Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL

No description
by

nadya modina

on 23 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL

PERANCANGAN GEDUNG


LINGKUP PERENCANAAN
BALOK
1. Pembebanan pada struktur
2. Perencanaan Pelat Lantai
3. Perencanaan balok terhadap lentur
4. Perencanaan Momen Kapasitas Balok
5. Perncanaan Balok terhadap Geser
KOLOM
6. Diagram Mn-Pn Kolom
7. Perencanaan Kolom
8. Perncanaan Kolom Terhadap Geser


LINGKUP PEKERJAAN
PEMBEBANAN
PONDASI
PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL PERMATA INDAH
TIM PERENCANA :
PT.JANEO KARYA

F. DENAH STRUKTUR
G. ESTIMASI UKURAN
Ukuran Balok
B1
b : 450 mm
h : 900 mm
B2
b : 350 mm
h : 600 mm
B3
b : 300 mm
h : 500 mm
BA
b : 250 mm
h : 500 mm
PEDOMAN PERENCANAAN
A. DATA PROYEK
Nama Proyek : Proyek Pembangunan Gedung Hotel

Permata Indah
Fungsi Bangunan : Gedung Hotel
Lokasi : Jl.Jalan Men No 50, Sukabumi
Jumlah Lantai : 5 Lantai
Jenis Tanah : Tanah Keras
Jenis Pondasi : Pondasi Dangkal
Struktur : Beton Bertulang

BEBAN GEMPA


9. Perencanaan Hubungan Balok – Kolom
10.Perencanaan fondasi
11.Perencanaan Sloof dan Tangga


PERHITUNGAN PEMBEBANAN
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)



Penjadwalan Pelaksanaan Proyek

Menghitung volume sesuai Gambar Teknis,
Menghitung harga satuan pekerjaan,
Menghitung RAB,


Membuat Rencana Kerja & Syarat (RKS)
Membuat penjadwalan pelaksanaan proyek dengan metode :
Barchart dan kurva S.
PDM (menggunakan MS Project).

PROPERTY BAHAN
Beton
Kuat desak beton rencana f’c = 25 Mpa
Modulus Elastis beton = 4700 x (f'c)^0,5 = 23500 Mpa

Baja tulangan
Baja tulangan ulir ( simbol “ D “ ), menggunakan fy = 350 Mpa.
Baja tulangan polos ( simbol “ p “ ), menggunakan fy = 240 Mpa.


Jenis Bata
Dinding yang digunakan memakai batu bata konvensional


JANEO KARYA
Wildan Malikul Akbar 10511015
Nadya Soraya Modina 10511034

Dosen : Ir. H.Harsoyo, MS.c


PRODI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
2014



JK
Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983

SKBI-1.3.53.1987
(Pedoman perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung)

SNI 03–2847–2002 (Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung)

SNI 03-1726-2002
tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung

RSNI2 03-1726-2012
(Standar perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung & non gedung)

WTotal = WAtap + WLt.1 + WLt.2-4
= 429,93 + 715,24,14+ 2121,1002
= 3266,43 ton

Ukuran Kolom
K 1
b : 500 mm
h : 700 mm
K 2
b : 350 mm
h : 550 mm
dipakai 1 desain saja : K1


1.Beban Mati [PPI untuk Gedung 1983]










2 Beban Hidup
Beban hidup yang bekerja untuk fungsi ruang perhotelan.
Untuk itu diambil beban hidup 0,3 T/m2.
3. Beban Gempa
Ketentuan : RSNI2 03-1726-2012
Standar perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung










Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap Ukuran 8 m x 3,5 m (1 Arah)










Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Lantai Ukuran 4 m x 3,5 m


 










Pelat Kantilever
(tipe 1 panjang 2m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 80,343 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm
(tipe 2 panjang 1,5m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 60,3429 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm

Perhitungan Pelat Lantai ( 2 Arah )
Berdasarkan PBI 1971 (Interpolasi) didapatkan nilai-nilai sebagai berikut :











Ukuran Kolom
K 1
b : 500 mm
h : 700 mm
K 2
b : 350 mm
h : 550 mm
di pakai 1 desain saja : K1




H = 3,8 m


Perhitungan Tangga


Penulangan Tangga
Tulangan Pokok Tangga
Dipakai D16 – 140
Tulangan Susut Tangga
Dipakai D10 – 140
Penulangan bordes
Dimensi balok : 250 x 400 mm
Tulangan Tumpuan Atas : 3 D16
Tulangan Tumpuan Bawah : 3 D16
Tulangan Lapangan Atas : 2 D16
Tulangan Lapangan Bawah : 2 D16
Tulangan Susut : 4 P10
  Tulangan Geser Balok Bordes : P8 – 170
Penulangan Pondasi Tangga
Tulangan Pokok
Dipakai P10 – 100
Tulangan Susut
Dipakai P10 – 140



















Jumlah anak tangga = = 23,35 ~ 24 buah
Panjang ideal anak tangga
Diukur terhadap bordes
L ideal = Jumlah anak tangga pakai . antrede
= 24/2 . 30 = 360 cm= 3,6 m


