Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

pengaruh ph terhadap aktivitas enzim

No description
by

meirian purnomo

on 17 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of pengaruh ph terhadap aktivitas enzim

KINETIKA ENZIM PENGARUH pH TERHADAP
AKTIVITAS ENZIM PEMBAHASAN PERTANYAAN Pertanyaan Pertanyaan KESIMPULAN Pembahasan Pembahasan Pembahasan Pembahasan ALAT CARA KERJA BAHAN 1. Larutan Penyangga
2. Larutan Substrat S
3. NaCl 0,9%
4. HCl
5. NaOH
6. Aquades
7. KI
8. KIO3 Laju reaksi akan menurun seiring berjalannya
waktu karena kekurangan produk. Laju reaksi
tidak konstan, maka dari itu sebagai patokan, kita menggunakan kecepatan angual / initial velocity.
Enzim bekerja secara maksimal pada pH optimum.
Pada percobaan yang dilakukan secara tepat, initial velocity yang tinggi akan meningkatkan laju reaksi. NaCl berperan sebagai aktivator. HCl berperan dalam melepaskan I2 dari KI – KIO3 agar dapat menghasilkan yodium. Selain itu HCl penting dalam menghentikan reaksi. KI – KIO3 merupakan sumber yodium yang didapatkan dengan penambahan HCl. Produk akan meningkat seiringnya waktu reaksi.
Produk tidak selalu mudah dideteksi, maka dicari
cara alternatif dengan mengukur kadar substrat.
Kemungkinan substrat (amilum) mudah dideteksi. Apabila kita melihat pengaruh substrat dengan lama reaksi, maka akan terlihat kurva yang menurun. Padahal kurva initial velocity harus naik. Oleh karena itu, substrat akan dikoversi menjadi substrat yang dicerna. Substrat yang dicerna sama dengan kadar produk yang terbentuk. 2. Faktor – faktor apa saja yang dapat mempengaruhi aktivitas suatu reaksi enzimatik ?
Suhu
pH
Kadar air
Jumlah enzim
Jumlah Substrat
Inhibitor 3. Apa fungsi larutan HCl dalam percobaan ini ?
HCl berperan dalam melepaskan I2 dari KI – KIO3 agar dapat menghasilkan yodium. Selain itu HCl penting dalam menghentikan reaksi. KI – KIO3 merupakan sumber yodium yang didapatkan dengan penambahan HCl. Aktivitas enzim maksimal pada pH optimum. Jika melebihi pH optimum, maka aktivitas enzim akan menurun. TUJUAN Percobaan ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH terhadap kerja suatu enzim 1. Tabung Erlenmeyer
2. Tabung Reaksi
3. Pipet
4. Alat Spektrofotometer 1 2 3 4 Secara umum, laju reaksi akan ditentukan oleh suatu reaksi dan kadar rektan. Reaksi didalam tubuh menunjukkan bahwa kadar reaktan akan menurun sehingga laju reaksi tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh tersebut. Untuk menangan nhal ini, reaktan ditingkatkan dengan memakai katalis. Katalis dalam tubuh (biokatalisator) disebut dengan enzim. 1. Apakah yang disebut “Initial velocity” (kecepatan awal) suatu reaksi enzimatik, dan bagaimana cara mengukurnya ? Initial velocity merupakan kecepatan dimana kurva masih mendekati garis lurus. Cara mengukur initial velocity dengan cara dihitung dengan PC (Progress curve) -ian- pH optimal enzim adalah sekitar pH 7 (netral) dan jika medium menjadi sangat asam atau sangat alkalis enzim mengalami inaktivasi. Akan tetapi beberapa enzim hanya beroperasi dalam keadaan asam atau alkalis. Sebagai contoh, pepsin, enzim yang dikeluarkan ke lambung, hanya dapat berfungsi dalam kondisi asam, dengan pH optimal 2 (Gaman & Sherrington, 1994). Pengaruh pH PEMBAHASAN PEMBAHASAN Enzim memiliki konstanta disosiasi pada gugus asam ataupun gugus basa terutama pada residu terminal karboksil dan asam aminonya. Namun dalam suatu reaksi kimia, pH untuk suatu enzim tidak boleh terlalu asam maupun terlalu basa karena akan menurunkan kecepatan reaksi dengan terjadinya denaturasi. Sebenarnya enzim juga memiliki pH optimum tertentu, pada umumnya sekitar 4,5–8, dan pada kisaran pH tersebut enzim mempunyai kestabilan yang tinggi (Williamson & Fieser, 1992). Substrat: Amilum
Enzim: Amilase
Produk : Maltosa

Amilum + I2 senyawa kompleks amilum yang
berwarna biru tua.
Kepekaan dapat diukur dengan spektrofotometer. Jika nilai semakin tinggi, warna akan semakin gelap. PEMBAHASAN
Full transcript