Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PENYAKIT PULPA

No description
by

Astrid Nur Anisah

on 7 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PENYAKIT PULPA

PENYAKIT
PULPA DEFINISI ETIOLOGI HIPEREMI
PULPA NEKROSIS
PULPA GANGGREN
PULPA PULPITIS
IRREVERSIBLE DEGENERASI
PULPA PULPA/IRITASI PULPA -> lapisan enamel gigi mengalamii kerusakan sampai batas dentino enamel junction, belum menimbulkan patologis dan perubahan kondisi histologis.

Dapat juga diartikan:
Keadaan eksitasi pulpa yang berlebihan pada pemaparan rangsang mekanik, termal, maupun kimiawi Bacterial Irritants Penyebab paling sering dan paling banyak.
Berasal dari:
Karies
Accidental exposure
Fraktur
Perkolasi di sekitar restorasi
Perpanjangan infeksi dari sulkus gingiva
Poket periodontal dan abses
Anachoresis Traumatik Trauma akut: fraktur, luksasi, avulsi gigi
Trauma kronik: habit parafungsional Elektrik adanya tumpatan logam dengan bahan berbeda --> aliran listrik galvanis Iatrogenik perubahan termal
pergerakan ortodontik
kuretase periodontal
kuretase periapikal
penggunaan bahan kimia Idiopatik faktor penuaan
resorpsi, baik internal maupun eksternal IRITATIO PULPA PEMERIKSAAN
SUBJEKTIF nyeri ketika minum dingin
nyeri tidak terjadi terus menerus
nyeri hilang bila rangsang hilang PEMERIKSAAN
OBJEKTIF INTRA ORAL Tidak diketemukan kelainan seperti pembengkakan ataupun nyeri tekan. Tidak diketemukannya kelainan ini karena pulpitis reversible hanya sebatas kerusakan pada jaringan keras gigi sehingga belum ada pengaruh pada jaringan sekitarnya seperti jaringan pendukung gigi apalagi jaringan ekstra oral. EKSTRA ORAL 1. Diketemukan karies.2. Biasanya pulpa belum terbuka.3. Saat diperkusi hasilnya negatif.4. Saat dipalpasi hasilnya negative.5. Saat disondasi hasilnya positif 6. Saat dilakukan tes dengan Chlorethyl hasilnya positif. DEFINISI Hyperemi pulpa merupakan lanjutan dari iritasi pulpa. Hyperemi pulpa adalah suatu keadaan dimana lapisan dentin mengalami kerusakan , terjadi sirkulasi darah bertambah karena terjadi pelebaran pembuluh darah halus di dalam pulpa. ETIOLOGI 1. Trauma, seperti oklusi traumatic, syok termal sewaktu preparasi kavitas, dehidrasi akibat penggunaan alkohol atau kloroform, syok galvanic, iritasi terhadap dentin yang terbuka di sekitar leher gigi.2. Kimiawi, seperti makanan yang asam atau manis, iritasi terhadap bahan tumpatan silikat atau akrilik3. Bakteri yang dapat menyebar melalui lesi karies atau tubulus dentin ke pulpa, jadi dalam hal ini sebelum bakteri masuk ke jaringan pulpa, tetapi baru toksin bakteri. PEMERIKSAAN
SUBJEKTIF 1. Terasa ngilu jika terkena makanan/ minuman manis asam dan dingin2. Kadang-kadang sakit kalau kemasukan makanan PEMERIKSAAN
OBJEKTIF 1. Inspeksi: terlihat karies,fraktur gigi atau trauma yang terjadi pada gigi.
2. Sondasi: +
3. perkusi:- -
4. Radiografi: ligament periodontal dan lamina dura normal,terlihat karies yang dalam. PULPITIS
REVERSIBLE PULPITIS
