Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PRECEDE-PROCEED

No description
by

aulia rosa

on 14 February 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PRECEDE-PROCEED

PRECEDE-PROCEED
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
Menjelaskan pengertian, sasaran, strategi, dan ruang lingkup promosi kesehatan.
Menjelaskan apa saja yang harus diketahui tentang perencanaan promosi kesehatan.
Menjelaskan pengertian model PRECEDE-PROCEED.
Menjelaskan langkah-langkah model PRECEDE-PROCEED.

Proses Promosi Kesehatan
Struktur dan sikap Medical establishment berarti lebih mendorong penyembuhan daripada pencegahan, akibatnya upaya pendidikan, pencegahan dan promosi kesehatan diabaikan
Hambatan individual kebiasaan dan persepsi
Jaring koperasi dan perencanaan yang rumit mencakup pelaku riset dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu, serta policy maker
Suatu proses diagnosis penyebab masalah, penetapan prioritas, dan alokasi sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan
Conclusion
PRECEDE-PROCEED


Aulia Rosa Amelinda, S.Ked
Tria Ayu Pratiwi, S.Ked


Pembimbing :
dr. Rizma Adlia Syakura, MARS
9 LANGKAH
TINJAUAN PUSTAKA
PROMOSI KESEHATAN

Definisi WHO, berdasarkan piagam Ottawa (Otawa Charter, 1986) :
“Health promotion is the process of enabling people to control over and improve their health. To reach a state of comlete physical, mental, and social well-being, an individual or group must be able to identify and realize aspiration, to satisfy needs, and to change or cope with the environment.”

PENDAHULUAN

Promosi Kesehatan
suatu proses yang bertujuan memungkinkan individu meningkatkan kontrol terhadap kesehatan dan meningkatkan kesehatannya berbasis filosofi yang jelas mengenai pemberdayaan diri sendiri.

Model PRECEDE-PROCEED

model promosi kesehatan yang dapat mengoperasionalisasikan promosi kesehatan

PRECEDE
MANFAAT
Menambah pengetahuan tentang pengertian, sasaran, strategi, dan ruang lingkup promosi kesehatan.
Menambah pengetahuan tentang perencanaan promosi kesehatan.
Menambah pengetahuan tentang pengertian model PRECEDE-PROCEED.
Menambah pengetahuan tentang langkah-langkah model PRECEDE-PROCEED.

Apa pengertian, sasaran, strategi, ruang lingkup promosi kesehatan?
Bagaimana perencanaan promosi kesehatan?
Apa pengertian model PRECEDE-PROCEED?
Apa saja langkah-langkah model PRECEDE-PROCEED?
Proses Promosi Kesehatan
(Depkes RI,2007)
Promosi kesehatan bukan hanya mengubah perilaku, tetapi juga mengharapkan perubahan lingkungan, system dan kebijakan kesehatan
Hambatan dalam Penyelenggaraan Promosi Kesehatan
Perencanaan Promosi Kesehatan
P
redisposing
R
einforcing
E
nabling
C
auses
E
ducational Diagnosis
PRECEDE
digunakan untuk meyakinkan bahwa program akan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan individu atau masyarakat sasaran
PROCEED
P
olicy
R
egulatory
O
rganizational
C
onstruct in Educational and
E
nvironmental
D
evelopment
PROCEED
untuk meyakinkan bahwa program akan tersedia, dapat dijangkau, dapat diterima dan dapat dipertanggungjawabkan kepada penentu kebijakan, administrator, konsumen atau klien, dan stakeholder terkait
Diagnosis sosial
Diagnosis epidemiologi

Diagnosis perilaku dan lingkungan
Diagnosis pendidikan dan organisasional

Diagnosis kebijakan dan administrasi
Implementasi

Evaluasi proses
Evaluasi dampak

Evaluasi hasil
Kerangka PRECEDE-PROCEED
Strategi promosi kesehatan meliputi advokasi kesehatan, bina suasana, dan gerakan masyarakat (WHO, 1984)
Perencanaan promosi kesehatan adalah suatu proses diagnosis penyebab masalah, penetapan prioritas, dan alokasi sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan

