Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of KNOW YOUR CUSTOMER & COMPLIANCE REVIEW

No description
by

Yefta Gracian

on 21 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of KNOW YOUR CUSTOMER & COMPLIANCE REVIEW

FOR
SOLID
RIFAN GEMILANG
STRIVE
FUTURE
KNOW YOUR CUSTOMER & COMPLIANCE REVIEW
PRINSIP KYC
Pasal 50 ayat (1) UU 32/1997
Pialang berjangka wajib mengetahui latar belakang, keadaan keuangan, dan
pengetahuan mengenai Perdagangan Berjangka dari Nasabahnya.

Pasal 103 ayat (1) PP 9/1999
Pialang Berjangka wajib mengetahui dan memiliki data atau informasi mengenai
nasabahnya meliputi nama, kedudukan dan alamat, pekerjaan dan umur, kemampuan keuangannya, pengetahuan mengenai perdagangan berjangka komoditi.

Pasal 3 ayat (1) huruf a Peraturan Kepala BAPPPEBTI No.
64/BAPPEBTI/Per/1/2009
Dalam berhubungan langsung dengan calon Nasabah, Wakil Pialang Berjangka wajib mengetahui latar belakang calon Nasabah yang mencakup pengetahuan, pengalaman transaksi di bidang Perdagangan Berjangka dan kemampuan keuangan sehingga diperoleh keyakinan bahwa calon Nasabah yang akan diterima merupakan calon Nasabah yang layak.
PRINSIP ANTI MONEY LAUNDERING
Pencucian uang (Inggris:Money Laundering) adalah suatu upaya perbuatan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul uang/dana atau Harta Kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau Harta Kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah/legal.
Penggunaan Perusahaan Investasi sebagai instrumen dalam praktek M.L. merupakan salah satu modus dalam TPPU. Dan lazim disebut dengan "placement"
M.L atau TPPU erat kaitannya dengan KYC.
Merupakan sebuah modus yang dinilai sangat rumit dengan kompleksivitas yang tinggi
Sehubungan dengan PBK. Untuk merealisasikan prinsip ini secara sederhana maka sangat ditekankan NO CASH TRANSACTION dalam hal penerimaan maupun penarikan MARGIN
PIHAK-PIHAK YANG DILARANG DITERIMA MENJADI NASABAH
Pasal 50 ayat (3) UU, Pasal 104 ayat (1) PP, dan Pasal 4 Peraturan Kepala BAPPPEBTI No. 63/BAPPEBTI/Per/9/2008:


Yang dinyatakan melanggar peraturan perundang-undangan perdagangan berjangka oleh badan peradilan atau bappebti.

Yang dinyatakan pailit oleh pengadilan dalam jangka waktu 5 tahun terakhir.

Pejabat/PegawaiBappebti/Bursa Berjangka/Lembaga Kliring Berjangka.

Bendaharawan lembaga yang melayani kepentingan umum, kecuali yang bersangkutan mendapatkan kuasa dari lembaga tersebut.

Tidak cakap melakukan perbuatan hukum. (U21/Belum Menikah)

Telah mencapai batas posisi tidak diperkenankan melakukan penambahan transaksi atau membuka rekening pada Pialang Berjangka lain.

Lalai memenuhi kewajibannya dalam waktu 3 tahun terakhir
PENERIMAAN MARGIN
Dalam penerimaan margin Pialang Berjangka DILARANG:

Pasal 50 ayat (2) UU Menerima dana nasabah sebelum tanda tangan agreement (perjanjian) dengan nasabah. Penerimaan nasabah dilakukan setelah nasabah diberikan kesempatan untuk membaca Dokumen Pemberitahuan Resiko, membaca Perjanjian Pemberian Amanat dan menandatanganinya.

Pasal 107 ayat (1) PP 9/1999 Menerima setoran margin awal nasabah di bawah ketentuan margin awal, karena akan berakibat dilarangnya Pialang Berjangka untuk menerima amanat nasabah tersebut, kecuali amanat untuk likuidasi.

Pasal 4 huruf f Perat uran Kepala BAPPPEBTI No. 64/BAPPEBTI/Per/1/2009 Menerima dana Nasabah sebelum menandatangani dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko dan Pejanjian Pemberian Amanat.

Pasal 6 huruf c Perat uran Kepala BAPPPEBTI No. 64/BAPPEBTI/Per/1/2009 Menerima setoran dana Margin awal Nasabah SECARA TUNAI

Pasal 6 huruf d Perat uran Kepala BAPPPEBTI No. 64/BAPPEBTI/Per/1/2009 Menerima setoran Margin untuk suatu rekening Nasabah yang pengirimnya tidak sama identitasnya dengan identitas Nasabah tersebut yang tertera dalam dokumen Perjanjian Pemberian Amanat.

Pasal 6 huruf e Perat uran Kepala BAPPPEBTI No. 64/BAPPEBTI/Per/1/2009 Memberi pinjaman dana untuk Margin Nasabah.

Pasal 6 huruf j Perat uran Kepala BAPPPEBTI No. 64/BAPPEBTI/Per/1/2009 Menyerahkan kode akses transaksi Nasabah (Personal Access Password) kepada pihak lain selain Nasabah.
REVIEW KEPATUHAN
ISI FKN JANGAN ASAL COPY & PASTE. ISI WAJIB FKN KONFIRMASIKAN BAHWA NASABAH SENDIRI YANG BERTRANSAKSI. TANYAKAN SMS DAN EMAIL APAKAH LANCAR TERKIRIM. DAN TANYAKAN APAKAH ADA YANG MASIH KURANG JELAS. LALU DOKUMENTASIKAN DALAM FORM FKN.

USAHAKAN UNTUK TIDAK MELAKUKAN TOP UP APALAGI NEW ACCOUNT SECARA CASH. (BILA NASABAH MENYERAHKAN CASH MOHON JANGAN DIBAWA KE KANTOR DAN LANGSUNG DISETORKAN LANGSUNG DENGAN PENGIRIM NAMA NASABAH SESUAI YANG TERTERA PADA ID CARD DAN KALAU BISA DISETORKAN BERSAMA NASABAH)

GUNAKAN ALAT REKORDING KETIKA MENJELASKAN BUKU PERJANJIAN.

BUKU PERJANJIAN COVER DEPAN DAN BELAKANG SERTA HAL. 11 YANG MEMUAT MENGENAI SEGREGATED ACCOUNT UNTUK STANDART CHARTERED BANK HARUS DICORET PARAF OLEH NASABAH & KEPALA CABANG/WPB

JELASKAN DPAR DAN PPA SECARA BAIK. JELASKAN PULA BAHWA BUKU PERJANJIAN TERDIRI DARI 4 BAGIAN. DATA PRIBADI, DPAR, PPA, TATA CARA PERDAGANGAN. SETELAH ITU PAKAI KALIMAT “DIHARAP BUKU PERJANJIAN BPK/IBU BACA KEMBALI DENGAN SEKSAMA DAN TANYAKAN APAKAH SUDAH MENGERTI”

JELASKAN SECARA BIJAKSANA PASAL 11 PPA TENTANG KONFIRMASI

EDUKASI LANJUTAN MENGENAI OVERNIGHT
quotes of the day
"There are three kinds of customer:

People who do bussiness with people they like...

and people who do bussiness with people they trust...

or people who do bussiness with people who possess both..."
"ada 3 tipe customer...mereka yang melakukan kerjasama dengan orang yang mereka sukai, mereka yang melakukan kerjasama dengan orang yang mereka percayai, dan mereka yang melakukan kerjasama dengan orang yang mereka sukai sekaligus percayai"
by: FORBES
Full transcript