
inovasi klien kearah yang
diharapkan agen perubahan Tatanan masyarakat yang stabilakan mengadopsi suatu inovasi dengan memperhatikan hal-hal berikut :
Tujuan yang jelas
Kejelasan struktur otoritas atau kewenangan
Memiliki peraturan dasar dan peraturan umum
Memilki pola hubungan informasi yang diuji Percepatan adopsi inovasi Derajat adopsi sangat bergantung
pada :
Keuntungan relatif
Kekompakan dan kesepahaman
Derajat kompleksitas
Dapat dicobakan
Dapat diamati Penemuan kembali “tingkat inovasi berubah dan dimodifikasi oleh penggunanya”. Sistem pembinaan CBSA pada tahun 1980 di modifikasi dan dihasilkan re-invetion berupa Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM).
Adopter berkeinginan untuk menjadi seorang pelaku, bukan hanya seorang pelaksana, karena meraka berkeyakinan bahwa mereka lebih mengenal lingkungan daripada para agent of change Menurut Santoso S. Hamidojo mengungkapkan 3 kecenderungan konstribusi dan misi difusi inovasi dalam bidang pendidikan yaitu :
Difusi inovasi pendidikan cenderung mengembangkan dimensi demokratis
Inovasi pendidikan mengemban misi yang cenderung bergerak dari konsepsi pendidikan yang cenderung mengembangkan potensi secara menyeluruh dan utuh.
Pendidikan mengemban misi yang cenderung bergerak dari konsep perseorangan ke konsep yang lebih kooperatif Dalam kaitannya dengan konstribusi inovasi pendidikan, Huberman membagi sifat perubahan inovasi kedalam 6 kelompok yaitu :
Penggantian, misalnya inovasi dalam penggantian bentuk parabot
Perubahan, tugas guru berubah menjadi guru bimbingan tidak hanya mengajar
Penambahan
Penyusunan kembali agar sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan
Penghapusan, upaya pembaruan dengan cara menghilangkan atau pengurangan aspek dalam pendidikan
Penguatan, upaya peningkatan untuk memperkokoh atau memantapkan kemampuan yang dirasa lemah. Faktor penghambat
adopsi inovasi Mental block barriers (hambatan yang di sebabkan sikap mental, seperti malas, salah persepsi, cenderung resisten)
Culture block (hambatan budaya seperti adat yang sudah mengakar)
Sosial block (perbedaan suku dan agama) Hakikat Unsur dan
Ciri Inovasi Pendidikan Hakikat Inovasi Apa itu inovasi ? Inovasi adalah perubahan ke arah yang baru, semantara difusi adalah proses penyerapan sesuatu yang baru dengan menekankan pada aspek filterasi Everett M. Rogers
(1993) “Inovation as an idea, practice, or object that is perceived as new by individual or another unit of adoption” Stephen Robbins inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses, dan jasa Inovasi Pendidikan Santoso S. Hamidjojo inovasi pendidikan sebagai suatu perubahan yang baru dan secara kualitatif berbeda dari hal sebelumnya dan sengaja diusahakan untuk meningkatkan kemampuan guna mencapai tujuan tertentu, termasuk dalam bidang pendidikan. Mattew B. Miles (1973) "Inovation is a species
of the genus change” INOVASI PENDIDIKAN Inovasi pendidikan pada dasarnya merupakan suatu perubahan cemerlang dalam dunia pendidikan berupa hal baru yang ditujukan untuk memcahkan persoalan pendidikan dan memperbaiki suatu keadaan pendidikan di masyarakat. Difusi
Inovasi Pendidikan Difusi Inovasi dapat diartikan sebagai pernyebarluasan dari gagasan inovasi melalui suatu proses komunikasi dengan menggunakan saluran tertentu dalam suatu rentang waktu tertentu di antara anggota sistem sosial masyarakat. Difusi
Inovasi Pendidikan Difusi inovasi pendidikan diartikan sebagai proses komunikasi untuk menyebarluaskan gagasan, ide, ataupun produk di bidang pendidikan adalah proses komunikasi untuk menyberaluaskan gagasan, ide , karya, dan sebagainya, sebagai suatu produk inovasi pendidikan. Ciri Inovasi Pendidikan Empat ciri inovasi menurut Rogers (1983):
Esensi inovasi itu sendiri
Saluran komunikasi
Faktor waktu dan proses pengambilan keputusan
Sistem sosial Saluran Komunikasi Komunikasi homofil,proses komunikasi yang dilakukan oleh dua individu atau kelompok yang dikategorikan memiliki kesamaan satu sama lain
Komunikasi heterofil,Proses komunikasi yang dilakukan dua orang atau lebih, dimana pengirim pesan dan penerima pesan, memiliki latar belakang yang berbeda, baik dilihat dari sosial budaya, pendidikan, agama, atau karakteristik sosial lainnya. Tahapan dari model proses keputusan inovasi, yang dapat dilakukan oleh praktisi pendidikan hingga peserta didik 1. Tahap pengetahuan (knowledge)
2. Tahap bujukan (persuation)
3. Tahap pengambilan keputusan (decision making)
4. Tahap implementasi (implementation)
5. Tahap konfirmasi (confirmation) sIstem sosial Struktur sosial
pada dasarnya merupakan penyusunan yang terpola dari berbagai unit dalam suatu sistem.