Model PRECEDE-PROCEED
Model pendekatan promosi kesehatan yang dikembangkan oleh Green (1980) dan yang dapat digunakan untuk membuat perencanaan dan evaluasi kesehatan
Model PROCEDE-PRECEED memiliki 9 langkah
Fase 1 (Diagnosis sosial)
proses menetukan persepsi masyarakat terhadap kebutuhannya dan aspirasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya, melalui partisipasi dan penerapan berbagai informasi yang didesain sebelumnya
Fase 2 (Diagnosis epidemiologi)
mengamankan dan menggunakan data statistik yang spesifik dari populasi target dalam rangka mengidentifikasi dan mengurutkan masalah dan tujuan kesehatan yang dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat yang teridentifikasi.
Fase 3 (Diagnosis perilaku dan lingkungan)
Diagnosis perilaku : analisis hubungan perilaku dengan tujuan atau masalah yang diidentifikasi dalam diagnosis epidemiologi atau sosial.
Diagnosis lingkungan : analisis paralel dari faktor lingkungan sosial dan fisik daripada tindakan khusus yang dapat dikaitkan dengan perilaku.
Fase 4 (Diagnosis pendidikan dan organisasi)
Faktor predisposisi (predisposing factors)
Faktor pemungkin (enabling factors)
Faktor penguat (reinforcing factors)
Fase 5 (Diagnosis administrasi dan kebijakan)
penilaian diagnosis administratif: sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan program, sumber daya yang terdapat di organisasi dan masyarakat, serta hambatan pelaksanaan program.
identifikasi diagnosis kebijakan : dukungan dan hambatan politis, peraturan dan organisasional yang memfasilitasi program serta pengembangan lingkungan yang dapat mendukung kegiatan masyarakat yang kondusif bagi kesehatan.
Fase 6 (Implementasi)
Evaluasi
Fase 7 (Evaluasi proses) : Apakah kita sedang melakukan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya.

Fase 8 (Evaluasi dampak) : Apakah intervensi menghasilkan efek yang kita inginkan pada faktor perilaku atau lingkungan yang kita harapkan berubah.

Fase 9 (Evaluasi hasil) : Apakah intervensi kita sungguh bekerja dalam menghasilkan outcome yang teridentifikasi pada komunitas pada fase 1 sebelumnya.
CONTOH APLIKASI PROMOSI KESEHATAN DENGAN MODEL PRECEDE-PROCEED
Perencanaan Promosi Kesehatan

Angka kematian ibu melahirkan di Palembang masih cukup tinggi,
Angka kematian dan kecacatan bayi yang lahir di dukun semakin meningkat di daerah wilayah pinggiran Palembang,
Angka kejadian perdarahan post partum masih tinggi di daerah wilayah pinggiran Palembang.


Masyarakat di wilayah pinggiran Palembang masih banyak yang berobat dan melahirkan di dukun,
Kurang pedulinya masyarakat di wilayah pinggiran Palembang untuk memeriksakan kondisi kehamilannya,
Kurang aktifnya tenaga kesehatan masyarakat (Puskesmas) di wilayah pinggiran Palembang dalam mengedukasi pentingnya ANC.


Faktor Predisposisi
Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat di wilayah pinggiran Palembang akan pentingnya ANC,
Kurang pedulinya masyarakat di wilayah pinggiran Palembang untuk memeriksakan kondisi kehamilannya,
Kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas wilayah pinggiran Palembang yang kurang aktif dan tidak sesuai program kerja untuk masalah ANC

Faktor Enabling
Terbatasnya pusat kesehatan yang dapat dijangkau masyarakat di wilayah pinggiran Palembang,
Sarana dan prasarana yang tidak memadai untuk dilakukannya ANC,
Keterbatasan dana di Puskesmas Palembang daerah pinggiran untuk mengadakan kegiatan penyuluhan.

Faktor Penguat
Kurangnya peran serta masyarakat setempat untuk melakukan pendidikan ANC.
Diagnosis Administrasi
Pemerintah dalam memfasilitasi program ANC gratis di pusat pelayanan masyarakat wilayah pinggiran Palembang,
Program asuransi kesehatan bagi masyarakat di wilayah pinggiran Palembang belum terealisasi.

Diagnosis kebijakan
Belum ada ketetapan pemerintah mengenai program ANC dan persalinan gratis di pusat pelayanan kesehatan pada masyarakat Palembang.
Masyarakat di wilayah pinggiran Palembang kurang mengerti mengenai pentingnya ANC,
Masyarakat di wilayah pinggiran Palembang masih kurang pendidikan,
Masyarakat di wilayah pinggiran Palembang masih banyak yang berobat dan melahirkan di dukun.

Diagnosis Pendidikan dan Organisasi
Diagnosis Epidemiologi
Diagnosis Masalah
Diagnosis Perilaku dan Lingkungan
Diagnosis Kebijakan dan Administrasi
Prioritas Masalah
Pelaksanaan
Tujuan Promosi Kesehatan 
Sasaran Promosi Kesehatan
Isi Promosi Kesehatan
Metode Promosi Kesehatan
Anggaran Biaya Kesehatan
Pemantauan dan Evaluasi
Full transcript