Jenis tangga : Tangga “dog leg”
Tinggi lantai : 3,8 m
Lebar tangga: 1.75 m
Lebar ruang : 3.5 m
syarat  120 – 200 cm
Lebar bordes: 150 cm
Uptrede = 17cm
Antrede = 30 cm
Tebal plat= hplat (jepit)
= 0,15 m

(jika tangga melayang, maka hplat = 0,20 m)












Perhitungan Tangga dan Lift


Rekapitulasi Perencanaan Pelat


Perhitungan Pelat Kantilever tipe 1 ( panjang 2m )











Perhitungan Pelat Atap ( 1 Arah )











Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap Ukuran 4 m x 3,5 m








Perhitungan Pelat Atap tipe 1 sama dengan Pelat Lantai

L1 = 8 m
L2 = 3,2 m
L3 = 2,5

F. Denah Struktur

WTotal = WAtap + WLt.1 + WLt.2-4
= 429,93 + 715,24,14+ 2121,1002
= 3266,43 ton
 Beban Gempa


Perhitungan Berat Total dan Beban Gempa

Perhitungan Pembebanan

LOKASI

Peta Gempa


Perhitungan Estimasi Balok


Ukuran Balok
B1
b : 450 mm
h : 900 mm
B2
b : 350 mm
h : 600 mm
B3
b : 300 mm
h : 500 mm
BA
b : 250 mm
h : 500 mm

G. Estimasi Ukuran

Estimasi tebal Pelat Lantai
ly : 4000 mm
lx : 3500 mm ly/lx : 1,143 2 Arah
h min : 82,9 mm
h max : 106,6 mm h Pakai: 120mm

Estimasi tebal Pelat Atap
Tipe 1
ly : 4000 mm
lx : 3500 mm β : 1,143 2 Arah
h min : 82,9 mm
h max : 106,6 mm h Pakai: 100mm
Tipe 2
ly : 8000 mm
lx : 2500 mm β : 3,2 1 Arah











Perhitungan Pelat









Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap Ukuran 8 m x 3,5 m (1 Arah)


Jumlah anak tangga = = 23,35 ~ 24 buah
Panjang ideal anak tangga
Diukur terhadap bordes
L ideal = Jumlah anak tangga pakai . antrede
= 24/2 . 30 = 360 cm= 3,6 m


Rekapitulasi Perencanaan Pelat


Perhitungan Pelat Kantilever tipe 1 ( panjang 2m )











Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap Ukuran 4 m x 3,5 m








Perhitungan Pelat Atap tipe 1 sama dengan Pelat Lantai









Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Lantai Ukuran 4 m x 3,5 m


Pelat Kantilever
(tipe 1 panjang 2m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 80,343 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm
(tipe 2 panjang 1,5m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 60,3429 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm

Perhitungan Pelat Lantai ( 2 Arah )
Berdasarkan PBI 1971 (Interpolasi) didapatkan nilai-nilai sebagai berikut :











Ukuran Kolom
K 1
b : 500 mm
h : 700 mm
K 2
b : 350 mm
h : 550 mm
di pakai 1 desain saja : K1




H = 3,8 m


L1 = 8 m
L2 = 3,2 m
L3 = 2,5

F. Denah Struktur

PEMBEBANAN

Perhitungan Tangga


Penulangan Tangga
Tulangan Pokok Tangga
Dipakai D16 – 140
Tulangan Susut Tangga
Dipakai D10 – 140
Penulangan bordes
Dimensi balok : 250 x 400 mm
Tulangan Tumpuan Atas : 3 D16
Tulangan Tumpuan Bawah : 3 D16
Tulangan Lapangan Atas : 2 D16
Tulangan Lapangan Bawah : 2 D16
Tulangan Susut : 4 P10
  Tulangan Geser Balok Bordes : P8 – 170
Penulangan Pondasi Tangga
Tulangan Pokok
Dipakai P10 – 100
Tulangan Susut
Dipakai P10 – 140



















Jenis tangga : Tangga “dog leg”
Tinggi lantai : 3,8 m
Lebar tangga: 1.75 m
Lebar ruang : 3.5 m
syarat  120 – 200 cm
Lebar bordes: 150 cm
Uptrede = 17cm
Antrede = 30 cm
Tebal plat= hplat (jepit)
= 0,15 m

(jika tangga melayang, maka hplat = 0,20 m)












Perhitungan Tangga dan Lift


 











Perhitungan Estimasi Balok


Ukuran Balok
B1
b : 450 mm
h : 900 mm
B2
b : 350 mm
h : 600 mm
B3
b : 300 mm
h : 500 mm
BA
b : 250 mm
h : 500 mm

G. Estimasi Ukuran

WTotal = WAtap + WLt.1 + WLt.2-4
= 429,93 + 715,24,14+ 2121,1002
= 3266,43 ton
 Beban Gempa


Perhitungan Berat Total dan Beban Gempa

Perhitungan Pembebanan

Perhitungan Pelat Atap ( 1 Arah )











