Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Pengaruh Perubahan Konsentrasi dan Temperatur pada KESETIMBA

No description
by

Rensky Picco

on 27 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengaruh Perubahan Konsentrasi dan Temperatur pada KESETIMBA

Alat & Bahan
Alat
-Gelas kimia 100 mL
-Tabung reaksi
-Rak tabung
-Pipet tetes
-Es batu
-Air mendidih


Data Pengamatan
A. Pengaruh perubahan konsentrasi pada kesetimbangan kimia
Laporan Praktikum
Thorensky Picco D.
XIA 2 /29

Pengaruh Perubahan Konsentrasi dan Temperatur pada Kesetimbangan Kimia
Thorensky Picco D.
XIA-2/29
Kesimpulan
Pada saat suhu diturunkan, kesetimbangan cenderung mengarah ke reaksi eksoterm. Jika suhu dinaikkan, maka kesetimbangan cenderung mengarah ke reaksi endoterm.
Pada saat volume ditambah, kesetimbangan akan bergeser ke arah koefisien yang lebih besar. Jika volume dikurang, maka kesetimbangan maka kesetimbangan akan bergeser ke arah koefisien yang lebih kecil.
Pada saat konsentrasi reaktan ditambah, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah produk. Jika konsentrasi reaktan dikurang, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaktan
Tujuan
Mengetahui pengaruh perubahan konsentrasi pada kesetimbangan kimia.
Mengetahui pengaruh perubahan temperatur pada kesetimbangan kimia.
Dasar Teori
Kesetimbangan kimia dalah proses dinamis ketika reaksi kedepan dan reaksi balik terjadi pada laju yang sama tetapi pada arah yang berlawanan. Konsentrasi pada setiap zat tinggal tetap pada suhu konstan. Banyak reaksi kimia tidak sampai berakhir, dan mencapai satu titik ketika konsentrasi zat-zat bereaksi dan produk tidak lagi berubah dengan berubahnya waktu. Molekul-molekul tetap berubah dari pereaksi menjadi produk dan dari produk menjadi preaksi, tetapi tanpa perubahan netto konsentrasinya.Kebanyakan reaksi kimia berlangsung secara reversible (dua arah). Ketika reaksi itu baru mulai, proses reversible hanya berlangsung kearah pembentukan produk, namun ketika molekul produk telah terbentuk maka proses sebaiknya yaitu pembentukan molekul reaktan dari molekul produk mulai berjalan. Kesetimbangan kimia tercapai bila kecepatan reaksi tekanan (molekul produk) telah sama dengan kecepatan reaksi ke kiri (pembentukan molekul reaktan) dan konsentrasi reaktan maupun konsentrasi produk tidak berubah-rubah lagi (konstan). Jadi, kesetimbangan kimia merupakan proses yang dinamis
Bahan
-Larutan 〖FeCl〗3 0,2 M
-Larutan KSCN 2M
-Kristal 〖Na2 〖HPO4
-Aquadest
-Logam Cu
-Larutan 〖HNO3 2 M
Langkah Kerja
Pengaruh perubahan konsentrasi pada kesetimbangan kimia
Isi gelas kimia dengan 25 mL air, tambahkan 5 tetes 〖FeCl〗_3 0,2 M dan 5 tetes KSCN 2 M, kemudian aduk sampai rata. Amati warna larutan.
Tuangkan larutan tersebut ke dalam 5 buah tabung reaksi yang sama volumenya dan beri nomor tabung 1 sampai 5.
Pada tabung ke-2 tambahkan 5 tetes larutan 〖FeCl〗_3 0,2 M.
Pada tabung ke-3 tambahkan 5 tetes larutan KSCN 2 M.
Pada tabung ke-4 tambahkan 1 kristal 〖Na〗_2 〖HPO〗_4.
Pada tabung ke-5 tambahkan 5 mL aquadest.
Bandingkan warna pada tabung ke-2, 3, 4, dan 5 dengan warna larutan asal pada tabung ke-1.
Catatlah hasil pengamatan.
Pengaruh perubahan temperatur pada kesetimbangan kimia
Masukkan ½ sendok spatula serbuk Cu ke dalam 2 tabung reaksi.
Tambahkan 1 mL 〖HNO〗_3 2 M ke masing-masing tabung, lalu tutup kedua tabung dengan sumbat. Amati dan catat berubahan yang terjadi.
Masukkan salah satu tabung reaksi ke dalam gelas kimia berisi es batu, amatilah perubahan warna yang terjadi.
Masukkan tabung reaksi yang lain ke dalam gelas kimia berisi air mendidih, amatilah perubahan yang terjadi.

