Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

RISIKO – RISIKO AUDIT

No description
by

eka putri

on 15 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of RISIKO – RISIKO AUDIT

Pengertian Risiko Audit
Kompenen Risiko Audit
Apa itu risiko bawaan ?
Risiko Salah Saji Yang Material
Risiko Pengendalian (Control Risk)
Faktor-faktor yang perlu ditelaah auditor dalam menetapkan risiko bawaan (inherent risk) :
Risiko (audit risk) adalah risiko dalam memberikan opini audit yang tidak tepat atas laporan keuangan yang disalah sajikan secara material.

Risiko audit diartikan sebagai tingkat ketidakpastian tertentu yang dapat diterima auditor dalam pelaksanaan auditnya, seperti ketidakpastian validitas dan reliabilitas bukti audit dan ketidakpastian mengenai efektivitas pengendalian internal.

Risiko salah saji material tidak mengacu pada salah satu dari risiko bawaan dan risiko pengendaliam secara terpisah, melainkan mengacu pada penilaian gabungan dari “risiko salah saji material”. Namun, auditor dapat saja memisahkan atau menggabungkan penilaian risiko bawaan dan risiko pengendalian, tergantung pada teknik atau metodologi yang terjadi.

Risiko salah saji yang material dapet terjadi / berada pada dua tingkat, yaitu :
1. Pada tingkat laporan keuangan secara menyeluruh
2. Pada tingkat asersi untuk jenis saldo akun
Risko Bawaan (Inherent Risk)

Risiko Pengendalian (Control Risk)

Risiko Deteksi (Detection Risk)

Risiko bawaan adalah kerentanan asersi terhadap salah saji (misstatement) yang material, dengan mengasumsikan bahwa tidak ada pengendalian internal yang berhubungan.

Contoh risiko bawaan :
Perhitungan yang rumit lebih mungkin disajikan salah jika dibandingkan dengan perhitungan yang sederhana. akun yang terdiri dari jumlah yang berasal estimasi akuntansi cenderung mengandung risiko lebih besar dibandingkan dengan akun yang sifatnya relatif rutin dan berisi data berupa fakta.

Risiko pengendalian adalah risiko bahwa suatu salah saji yang material yang akan terjadi dalam asersi tidak dapat dicegah atau dideteksi secara tepat waktu oleh pengendalian perusahaan.

Contoh :
Risiko pengendalian yang berhubungan dengan review manual log komputer bisa tinggi karena kegiatan memerlukan penyelidikan yang sering mudah terlewatkan, karena volume informasi login. pengendalian risiko yang berkaitan dengan prosedur validasi data komputerisasi ini biasanya rendah bila proses ini diterapkan secara konsisten.

sifat bidang usaha organisasi
integritas manajemen
motivasi manajemen
hasil audit sebelumnya
hubungan istimewa
transaksi non rutin
kerentanan terhadap fraud

Kelompok 3
Disusun Oleh :

Eka Cahyani Putri
Auditiya Ayu Soraya
Amalia Chairunisa
RISIKO – RISIKO
AUDIT

Menilai Risko (Assesment Risk)
Tujuan dari Risk Assessment adalah mengidentifikasi dan menilai salah saji yang material karena kecuranagan atau kesalahan, pada tingkat laporan keuangan dan asersi, melalui pemahaman terhadap entitas dan lingkungannya, termasuk pengendalian intern entitas, yang memberikan dasar untuk merancang dan mengimplementasi tanggapan terhadap risiko (Salah saji material) yang dinilai.
Langkah – langkah Melaksanakan Audit Berbasis Risiko
Audit berbasis risiko mengandung tiga langkah yang dapat disajikan berikut ini:

1. Menilai Risiko (Risk Assessment)
2. Menanggapi Risiko
3. Pelaporan

Risiko Audit yang Dapat Diterima
Risiko audit yang dapat diterima adalah ukuran ketersediaan auditor untuk menerima bahwa laporan keuangan salah saji secara material walaupun audit telah selesai dan pendapat wajar tanpa pengecualian telah diberikan. Risiko ini ditetapkan secara subyektif bahwa auditor bersedia menerima laporan keuangan tidak disajikan secara wajar setelah audit selesai dan pendapat wajar tanpa pengecualian telah diberikan. Kalau auditor menetapkan tingkat risiko audit yang dapat diterima yang telah rendah berarti ia ingin lebih memastika bahwa tidak ada kekeliruan yang material pada laporan keuangan. Keyakinan pasti penuh dalam akurasi laporan keuangan tidaklah ekonomispraktis. Bahwa auditor tidak dapat memastikan sepenuhnya bahwa tidak terdapat kekeliruan atau kecurangan.

Menanggapi Risiko (Risk Response) & Pelaporan
Risk Respone
Tujuan dari Risk Respone adalah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat tentang risiko (Salah saji material) yang dinilai, dengan merancang dan mengimplementasikan tanggapan yang tepat terhadap risiko tersebut.

Pelaporan

Tujuan dari tahap pelaporan adalah :
Merumuskan opini mengenai laporan keuangan berdasarkan evaluasi atas kesimpulan yang ditarik atas bukti audit yang diperoleh; dan
Memberikan opini dengan jelas, melalui laporan tertulis, yang juga menjelaskan dasar (untuk memberikan) pendapat tersebut.
Thank you :)
Full transcript