Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sistem Saraf

No description
by

Indah N Safitri

on 27 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sistem Saraf

Sistem Saraf
Sistem Koordinasi
Sistem yang mengatur semua kegiatan tubuh manusia
supaya homeostatis (seimbang)
Sistem Saraf
Jenis Jenis Sel Saraf
Sistem Koordinasi
Sistem saraf
Sistem Hormon
Alat Indra
Komponen dalam sistem Koordinasi
Rangsangan / Impuls
Reseptor (Alat Indra)
Sistem Saraf (Saraf Pusat dan Saraf Tepi )
Efektor (Otot dan Kelenjar)

Berfungsi untuk menyampaikan respon impuls
Dibangun oleh jaringan syaraf yang tersusun:
a) Neuron (sel saraf) : Kesatuan struktural dan
fungsional sistem saraf
b) Neuroglia: Pendukung, pemroteksi dan
penyedia nutrisi bagi neuron

Berfungsi untuk menyampaikan respon impuls
Dibangun oleh jaringan syaraf yang tersusun atas:
a) Neuron (sel saraf) : Kesatuan struktural dan
fungsional sistem saraf
b) Neuroglia: Pendukung, pemroteksi dan
penyedia nutrisi bagi neuron

Dendrit
Badan Sel
Terdiri atas:
1. Inti sel(Nukleus)
2. Anak inti sel (Nukleolus)
3. Badan Nissl: Sitoplasma yang mengandung substansi kromatik
4. Neurofibril: Serabut halus pada badan neuron
Berfungsi untuk menerima impuls dari dendrit
dan meneruskannya ke akson,Memiliki warna abu-abu.

Akson
Serabut yang panjang dari badan sel dan umumnya tidak bercabang
Berfungsi untuk meneruskan impuls dari badan sel
menuju terminal akson/ujung akson
Terdiri atas :
1. Serabut Myelin
2. Sel Schwann
3. Nodus Ranvier
4. Telodendrion

Berdasarkan Fungsi
Untuk menerima impuls dari reseptor ke saraf pusat(otak dan sumsum tulang belakang)
Badan sel bergelombang membentuk ganglion
Struktur akson pendek, tetapi dendritnya panjang

Neuron sensorik
Neuron Motorik
Untuk menghantarkan impuls dari saraf pusat ke efektor
Struktur dendrit pendek, tetapi aksonnya panjang

Neuron Konektor
Penghubung antara neuron sensorik dan neuron motorik
Dendrit pendek dan akson ada yang pendek dan panjang
Disebut juga neuron multipolar karena memiliki banyak dendrit dan akson

Berdasarkan Struktur
Neuron Unipolar

Neuron yang hanya mempunyai satu penonjolan dari badan sel, yaitu sebuah akson yang bercabang
Contoh: Sel-sel saraf sensoris(somatosensoris)

Neuron yang mempunyai dua penonjolan dari badan sel, yaitu satu akson dan satu dendrit.
Contoh: sel batang dan sel kerucut pada retina

Neuron Bipolar
Neuron yang memiliki satu akson dan beberapa dendrit
Contoh: Sel-sel saraf motoris dan interneuron

Neuron Multipolar
sinaps
Tempat bertemunya akson dari neuron pre-sinapsis dengan suatu bagian dari neuron post-sinapsis.
Akson pre-sinapsis dapat berhubungan dengan bagian manapun dari neuron post-sinapsis

Axodendritic
terbentuk akibat bertemunya akson
dari neuron pre-sinapsis dengan dendrit
dari neuron post-sinapsis
Axosomatic
terbentuk akibat bertemunya akson
dari neuron pre-sinapsis dengan badan sel
dari neuron post-sinapsis.
Axoaxonic
terbentuk akibat bertemunya akson
dari neuron pre-sinapsis
dengan akson dari neuron post-sinapsis.

Mekanisme Penghantaran Impuls/Rangsangan
Penghantaran Lewat Sel Saraf (Neuron)

Potensial Istirahat(Polarisasi)
Jika tidak ada rangsangan neuron dalam keadaan istirahat atau yang biasa disebut polarisasi atau potensial istirahat
Pada keadaan ini, muatan listrik di luar membran neuron adalah positif, sedangkan muatan listrik di dalam neuron adalah negative

Depolarisasi
Ketika ada rangsangan melewati neuron,permeabilitas membran akan berubah. Akibatnya terjadi pembalikan muatan listrik yang disebut depolarisasi

Repolarisasi/Periode Refaktori
Setelah impuls berlalu maka neuron kembali ke kondisi semula yang disebut Repolarisasi
Selama masa pemulihan ini ,impuls tidak dapat melewati neuron tersebut

Penghantaran Lewat Celah
Antar Neuron (Sinapsis)
1. Impuls yang datang menyebabkan neurontransmiter berpindah, misalnya Asetilkolin
2. Membran plasma postsinapsis mengalami depolarisasi,sehingga menimbulkan impuls pada membaran sel saraf berikutnya

3. Asetilkolin kemudian akan diuraikan
oleh enzim yang dihasilkan oleh membran postsinapsis, yaitu enzim Asetilkolinesterase

Mekanisme Jalannya
Rangsangan Gerak
Gerak Biasa
Rangsangan Reseptor SarafSensorik
Saraf Konektor Otak SarafKonektor Saraf Motorik Efektor Gerakan

Gerak Refleks
(Rangsangan) (Reseptor) (NeuronSensorik) (Neuron Konektor)
(Sumsum tulang belakang) (NeuronKonektor) (Neuron Motorik) ( Efektor) (Gerakan)

Gangguan pada Sistem Saraf
Struk

Kerusakan otak yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak

Meningitis
Radang pada meninges (membran yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang).
Dapat disebabkan oleh luka fisik, pengaruh obat obatan tertentu
atau infeksi oleh bakteri,virus, fungi dan parasit.

Rabies
Infeksi akut dan menular pada sistem saraf pusat.
Disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam tubuh melalui
gigitan hewan.

Ensefalitis
Yaitu penyakit infeksi pada sistem saraf
pusat (otak). Disebabkan oleh virus

Neuralgia
Rasa nyeri yang menjalar di sepanjang saraf
sensorik, disebabkan oleh penyakit yang
mempengaruhi saraf. Misalnya sakit gigi.

Migrain
Sakit kepala yang hebat yang muncul
kadang kadang, dan biasanya hanya di satu sisi
kepala

Epilepsi
Kelainan otak kronis yang mengganggu aktivitas listrik normal pada otak, sehingga menyebabkan kejang.
Full transcript