Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teori Komunikasi II

No description
by

Stefanny Yong

on 8 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teori Komunikasi II

Teori Komunikasi II
The Retoric
• Merupakan salah satu dari 7 tradisi komunikasi
• Retorika adalah seni berbicara di depan publik, Tujuan dari retorika adalah untuk mempersuasi publik
• Pada masa ini retorika berkembang menjadi Public Speaking dimana public speaker yang baik harus memperhatikan dan merangkul audience
Paradigma Naratif
Paradigma Naratif meyakini bahwa manusia adalah makhluk pencerita, manusia menggunakan logika narasi, dan teori ini memungkinkan sebuah penilaian demokratis terhadap pembicara
Dramatism
Teori ini mencoba
memahami tindakan
dan perilaku manusia
sebagai drama
5 kanon retorika menurut West&Turner (2007)
Pembicara dalam mempersuasi khalayaknya harus mempertimbangkan 3 bukti retoris, yaitu Ethos (Etika), Pathos (Emosi) dan Logos (Logika)
Struktur Retorika
- Proem : Pengantar Pidato
- Diegenesisi : Bagian Pokok
- Agon : Pengemukakan bukti
mengenai pokok permasalahan
- Parekbasis : Catatan pelengkap
- Proratio : Bagian penutup dan
Kesimpulan

1. penemuan
2. pengaturan
3. gaya
4. penyampaian
5. ingatan
Disebut-sebut sebagai “New Rhetorics”, Bedanya dengan retorika lama adalah retorika baru lebih menekankan pada identifikasi dan hal ini dapat mencakup faktor-faktor yang secara parsial “tidak sadar” dalam mengajukan pernyataannya disamping retorika yang lama menekankan pada persuasi dan desain yang terencana.
- Manusia adalah hewan yang menggunakan symbol
- Bahasa dan symbol membentuk sebuah system yang sangat penting bagi manusia
- Manusia adalah pembuat pilihan

Asumsi dasar
Asumsi dasar
- Manusia pada dasarnya adalah makhluk pencerita (homo narrans)
- Keputusan mengenai harga dari sebuah cerita didasarkan pada “pertimbangan yang sehat”
- Pertimbangan yang sehat ditentukan oleh sejarah, biografi,budaya, dan karakter.
- Rasionalitas didasarkan pada penilaian orang mengenai konsistensi dan kebenaran sebuah cerita.
- Kita mengalami dunia sebagai dunia yang diisidengan cerita, dan kita harusmemilih dari cerita yang ada.


Yang dipentingkan dalam paradigma naratif adalah bagaimana seseorang bercerita dan orang lain yang mendengarkan menganggap cerita itu benar, sesuai dengan kenyataan karena didukung adanya keruntutan cerita sehingga dianggap sesuai logika pemikiran
Cultural Studies
Teori ini mengkaji hubungan kekuasaan dan hubungan dengan kebudayaan. Pertama kali muncul di Inggris
Karakteristik Cultural Studies
- Bertujuan meneliti/mengkaji berbagai kebudayaan dan praktek buadaya serta kaitannya dengan kekuasaan.
- Mengkaji masalah budaya dalam konteks sosial politik.
- Dikaji baik dari aspek objek maupun lokasi tindakan selalu dalam tradisi kritis.
- Berupaya mendekontruksi aturan-aturan, dan pengkotak-kotakan ilmiah konvensional lalu mendamaikan pengetahuan yang objektif-subjektif, universal-lokal.
- Tidak harus bersih dari nilai-nilai akan tetapi melibatkan diri dengan nilai dan pertimbangan moral masyarakat modern serta tindakan politik dan kontruksi sosial.

Teori Kultvasi
Teori ini mempelajari tentang pengaruh media massa (TV) terhadap masyarakat
Asumsi dasar
- TV adalah media yang sangat berbeda
- Tv membentuk cara masyarakat berfikir dan berinteraksi
- Pengaruh TV bersifat terbatas

Efek yang dihasilkan kepada penonton
- Penonton terlibat dalam violence, akibat menonton adegan kekerasan
- Penonton takut berjalan sendiri di malam hari, akibat menonton film horror
- Penonton akan terlibat dalam penegakan hukum
- Penonton akan menjadi apatis (Tidak percaya sama sekali)

2 tipe penonton
- Light Viewers : Penonton yang menonton televisi ≤ 5 jam perhari
- Heavy Viewers : Penonton yang menonton televisi > 5 jam perhari
Pengaruh yang didapat penonton dari televisi juga berbeda-beda tergantung berapa lama mereka terpapar televisi, latar belakang pendidikan, budaya dan lainnya.