HYPERPLASTIC DEFINISI Pulpitis hiperplastik kronis atau polip pulpa adalah suatu inflamasi pulpa produktif yang disebabkan oleh suatu pembukaan karies luas pada pulpa muda. Gangguan ini ditandai oleh perkembangan jaringan granulasi, kadang-kadang tertutup oleh epitelium dan disebabkan karena iritasi tingkat rendah yang berlangsung lama. ETIOLOGI Terbukanya pulpa karena karies yang lambat dan progresif merupakan penyebabnya. Untuk pengembangan pulpitis hiperplastik diperlukan suatu kavitas besar yang terbuka, pulpa muda yang resisten dan stimulus tingkat rendah yang kronis. Iritasi mekanis yang disebabkan karena pengunyahan dan infeksi bakterial sering mengadakan stimulus. Pertambahan jumlah sel atau pembesaran sel-sel pulpa serta disebabkan oleh rangsangan kecil dan yang berlangsung lama serta didukung oleh vaskularisasi jaringan pulpa yang baik. Biasanya terjadi pada gigi sulung atau gigi dewasa muda, misalnya gigi M l Polip berwarna merah memenuhi kavitas dan menempati seluruh permukaan oklusal gigi, permukaannya berbenjol-benjol dan mudah berdarah. ASYMPTOMATIC
PULPITIS IRREVERSIBLE DEFINISI Asymptomatic Irreversible Pulpitis merupakan kondisi saat adanya eksudat inflamasi, namum menghilang dengan cepat. Kondisi ini terkadang berkembang selama perubahan dari pulpitis reversibel akut menjadi kronis.(Barrat and Pool, 2008). PEMERIKSAAN
SUBYEKTIF 1. Riwayat sakit spontan, tanpa adanya stimulus. Intensitas berkurang. Rasa sakit berasal dari pulpa yang mengalami inflamasi.2. Sensitif pada rangsang dingin maupun panas.3. Memiliki karies yang dalam, atau pernah mengalami trauma. PEMERIKSAAN
OBYEKTIF 1. Pemeriksaan visual / eksplorasi : terdapat kavitas dalam sampai ke pulpa, atau karies sekunder dari sebuah restorasi. Dengan menggunakan probe ke kedalaman pulpa, terasa sakit dan terdapat hemoragi.
2. Perkusi : jika ligamentum periodontal terkena, maka perkusi positif, jika tidak maka perkusi negatif.
3. Palpasi : negatif (tidak ada pembengkakan)•Tes vitalitas dengan CE : positif•Test termal : Pada tahap inflamasi pulpa, panas lebih merespon karena adanya pelebaran pembuluh darah. Rasa sakit hilang setelah diberi rangsangan dingin. Dingin dapat melepaskan sakit karena efek kontraktil pembuluh darah, mengurangi tekanan intrapulpal
4. Pemeriksaan radiografi : terdapat kavitas yang dalam. Pada pemeriksaan periapikal tampak normal, kadang - kadang tampak pelebaran ligament periodontal. RESORBSI
INTERNAL DEFINISI Resobsi internal adalah suatu proses idiopatik progresif yang lambat atau cepat yang timbul pada dentin kamar pulpa atau saluran akar gigi. Resorpsi adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan proses fisiologis dan atu proses patologis yang menimbulkan hilangnya dentin, sementum, dan atau tulang. PEMERIKSAAN
SUBYEKTIF Pada kebanyakan kasus, kondisinya tidak sakit dan tidak dirasakan adanya gangguan. PEMERIKSAAN
OBYEKTIF Pada pemeriksaan radiografi menunjukkan adanya perluasanyang halus berbentuk oval dalam saluran akar. Bila resorbsi internal terjadi di kamar pulpa, maka terlihat sebagai pink spot karena pelebaran pulpa terlihat dari mahkota. A sampai F, gigi menunjukkan resopsi internal A. Radiografi diambil 18 bulan sebelum serangan resopsi internal gigi insisivus rahang atas. B. Radiografi menunjukkan bukti resopsi internal mahkota (inset menunjukkan penampilan eksternal). C. Setelah perawatan endodontik. DEFINISI Nekrosis pulpa merupakan proses lanjut dari radang pulpa akut maupun kronis atau terhentinya darah secara tiba-tiba karena trauma. Nekrosis pulpa dapat terjadi parsial maupun full. Ada 2 macam nekrosis yaitu:

