Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Semiotika Sastra

No description
by

Ayeesha Cinda Ayu

on 17 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Semiotika Sastra

SEMIOTIKA SASTRA

Ayeesha Cinda Ayu
180610100049

Semiotika Sastra
Semiotik adalah teori tentang tanda, ada pula yang mengatakan bahwa ini adalah teori tentang gaya bahasa.
Semiotika Sastra
Hubungan Semiotik dan Sastra

Preminger dalam Pradopo (2010:109) bahwa studi semiotik sastra adalah usaha untuk menganalisis sebuah sistem tanda-tanda. Oleh karena itu peneliti harus bisa menentukan konvensi-konvensi tambahan apa yang memungkinkann karya sastra bisa mempunyai makna yang lebih luas. seperti dalam puisi mempunyai satuan tanda seperti kosa kata dan bahasa kiasan.
TEKS SASTRA
Bagaimana sistem tanda dan kode semiotika itu dalam kajian sastra yang berkaitan dengan proses komunikasi.
Semiotik merupakan bahasa yang mencerminkan bahasa sastra yang estetis, sistematis dan memiliki pluralitas makna ketika dibaca oleh pembaca dalam memberi pemahaman terhadap teks karya sastra.
Semiotika Terbagi Atas 3 konsep
1. Semiotik Pragmatik
2. Semiotik Sintaktik
3. Semiotik Semantik
Wawasan Semiotik dalam Studi Sastra (Amminudin)
1. Karya Sastra merupakan gejala konsumsi yang berkaitan dengan pengarang, wujud sastra sebagai sistem tanda, dan pembaca.
2. Karya Sastra merupakan salah satu bentuk penggunaan sistem tanda yang memiliki struktur dalam tata tingkat tertenntu
3. Karya Sastra merupakan fakta yang harus direkontruksikan pembaca sejalan dengan dunia pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya
Kelebihan Semiotik dalam menelaah Karya Sastra
1.Memperindah karya sastra
2.Mengetahui keindahan karya sastra
3.Dalam penelitian analisisnya lebih spesifik dan komperhensif
4.Memberikan pemahaman makna dari simbolik baru dalam membaca karya sastra
5.Kita pembaca minimal mengetahui dua makna yaitu makna bahasa secara literlag dan maksna simbolik ( global ).

Kekurangan Semiotik dalam Menelaah Karya Sastra
1.Kurang memperhatikan struktur, mengabaikan unsur intrinsik
2.Memerlukan banyak dukungan ilmu bantu lain seperti linguistik, sosiologi, psikologi, dll
3.Perlu kematangan konsep luas tentang sastra wawasan luas, dan teorinya
4.Peranan peneliti sangat penting, ia harus jeli, teliti, dan menguasai materi yang akan diteliti secara totalitas, karena kalau tidak itu tidak terpenuhi maka makna yang ada dalam teks cenderung kurang tereksplor untuk diketahui oleh pembaca, justru cenderung menggunakan subjektifitasnya yang menampilkan itu semua dan itu sangat risjan untuk meneliti dengan teori ini.

KESIMPULAN
Sistem dan kode semiotika dalam sastra menjadi alat proses komunikasi antara pengarang, teks, dan pembaca. Salah satu sistem dan kode semiotika itu adalah yang dirancang oleh Roland Barthes yang lebih melihat unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik teks sastra itu. Unsur intrinsik dan ekstrinsik itu tidak dapat dipisahkan sama sekali untuk lebih dapat menafsirkan, memahami, dan menghayati, serta menilai sebuah karya sastra melalui pendekatan semiotika. Pembaca memulai pembacaannya dengan memahami sistem tanda dalam sebuah teks sastra dan sekaligus diiringi dengan kode-kode yang terdapat di dalamnya. Yang diinginkan adalah kesamaan persepsi antara pengarang dengan pembaca tentang kode-kode tersebut, yang tentunya didapatkan bila pembaca memiliki wawasan yang luas tentang apa yang direpresentasikan pengarang dalam karyanya. Hal inilah yang menjadikan proses komunikasi semakin lancar.
Terima Kasih
SAMPAI JUMPA LAGI
Full transcript