• Teori ini berfokus kepada kepuasan (satisfaction) dari penonton
• Teori ini memberikan perhatian yang besar kepada sisi psikologis audiens, karena teori ini memfokuskan kajian utama teorinya kepada sisi niat dan kepuasan audiens, tentunya masih ada hubungan dengan efek media.
• Teori ini digunakan untuk menghitung pilihan audiens terhadap isi media, sesuai dengan keinginan audiens sendiri. Mengacu kepada semakin banyaknya permintaan atau pemilihan oleh audiens maka semakin banyak tingkat pemilihan isi media.
Uses and Gratification
Karakteristik
- Teori ini memandang kondisi psikologis dan sosial individu dalam memilih media yang akan digunakan. Dengan demikian kondisi sosial mendorong individu untuk mengkonsumsi media tertentu.
- Berhubungan dengan niat dan kepuasan dalam mengonsumsi media
- Bisa menjadi alat tolak ukur untuk menghitung kepuasan individu.

Merupakan penelitian Kualitatif yang meliputi GS dan GO, yakni :
- Gratification Sought (GS) : Konten yang diinginkan dan dicari lewat media massa oleh pengguna
- Gratification Obtained (GO) : Yang didapat dari media massa. Pengguna mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.

Asumsi dasar
- Audiens punya peranan aktif dalam menentukan pilihan dalam mendapatkan kepuadan terhadap media dengan cara mempengaruhi perilaku penggunaan media.
Teori Ekologi Media
• Teori ini didefinisikan sebagai kajian mengenai lingkungan media serta gagasan bahwateknologi dan teknik, mode dan kode informasi dan komunikasi memainkan peran dalam kehidupan manusia.
• Dasar munculnya teori ini adalah perkembangan teknologi komunikasi dan besarnya pengaruh tersebut terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari.
Konsep 4 hukum media menurut Mc Luhan
-Penguatan / Enhancement
-Ketertinggalan
- Penemuan
- Pembalikan

Asumsi dasar
- Media mempengaruhi setiap perbuatan atau tindakan dalam masyarakat
- Media memperbaiki persepsi kita dan mengelola pengalaman kita
- Media mengikat dunia bersama- sama

spiral of silence
Teori ini ingin menjawab pertanyaan, mengapa orang-orang dari kelompok minoritas sering merasa perlu untuk menyembunyikan pendapat, pilihan dan pandangannya ketika berada dalam kelompok mayoritas.
Asumsi Dasar
- Masyarakat yang menyatakan bahwa masyarakat yang memiliki kekuasaan terhadap pandangan yang menyimpang dan tidak ingin menyesuaikan pendapatnya dengan ancaman terisolasi.
- Perasaan khawatir akan terisolasi menyebabkan individu harus mengukur iklim pendapat sepanjang waktu.
- Evaluasi atas opini publik akan mempengaruhi pendapat dan perilaku masyarakat.

Namun dalam banyak kasus, bahwa suara kaum minoritas dapat berubah menjadi suara mayoritas melalui media sosial, koran, dsb. Contohnya adalah pada saat pemilihan Presiden Amerika Serikat, pemilih Obama yang berkulit hitam dan menjadi minoritas di AS, suara mereka dapat menjadi mayoritas.
Stand Point Theory
Teori ini mengklaim bahwa pengalaman, pengetahuan, dan perilaku komunikasi orang dibentuk sebagian besarnya oleh kelompok sosial dimana mereka tergabung.
Teori ini mengedepankan hubungan perilaku komunikasi dan sikap. Komunikasi bertanggung jawab dalam membentuk sikap kita hingga pada batasan dimana kita mempelajari tempat kita didalam masyarakat melalui interaksi dengan orang lain. Komunikasi dari orang lain membentuk sikap yang berbeda bagi yang menerimanya.
Asumsi Dasar
- Jenis kelamin atau gender merupakan fokus utama teori ini
- Hubungan jenis kelamin atau gender dipandang sebagai sesuatu yang problematis dan teori ini berusaha untuk memahami bagaimana jenis kelamin atau gender berhubungan dengan ketidaksertaan dan kontradiksi
- Hubungan jenis kelamin atau gender dipandang sebagai sesuatu yang dapat di ubah
- Teori feminis dapat digunakan untuk menentang status quo ketika status quo ini merendahkan atau melecehkan wanita.