Estimasi tebal Pelat Lantai
ly : 4000 mm
lx : 3500 mm ly/lx : 1,143 2 Arah
h min : 82,9 mm
h max : 106,6 mm h Pakai: 120mm

Estimasi tebal Pelat Atap
Tipe 1
ly : 4000 mm
lx : 3500 mm β : 1,143 2 Arah
h min : 82,9 mm
h max : 106,6 mm h Pakai: 100mm
Tipe 2
ly : 8000 mm
lx : 2500 mm β : 3,2 1 Arah











Perhitungan Pelat

Peta Gempa

Menentukan waktu getar alami struktur (T)
T= 0,0466 . (H)^ 0,9 Tinggi total (H) = (5 × 3,8)
= 0,0466 . 19 0,9 = 19 m
= 0,66 dt
gaya geser dasar (V)
V = Cs . W
= 0,2 . W
Gaya dasar seismik (V)
V = Cs . Wty
= 0,2 . 3266,272
= 653,254 ton


LOKASI
L1 = 8 m
L2 = 3,2 m
L3 = 2,5

`
PERHITUNGAN PELAT LANTAI 2 ARAH
Jumlah anak tangga = = 23,35 ~ 24 buah
Panjang ideal anak tangga
Diukur terhadap bordes
L ideal = Jumlah anak tangga pakai . antrede
= 24/2 . 30 = 360 cm= 3,6 m


Rekapitulasi Perencanaan Pelat










Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap
Ukuran 8 m x 3,5 m (1 Arah)


 










Pelat Kantilever
(tipe 1 panjang 2m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 80,343 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm
(tipe 2 panjang 1,5m)
Tebal pelat dengan fy = 240 MPa :
h= 0,4 + = 0,4 + = 60,3429 mm
dipakai tebal pelat kantilever : h = 100 mm

Perhitungan Pelat Lantai ( 2 Arah )
Berdasarkan PBI 1971 (Interpolasi) didapatkan nilai-nilai sebagai berikut :











H = 3,8 m


Jenis tangga : Tangga “dog leg”
Tinggi lantai : 3,8 m
Lebar tangga: 1.75 m
Lebar ruang : 3.5 m
syarat  120 – 200 cm
Lebar bordes: 150 cm
Uptrede = 17cm
Antrede = 30 cm
Tebal plat= hplat (jepit)
= 0,15 m

(jika tangga melayang, maka hplat = 0,20 m)












Perhitungan Tangga dan Lift


RETRETRRYREDYDRDRYR
Perhitungan Pelat Atap ( 1 Arah )











Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Atap
Ukuran 4 m x 3,5 m
















Tabel Rekapitulasi Perencanaan Tulangan Pelat Lantai
Ukuran 4 m x 3,5 m


Perhitungan Pelat Atap tipe 1 sama dengan Pelat Lantai

PELAT
TANGGA

Penulangan Tangga
Tulangan Pokok Tangga
Dipakai D16 – 140
Tulangan Susut Tangga
Dipakai D10 – 140
























Penulangan Pondasi Tangga
Tulangan Pokok
Dipakai P10 – 100
Tulangan Susut
Dipakai P10 – 140






















Penulangan bordes
Dimensi balok : 250 x 400 mm
Tulangan Tumpuan Atas : 3 D16
Tulangan Tumpuan Bawah : 3 D16
Tulangan Lapangan Atas : 2 D16
Tulangan Lapangan Bawah : 2 D16
Tulangan Susut : 4 P10
  Tulangan Geser Balok Bordes : P8 – 170



















TABEL REKAPAN
PERHITUNGAN PONDASI
D.GEDUNG LANTAI 5

C. GEDUNG LANTAI 3-4

A.GEDUNG LANTAI DASAR

B. GEDUNG LANTAI 1-2

D.GEDUNG LANTAI 5

A.GEDUNG LANTAI DASAR

C. GEDUNG LANTAI 3-4

B. GEDUNG LANTAI 1-2

RENCANA ANGGRAN BIAYA
(RAB)
I,PEKERJAAN STRUKTUR GEDUNG

KOLOM

KOLOM

Desain Penulangan Kolom Lantai

Diagram Mn-Pn Arah X

Diagram Mn-Pn Arah Y

DIAGRAM Mn-Pn Arah Y

DIAGRAM Mn-Pn Arah X

KOLOM

KOLOM

Desain Penulangan Kolom Lantai

Diagram Mn-Pn Arah X

Diagram Mn-Pn Arah Y

DIAGRAM Mn-Pn Arah X

DIAGRAM Mn-Pn Arah Y

Gambar Penulangan Pelat 1 arah



Gambar Penulangan Pelat 2 Arah



BALOK

Redistribusi Momen tumpuan
Analisis struktur dengan SAP

Gambar Penulangan Balok

Redistribusi Momen Lapangan

Perenanaan Penulangan
Lentur Sloof

Tulangan Lentur & Tulangan Susut

Perenanaan Penulangan

Tulangan Geser

Data

Nilai Qu
Full transcript