1 Oranye tua
2 Merah tua
3 Merah tua
4 Kuning
5 Oranye muda
B. Pengaruh perubahan temperatur pada kesetimbangan kimia
〖Cu〗(s)+〖HNO〗3(aq) Coklat

didinginkan semakin muda

dipanaskan semakin tua

Analisis Data
A. Pengaruh perubahan konsentrasi pada kesetimbangan kimia
Tabung ke-1.〖〖Fe〗(3+)〗(aq)+〖〖SCN〗-(aq)⇄〖〖Fe(SCN)〗(2+)〗(aq)Larutan berwarna oranye tua, terjadi kesetimbangan di mana 〖〖Fe(3+)(aq) +〖〖SCN(2+)(aq) 〗tidak sepenuhnya bereaksi menjadi 〖〖Fe(SCN)(2+)(aq) .

Tabung ke-2 . (〖Fe(3+)〗(aq)+〖SCN-(aq)⇄〖〖Fe(SCN)(2+)(aq)+〖 FeCl3 0,2 M)Larutan berwarna merah tua, terjadi kesetimbangan banyak jumlah〖〖Fe(3+)(aq) +〖〖SCN〗-(aq) 〗 yang bereaksi menjadi 〖〖Fe(SCN)(2+). Hal ini terjadi karena konsentrasi reaktan (〖Fe(3+)(aq) yang bertambah sehingga kesetimbangan bergeser ke arah produk.

Tabung ke-3 (〖Fe(3+)〗(aq)+〖SCN-(aq)⇄〖〖Fe(SCN)(2+)(aq)+ KSCN 2 M)Larutan berwarna merah tua, terjadi kesetimbangan di mana banyak 〖〖Fe〗(3+)(aq)〗+〖〖SCN〗-〗(aq) yang bereaksi menjadi 〖〖Fe(SCN)(2+)(aq). Hal ini terjadi karena konsentrasi reaktan SCN〗(-) yang bertambah sehingga kesetimbangan bergeser ke arah produk.

Tabung ke-4 (〖〖Fe(3+)〗(aq)+〖SCN-(aq)⇄〖〖Fe(SCN)(2+)(aq)+ 〖Na2 〖HPO4)Larutan berwarna kuning bening, terjadi kesetimbangan di mana sedikit 〖〖Fe(3+)〗(aq)+〖〖SCN〗-〗(aq) yang bereaksi menjadi 〖〖Fe(SCN)〗(2+)〗(aq). Hal ini terjadi karena 〖Fe(3+) berikatan dengan 〖Na〗2 〖HPO〗4 sehingga konsentrasi reaktan (〖Fe〗(3+) berkurang. Oleh karena itulah kesetimbangan bergeser ke arah reaktan.

Tabung ke-5 (〖Fe(3+)〗(aq)+〖SCN-(aq)⇄〖〖Fe(SCN)(2+)(aq)+ aquadest).Larutan berwarna oranye muda, terjadi kesetimbangan di mana sedikit 〖〖Fe〗^(3+)〗_((aq))+〖〖SCN〗^-〗_((aq)) yang bereaksi menjadi 〖〖Fe(SCN)〗^(2+)〗_((aq)). Penambahan air dalam tabung ini berarti menambahkan volum sistem, sehingga konsentrasi reaktan dan produk berkurang. Akan tetapi, konsentrasi reaktan lebih banyak berkurang karena jumlah koefisien reaktan lebih besar daripada jumlah koefisien produk, berarti jumlah mol reaktan lebih besar daripada jumlah mol produk. Karena konsentrasi reaktan berkurang lebih banyak maka kesetimbangan cenderung bergeser ke arah reaktan.

Analisis data
B. Pengaruh perubahan temperatur pada kesetimbangan kimia
Pada percobaan ini terjadi reaksi
〖Cu(s)+〖4HNO3(aq)→ 〖Cu(NO3)2(aq)+〖2NO2(g)+〖2H2 O(l)
Kemudian terjadi reaksi
〖2NO2(g)⇄ N2 O4(g) ∆H=-58.0 kJ/mol
(coklat) (tak berwarna)
Tabung dimasukkan es batu
Warna coklat memudar, berarti semakin banyak 〖NO2(g) yang bereaksi menjadi N2 O4(g). Hal ini terjadi karena pada saat suhu diturunkan, kalor yang berada di sistem berpindah ke lingkungan, sehingga memicu reaksi eksoterm (〖2NO2(g) → N2 O4(g).
Tabung dipanaskan di atas api
Warna coklat semakin tua, membuktikan sedikit 〖NO2(g) yang bereaksi menjadi N2 O4(g). Hal ini terjadi karena pada saat suhu tabung dinaikkan, kalor yang berada di lingkungan masuk ke sistem, sehingga memicu reaksi endoterm (N2 O4(g) →〖2NO2(g).

Full transcript