Norma Sosial
Dalam sistem sosial, norma dapat diartikan sebagai pengikat da pengukuh pola perilaku masyarakat sesuai dengan kaidah sistem sosial yang berlaku. Berikut antara lain kegiatan
inovasi pendidikan yang melibatkan sistem sosial tertentu 1. Batasan pelaksanaan inovasi (boundary maintenance operation) . Contoh : Sertifikasi guru
2. Ukuran dan kewilayahan (size and territoriality). Contoh : school merger
3. Kelengkapan fasilitas (physical facilities). Contoh : Lab. Bahasa
4. Penggunaan durasi waktu (time use) . Contoh :program kuliah trismester per tahun
5. Tujuan yang ingin dicapai (goals). Contoh : Pembelajaran kontekstua
6. Prosedur yang digunakan (procedure). Contoh : PBM dengan menggunakan multimedia
7. Definisi peran, (role definition). Contoh : pelaksanaan team teaching.
8. Kondisi normative (normative beliefs). Contoh : kegiatan yang berkaitan dengan disiplin di sekolah.
9. Sistem struktur sosial (structure). Contoh : Couriculum council
10.Metode sosialisasi (socialization method) . Contoh : program Diploma II untuk para guru SD lulusan SPG.
11. Keterkaitan dengan sistem/instansi lain (linkage with other
system). Contoh : Community colleges Beberapa Hasil Inovasi Pembelajaran Brain Based Learning Model ini merupakan model suplemen terhadap model pembelajaran yang menggunakan landasan psikologi perkembanyan, psikologi pembelajaran, dan teori-teori belajar. aspek yang ditelaah dari inovasi ini, yaitu aspek keunggulan otak manusia. LCBT (lateral computer base tutorial) Model pembelajaran LCBT ini pada dasarnya menerapkan prinsip model latihan dan tutorial dengan melalui penerapan berpikir lateral atau loncatan berpikir yg didukung kemampuan visual dalam memahami informasi pembelajaran dari layar komputer ICARE Introduction Connect Apply Reflect Extend 1
Introduction (pengenalan) pada tahap pertama ini ada dua hal penting. yg pertama, menginformasikan rumusan tujuan (objective). yg kedua, menginformasikan bagaimana bahan yang akan disajikan sesuai dengan bahan secara keseluruhan (context) 2
Connect (Menghubungkan) mengelompokan bahan atau materi yang akan disajikan dalam subtopik
menghubungkan materi yang akan diajarkan dengan kegiatan nyata yang bisa dipahami oleh siswa sesuai dengan kehidupan sehari-hari
bagaimana guru dapat mengetahui sampai sejauhmana pengetahuan awal siswa
menyajikan bahan yg akan diberikan secara lebih menyenangkan dengan ragam pendekatan dan ragam media sehingga siswa dapat memahami konsep 3
Apply (mengaplikasikan) Pada tahap ini pembelajaran dilakukan secara interaktif dan lebih ke pengaplikasian bahan atau materi yang diajarkan dengan persoalan nyata yang terjadi dikehidupan sehari-har melalui proses pembelajaran aktif dan melalui serangkaian praktik 4
Reflect (Refleksi) cara ini dilakukan untuk membantu siswa mengorganisasikan pikiran dan pemahaman bahan yang telah dicapainya dengan memberikan kesempatan untuk memperluas informasi yang telah diperoleh 5
extend (melanjutkan) terbagi kepada 2 kegiatan, yaitu :
guru melakukan serangkaia pengalaman belajarn tambahan yg bisa memperkaya pengetahuan yg telah dicapai siswa
sebagai bentuk kegiatan evaluasi, yaitu sampai sejauh mana siswa dapat menguasai bahan yang telah diajarkan.
pertanyaan resti.h : bagaimana jika inovasi dalam implikasinya tidak sesuai dengan yg diharapkan, apakah harus mencari yg baru ? atau kembali ?
bagaimana mengubah cara pandangan CBSA sebagai salah satu inovasi yg efektif (guru dapat berperan aktif)?
apakah suatu inovasi itu ada percobaan sebelumnya ?
Full transcript