• Dimulai tahun 1807 ketika Georg Hegel menulis bahwa mereka hidup di masyarakat yang biasa, pengetahuan mereka tentang masyarakat sangat berbeda, perbedaan ini berasal dari posisi mereka di masyarakat.
• Teori ini mengedepankan hubungan perilaku komunikasi dan sikap. Komunikasi bertanggung jawab dalam membentuk sikap kita hingga pada batasan dimana kita mempelajari tempat kita didalam masyarakat melalui interaksi dengan orang lain. Komunikasi dari orang lain membentuk sikap yang berbeda bagi yang menerimanya.
Muted Group
Merupakan salah satu cabang dari teori kritis
Pria memiliki kekuasaan yang lebiih besar daripada perempuan, maka dari itu, Pria memiliki pengaruh lebih besar terhadap perkembangan kebahasaan, sehingga menghasilkan struktur bahasa yang bias Pria, dan lebih memihak kepada kekuasaan Pria. Hal inilah yang disebut dengan meninggalkan perempuan atau menempatkan perempuan sebagai kelompok kesunyian, atau kelompok kebisuan.
Asumsi Dasar
- lelaki dan perempuan memiliki cara yang berbeda dalam memaknai dan memandang dunia
- lelaki menampilkan dan menetapkan kekuasaan yang mereka miliki secara politis
- perempuan harus merubah ide - ide unik mereka, pengalaman - pengalaman mereka dan makna - makna mereka ke dalam sistem bahasa lelaki, jika ingin suara mereka didengar.

• Perempuan berkomunikasi dengan sesamanya dengan menggunakan media yang tidak diterima oleh kebanyakan pelaku komunikasi dari kalangan pria
• Perempuan jarang membuat istilah dari kata - kata baru, tapi sewaktu - waktu mereka melakukannya dengan tujuan untuk menciptakan makna - makna khusus dan unik bagi perempuan.

Teori ini tidak mengklain bahwa perbedaan - perbedaan itu menyangkut masalah biologis. akan tetapi, teori ini mengklaim bahwa lelaki memiliki resiko kehilangan posisi dominannya jika mereka mendengarkan ide perempuan, memasukan pengalaman - pengalaman mereka ke dalam sistem kebahasaan, dan memperbolehkan perempuan menjadi partner yang setara dalam penggunaan bahasa dan penciptaan bahasa
Teori Akomodasi Komunikasi
Teori ini didasarkan pada observasi bahwa komunikator sering kelihatan menirukan perilaku satu sama lain. Teori akomodasi komunikasi berawal pada tahun 1970an, ketika Howard Giles pertama kali memperkenalkan pemikiran mengenai model ”mobilitas aksen”
• Akomodasi didefinisikan sebagai kemampuan menyesuaikan, memodifikasi atau mengatur perilaku seseorang dalam responnya terhadap orang lain. Akomodasi biasanya dilakukan secara tidak sadar.
• Teori ini berfokus pada peran percakapan dalam kehidupan kita. Dan asumsi ini bersifat Heuristik

Proses yang dihubungkan dengan Teori Akomodasi
- Konvergensi : individu beradaptasi terhadap perilaku komunikatif satu sama lain
- Divergensi : menonjolkan perbedaan verbal dan nonverbal di antara komunikator
- Akomodasi Berlebihan : label yang diberikan kepada pembicara yang dianggap pendengar terlalu berlebihan.

Asumsi Dasar
Pembicara dapat terlibat dalam pidato berbeda yang mana individu menekankan jarak sosial antara diri mereka dengan lawan bicara mereka dengan menggunakan fitur linguistik karakteristik kelompok mereka sendiri
Konsep
- Kebudayaan dan Praktek signifikan
- Representasi
- Materialism dan Nonreduksionisme
- Artikulasi
- Kekuasaan
- Budaya Pop
- Teks dan pembacanya
- Subjektivitas dan Identitas

Face Negosiation Theory
Teori ini memfokuskan kepada bagaimana orang dengan kultur dan pemahaman berbeda dapat beradaptasi. Dan problem atau permasalahan dapat di tangani tanpa meninggalkan kulturnya namun permasalahan tersebut dapat terselesaikan (Bagaimana perbedaan budaya menangani konflik)
• Dikemukakan pertama kali oleh Stella, Ting Toomey pada tahun 1985
• Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu : Individualisme, Kolektivisme, Power Distance

• Dalam komunikasi yang terjadi, kadangkala ada proses penyampaian pesan yang tidak tersampaikan, sehingga menimbulkan misskomunikasi. Sehingga akan muncul konflik pada saat 2 kelompok atau lebih tidak bisa menerima identitas kelompok lain.
• Face : Pencitraan Diri (Identitas)
Facework : Bagaimana berperilaku agar identitas tidak dipandang jelek (Bentuknya Adaptasi)
• 3 syarat keterampilan yang harus dipenuhi agar komunikasi antar budaya bisa efektif, yaitu : Knowledge, Mindfullness dan Iinteraction Skill
Full transcript