Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

SEJARAH PERKEMBANGAN FILOLOGI

No description
by

neng yola

on 14 February 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SEJARAH PERKEMBANGAN FILOLOGI

Kelompok 2
Sejarah Perkembangan Filologi
Muhammad Nawawi
Neng Yola Yopinda
Neni Kurnia
Obi Saepul Bahri
Rendi
Vikri Insan Nugraha
kelompok 2
SEJARAH PERKEMBANGAN FILOLOGI
Ilmu filologi diketahui berasal dari kawasan kerajaan Yunani, tepatnya di kota Iskandariyah. pada abad ke-3 SM bangsa ini berhasil membaca naskah-naskah Yunani Lama yang berasal dari abad ke-8 SM.
Filologi di Eropa Daratan
Pada Abad ke-3 SM, kota Iskandariyah merupakan pusat ilmu pengetahuan. Banyak naskah berbagai disiplin ilmu di telaah. Kegiatan filologi Iskandariyah makin ramai hingga jatuhnya kota ini (Alexandria) ke tangan bangsa Romawi pada abad ke-1 SM.
Di daerah Romawi Barat, kegiatan filologi mengikuti kegiatan filologi Yunani abad ke-3 SM. Penggarapan naskah dalam bahasa latin yang sudah digarap secara filologis sejak abad ke-3 SM. Bentuk naskah latin itu berupa puisi dan prosa yang banyak mewarnai dunia pendidikan di Eropa pada abad-abad selanjutnya.
Filologi di Romawi Barat dan Romawi Timur
Sejak terjadi kristenisasi di Eropa, kegiatan filologi digunakan untuk kepentingan agama, dan naskah-naskah Yunani kuno ditinggalkan karena dianggap jahiliyah.
Filologi di Zaman Renaissance
Era Renaissance di Eropa pada abad ke-13 hingga ke-16 menyebabkan munculnya kecenderunagn pada aliran humanisme.

Kata asal “uhumanisme” dari “uhumaniora” (kata Yunani) atau “uamunista” (kata Romawi/Latin), yang semula berarti guru yang mengajar atau mengelola tatabahasa, retorika, puisi, dan filsafat . Karena bahan yang diperlukan berasal dari teks klasik, terjadi pergeseran arti menjadi aliran yang mempelajari sastra klasik untuk menggali kandungan isinya.
Filologi di Kawasan Timur Tengah
Telah sejak lama bangsa Yunani lama menanamkan kebudayaannya hingga di kawasan Timur Tengah. Dalam perkembangan sejarahnya, puncak perkembangan ilmu pengetahuan Yunani di kawasan Timur Tengah yaitu pada zaman dinasti Abasiyah. Pada masa kepemimpinan Makmun (809-833).
Timur Tengah dikenal memiliki dokumen lama berisi nilai-nilai agung. Sebelum kedatangan Islam, Timur Tengah telah memiliki karya sastra yang mengagumkan. Setelah kedatangan Islam pun karya sastra mistik Islam berkembang maju. Kedatangan bangsa Barat dikawasan ini menyebabkan karya sastra mereka dikenal dunia Barat.
Hingga bahasa arab dipelajari sebagai alat untuk mempelajari naskah-naskah yang ditulis dalam bahasa tersebut.
Filologi di Kawasan Asia India
Diantara bangsa Asia yang dipandang memiliki dokumen masa lampau adalah India. Penelitian terhadap India menunjukkan adanya kontak secara langsung dengan Yunani pada zaman Raja Iskandar Zulkarnain yang melakukan perjalanan sampai India pada abad ke-3.
Naskah India yang di pandang paling tua berupa kesusastraan Weda, ialah kitab suci agama Hindu yang disusun mungkin pada abad ke-6 SM.
Selain naskah dengan nilai agama dan filsafat, ada juga naskah lama India yang berisi wiracarita misalnya Mahabarata dan Ramayana serta karya yang berisi ilmu pengetahuan seperti ilmu kedokteran, tata bahasa, hukum, dan politik.
Telaah filologi terhadap naskah-naskah India baru dilakukan setelah adanya kontak dengan bangsa Barat, yaitu setelah ditemukannya jalan laut ke India.
Filologi di Kawasan Nusantara
Nusantara adalah kawasan yang termasuk Asia Tenggara. Seperti kawasan Asia pada umumnya, nusantara telah memiliki peradaban tinggi dan diwariskan pada generasi selanjutnya melalui berbagai media, salah satunya tulisan berupa naskah.
Bahasa Nusantara dipelajari untuk kepentingan tugas penginjil. Hasilnya adalah penelitian dan catatan rapi mengenai kebudayaan bahkan hingga suku yang belum mengenal tulisan.
Pada abad ke-20 muncul suntingan yang lebih mantap dengan kritik teks disertai terjemahan dalam bahasa Belanda, Inggris, atau Jerman. Juga muncul terbitan ulang dari naskah yang sudah pernah disunting dengan maksud untuk menyempurnakan.
Sedangkan dari Indonesia sendiri, tokoh pribumi yang diakui sebagai ahli filologi adalah Husein Djayadiningrat dengan penelitian mengenai sejarah Banten.
Selanjutnya setelah perginya nama-nama besar R.M.Ng. Poerbatjaraka dan Prof. R. Prijana ahli filologi sangat sulit ditemukan. Usaha mencari karya filologi dari bangsa sendiri bisa dibilang sia-sia.
bnnm
Thank You !
Romawi Timur dianggap kurang ahli dalam menelaah teks-teks Yunani lama. Hal ini melatar belakangi diadakannya kuliah filologi di berbagai perguruan tinggi.
Penemuan mesin cetak oleh Gutenberg pada abad ke-15 juga mempengaruhi perkembangan filologi.
Full transcript