•tipe koagulasi terjadi karena jaringan yang larut mengendap dan berubah menjadi bahan yang padat.
•tipe likuefaksi terjadi karena enzim proteolitik mengubah jaringan pulpa menjadi bahanyang lunak dan cair. ETIOLOGI 1. Microbakterial2. Trauma fisik (benturan, radiasi)3. Bahan-bahan kimia (tumpatan gigi, bahan korosif)4. Reaksi hipersensitivitas PEMERIKSAAN
SUBYEKTIF • Gigi berlubang, kadang-kadang sakit bila kena rangsangan panas• Nyeri spontan atau tidak ada keluhan nyeri tapi pernah nyeri spontan PEMERIKSAAN
OBYEKTIF •Gigi berubah warna menjadi abu-abu kehitaman•Terdapat ;ubang gigi yang dalam•Perkusi dan palpasi tidak sakit DEFINISI kematian pulpa yang disertai dengan invasi bakteri pembusuk. Proses kematian pulpa ini adalah suatu kematian yang tidak steril. PEMERIKSAAN
SUBYEKTIF - Bau tidak enak
- Bila makan-makanan yang panas terasa sakit (oleh karena lubang gigi tertutup sisa makanan) PEMERIKSAAN
OBYEKTIF - Biasanya gigi berubah warna
- Terlihat karies propunda atau gigi dengan tumpatan besar
- Test dengan sonde pulpa terbuka,tidak terasa sakit
- Perkusi dapat terasa sakit dan tidak terasa sakit
- Test thermis, dengan panas terasa sakit
- Bau busuk
- Test vitalitas tidak bereaksi menandakan gigi sudah mati DEFINISI Degenerasi pulpa merupakan kemunduran jaringan pulpa yang bukan diakibatkan karena suatu keradangan, namun diakibatkan oleh faktor usia, sehingga jaringan pulpa tidak memiliki fungsi seperti pada keadaan normal. MACAM-MACAM
DEGENERASI PULPA 1. Degenerasi Kalsifik
2. Degenerasi Atrofik
3. Degenerasi Fibrous
4. Artifak Pulpa
5. Metastasis Tumor ETIOLOGI Pada umumnya degenerasi pulpa terjadi akibat faktor usia yang menyebabkan kerusakan jaringan pulpa dan tidak memiliki fungsi seperti pada keadaan normal. Degenerasi dapat juga disebabkan oleh iritasi ringan yang persisten pada gigi orang muda, yaitu seperti pada degenerasi kalsifik pulpa. Degenerasi pulpa tidak berhubungan dengan adanya suatu infeksi atau karies, walaupun suatu kavitas atau tumpatan mungkin dijumpai pada gigi yang terpengaruh. PEMERIKSAAN
SUBYEKTIF & OBYEKTIF Menurut Grossman, pulpitis hiperplastik kronis tidak mempunyai gejala, kecuali selama mastikasi, bila tekanan bolus makanan menyebabkan rasa tidak menyenangkan.
Pemeriksaan klinis pulpitis hiperplastik kronis tidak begitu sukar untuk dilakukan. Jaringan pulpa hiperplastik di dalam kamar pulpa atau kavitas gigi merupakan ciri khasnya. Gigi bereaksi lemah atau sama sekali tidak bereaksi pada tes termal, kecuali jika digunakan pemeriksaan dengan dingin yang ekstrem, seperti etil klorida. Jika akan dilakukan tester pulpa listrik, maka diperlukan jumlah arus listrik yang lebih banyak. Pemeriksaan dengan cara palpasi sering menyebabkan perdarahan ringan tanpa diikuti rasa sakit.Pada pemeriksaan radiografi, umumnya menunjukkan suatu kavitas besar yang terbuka dengan pembukaan langsung ke kamar pulpa.
Full transcript